CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c659d2ef4ae2f157e77e29b/you

You

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 32

Keluarga Kecil

Gue nggak bisa berhenti tertawa ketika Tante intan bonceng gue.
"Ndi, Tante baru kali ini lho naik motor"
Huahahaha, bener bener orang nggak pernah kere dia.
Susah? Iya. Ketika gue mboncengin Tante intan, rasanya kayak naik Prau layar, goyang goyang, rem dikit. Settt dia kaget.
Setan dalam diri gue memanas.
*Rem terus cuuuk, rem terus, lumayaaan empuk empuk(kenyal kenyal)*

Sesampainya nya di rumah Tante intan.
"Ini gimana ngelepas nya ndi"
"Gini lho, di klik, trus tarik" ucap gue sambil menatap muka beningnya Tante intan.
"Makasih Andi" sambil dia cubit pipi gue
Oh my yeeesss kederr gue, salah nggak ya di umur gue yang masih 16 tahun suka sama wanita yang usianya 11 tahun diatas gue, no no no, gue coba hilangkan pikiran itu.

"Salsa udah ma'em"
"Udah"
"Makan apa"
"Sayur SOP sama ayam goreng" ucap gadis riang itu
"Pinter, makan sayur yang banyak biar pinter"
"Ke dapur yuk, bantu om masak buat makan malam"
"Ayok" ucap gadis riang itu sambil menggandeng tangan gue.
"Mbak, nanti biar aku aja ya yang masak, mbak nanti nyusul di meja makan aja"
"Iya mas, nanti saya nyusul" ucap mbak ria

Mbak ria baby sisternya salsa, orang yang dari salsa lahir sampai gede setia mengabdi sama kelurganya Tante intan. Kalau pas mbak ria mudik, salsa kadang ikut mamahnya di kantor, kadang juga salsa sama mamahya berlibur ke rumah mbak ria di pedesaan Jawa tengah. Jadi kedekatan salsa sama mbak ria ini udah  kayak ibu dan anak.
Sebenarnya keluarga Tante intan ini masih komplit. Kedua orang tua Tante intan ada di rumah, tapi mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka, karena itu yang gue rasakan 2 hari ini, ketika gue akan pulang ke rumah, kakek neneknya salsa baru pulang dari kantor.

"Tante pengen di masakin apa Tan"
"Kamu bisa masak apa aja"
Gue liatin foto masakan di nukie gue.
"Ini masakan kamu semua ndi"
"Mwehehehe" bangga gue
"Mmmbbb, di kulkas ada ayam, sama bumbu bumbu"

Gue mikir keras, mikiiir terus, masakan yang cocok buat gadis kecil, sama Tante intan, klo gue mah apa aja doyan asal nggak 'krim. Hna ini, asal aja nawarin.
Karena keterbatasan bahan makanan, akhirnya gue masakin nasi goreng aja, adanya cuman ayam sama bumbu bumbu(bawang dan kawan kawan), nggak ada santan
nggak ada jahe. Duhhh reppot.

Di dapur, Tante intan cuman bengong liat gue masak, sedangkan salsa dia malah pinter, bantuin gue cuci bawang merah, bawang putih, nyuci cabai, di ubek ubek semua, namanya bocah, Maen Aer seneng dia. Sedangkan mamahnya, bikin sambel aja kaku banget,
"Nggak pakai blender aja sih ndi"
"Enak pakai uleg'an Tantee, lebih sedap"
"Susah gini"
"Udaah tunggu di ruang keluarga aja dah, nanti klo udah selesai Andi panggil"
Quote:


"Mas, besok minggu kepantai yuk, salsa pengen renang"
"Jangan ke pantai, ada ombaknya, ombaknya serem lho"
"Yaaah salsa pengen renang" ucap salsa cemberut
"Yaudah, renangnya jangan di pantai ya, renangnya di Deket pantai aja, nanti di pantainya jalan jalan aja"
^wahana di Semarang ada kolam renang yang Deket pantai^
"Yeaayyy"
Ucap gadis cantik riang salsa. Mamahnya cuman senyam senyum aja liat anaknya manja sama gue.

Jam setengah 8 malem, sambil  bercanda sama salsa dan mamahnya, gue mengeluarkan buku dongeng yang tadi gue beli.
Salsa tiduran di paha gue, sedangkan mamahnya di sebelahnya, mirip keluarga kecil kan?
Gue bacain salsa dongeng, malah mamahnya yang ngantuk, kepala Tante intan nyender di pundak gue.

Gue liat kesamping, Tante intan udah tidur, gue tau dia bener bener lelah.
Sedangkan salsa juga tidur di paha gue. Gue angkat kepala Tante intan dulu, gue senderin dulu dia di sofa, trus salsa gue gendong ke kamarnya.
Sehabis dari kamar salsa, gue gendong Tante intan, dengan postur tubuh gue yang lumayan ehem, gue berhasil menggendong Tante intan meskipun agak berat, gue gendong dia ke kamarnya, gue baringkan dia di sebelah nya salsa.

Sungguh hari yang menyenangkan. gue pulang, sesampainya di rumah gue cek hp,

SMS
Panjol
"Cuk, dimana, putsal yok, lawan nya bayu"

SMS
Indah
"Malem"

SMS
Amanda
"Sepi"

Sms
Anis
"Hallo"

SMS
08...
"Mamah minta pulsa"
"Mamah kere"

Banyak SMS di hp gue, yang gue jawab cuman nomer orang tidak di kenal. baik kan gue, lupakan semua, gue capek campur seneng. Saatnya bobok.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
Quote:

Njirrr.. berasa dengerin tausiah dari seorang mantan penjahat kelamin..! emoticon-Nohope

Sepunel - punelnya nasi ketan, lebih punel punya mantan..! emoticon-Big Grin Tapi klo soal punel & pulen.., tetep juaranya.. tante intan..! emoticon-Ngakak (S)

Lanjutkan anak muda... emoticon-thumbsup
Quote:


Huahahaha bisa aja lu tongemoticon-Ngakak
Gendong tante ouy,,,
update euy😁

Wanita

Rasa lelah campur seneng gue ada efek sampingnya juga, rumah gue jadi terbengkalai, cucian menumpuk, piring kotor lupa gue cuci.mobil lupa gue panasin,

Hal pertama yang gue lakuin setelah bangun, subuhan, nyuci piring, bersih bersih rumah, manasin Honda yess. Manasin pis er, setengah 6 pekerjaan gue selesai, mungkin segelas teh hangat bisa jadi obat lelah gue, gue seduh teh goceng kesukaan gue, sambil menikmati udara perumahan orang kaya yang nggak gue banget. Hari ini mungkin gue akan memanjakan diri gue, gue nggak belanja dulu lah, kali kali makan di ehemrestworan.

Teng teng teng ANDIII ANDIIII
"Buka, nggak di kunci, geser aja gerbangnya"
Sreettt gerbang di buka, nampak sesosok wadon dunia yang sudah mengenakan pakaian sekolah.

"Pagi banget lu berangkat sekolah"
"Hehehe, gue mau nebeng lu ndi"
"Hlaahhh masih setengah 6 neng"
"Ya nggak papa, eh ada teh hangat mau dong ndi"
"Segelas berdua" sambil gue kedipin mata
"Minumnya bareng tapi" kedipan mata gue di bales sama Anis
"Wooo sungguh kah anda tuan putri, jika itu iya, mari kita praktekkan"
"Enak aja"
"Sono buat sendiri, gue capek banget nih"
"Oke"

Anis masuk ke rumah gue, kenapa gue nggak tanya kenapa Anis tumben nebeng gue, setelah sekian lama bareng bayu terus, apakah ada masalah. Gue nggak peduli, kalau dia minta tolong, ya gue tolong, masalah nanti kalau bayu tau gue boncengin Anis terus cemburu, itu urusan belakangan. Konflik siaap.

"Eh lu kenapa nggak bales SMS gue tadi malem" ucap Anis setelah kembali dari bikin teh
"Gue capek banget, gue sekarang kerja nis"
"Whatttt"
"Iya, gue kerja, gue ngelesin anak temen bunda gue, di daerah bla bla bla"
"Buat apa, uang saku lu kan udah banyak, apa apa tinggal minta kan"
"Bukan ituu, lu tau kan, gue di rumah kesepian, orang tua gue seminggu sekali kadang sebulan sekali baru pulang, dari pada gue semakin nggak betah dengan hidup gue yang monoton, trus gue larinya ke hal hal yang enggak enggak, mending gue kerja kan"
"Iya juga ya, udah berapa hari lu kerja"
"2 hari nis"
"Salut gue sama lu, Sono mandi"
"Iya, ini nanggung masih 300 perak"
"Ngerokok Mulu"
"Biarin😝"

Berangkat lah kita ke sekolah dengan Pakaian couple kita.
*Wahai biadab, apakah anda tau, di semua sekolah, semua murid pakainya sama, ketika anda bilang couple, berarti tingkat ke kewarasan anda sudah di ambang batas*
*Cengelmu*

Sampai di lampu merah tugu muda gue kaget, sebelah gue ada manusia yang sangat gue kenal bentuk rupanya, panjol, dia boncengin cewek, waaah perlu di kasih selamat nih bocah, dia nggak nyadar kalau gue di sebelahnya, Anis nggak tau, karena Anis boncengnya kesamping(nyemplo).

Sesampainya di sekolah, gue parkirin motor, gue lihat di tempat parkiran, motor si cunguk Panjul udah ada. Cepet amat nih bocah,

"Selamat" ucap gue sambil menjulurkan tangan
"Selamat apaan"
"Jok belakang lu udah ada yang ngisi"
"Huahahaha ketahuan gue, tau dimana lu"
"Lampu merah tugu muda, cakep njul. Pinter juga lu nyari wadon"
"Huahahaha, emang lu, ganteng jomblo"
"Weisshh tenang, masih ada temenya, ucap gue melirik Arif"
"Lu juga belum tau, Arif lagi Deket sama Manda"
"Hehehe, sori ndi" tiba tiba Arif minta maaf ke gue
"Lhadalah, kenapa lu minta maaf ke gue, gue jomblo nggak masalah, gue seneng cuk kalian nggak nunggu gue, mumpung gue nggak masak, nanti ya pulang sekolah dobel det, gue jadi obat nyamuk nggak masalah deh"
"Siap brader" ucap mereka serempak.

"Hallo perkenalkan nama kakak, kak fia"
"Kak Andre"
"Kakak disini mau mromosiin organisasi rohis di sekolah kita, bagi yang berminat silahkan berdiri"

Quote:


Bukanya kita bertiga ini nggak bener ya, kita ibadah kok, cuman kelakuan kita aja yang amburadul, apalagi pertama masuk sekolah kan wajib tuh ikut eskul, hnaa kita satu eskul aja nggak, mumpung ada promosi ekskul ya lumayan lah, setidaknya gue Arif sama panjol bisa jadi tim hore di eskul rohis nanti.

"Oke, firman, Arif dan yang lain besok setelah pulang sekolah kumpul di mushola dulu ya, terimakasih waktunya pak. Assalamualaikum" ucap kak fia mengakhiri.

Jam istirahat.
"Nis, nanti siang mau ikut nggak"
"Kemana"
"Traktiran nya panjol
"Dia jadian sama Tia kelas 10D katanya, trus si Arif mau nembak Manda sekalian nanti"
"Wiiih makan besar dong ndi"
"Yo'i" gue kedipin mata ke Anis
"Oke deh, gue ikut"

Pulang sekolah Arif boncengan sama Manda, panjol sama Tia, gue sama Anis, 3 pasang muda mudi yang menikmati masa mudanya meluncur ke restoran siap saji di kota Semarang.

karena Arif mau nembak Manda, jadi kita nempatin tempat yang muat 4 orang, Arif udah pesen yang buat 2 orang buat melancarkan aksinya.
Emang edan. bocah kelas 1 SMA di jamannya udah berani pacar pacaran. This life. Inilah hidup.

Arif.
Quote:


Pas di kelas tadi Arif sempet cerita sama gue, kalau dia sebenarnya udah suka sama Amanda sejak Amanda mulai kumpul sama kita bertiga.
Amanda sering nanya sama panjol dan arif gimana cara ngedeketin gue.
Dan mereka cerita sama Manda, kalau gue ini masih belum mau pacaran dulu. Mereka tau, karena gue emang deket banget sama mereka, jadi apapun nggak gue tutup tutupin, gue cerita semua ke Arif sama panjol. Kalau gue emang belom mau pacaran dulu.

Dan gue, nggak pernah masalah kalau mereka mau deketin siapa aja. Tapi ya namanya perasaan kan. Arif nggak mau ke cerita ke gue dari dulu(sebulan yang lalu, semenjak tragedi gue senggolan sama Amanda di kantin). Kalau dia sebenarnya udah menaruh hati sama Manda. Jadi Arif ceritanya cuma sama panjol.

Gue paham betul kebaikan Arif. Dia takut kalau gue ada rasa sama Amanda juga. Namanya cewek cakep kan.
Dan pas istirahat tadi gue juga jelasin ke mereka, gue belom mau pacaran dulu. Mau siapapun mereka deketin, gue siap membantu mereka(sahabat gue)

Tujuan utama Amanda kumpul sama kita kita yang pertama. karena Amanda suka sama gue, yang ke dua. Karena kita ini bisa dibilang enak kalau diajak kumpul kumpul pas istirahat. Itu pengakuan Amanda sewaktu Amanda gue tanya. Kenapa dia malah kumpul sama manusia Ra ceto. Kenapa nggak kumpul sama temen temen ceweknya. Seiring berjalannya nya wakyu. Arif nggak bisa nahan perasaan nya. Dia mulai perhatian sama Manda, mulai sering bantu Manda, jemput Manda. Sampai akhirnya Arif bicara kalau dia mau nembak Manda hari ini. Dan gue jawab.
"Sikaaat"


Itulah yang gue ajarkan ke Panjul sama Arif, ketika lu suka sama cewek, nggak usah pikirin dia pernah suka sama siapa, masa lalunya gimana, tapi liat, dia kosong apa nggak. Ketika dia kosong to the point, sikat aja langsung, kalah menang urusan belakangan, konflik siaap..

Saat makan, ada telfon masuk di hp gue, sontak gue ngeluarin hp gue.

Call Tante intan
Quote:


"Siapa ndi"
"Yang gue ceritain kemarin, majikan gue"
"Manteeep, selera lu tinggi juga"
"Yo'i Mamen, anak sekolah mah lewat hahaha"
Cekkkkittt
"Addoohh, sakit ah nis"
"Biarin" ucap Anis cemberut

Dan suasana menjadi nggak kondusif, entah Anis pms atau gimana, gue nggak tau, tiba tiba dia jadi diem, daripada gue ganggu mereka, mending gue ajak pulang Anis.

Dijalan Anis tetep diem, meskipun pas bonceng tetep meluk. tapi itu semua membuat gue bingung, ntah lah, mungkin dia emang bener bener pms.

Sesampainya di rumah mandi, ganti baju, ngaca, cek rumah, keran udah mati, oke, lampu lampu udah nyala, otw jemput salsa, makan gratis lagi kita. Yuhuuu. Nikmatnya hiduup..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
duh sehat badan kalo jadi agan nih deket sama Tante Tante 🤣🤣
Quote:


Indahnya hidup bradeer😂😂
bangke" gerak gak jalan jalan" katanya wkwkkw pramuka pramuka
ceritanya coba di perlambat. nembak kok cepet amat.whahahaha
Diubah oleh AndriePanda
Quote:


Oke bray.. 😁 gue edit aja yak. emoticon-Peace
Diubah oleh biadabcuk

Flashback

Dulu tahun 2006 sewaktu ayah gue jatuh bangun merintis usahanya, beliau rela mengambil uang yang seharusnya buat memutarkan modalnya hanya untuk membelikan gue pis er. 3 bulan gue di SMP yang jaraknya lumayan jauh, sampai sekolah, gue sering telat, gue sih pasrah, adanya emang gini, mau gimana lagi. meskipun gue udah bangun subuh, terus berangkatnya pagi jam 6. tetep aja sering telat. Tau sendiri lah, angkot kadang kalau pas sepi suka ngetem kan.

Kenapa ayah gue nggak nganterin gue?
Gue sendiri yang minta.
Beliau sering pulang malem, sering luar kota buat survei tanah. Kadang bangun pagi bantu bunda gue nyiapin sarapan. Gue nggak mau terlalu membebani beliau.

Semenjak gue di belikan pis er, gue mulai nggak telat lagi, gue nggak dimarahin guru lagi, meskipun gue setiap berangkat harus pakai celana hitam dan jaket, supaya nggak ketahuan kalau gue ini bocah SMP. sampai di Deket sekolah, gue numpang ganti baju, titip motor bayar 1000.

Sebenarnya gue nggak minta, gue orangnya terima, tapi ya gue tau, beliau pernah berkata sama gue, kalau beliau bersyukur punya anak yang terima keadaan. Dan gue hanya menjawab, apapun itu asal ayah nggak keberatan dan ayah seneng gue nggak masalah. Gue nggak iri sama temen temen gue yang tiap hari pulang pergi di antar, apalagi Arif yang tiap hari di antar jemput naik mobil waktu SMP.

Dulu rumah gue bukan di rumah yang sekarang, dulu rumah gue di kampung, yang setiap mau ke jalan raya harus jalan sekitar 700 meter dulu baru sampai jalan raya. Awal gue naik kelas 2 SMP. Usaha ayah gue meningkat cepat. Ayah gue mulai membeli rumah di rumah gue yang sekarang. Dan ayah gue mulai menikmati hasil kerja kerasnya.

Beliau kadang menyempatkan diri untuk wisata di sela sela kesibukan beliau, gue sebenarnya iri, tapi kembali lagi. Pis er gue ini pengorbanan beliau, ketika gue iri gue salah. Itulah yang menyebabkan gue sayang banget sama nih motor, susah seneng trenteng teng..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 6 lainnya memberi reputasi

Ciuman

Apa Anis suka sama gue ya?
Pede banget gue!
Apa Anis udah bener bener putus sama Bayu.
Ah cepet banget masak.
Di jalan gue malah kepikiran Anis, kenapa dia ngambek pas gue habis di telfon sama Tante intan.
Ntah lah. Gue tanya besok aja kalau dia nebeng gue.

Sebelum ke rumahnya Tante intan, gue mampir ke toko helm dulu, gue beli helm anak anak yang motifnya hello Kitty, buat salsa. Gue tau di rumah dia nggak ada motor sama sekali, adanya motor mbak ria, dan itupun motor buat belanja.

Sesampainya di rumah Tante intan ternyata salsa udah siap. Mungkin Tante intan telfon mbak ria. Jadi salsa udah cantik dan siap mencari keringat di time zone. Pas gue kasih tuh helm, salsa seneng banget. Seketika Nota yang tadi niatnya mau gue kasih ke Tante intan supaya di ganti, gue buang. Senyum bocah riang mengalahkan segalanya.

Posisi yang sangat sulit gue alami sekarang, tangan kiri pegang kompling, tangan kanan gas sama rem, gue sebenarnya mau pegang terus tangan salsa yang melingkar di perut gue, takut kalau dia ngantuk, namanya bocah kan, kena angin dikit ngantuk pasti. Jadi habis masuk gigi 3 gue pelan Pelan sambil pegang tangan salsa.

Pukul 4.30 gue sampai di kantornya Tante intan
"Wihh anak mamah udah cantik, itu helm nya baru"
"Iya dong maaah, salsaa, tadi di kasih sama mas andi" ucap gadis riang itu.
"Udah bilang makasih sama mas Andi"
"Udah mah"
"Salsa mau di depan apa belakang"
"Salsa depan boleh ya mah"
"Emang bisa ndi"
"Bisa kok Tan" ucap gue sambil memposisikan posisi duduk gue.
"Ayok mah"
"Iya sayang"

Salsa seneng banget ternyata naik motor, dia nyanyi lagu yang dia bisa, kadang bintang di langit, kadang Soleram. Kenapa nggak nyanyi goyang dua jari. *Belum ada woooyy*

Gue juga seneng, tangan Tante intan melingkar di perut gue. Duh deeek, sleketep.. kalau rudal nih manusia tanpa dosa, pasti dia cengar cengir ngerasain dosa pertamanya. Hla ini. Pemilik rudalnya mau cengar cengir, takut kesempatan ilang, ntar di sangka cari kesempatan padahal iya, so cool aja. Beruntung kau dal punya owner macem gue.

Sesampainya di moll yang letaknya di kawasan simpang lima Semarang, kita mulai jalan bertiga, salsa di tengah. Tangan kanan nya mamahnya gue tangan kirinya, seneng banget tuh bocah, sampai tangan gue sama tangan tante intan di ayun ayunin.

Sesampainya di time zone, zonanya bocah. Salsa Main sana main sini, gue nggak mau kalah, gue Maen mobil mobilan, Tante intan sama salsa jadi komentator dadakan, setelah capek Maen time zone. Kita bertiga makan di restoran cepat saji. Setelah makan kita sholat dulu di masjid Baiturrahman baru pulang, di perjalanan pulang gue lebih susah dari pas berangkat tadi, 2 manusia cantik ngantuk, gue pelan pelaaaan banget, berhenti sejenak. Gue takut jatuh. Gue bawa 2 cewek.

"Tante, Tante peluk Andi ya yang kenceng, kalau Tante ngantuk. salsa biar Andi pegang pakai tangan kiri"
"Iya ndi" ucap Tante intan yang tiba tiba mukanya memerah.

Seketika pelukan Tante intan jadi kenceng, edaaan. Kepalanya nyender di pundak kanan gue, otomatis pas jalan kepala gue agak miring,

Sesampainya di rumah Tante intan, salsa gue gendong ke kamarnya, badan gue pegel banget sumpah.
Gue ke depan(teras) duduk, sambil meregangkan otot.
Tiba tiba Tante intan datang dari dalem rumah sambil membawa secangkir teh. Coccok..

Quote:


Dari jarak 50m gue lihat adalah cewek cakep berdiri di depan gerbang rumah gue.
"Ngapain lu di depan gerbang"
"Dikunci"
"Yaudah yuk masuk, mau minum apa"
"Nggak"
"Lu kenapa sih nis"
Plakkkk
"Adoohhh kenapa lu nampar gue"
"LU TAU NGGAK SIH, GUE INI BARU PUTUS SAMA BAYU, SEBULAN GUE PACARAN, GUE NGGAK BETAH SAMA DIA, TERNYATA DIA PUNYA CEWEK BEDA SEKOLAH, LU KENAPA NGGAK PERNAH KAWATIR SAMA GUE, LU NGGAK NANYA GUE KENAPA"

Gue peluk Anis, gue biarin dia nangis sampai puas, setelah nangisnya selesai, gue suruh dia duduk di sofa, gue buatin dia teh hangat.

"Gue minta maaf ya nis, jujur gue nggak mau ikut campur masalah orang, lu juga nggak pernah cerita, tau tau, lu nggak nebeng gue lagi, gue sih no problem"
"Jujur ndi, dari pertama gue kenal sama lu, pas keluarga gue pindah kesini, gue udah suka sama lu, saking nggak pekanya lu sama gue, gue pengen Manas manasin lu, tapi gue salah, gue malah nyaman sama Bayu, pas dia nganterin gue pulang sehabis ngajak makan gue, tau tau ada mobil mbuntutin gue sama Bayu, terus ceweknya bayu keluar dari mobil. gue di tampar"
"Huahahaha, udah gue duga"
"Lu mau nggak ndi jadi pacar gue, gue tau lu cowok setia, lu Baek, lu idaman lah"
"Enggak, gue belom mau pacaran. Gue mau nikmatin dulu hidup gue sekarang"
"Iya juga ya ndi, ikatan kadang membuat kita terlalu takut buat ngapa ngapain"
"Tuh pinter bisa nyimpulin, dah tidur sana, besok sekolah, kalau lu masih sedih, bareng gue aja dulu berangkatnya, sambil manasin bayu, beres kan. "
"Makasih ya ndi"
Cuppp pipi gue kena bibir berlipstik lagi
Alamaaak mantap kali hidup awak.

Esok nya di kantin sekolah pas jam istirahat kita ber 3 kumpul di kantin, sambil makan, sambil ngomongin rohis.
"Eh, pacar lu lu pada kemana cuk"
"Nggak enak ndi, nanti kalau di lihat anak anak, dah kita kayak dulu lagi aja, pacaran ntar pulang sekolah, Tia juga gue suruh ngumpul sama temen ceweknya" ucap panjol
"Gue sama ndi, manda juga gue suruh kumpul sama temen temen nya" ucap Arif
"Wuahahaha seddap"
"Gimana nanti rohisnya" ucap panjol
"Tinggal ikut aja sih"
"Banyak hijapers pasti men" ucap Arif
"Jatah gue tuh, hahahaha"
"Aseeek temen kita satu ini ternyata nyarinya yang muslimin coyy" panjol
"Muslimin cengelmu. Muslimah corrooo"
"Huahahaha" dan manusia Ra Ceto mulai menebarkan tawa falesnya.

Setelah jam pulang. Di mushola, sudah banyak siswa siswi peserta rohis.
Seperti biasa, setiap acara kumpul kumpul, kita duduknya paling belakang.

"Assalamualaikum, Adek Adek"
Subhanallah. Itu yang terucap dalam hati gue, ketika seseorang wanita berhijab berdiri di atas mimbran,

"Cakep cuk"
"Polllll" ucap gue mencungkan 2 jari

"Perkenalkan nama kakak, kak Syifa, kakak.....
gue coba ilangin pikirkan gue, baru liat aja udah suka, tapi ini cakep bener, ahh. Gue coba fokus ke lain, tapi tetep, gue nggak bisa ngalihin pandangan gue.
"Cuk, cuk woyyy, setan"
"Iya" gue tersadar dari lamunan gue.
"Kan, baru istirahat tadi di omongin, langsung deh" ucap panjol

"Itu yang di belakang paham" tunjuk kak Syifa ke gue
"Hehehehe, nggak kak"
"Ngelamun aja, makan nya dengerin"
"Salah sendiri cakep"

Cieee sontak seisi mushola jadi rame, asem, nih mulut nyletuk aja.. malu gue sumpah.

""Harap tenang. Yaudah nanti tanya sama temen kamu" ucap kak syifa

Setelah acara selesai, gue Arif, sama panjol nongkrong di warung Deket sekolah, sekedar ngopi sambil ngerokok.

"Tadi kak Syifa ngomong apa cuk"
"Ya, untuk pembentukan peserta rohis yang baru, Minggu depan, pas tanggal merah, kita disuruh ke sekolah, nanti ada acara pengajian, tadarusan dan lain lain, "
"Owalaaah, oke deh"
"Kita nginep lho sehari, sehari sebelum tanggal merah, sehabis pulang sekolah, kita disuruh kumpul di sekolah, nanti acaranya dua kali, acara pertama, di sekolah, disusul 1 bulan setelahnya nanti kita ke gunung Ungaran, sekedar pelatihan mandiri setelah terbentuknya susunan panitia yang baru"
"Mantaaap, piknik nih kita"
"Naik naik ke puncak gunung kita hahaha" Arif nyengir
"Cieee salah sendiri cakep, sikat cuukkk, masih kelas 11 tuh, diatas kita setahun"
"Gue kan belom mau pacaran cuk"
"Ya itu omongan Lu sekarang, besok besok bisa aja omongan lu berubah"
"Lu kalau ngomong suka bener tong"
Hahahaha Tawa kita bertiga

Kowe boloku cuk😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 9 lainnya memberi reputasi
Cieee,,, cieee,,, dicium tante
Quote:


Nanti ada yang lebih ganas bray, tapi lupa gue kasih judul 17+ emoticon-No Hope
lanjutkan gan, numpang deprok dimarih
Quote:


Wokey gan. Waiting. 😂
Tante intan itu ndi.. ah..elah..! emoticon-Nohope

Tapi bener.., yg agak ketutup a.k.a. kelihatan nyempil dikit memang lebih bikin penasaran..! emoticon-Big Grin Jilb**bs... emoticon-Ngakak (S)

Lanjutkan ndi... emoticon-thumbsup
siap coeksby😁
Masih belum update ternyata
Ayo dong dilanjut
Halaman 2 dari 32


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di