CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c659d2ef4ae2f157e77e29b/you

You


BODOH
Nilai yang berupa tulisan dapat membuat mereka menilai kemampuan otak seseorang.

PRESTASI
Sebuah trofi dapat membuat mereka tersenyum, bangga dari hasil yang mereka capai

CINTA
Itulah yang gue butuhkan, gue akan lakukan apapun itu untuk mendapatkan cinta, gue nggak butuh nilai, gue nggak butuh trofi, karena bagi gue cintalah segalanya.

Salah..
Iya gue salah, motivasi gue untuk mendapatkan cinta ternyata salah, gue terlalu melukai mereka dengan cinta gue, hingga akhirnya sesosok malaikat bagi gue, membuat gue sadar.

Cinta adalah kasih dan sayang
Kasih adalah keindahan dan sayang adalah ketulusan

Hingga akhirnya gue paham, kasih membuat gue hilang arah, dan sayang membuat gue tau arah.


INDEX


PART 1 SALAH


PART 2 SEPI

PART 3 TEMAN

PART 4INDAHNYA HIDUP

PART 5 SALSA

PART 6 RUMIT

PART 7 KELUARGA KECIL

PART 8 WANITA

FLASHBACK

PART 9CIUMAN

PART10 LIBURAN

PART 11 JOMBLO KAMPRET

PART 12 ROHIS

PART 13 ELUSAN SAKTI

PART 14 MEREKA

PART 15 KATROK

PART 16

PART 17 AYE AYE

16+

PART 18 DUA WANITA


PART 19 WANITA


PART 20 RUTINITAS

PART 21 PERNYATAAN

PART 22 MINGGAT

PART 23 WANITA LAGI

PART 24 LIA PONAKAN SEREM

PART 25 HIDUP KEMBALI

PART 26 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 1

PART 27 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 2

PART 28 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 3

PART 29 PESONA GUNUNG UNGARAN

PART 30 PULANG DAN TRAGEDI

POV Ratna

PART 31 MULAI BERBICARA

PART 32 TANGIS NADIA

PART 33 BIRU MUDA

PART 34 BERSAMAMU

PART 35 BERSAMAMU

KEHIDUPAN BARU

LEMBARAN BARU

PART 36 ES TEH MANIS

PART 37 MATA

PART 38 TANGIS RATNA

PART 38 APALAH AKU

PART 39 HARI

PART 40 HELM

PART 41 MALAM YANG INDAH

PART 42 ROTI DAN SENYUMMU

PART 43 MUDIK

PART 44 PAGI

PART 45 MEREKA

PART 46 CURHAT INDRI

PART 47 LIA

PART 48 BRIAN

PART 49 KENTANG

PART 50 PERANG

PART 50 VOKALIS

PART 51 JAZ

PART 52 ULANG TAHUN
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zoelroxas dan 63 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk

Jomblo Kampret

Syahduuu. Itulah gambaran sore hari ini, banyak kejadian yang gue lalui dari pagi sampai sore, dari berangkat ke pantai, bermain di pantai bersama salsa dan Tante intan, sampai menikmati kenikmatan hawa nafsu, yang tiba tiba datang.

Sehabis Tante intan dan salsa pulang, seperti biasa, kegiatan bersih bersih rumah gue lakukan, capek. Pasti. Tapi gue nikmatin kok, sehabis bersih bersih rumah, gue ke teras sambil membawa segelas teh goceng dan rokok gudang garem kesukaan gue.
Gue buka hp, banyak SMS di hp gue, indah, Anis, panjol, bunda. Dari pagi emang nih hp belum gue buka sama sekali. Gue bales satu persatu, oh, ya, maaf, hahaha.

Malam hari sehabis waktu isya'

Kring.... Anis.
Quote:


"Busettt, lu bawa tas, lu mau minggat"
"Gue mau numpang tidur, papah sama mamah berangkat ke Jakarta, ngurusin rumah gue yang dulu, ada yang beli"
"Wadduh, repot nih, lu udah ijin pak RT belum"
"Udah, nih, tinggal lu tanda tanganin" Anis nunjukin surat ijin menginap 2 hari
"Lu kok nggak bilang bilang dulu sih"
"Papah juga dadakan perginya"
"Yassalam, yaudah, gue telfon pak RT sama papah lu dulu, gue takut ntar pada mikirnya macem macem"

gue telfon papahnya Anis, dan dari jawaban beliau, Anis memang nggak berani kalau di rumah sendiri, dan gue juga telfon pak RT, beliau juga bilang, asal surat yang berisi peraturan tamu menginap. itu sudah di tanda tangani,  pak RT akan menunjukan surat izin yang sudah  di setujui 3 belah pihak , gue Anis sama pak RT.  Jika ada warga yang melakukan tindakan negatif.

Ya meskipun sebenarnya gue tau, ini perumahan orang tajir, rumah mereka sepi, mereka nggak bakal ikut campur urusan orang lain. kalaupun ngrumpi paling pagi, pas ada pedagang sayur keliling, itupun yang beli kebanyakan para. Rewangnya(kalau bahasa Indonesia. pembantu, cuman kata pembantu kayaknya kasar, jadi rewang aja yang halus).  Di depan perumahan juga ada banyak satpam yang jaga.

Repooot. Bener bener repot, ah. Baru tadi siang gue cipokan sama Tante intan pas keadaan sepi, hla ini malam plus sepi.. hadduuuh..

"Yaudah yok, lu tidur di kamar bunda ya, udah bersih kok, setiap hari gue bersihin"
"Nggak mau, gue takut sendirian, lu malah nyuruh gue tidur sendiri"
"Terus"
"Ya tidur sama elu"

Moddar Kowe.

Dengan sangat berat hati, gue ijinin Anis tidur di kamar gue,

°suasana di kamar gue°

"Lu nggak ngerjain pr"
"Udah nih, mau nyontek"
"Nggak nggak makasih, lu kalau mau nonton tv ke bawah, kalau mau makan nanti cari nanti nasi goreng habis gue ngerjain pr, gue belum masak lagi soalnya"
"Gue laper, tapi lu ngerjain pr dulu deh" ucap Anis sambil tiduran di kasur gue, sedangkan gue mengerjakan pr di meja belajar pinggir kasur.
"Ayok nis, uddd..." Yaaah tidur dia, gue selimutin dia, Alhamdulillah. Kalau dia udah tidur gini kan, nggak bakal terjadi suasana kayak tadi siang

"Aniiis, bangun, subuh" gue goyang goyangkan badan Anis, sontak Anis bangun langsung meluk gue.
"Ehhh lepas ah.. ngimpi apa sih lu"
"Ngimpi nikah sama lu"
"Gundulmu, sana wudhu dulu"
"Iya"

Dua hari Anis menginap di rumah gue, dua hari juga gue menahan gejolak hawa nafsu yang selalu muncul, ketika Anis tidur pakai baju tidur yang tipis, ketika nonton tv bareng, dia nyender gue, kadang dia meluk gue dari samping. Asetnya kerasa banget. Tangan nih rasanya pengen gerak senggol. dikit entul, dikit entul. Duhh syakkkit. Rudal Korut gue oooon terus.

Tapi gue juga sedikit lega, karena 2 hari itu juga, setiap habis magrib. Anis nggak ikut gue ke rumahnya Tante intan.
"Nggak deh, salsa kan butuhnya sosok laki laki di rumahnya, kalau gue ikut, takutnya dia nggak nyaman sama gue" itu jawaban Anis ketika gue ajak ke rumah Tante intan. Ada bener nya juga sih jawaban Anis, karena Anis ini sifatnya susah di tebak, atau gue aja yang memang belum tau sifatnya, karena gue baru kenal Anis belum ada setahun.

Gue selalu bersikap biasa aja ketika sebuah kejadian sudah gue lewatin, asal udah clear masalahnya yaudah.
*Seng wes yowes rak sah di pikir neh*
(Yang sudah terjadi ya sudah, nggak usah di pikir lagi)

Seperti sehabis ciuman dahsyat sama Tante intan, pas gue ngelesin dan nganter pakaian. hari Senin. sikap gue biasa aja. Tante intan bilang ke gue kalau dia seneng gue nggak bersikap berlebihan sehabis melakukan ciuman itu. Itu semua murni keadaan. bukan dari rasa suka antar dua lawan jenis.

°hari jum'at pagi. gue Panjul sama Arif berangkat bareng dari rumah gue, naik Honda yess, motor mereka berdua masuk garasi rumah gue, kita berangkat bareng karena nanti sehabis pulang sekolah ada acara rohis, dari pada mereka kejauhan bolak baliknya, dan rumah gue paling Deket dengan sekolah diantara kita bertiga, gue suruh mereka bawa 2 tas, yang satu buat berangkat sekolah, yang satu isinya perlengkapan buat menginap nanti di sekolah. Jadi sehabis pulang sekolah, pulangnya kerumah gue. Baru sorenya berangkat lagi. Tentu yang nyetir bukan gue, karena diantara kita bertiga yang belum bisa nyetir cuman gue haha,°

°Anis kemana? Anis bawa mobil sendiri, gue suruh dia bawa mobil sendiri karena gue juga mau nostalgia sama 2 kunyuk inih. Dulu kita juga sama, pas pertama pertamaan Panjul bisa naik mobil, kita nekat berangkat sekolah bareng bertiga naik mobilnya panjol. Padahal masih smp waktu itu.°

Tepat pukul 4 kita berangkat ke sekolah, setelah tadi siang kita istirahat di rumah gue, menghabiskan 3 jam buat bercanda, Maen PS. kita berangkat. Sesampainya di gerbang sekolah, kita bingung, mau di parkirin di mana nih mobil, di depan sekolah nggak mungkin, soalnya yang biasa parkir di depan sekolah cuma sampai jam 4. Sampai akhirnya gue turun dulu, panjol sama Arif menunggu di dalem mobil,

Gue jalan menuju ruang anggota rohis, dan lagi lagi, gue bertemu sama seseorang yang berhasil membuat gue salah tingkah. Dengan hati mantap. Gue bicara.

Tok tok tok.
"Selamat sore kak" sontak yang di dalem ruangan mengalihkan pandangannya ke gue
"Iya dik" jawab kak syifa
"Gini kak, saya kan sama temen temen bawa mobil, maaf bukan nya sombong atau gimana, soalnya rumah kami jauh dari sekolah, boleh nggak mobilnya saya bawa masuk"
"Oh gitu, yaudah, sama gue yuk, ijin ke satpam" ucap kak Syifa.

Sambil jalan gue iseng iseng tanya kak Syifa.
"Kakak, ketua rohis ya"
"Iya"
"Terus yang kemarin ke kelas mpromosi'in rohis ?"
"Itu anggota kita" ucap kak Syifa singkat
"Nama belakangnya sama ya kak, kira'in IFA itu syifa, ternyata Latifa" hahaha,
"Hmmm" asem Ra lucu blaas. Innniii, susah moment nya kalau Deket sama wanita yang bikin kepedean lu ilang, bikin selera humor lu, ambyar. Bikin hati lu. Bergetar, halahhalaaaah..

Sesampainya di pos satpam, kak Syifa ngomong sama pak satpam, dan akhirnya kita di bolehin masuk,
"Makasih lho kak"
"Iya sama sama, kumpul di mushola ya"
"Iya kak"
"Kakak duluan ya, assalamualaikum"
"Waalaikum salam"

Duh deeek. Geulis pisan euy.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di