CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e42272410d2950bff1073a6/alexander-lukashenko-diktator-terakhir-di-eropa

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa
Alexander Lukashenko dari negara Belarusia yang dikenal sebagai satu-satunya diktator yang masih tersisa di benua Eropa. Mungkin tidak ada yang mengetahui atau bahkan tidak pernah menyangka bahwa di negara Eropa yang modern dan demokratis ternyata di sana masih terdapat negara yang di pimpin oleh seorang diktator.


Negara Belarusia terletak di Eropa bagian timur berbatasan dengan Rusia, Ukraina, Lithuania, Latvia dan Polandia. Agama mayoritas di sana adalah kristen ortodoks dan beribukota di Minsk. Republik Belarusia memiliki luas setara dengan lima kali luas provinsi Jawa Timur dengan total penduduk sebanyak 10 juta orang. Dulunya negara ini merupakan salah satu republik dalam negara Uni Soviet, sejak Uni Soviet bubar mereka kemudian menjadi negara independen.

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa

Alexander Lukashenko merupakan orang yang menjabat sebagai presiden di negara Belarusia sejak tahun 1994. Lukashenko adalah presiden pertama dan satu-satunya di republik tersebut hingga kini semenjak Belarusia melepaskan diri dari Uni Soviet. Itu artinya dia telah hampir 25 tahun berkuasa dan dia baru saja memenangkan pemilu presiden untuk masa jabatan kelimanya yaitu 2015 - 2020. Dia tidak disukai oleh Uni Eropa karena gaya kepemimpinannya yang represif dan otoriter.


Sebutan sebagai diktator terakhir di Eropa mereka sematkan padanya karena masa jabatannya yang terus diperpanjang tanpa adanya suksesi kempimpinan layaknya negara-negara demokratis. Lukashenko lahir pada tanggal 30 Agustus 1954 di kota Kopys, Belorusia, artinya kini dia beRusia 65 tahun. Dia dulunya adalah seorang manager di pertanian kolektif saat masih menjadi bagian dari Uni Soviet Selain itu Lukashenko juga pernah bertugas didinas ketentaraan Soviet pada tahun 1970an.

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di EropaMenjelang keruntuhan Soviet, Lukashenko menjadi populer di mata rakyat Belarusia karena sikapnya yang menolak pembubaran Uni Soviet dan mencitrakan dirinya sebagai tokoh anti korupsi. Setelah ketenarannya meroket jalan menuju kekuasaanpun dengan mudah dia dapatkan. Dia mencalonkan menjadi presiden dan memenangkan pemilu dengan perolehan suara mencapai 80% semenjak itu setiap kali dia memenangkan pemilu jumlah perolehan suaranya selalu lebih dari 70%.


Di bawah kepempimpinannya angka pengangguran terus turun secara bertahap. Ekonomi, juga mulai bergairah.  Meskipun tetap saja ada konsekuensi di balik semua itu. Dia mulai bersikap otoriter, kebebasan pers di kekang. Indeks kebabesan berekspresi di Belarusia sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa. Oposisi pun dibungkam dan ditahan dengan alasan mengancam keamanan negara.

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa

Belarusia juga menjadi satu-satunya negara di Eropa yang masih menerapkan hukuman mati. Setiap kali pemilu diadakan, aroma kecurangan dan manipulasi suara selalu mengemuka. Oposisi kerap menyuarakan kecurangan itu tetapi selalu dibalas dengan keras oleh rezim. Lukashenkopun selalu menang pemilu dan masih tetap berkuasa. Dia seakan belum mau melepaskan tampuk kempemimpinannya kepada orang lain.


Pada tahun 2015 lalu Lukashenko memenangkan pemilu kelimanya yang membuat dia akan menjabat lagi sampai tahun 2020. Belum diketahui apa dia akan mencalonkan lagi pada pemilu berikutnya. Pria penggemar olah raga Hoki Es ini juga cenderung lebih dekat dengan Rusia. Hal ini dikarenakan Eropa barat mengucilkan Lukashenko karena kempemimpinan represifnya.

Alexander Lukashenko, Diktator Terakhir di Eropa

Secara ekonomi Belarusia juga banyak bergantung pada Rusia, hampir total 50% perdagangan luar negerinya dilakukan dengan Rusia. Negara ini harus mengimpor minyak dan gas alam dalam jumlah yang sangat besar pada Rusia. Lukashenko membutuhkan dukungan politik dan ekonomi dari negeri beruang putih tersebut, agar kelanggengan rezimnya terus bertahan lama.


Dan tidak mengherankan apabila Lukashenko merupakan sahabat dekat presiden Rusia saat ini yaitu Vladimir Putin. Bahkan saking akrabnya, mereka kerap kali bermain Hoki Es bersama karena presiden Rusia ini juga penggemar berat olah raga tersebut.  Berkatnya Belarusia sampai sekarang masih mempertahankan banyak hal yang berbau Soviet. Dinas rahasia yang populer di era Soviet yaitu KGB masih beroperasi di sana dan menjadi instrumen untuk memata-matai warganya sendiri serta menindas oposan juga pengkritik rezim.

Referensi 123  

KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:

profile-picture
profile-picture
profile-picture
pein666 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ashibnu
Алякса́ндр Рыго́равіч Лукашэ́нка
Belarus setau ane satu2nya negara di Eropa yang masih memberlakukan hukuman mati.
Nais inpoh gan emoticon-Toast
Andai aja negara+62 bgini....presiden gak akan digugat gegara korona😁
Ya benar jadi gay pedang pedangan mulu
kereeeen
mntaaap
profile-picture
asyahputra89 memberi reputasi


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di