ashibnuAvatar border
TS
ashibnu
Bhinneka Tunggal Ika Semboyan Anti Rasisme

Sudah cukup rasanya bangsa ini dijajah dengan cara di adu domba. Dulu, Indonesia diceraiberaikan oleh penjajah dengan devide et impera. Orang yang tak bercermin dari masa lalu dari sejarah terkadang masih mencari – cari kesalahan orang lain baik lewat tutur kata, penampilan, fisik bahkan yang menjurus rasis. Tengok saja kejadian tempo lalu yang menimpa saudara kita dari Papua. Meskipun mereka pendatang tak pantas untuk dituduh dan difitnah karena sebuah masalah yang belum jelas duduk permasalahannya.
Bhineka Tunggal Ika, semboyan yang menolak sikap rasisme di negara ini. Tidak ada negara lain yang mempunyai kalimat seluhur itu. Sebuah slogan anti rasisme yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu yang dikenal oleh bangsa nusantara. Masyarakat nusantara sudah paham betul bagaimana negara ini terbentuk dari berbagai suku, agama dan ras yang berbeda – beda. Pancasila menegakkan persatuan itu dengan Bhineka Tunggal Ika yang dicengkram dengan kuat.

Sumber Gambar boombastis.com
Tak etis rasanya jika masih bersikap rasis terhadap saudara senegara. Setiap orang pasti mempunyai latar belakang yang berbeda – beda. Sudah seharusnya kita menjamu dengan baik jika ada masyarakat pendatang yang berbeda latar belakang yang ingin mengadu nasib di daerah kita. Jangan sampai kita berpikiran buruk terhadap para pendatang apalagi merendahkan jika penampilan fisik pendatang tidak seperti kita.
Masih banyak masyarakat yang mempermasalahkan ataupun mengejek ketika ada di tengah mereka orang asing yang logat bicaranya berbeda. Sikap tersebut sudah termasuk rasis dengan mengolok – olok perbedaan bahasa meskipun dengan cara verbal. Tak ada seorangpun yang ingin budaya mereka dihina apalagi dijadikan bahan ejekan. Sikap rasisme bagaimanapun juga tidak bisa diterima dimanapun berada.

Sumber Gambar kalbarupdates.com
Rasisme ibarat racun yang sangat berbahaya bagi keutuhan dan keberlangsungan negara ini. Sedikit saja diteteskan akan langsung menyebar dan menggerogoti setiap orang yang berpikiran dangkal. Sosial media menjadi tempat yang subur bagi orang yang tidak bertanggungjawab untuk memecahbelah bangsa ini. Rasisme juga banyak menyebar melalui sosial media, untuk menjatuhkan dan memancing berbagai pihak agar terlibat menyulut permasalahan dalam bangsa.
Oleh karena itu setiap orang perlu saling mengingatkan dan mengawasi serta berhati – hati apabila memposting, membagikan berita dan berkomentar di media sosial agar jangan sampai menyinggung salah satu pihak. Meskipun di sosial media, kita perlu menjaga keamanan dan ketertiban nasional untuk tidak bersikap rasis apalagi menyulut pertengkaran antar satu sama lain. Negara ini dibangun dengan susah payah oleh para pendahulu kita, persatuan adalah kunci negara ini tetap ada sampai saat ini.

Sumber
Pikiran Pribadi| Gambar Google

Diubah oleh ashibnu 27-09-2019 00:56
bimapambudhiAvatar border
bimapambudhi memberi reputasi
1
3K
1
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan