CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2fab0c88b3cb0a3a4628ce/kereta-api-orphan--membawa-anak-yatim-piatu-menjadi-pekerja-kasar

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar
Antara tahun 1854 sampai 1929 Amerika Serikat melakukan eksperimen sosial yang ambisius, dan berakhir kontroversial, untuk menyelamatkan anak-anak yatim piatu dan tunawisma dengan Gerakan Kereta Orphan. Kereta Orphan beroperasi jauh sebelum keterlibatan pemerintah federal dalam perlindungan anak dan kesejahteraan anak. Sementara mereka beroperasi, Kereta Orphan memindahkan sekitar 200.000 anak dari kota-kota seperti New York dan Boston ke Amerika bagian barat untuk diadopsi.  Banyak dari anak-anak ini beruntung mendapat orang tua yang mencintai dan merawat mereka, namun banyak yang merasa tidak pada tempatnya dan beberapa bahkan dianiaya.

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar

Saat itu tahun 1854. Kota New York penuh sesak dengan imigran baru yang berdatangan dari penjuru dunia. Serangkaian krisis keuangan dan ekonomi menciptakan banyak pengangguran. Penyakit dan kemiskinan membunuh ribuan orang. Dan akhirnya banyak anak kecil yang dibiarkan hidup sendiri. Sebagian besar dari mereka tidak punya pilihan selain pergi ke panti asuhan. Tidak ada cara yang tepat untuk menyediakan layanan sosial dan memberikan kesejahteraan pada anak-anak tersebut.

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar

Charles Loring Brace, kepala Children's Aid Society, mengusulkan sebuah solusi. Idenya adalah untuk memindahkan anak-anak yatim ini ke daerah barat dengan harapan bahwa mereka akan diadopsi seseorang. Rumah perlindungan yang terbaik dari semua tempat untuk anak yang terbuang adalah pertanian dan perkebunan.  Anak-anak yatim itu berada di kereta api, kadang bertentangan dengan keinginan mereka sendiri.  Dan memulai perjalanan mereka ke tempat yang tidak dikenalnya.


Sebelum Kereta Orphan tiba di sebuah kota, iklan akan ditempatkan untuk mengumumkan kedatangannya. Segera setelah kereta tiba, anak-anak mengantri untuk diadopsi. Mereka dibersihkan, berpakaian rapi, dan berbaris di sebuah platform. Anak-anak yatim itu tidak banyak bicara dalam proses adopsi mereka. Dan bisa diambil oleh siapa saja meskipun sebagai uji coba gratis atau kadang-kadang dengan sedikit biaya.

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar

Beberapa anak, seperti Fred Swedenburg menemukan rumah yang penuh kasih sayang setelah adopsi mereka. Fred dan saudaranya Howard diadopsi oleh orang-orang yang lembut dari Nebraska. Namun ada juga banyak kisah pelecehan, penelantaran dan penyiksaan. Nettie dan Nellie Crook mengingat ibu angkat mereka yang menyiksa mereka dengan cambuk. Dan memaksa mereka untuk memakan makanan sisa seperti tulang ikan. Mereka baru berumur enam tahun ketika itu.

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar

Tidak semua anak yang dikirim dengan Kereta Orphan sebenarnya adalah anak yatim. Beberapa anak ditelantarkan meskipun kenyataannnya bahwa orang tua mereka masih hidup. Misalnya, ibu dari seorang anak bernama Hazelle Latimer kenyataannya masih hidup dan berada di rumah sakit di New York. Tapi toh gadis itu dikirim ke Texas. Beberapa anak diberikan oleh orang tua karena mereka tidak dapat mendukung hidup mereka di kota.


Solusi yang telah diinisiasi oleh Brace berjalan selama 75 tahun. Antara tahun 1854 sampai 1929 Kereta Orphan memindahkan 250.000 anak. Menjelang tahun 1920an, Amerika menjauhkan anak kecil dari pekerjaan kasar ke sebuah sistem kesejahteraan sosial. Saat ini anak tunawisma di New York jumlahnya sama seperti pada tahun 1870 tetapi sekarang New York 8 kali lebih besar. Untungnya sekarang anak-anak kecil tidak lagi dihadapkan untuk melakukan pekerjaan berat dengan imbalan adopsi.


KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
farell6005 dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ashibnu
Halaman 1 dari 2
kalok jaman sekarang (dimulai 2003) hingga detik ini ada orphan flights dari afrika ke eropa angkut anak-anak yg terpisah / tertinggal dari orang tua mereka termasuk para penghuni panti asuhan . mrk semua diangkut ke uni eropa dicarikan orgtua asli mrk (kita kerjasama dgn child-help en international tracing service serta federasi palangmerah / bulan sabit merah internasional maupun bintang david merah) kalau kagak nemu maka mereka kita carikan orgtua asuh (sementara hak kewalian ada di tangan pemerintah dari masing-masing host country). kagak banyak yg bisa kita angkut. palingan sekali angkut sekitar 100 - 150 anak (usia bayi hingga 18 tahun. kadang kita kasian ada yg usia lbh dari 18 tahun kita angkut juga). mrk semua paperless (kita minta unhcr bikin travel pass sekali jalan)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Menyelamatkan padahal dijadikan buruh emoticon-Sorry
Miss Me?
what, mngapa dinas kemanusiaan di aMrik pd saat itu tak mencegah tindakan biadab bgitu, gan ?? emoticon-Frown
profile-picture
mulivw memberi reputasi
Kisah american dreams tidak selalu berakhir seperti yang diimpikan sebelumnya ...
Quote:


Buset anak jin
Jadi inget film2 dengan settingan taun jadul
faktor luck berarti, kalo beruntung ya bisa dapet yang beneran sayang, kalo engga ya paling minim dilecehkan.. emoticon-Berduka (S)
kejam sungguh ya akhiemoticon-Maaf Agan
makanya noh punya anak jangan banyak2. rejeki emang ada yg ngatur. tapi jangan bayangin rejeki tiap anak sama. mending 1 tapi keurus. daripada banyak jadinya bececeran
profile-picture
uray24 memberi reputasi
Saat kemanusiaan belum ditemukan emoticon-Smilie
Kereta penuh kenangan buat anak itu, beruntung yg dpt orang tua asuh yg sayang mereka.

Kalo sekarang udah dihadapkan dgn HAM dan UU perlindungan anak, jadi udah ga bisa mengeksploitasi anak seperti yg dilakukan Amerika jaman dulu, walaupun itu mau sianak karna mendapatkan upah adopsi
kalo disini bukannya di kirim ke perkebunan, tapi malah di kirim ke lampu merah disuruh ngamen

Kereta Api Orphan, Membawa Anak Yatim Piatu Menjadi Pekerja Kasar
Quote:


wih muyus bro emoticon-Malu (S)
Eksploitasi anak. Masih kecil harus jauh dari ortunya. Disuruh kerja lagi emoticon-Matabelo
thanks nice info
Apa praktik selama 75 tahun itu tidak diawasi oleh pemerintah. emang mungkin saat itu pas krisis, jadi pemerintah kurang memperhatikan . mungkin untik serang ini setelah era milinium praktik kek gitu udha ga ada. kesejahteran sosial anak-anak udah diperhatikan...
njirr sedih amat yak
kasian bener kecil kecil udah jadi pekerja emoticon-Sorry
kejam yaa.. ternyata amerika tuh dah kejam dr duluu.. anak kecil kaga berdosa aja ditelantarin bahkan seperti diperdagangkan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di