- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Kerbau seharga Alphard di Pasar Bolu
TS
kangjati
Kerbau seharga Alphard di Pasar Bolu

Spoiler for Perkenalan dari ane:
Halo agan - sistah yang kece, baik hati dan rajin menabung
Quote:
Kerbau di sini bukan sembarangan kerbau nih gan, kerbau yang mewah seharga Toyota Alphard ini, ternyata punya simbol dan filosofi yang mendalam bagi masyarakat - masyarakat yang ada di Toraja.
Kuy di simak penjelasan dibawah makna dari setiap kerbau ini.
.Kuy di simak penjelasan dibawah makna dari setiap kerbau ini.
Quote:
Kerbau bagi orang Toraja bukan sekedar simbol kemewahan. Ia merupakan teman sejalan bagi orang meninggal menuju surga
.Embun pagi baru turun saat orang-orang mulai beraktivitas di Pasar Hewan Bolu, sekitar 1,5 kilometer dari sentra Rantepao, ibu kota Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Truk-truk berdatangan membawa aneka jenis kerbau, dan mengisi area parkir di empat sisi pasar. Sesekali, terdengar suara lenguhan ketika kerbau-kerbau diturunkan dari truk.
Pagi itu, Selasa (29/8/2017), Beritagar.id bertemu Lukas Linggi' (44), seorang pedagang kerbau dari Rantepasele, sebuah kampung di pegunungan sebelah selatan Pasar Hewan Bolu. Dari kampungnya, Lukas menghabiskan lebih kurang satu jam perjalanan untuk mencapai pasar ini.
Namun, kali ini, Lukas tak berjualan kerbau. Ia mengaku hanya ingin melihat jual beli ternak. Lukas belum menjual ternak, karena menunggu lonjakan harga yang biasa terjadi antara November-Desember--saat permintaan meningkat. "Apalagi jika jenisnya memang unik dan langka. Bisa mahal," ujarnya.
Lukas pun mulai menjelaskan jenis-jenis kerbau di pasar itu. Ia menunjuk kerbau putih polos di sudut timur Pasar Hewan Bolu. Kerbau Bulan (albino) itu tampak mencolok di antara kerbau-kerbau yang dominan hitam. Namun, kata Lukas, harganya "hanya belasan juta" dan tergolong kelas bawah.
Sejurus kemudian, Lukas mengalihkan pandangan pada seekor Tedong--bahasa Toraja untuk kerbau---di sebelah barat pasar. "Itu jenis Todi', salah satu primadona," katanya. Benar belaka, hari itu, kerbau tersebut laku seharga Rp150 juta. Walau harganya mencapai ratusan, Todi' masih tergolong kelas menengah.
Ada beberapa jenis kerbau yang harganya lebih fantastis. Misal, Tedong Saleko, kerbau endemik Toraja yang sering dipakai dalam upacara kematian Rambu Solo', karena memiliki beberapa ciri khusus, termasuk pada tanduk.
Tedong Saleko istimewa karena populasinya kecil. Konon, bila dikimpoikan--sesama Tedong Saleko atau silang jenis--tak ada jaminan keturunannya bakal berjenis sama.
Setelah Tedong Saleko, menyusul beberapa jenis istimewa lain macam Tedong Bonga, Lotong Boko', Tedong Ballian, dan Tedong Tekken Langi'. Harga seekor kerbau unggulan bisa lebih mahal dari sebuah mobil Alphard.
Bahkan, seekor Tedong Saleko pernah ditawar seharga Rp1,3 miliar, tetapi belum dilepas pemiliknya. Tedong Saleko termaksud memang istimewa seiring statusnya sebagai pemenang kontes kerbau dalam perayaan ulang tahun Kabupaten Toraja Utara ke-9, Rabu (30/8/2017).
Tentang harga kerbau selangit itu, ada candaan lokal yang menyebut, "Gengsi belanja di Pasar Hewan Bolu sama dengan memilih mobil di showroom."
Namun, jangan bayangkan pasar itu punya layanan dan fasilitas prima macam showroom.
Setiap pengunjung akan disambut bau kotoran hewan yang mengusik hidung. Pun, walau uang yang berputar terbilang besar, tak ada transaksi digital di sana. Tak terima kartu debit, apalagi kartu kredit.
Sebagai gantinya, saat hari beranjak, beberapa pedagang akan hilir mudik dengan sarung yang terkalung di leher. Bila sudah bergaya demikian, wajah mereka terlihat semringah. Pasalnya, sarung itu jadi kantong penyimpanan segepok uang hasil transaksi.
Luther Rumba (43), misalnya, terlihat rajin pasang senyum di wajahnya. Sarung yang sebelumnya terikat di pinggangnya, sudah pindah ke leher. Hari itu, Luther sukses menjual Tedong Pudu' miliknya seharga Rp23 juta.
Spoiler for Gambar 1:

Suasana transaksi jual beli kerbau di Pasar Hewan Bolu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Harga kerbau di pasar ini dapat mencapai ratusan juta per ekor.
© Hariandi Hafid /Beritagar.id
Kawasan Pasar Hewan Bolu masuk dalam area Pasar Bolu, yang luasnya sekitar 2,5 hektare.
Pasar Bolu terbagi dalam beberapa bagian. Pasar kerbau menempati area di tengah-tengah, dan terbagi dalam dua zona peruntukan: kerbau yang diinapkan dan kerbau dari luar pasar. Sisi timur pasar dikuasai para pedagang babi. Area lain untuk para pedagang tradisional, dengan dagangan seperti pasar lazimnya.
Pemerintah Toraja Utara menetapkan Selasa dan Sabtu sebagai hari aktif Pasar Hewan Bolu. Biasanya, hari Sabtu jauh lebih ramai, dengan jenis kerbau yang lebih beragam.
Bila sedang ramai, jumlah kerbau yang dijajakan bisa mencapai ratusan ekor. Tak jarang kerbau didatangkan dari wilayah lain seperti Nusa Tenggara Barat dan Timur hingga Kalimantan. Tidak salah kalau pasar ini kerap disebut sebagai pasar kerbau terbesar di dunia.
Selain kerbau bawaan pedagang (atau peternak), Pasar Hewan Bolu juga menawarkan kerbau-kerbau yang dibudidayakan di sana. Jenisnya memang bukan yang mahal, tetapi jumlahnya jauh lebih banyak dari kerbau bawaan para pedagang.
Kerbau bawaan pedagang merupakan daya tarik utama Pasar Hewan Bolu. Terutama bila sudah berlangsung negosiasi antara pedagang dan pembeli. Transaksi itu bisa mengundang kerumunan orang. Bila kerbau laku dengan harga selangit, sorak penonton segera menyusul.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Gengsi belanja di Pasar Hewan Bolu sama dengan memilih mobil di showroom."
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Gengsi belanja di Pasar Hewan Bolu sama dengan memilih mobil di showroom."
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Di Pasar Hewan Bolu, Beritagar.id berjumpa pula dengan Harmin Sabudi (29). Ia adalah peternak sekaligus pedagang, yang baru saja menjual kerbau jenis Todi' seharga Rp150 juta.
Itu merupakan satu dari empat kerbau yang dibawanya, meski tak semua miliknya. Harmin memang menerima titipan kerbau dari orang lain, selain mengurus kerbau milik keluarganya.
Profesi penggembala kerbau memang lazim di Toraja. "Butuh keahlian. Beda-beda caranya, tergantung jenisnya. Harus rajin dan sabar," kata Harmin, soal profesinya.
Lewat pekerjaan itu, Harmin beroleh upah bulanan. Pun, dirinya berhak dapat komisi bila kerbau berhasil dijual. Semakin tinggi harga jual, kian besar komisi.
Kepada Beritagar.id, Lukas Linggi' menyebut bayaran untuk menjaga seekor kerbau di Toraja antara Rp500 ribu - Rp3 juta per bulan.
Ada beberapa orang yang bisa merawat lebih dari satu kerbau, seperti Harmin. Namun, tak semua pengembala berani ambil risiko, karena beberapa jenis kerbau butuh perawatan khusus. Kerbau-kerbau titipan itu biasanya milik orang Toraja yang sudah merantau ke daerah lain.
"Tidak mungkin kerbau itu dibawa serta, sehingga biasanya dititipkan kepada orang yang bersedia menjaga. Itu dengan kesepakatan harga, semacam gaji bulanan," kata Lukas. Penitip lain, kata Lukas, adalah orang-orang yang tinggal di Toraja tetapi tak punya waktu atau kemampuan merawat.
Rantai bisnis kerbau ini juga melahirkan para pencari atau penyedia rumput.
Walau sebagian besar wilayah Toraja berupa pegunungan tetapi tak semua titik menyediakan rumput segar. Alhasil, tak sedikit warga yang membudidayakan rumput untuk dijual ke peternak kerbau. Pakan itu dijual per karung dengan harga antara Rp50-100 ribu, tergantung jenis dan kesegaran.
Pun, kerbau-kerbau mahal di Toraja tak sembarangan makan rumput. "Harus yang segar. Beberapa rumput juga punya khasiat, seperti menambah berat badan," kata Lukas.
Tingginya penghargaan orang Toraja kepada hewan ternak--teristimewa kerbau--turut memacu perekonomian. Penglihatan sepintas atas data statistik kian menguatkan hal itu.
Badan Pusat Statistik (BPS) Toraja Utara mencatat populasi kerbau pada 2016 mencapai 21.002 ekor, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 18.121 ekor. Angka itu menempatkan kerbau di urutan kedua sebagai ternak dengan populasi terbesar di Toraja utara. Posisi pertama ditempati Babi, dengan populasi mencapai 327.876 ekor.
Adapun angka pemotongan kerbau di Toraja Utara pada 2016, mencapai 8.573 ekor. Sedangkan babi mencapai angka 32.017 ekor.
Spoiler for Gambar 2:

Seorang pedagang menyirami kerbau miliknya di Pasar Hewan Bolu, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (29/08/2017).
© Hariandi Hafid /Beritagar.id
Perihal penghargaan atas hewan ternak, tokoh adat Toraja, Tinting Sarungallo (66) punya sebuah cerita.
Alkisah, pada medio 2004, Tinting pernah kena cerca dari seorang ibu yang datang berkunjung ke Kete' Kesu, sebuah kuburan batu yang kini jadi tempat wisata--makam keluarga Tinting.
Ibu yang mendatangi Tinting bergaya parlente dengan menggunakan mobil Alphard. Ia mencecar Tinting dengan pertanyaan nan menyudutkan, "Kenapa orang Toraja begitu bodoh? Memotong kerbau yang harganya ratusan juta hingga miliaran rupiah hanya untuk persembahan."
Tinting sempat terdiam, sebelum mengakui bahwa orang Toraja memang bodoh bahkan cenderung gila dalam urusan ternak. Namun, Tinting belum selesai, dan segera melempar kalimat pamungkas, "Tapi ibu lebih gila, karena mau datang jauh-jauh ke sini untuk menyaksikan orang bodoh."
Bagi Tinting, kebiasaan orang Toraja membeli kerbau sama dengan kegilaan "orang-orang kota" berburu mobil. Berburu mobil, kata Tinting, harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi. Seorang kaya bisa beli mobil mewah, bila pas-pasan mesti lirik mobil ekonomis.
"Ini semua soal kepuasan batin," kata Tinting yang ditemui Beritagar.id di Kete Kesu, Selasa (29/8/2017). "Begitu juga dengan kerbau. Saya akan merasa tolol ketika tidak mampu lalu memaksakan (diri), jadi semua harus disesuaikan."
Pun, kata Tinting, kerbau bukan sekadar sarana gagah-gagahan. Lebih dari itu, kerbau punya makna filosofis bagi orang Toraja. Dalam kepercayaan Aluk Todolo (agama leluhur orang Toraja), kerbau merupakan teman sejalan bagi orang meninggal menuju Puya (surga).
Selanjutnya, relasi nan kuat semasa hidup, mendorong keluarga memberi persembahan kerbau untuk mendiang. Keunikan kerbau persembahan juga berperan dalam perjalanan arwah--menyangkut bobot dan ciri khusus pada tanduk, misalnya.
Konon, semakin istimewa kerbau persembahan, kian mudah arwah menuju pencipta.
Quote:
Mungkin kita sering berpikir, buat apa sih beli kebo ratusan juta sampai miliyaran buat orang meninggal doang,
mending di pakai buat beli mobil...
Kayaknya kita harus memiliki pikiran yang terbuka akan tradisi-tradisi di Indonesia.
Karena setiap tempat dari Sabang sampai Merauke memiliki tradisi dan cara berpikir yang berbeda. Ini lah cara masyarakat Toraja mempersembahkan bagi orang-orang mereka sayang untuk melepas kepergian mereka menuju Puya (surga).
mending di pakai buat beli mobil...
Kayaknya kita harus memiliki pikiran yang terbuka akan tradisi-tradisi di Indonesia.
Karena setiap tempat dari Sabang sampai Merauke memiliki tradisi dan cara berpikir yang berbeda. Ini lah cara masyarakat Toraja mempersembahkan bagi orang-orang mereka sayang untuk melepas kepergian mereka menuju Puya (surga).
Quote:
Buat liat informasi menarik lainnya seperti artikel di atas bisa liat Di marih
Jangan lupa rate bintang 5, tinggalin komentar dan bersedekah sedikit cendol buat ane dan ane doain agan makin ganteng dan cantik deh

SUMUR:
Beritagar.id
Jangan lupa kunjungi thread ane yang lain gan 

Quote:
Perpustakaan Tertinggi di Dunia Ada di Indonesia Gan.
Meski Kembar, Usia Bayi ini Beda Setahun Gan !!!!! [+Video]
GOKIL!, lantai 1 bus ini isinya motor dan lantai 2 nya untuk penumpang
Yang Harus Agan dan Sista Lakukan Jika Godaan Selingkuh Menghadang.
Ternyata bila terlalu banyak makan daging, bisa meningkatkan resiko penyakit ini.
ini gan karet "grafena" yang katanya sekuat baja
Bisakah teknologi menghidupkan manusia tak bernyawa
2 Hal Yang Pantang Dilakukan Bagi Pemilik Mobil Matic
Terntata, Sit Up Tidak Lagi Direkomendasikan
Kenapa Orangtua tega membunuh anaknya
Apa Iya? Penggunaan Bedak Bayi dapat Memicu Kanker Ovarium.
Jangan Coba-Coba Bawa Vape ke Negara ini Gan, Bisa Dipenjara.
Main musik bermanfaat untuk otak (+video)
Tahu, dengan segala manfaatnya buat tubuh
Cara terbaik untuk menikmati wiski
Kiat agar bisa menikmati hubungan intim
Beberapa makanan yang bisa menurunkan kolesterol
Tips penting untuk menjadi lebih produktif
Bikin kangen, inilah permainan tradisional khas Indonesia
Mengenal tipe-tipe pedofil
Tak Hanya Makanan, Bantal juga Bisa Kadaluwarsa Gan.
Bahaya dibalik seringnya movie maraton
ini dia hewan yang bisa hidup tanpa oksigen
Cara jitu ntuk sukses dalam tawar menawar
Kertas tisu ini mampu menambal luka gan (+video)
Ini Bukti Jika Anak yang Berbohong Cenderung Lebih Cerdas.
Ternyata Kurang Tidur Bisa Memperlebar Lingkar Pinggang Gan.
Mengapa wangi bayi begitu menyenangkan?
Depresi bisa dikenali lewat instagram

0
1.9K
Kutip
8
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan