CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60b048ff84d67c0b3e718b3f/tragedi-triangle-shirtwaist-factory-kebakaran-yang-mengubah-kaum-buruh

Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh

Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
Sekitar pukul 4 sore pada tanggal 25 Maret 1911 kebakaranmulai terjadi di lokasi Perusahaan Triangle Shirtwaist Factory di Kota New York. Dimulai dari percikan api kecil di bawah tempat pemotongan kain yang langsung menjadi bencana industri paling mematikan dalam sejarah. Pabrik tersebut terletak di lantai delapan, sembilan, dan sepuluh di Gedung Asch dekat Washington Square Park.

Jungle Cruise, Petualangan Baru Disney Di Layar Lebar

Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang pembuatan pakaian wanita. Pabrik tersebut mempekerjakan sekitar 500 pekerja, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan gadis muda. Titik asal api adalah tempat sampah di bawah meja pemotong kain di lantai delapan. Sumber penyulut api tidak diketahui tetapi kemungkinan besar adalah puntung rokok atau korek api yang dibuang.


Banyaknya sobekan kain yang ada di dalam tempat sampah dan di bawah meja tempat duduk membuat semuanya menjadi sangat mudah terbakar. Api berkobar dan menyebar menjadi neraka dalam hitungan detik. Seorang yang berada di lantai delapan segera menghubungi pekerja di lantai 10 dan memperingatkan mereka tentang kebakaran. Namun tidak ada alarm kebakaran atau cara untuk menghubungi pekerja di lantai sembilan.


Karyawan di lantai sembilan hanya menyadari adanya api dengan melihat adanya asap di tempat mereka. Kepanikan pun terjadi, ada dua tangga yang bisa dilalui karyawan untuk menyelamatkan diri, tetapi salah satunya sudah dilahap oleh api. Beberapa karyawan nekat melewati asap dan menggunakan tangga untuk naik ke atap beberapa menit sebelum tangga habis terbakar api. Mereka selamat tetapi jumlah sedikit.
Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
Tangga satunya seharusnya bisa menyelamatkan banyak nyawa tetapi telah dikunci oleh mandor yang sedang bertugas sebagai pencegahan terhadap pencurian oleh karyawan. Si Mandor, kebetulan bisa menyelamatkan diri tanpa cedera dan membawa kunci pintu tangga bersamanya. Lift barang menjadi rute pelarian lain yang mungkin bisa dijangkau oleh para pekerja yang ketakutan.


Dua operator lift yang berani bernama Joseph Zito dan Gaspar Mortillalo nekat menuju ke lantai sembilan sementara api membakar disekitar mereka. Mereka hanya bisa berusaha menyelamatkan sebanyak tiga kali jalan sebelum lift tidak dapat digunakan.
Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
Lift yang digunakan Gaspar terbakar, menyebabkan relnya melengkung karena panasnya api. Dalam kasus Joseph, lift tidak bisa digunakan disebabkan oleh pekerja di lantai yang membongkar pintu elevator dan melompat ke bawah ke dalam lubang lift untuk menghindari api. Terlalu banyak beban telah membuat lift tersebut makin rusak parah dan tidak bisa digunakan.


Jalan lain untuk menyelamatkan diri hanya menyisakan tangga yang berada di luar, untuk sisa karyawan yang masih terperangkap. Tangga tersebut terletak di sebuah bangunan rapuh yang tidak layak digunakan ketika keadaan darurat. Bahkan tangga tersebut mungkin telah reot sebelum kebakaran terjadi. Panasnya api dan banyaknya karyawan di tangga darurat menyebabkan tangga bergoyang dan roboh. Sekitar 20 karyawan menjemput ajal dan beberapa lainnya tertinggal di sisa-sisa tangga darurat yang rusak sampai api membakar mereka.
Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
Pemadam kebakaran berada di lokasi dalam beberapa menit tetapi tidak dapat memadamkan api dengan mudah. Tangga pemadam kebakaran hanya bisa mencapai lantai tujuh. Tidak ada harapan untuk penyelamatan dan semua rute pelarian sudah tertutup bagi mereka, banyak pekerja yang tidak punya pilihan, selain melompat dari jendela gedung. Sebanyak 146 orang tewas akibat kebakaran itu, 123 perempuan dan 23 laki-laki. Sebagian besar korban meninggal disebabkan oleh luka bakar, menghirup terlalu banyak asap, dan trauma benda tumpul.


Segera setelah kebakaran, pemilik perusahaan Max Blanck dan Isaac Harris, keduanya sempat menyelamatkan diri dari kebakaran dengan naik ke atap. Mereka berdua didakwa melakukan pembunuhan secara tidak disengaja. Setelah melalui proses pengadilan yang panjang, mereka dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan itu, tetapi kemudian dinyatakan bersalah karena menyebabkan kematian dalam gugatan perdata.
Tragedi Triangle Shirtwaist Factory, Kebakaran Yang Mengubah Kaum Buruh
Mereka diharuskan membayar kompensasi sebanyak $75 kepada setiap korban. Selang beberapa tahun setelah kebakaran, Max Blanck ditangkap karena terbukti mengunci pintu darurat kebakaran digedung lain selama jam kerja. Dia dikenai denda untuk pelanggaran tersebut dan tidak satupun dari pemilik pabrik yang pernah menghadapi konsekuensi lebih lanjut atas kematian yang disebabkan oleh kelalaian mereka.


Namun, kebakaran tersebut memacu orang lain untuk peduli terhadap kaum pekerja. Pada tahun-tahun berikutnya, kota New York berada di garis depan dalam memenuhi hak-hak pekerja, mengeluarkan banyak undang-undang dan mengembangkan peraturan untuk memastikan kondisi kerja yang layak, dan mencegah terulangnya tragedi tersebut. Efek dramatis dari kebakaran tersebut begitu signifikan sehingga dikenang hingga hari ini, dengan peringatan yang berlangsung di seluruh Amerika setiap tahunnya untuk mengenang korban meninggal dari kebakaran tersebut.


KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RyuDan2255 dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ashibnu
Halaman 1 dari 2
Emang kadang kepedulian itu baru terpicu setelah ada musibah dulu ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Pintu darurat sengaja dikunciemoticon-Blue Guy Bata (L)

emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Omg...... Yg tewas dlm kasus pabrik di NYC, ada ratusan jiwa buruh yg melayang, gan......emoticon-Berduka (S)

Mlh sebagian besar korban tewas adlh kaum hawa...... emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yoseful
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ternyata tiap tahun terus di ingat yah tragedi ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gua paham kenapa dikunci. dulu pabrik pasti kehilangan barang banyak banget kalo itung stok tiap minggu. itung2 bisa 150-200 juta rugi stok & material per bulan. pelan2 keluar masuk pintu. krn bukan barang logam gak bisa pake metal detector, harus diraba manual tiap keluar masuk pintu. ribet abis kalo ada 200 orang kerja.
skg pabrik pindah ke luar negri. gak ribet, gaji lebih murah, lembur gak bayar extra, rajin, jujur.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Gara2 puntung rokok bekas tukang? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ashibnu dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
waduh jaman dlu safetynya kurang ya
profile-picture
profile-picture
ashibnu dan jiresh memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Safety first
profile-picture
profile-picture
ashibnu dan jiresh memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
emoticon-Gila pintu darurat dikunci?




Ngeri bet ya kejebak dalam situasi kek gitu emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ashibnu dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
bagaimana pendapat kelas menengah ngehe terhadap buruh tersebut ???
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Beberapa tahun lalu pernah kejadian, buruh korek api... Para korban gak bisa keluar karena pintu utamanya di kunci sama mandor (1 akses)
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
jaman dahulu memang pekerja buruh pabrik selalu dianggap remeh, tidak ada UU yang jelas bisa melindungi mereka. tragis sekali kebakaran yang terjadi di pabrik kain tsb, selain kondisi bangunan pabrik yang sudah tua, pemilik pabrik juga mengabaikan keselamatan pekerja bila terjadi kecelakaan. apakah mungkin kebakaran tsb ada unsur kesengajaan.
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
RIP

Tahun segitu udah banyak gedung tinggi belum ya? Dan keknya belum ada ya damkar yang untuk bangunan tinggi..
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Susana pasti sangat mencekam pada saat itu emoticon-Takut
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Emang sekarang udah dibuka?
Bisa masuk ke tangga darurat tapi ga akan bisa dibuka keluar kalo ga dibuka aksesnya.

Biasanya area tangga darurat jadi area smoking room ilegal emoticon-Big Grin daripada turun ke bawah.
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane pernah lihat dokumenternya nih, ngeri banget gan
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Horor banget gais
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Berkembangnya sistem health and safety di lingkup pekerja.
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jaman segitu masih serba awal, sehingga belum ada standar-standar keselamatan yang berlaku secara maksimal. Industri baja modern (dan disusul oleh keberadaan gedung pencakar langit), pesawat telepon, radio, lampu dan listrik baru muncul di paruh akhir abad sebelumnya. Konsep efisiensi tenaga kerja baru dimotori oleh Henry Ford dalam produksi Ford Model T di awal abad.

Ironis sih memang. Tapi evaluasi dari musibah ini akhirnya memunculkan sistem keselamatan yang lebih baik. Sama seperti yang terjadi setelah Musibah Titanic atau Insiden Chernobyl. Yang jelek justru ketika tidak ada tindakan evaluasi setelah terjadinya musibah.
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
waduw emoticon-Berduka (S)
emang belum ada standarnya pas jaman itu
profile-picture
ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di