CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Dunia Kerja & Profesi /
Bosan Kerja? 7 Hal Ini Harus Di Pikirkan Sebelum Memulai Bisnis Mandiri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b51b45c582b2eb37c8b4567/bosan-kerja-7-hal-ini-harus-di-pikirkan-sebelum-memulai-bisnis-mandiri

Bosan Kerja? 7 Hal Ini Harus Dipikirkan Sebelum Memulai Bisnis Mandiri

Memulai bisnis, tentu akan di pikirkan oleh kita semua. Baik yang masih menempuh pendidikan maupun yang saat ini bekerja. Nah bagi anda yang bekerja, bosan, jenuh dan merasa kurang dalam hal penghasilan, tentu saja akan berpikiran untuk memulai bisnis.
Quote:

Selagi masih kerja, masih punya penghasilan tetap dari gaji, ada baiknya pemikiran untuk memulai bisnis itu di pertajam. Berdasarkan pengalaman pribadi dalam memulai usaha, TS kali ini akan menyampaikan hal yang perlu ada, pada saat memulai bisnis. 7 hal berikut mesti di pikirkan terlebih dahulu, sebelum memulai bisnis atau mengambil resiko keluar dari pekerjaan saat ini.


1. Wawasan

Pelajari segala sesuatu tentang seluk beluk bisnis yang akan di jalani. Kita masih ingat dengan kuat, dalam beberapa tahun ini, marak angkutan online, seperti taksi online, ojek online dan bisnis olshop atau toko penjualan online. Ada beberapa diantara kita tentu saja beberapa waktu kebelakang, berani mengambil resiko untuk terjun pada bidang ini. Awalnya, pekerjaan bidang serupa itu di maksudkan hanya sekedar untuk sambilan saja.

Pekerjaan sebagai pengemudi angkutan online atau penjual online diniatkan hanya sebagai sampingan. Tujuan utamanya adalah memulai usaha untuk suatu bidang yang di yakini akan berhasil. Namun, di karenakan wawasan kita kurang tentang bisnis yang sebelumnya kita yakini akan berhasil, kitapun terlarut dalam pekerjaan sampingan. Akhirnya, pekerjaan sampingan menjadi pekerjaan utama. Ini yang sangat di sayangkan.


2. Relasi

Selagi kita kerja, relasi biasanya banyak. Klien kantor tempat kita bekerja dan para mitra perusahaan merupakan relasi kita pula, apabila kita berada di posisi yang bagus atau berhubungan dengan relasi perusahaan. Contoh pekerjaan yang paling banyak peluangnya untuk membangun relasi adalah marketing atau tenaga penjual.

Sayangnya, beberapa diantara kita, alergi mendengar yang namanya marketing, sales, tenaga penjual dan sejenisnya. Padahal, posisi inilah yang paling cepat untuk mendapatkan income besar juga relasi atau jaringan yang luas. Nah bagi yang bekerja di bidang selain marketing, pelajari rekan kerja anda yang berada di posisi itu. Bangun jaringan, jalin tali persahabatan dan jika bisa perbanyak pergaulan dengan para marketing.

Bangun relasi dengan para marketing dan bila perlu jalin kontak pergaulan juga dengan para relasi mereka disaat masih bekerja. Relasi atau jaringan yang ada ini, merupakan bekal utama kita saat melangkah dan memberanikan diri untuk memulai usaha sendiri.


3. Waktu

Manfaatkan waktu sebaik mungkin di waktu kerja, lakukan pekerjaan dengan semaksimal mungkin. Ini berguna untuk memberikan kesan terbaik kepada atasan, bawahan dan semua rekan kerja, pada saat nanti mengundurkan diri. Catatan baik yang kita tinggalkan, tentu akan berdampak baik pula untuk diri kita sendiri.

Jika kita dahulu memulai kerja dengan membuat lamaran, memulai kerja dengan sungguh-sungguh, hingga mencapai posisi sekarang dan merasa jenuh, maka sebelum meninggalkan perusahaan tempat kita bekerja, siapkanlah kesan terbaik. Berikan kinerja terbaik kita semaksimal mungkin.

Waktu kita bekerja terjadwal, libur ada jadwalnya, cuti juga ada waktunya dan kerja juga ada waktunya. Tak jarang kita terkadang mencuri waktu, disaat senggang.

Nah, bila bulat tekat untuk memulai usaha sendiri, jangan sekalipun berpikir bahwa memulai usaha atau bisnis sendiri itu akan lebih santai waktunya. Perlu kita ketahui, saat memulai usaha sendiri, waktu kita lebih lama dibanding waktu kita kerja di perusahaan.Tak jarang kadang kita terjebak dalam pekerjaan yang waktunya tak menentu, karena harus mengikuti waktu luang pelanggan usaha kita. Walaupun begitu, jadwal tetaplah mesti di buat. Ini sebagai bahan koreksi dan evaluasi kinerja kita sendiri.

Ketika kita kerja dengan perusahaan, waktu sudah terjadwal, dan koreksi ada dari management. Tapi ketika kita menjalani usaha sendiri, waktu kita yang atur dan koreksi serta evaluasi datang dari kita sendiri. Alat ukurannya adalah target pencapaian penghasilan yang bisa di dapatkan.


4. Jadwal

Ketika kita kerja, semua jadwal sudah di rancang oleh manajemen. Tapi kita juga bisa mengajukan jadwal sendiri berdasarkan kebutuhan dan pengetahuan di bidang pekerjaan yang kita lakukan.

Di poin ketiga tadi sudah di singgung soal jadwal yang harus di buat, walaupun waktu kita tak menentu. Karena mesti menyesuaikan diri dengan segala situasi dan kondisi yang ada. Waktu kerja kita yang tak menentu tak boleh membuat kita tidak membuat perencanaan atau jadwal.

Membuat rencana atau jadwal dan target hasil kerja ini merupakan doa yang tanpa di sadari. Pepatah bisnis mengatakan, tulislah apa yang akan di kerjakan dan kerjakanlah apa yang sudah ditulis, ada kalanya patut kita renungkan. Disaat kita menuliskan jadwal atau rencana dan target yang di tuju, di saat itu juga kita tak sadar berdoa. Apa yang kita tuliskan membuat doa atau keinginan yang kita harapkan semakin kuat melekat dalam ingatan.
Spoiler for Baca Juga:


5. Kesehatan

Kesehatan tentu menjadi poin paling penting. Ini yang harus di perhatikan. Walaupun kondisi kerja kita tak menentu waktunya. Namun kesehatan badan dan pikiran kita harus tetap terjaga.

Disaat kita masih bekerja, mulailah buat gambaran kondisi kesehatan kita bila memulai terjun bisnis sendiri. Usaha sendiri membuat kita lebih keras dalam memeras tenaga dan pemikiran. Usaha atau bisnis sendiri tidaklah sama dengan bekerja. Dalam bisnis atau usaha yang akan kita jalankan, tidak ada yang namanya gaji buta. Bila ada yang menjanjikan itu siapkan diri kita untuk memiliki rasa kecewa yang besar.


6. Keberanian

Setelah kita yakin dengan kelima poin sebelumnya, maka mulailah pertimbangkan untuk melangkah. Perkuat keberanian kita. Bayangkan, di saat kita usaha sendiri, kita akan kerja sendiri, atur waktu sendiri, mengatur keuangan sendiri dan semuanya serba sendiri. Beranikah kita melangkah sendiri?. Ini yang harus di perkuat untuk di tanamkan.

Ketika keluar kerja, kita seperti keluar dari keramaian kota menuju rimba belantara di tengah malam gulita. Semuanya gelap. Salah melangkah bisa bisa tergelincir masuk jurang atau lubang. Nah di sini kita perlu suatu keberanian yang lebih besar.

Pada poin 1 sampai 5 setidaknya kita punya peta perjalanan. Sudah punya gambaran apa saja yang akan dan bisa di lakukan. Jangan hanya harapkan manisnya saja, namun tanamkanlah pemikiran bahwa ketika mulai usaha sendiri, kita akan bergelut dengan keadaan yang tak menentu. Disini yang harus di pertanyakan kembali kedalam diri kita, sudah punya keberanian kah kita,.????


7. Mentalitas

Mentalitas pantang mundur, ulet dan tekun atau tak mau menyerah dengan keadaan ini di perlukan. Seperti yang TS tulis sebelumnya, sebagian orang beberapa waktu kebelakang berpikiran akan mulai usaha atau bisnis sambil menjadi pengemudi angkutan online.

Namun yang harus kita ketahui, tidak ada suatu bisnis yang berkembang bila di jalankan sambilan. Jikalau ada, itu hanya cerita penghibur saja. Mungkin kita sering mendengar cerita luar biasa tentang seseorang yang melejit keberhasilan nya hanya dengan usaha sampingan atau sambilan.

Yang kita ketahui adalah keberhasilan nya saja. Kita tak pernah menghitung berapa kali kegagalan yang mereka alami. Berapa kali mereka harus jatuh bangun dan berapa kali mereka menangis sedih ketika merangkak dalam bisnis yang penuh rintangan dan berbagai kendala. Disinilah mental kita harus terjaga. Mentalitas hanya berharap yang manis saja, sebaiknya dikubur sedalam mungkin.

Dan mental untuk siap menderita serta menelan pahitnya jatuh bangun perjuangan usaha. Harus di pupuk. Ketika mental merasa sudah cukup siap, maka mulailah melangkah dalam perjalanan baru. Mulailah apa yang sudah dirancang.
Spoiler for referensi:

Karena ketujuh poin ini hanya sebagai gambaran kecil saja atas segala sesuatu yang akan di hadapi. Kenyataannya akan kita rasakan ketika sudah menjalankan suatu usaha atau bisnis yang semula sudah di rencanakan. Dan ketujuh poin ini merupakan secuil bekal untuk menjadi pribadi mandiri, memulai bisnis mandiri dan punya mental mandiri serta ingin memandirikan orang lain.


emoticon-Traveller
Untuk sementara sampai disini dahulu
Sampai jumpa dilain waktu
Diubah oleh arbib
Halaman 1 dari 2
Lihat 2 balasan
Balasan post kenzie16465
Quote:

Anae sudah meluncur ke TKP gan, terima kasih sudah mampir membaca thread belajar menulis soal motivasi bisnis dari ane emoticon-Angkat Beer
Yang pasti harus siap modal juga.. emoticon-Malu

Pernah baca juga, katanya sebelum memulai usaha itu sebaiknya kita udah punya tabungan buat hidup sehari-hari selama 12 bulan ke depan, just in case usahanya rugi atau belum stabil dan cuma cukup buat balik modal doang..
Ane masih nyaman jadi pegawai dulu gan nanti kalau udah punya modal sama siap mental ...
Mungkin ane siap usaha sendiri ...
Oh iya, sama pengalaman ... emoticon-Embarrassment
Quote:


ane yang berterima kasih gan....
Thread ente sangat bermanfaat bagi ane emoticon-Angkat Beer
Ane sukak trit enih... Seperti halnya pepatah Bosnia yang mengatakan:

Teške oči, teške ramena ramena: teška kao i bilo kakva patnja onoj osobi koja je to vidjela, još ozbiljnija za one koji doživljavaju...

emoticon-Goyang emoticon-Goyang emoticon-Goyang
Lihat 1 balasan
Balasan post adolfsbasthian
Mata yang berat, bahu bahu: Berat
seperti penderitaan orang yang melihatnya,
Namun ternyata lebih serius bagi mereka yang mengalaminya

#ane translate pakai google
tambahan satu, harus siapkan bukti ke profesional kita dalam bentuk portfolio untuk mendukung kinerja kerja dimata umum emoticon-Cool
Quote:


Pusing bre bacanya emoticon-Malu
Semua akan indah pada waktunya.. wkwkkw
Quote:


Aiiih... Pasti kurang darah tuh Gan...
emoticon-Mewek
Quote:


Ngak paham bre tulisannya emoticon-Ngacir
Quote:


Cepat minum obat penambah darah Gan...
emoticon-Mewek
Quote:


google translate pun ga ngerti ane emoticon-DP
Quote:


Ke dokter donk Gan... Jangan ke Google Translate...
emoticon-Mewek
Quote:


ok google emoticon-Stick Out Tongueencet
Quote:


Selamat pagi Gaaannn...
emoticon-Goyang
Quote:


selamat menyantap makanan siang :monggo
Quote:


Udah malem Gan... emoticon-Embarrassment

Sekalian Ane gembok yak...
emoticon-Goyang
Lihat 1 balasan
Balasan post adolfsbasthian
Quote:


Ya sudah kalo gitu ane buka lembaran baru
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di