CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Bagaimana Rasanya Kehilangan? Padahal Gini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec79ec8f4d6950ef30cfeaf/bagaimana-rasanya-kehilangan-padahal-gini

Bagaimana Rasanya Kehilangan? Padahal Gini

Bagaimana Rasanya Kehilangan? Padahal Gini

Sumber: klik

Selamat sore sahabat Kaskus 😁. Oh, ya bentar lagi sudah mau lebaran nih. Aku pribadi mengucapkan mohon maaf lahir batin ya. Semoga kesalahanku baik yang disengaja maupun tidak bisa dimaafkan.

Saat pertama kali menulis di Kaskus, ane memang tidak begitu dekat dengan para kaskuser. Namun, entah karena alasan apa membuat Ane jadi terlihat akrab dengan beberapa kaskuser yang ada di sini. Baik yang ane kenal karena join di grup maupun yang suka mendadak komentar di thread ane. Sebelumnya ane mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian yang bersedia berkunjung dan menorehkan komentar berupa kata-kata di thread yang ane buat selama ini.

Ya, menurut ane pribadi dekat hanya sebatas saling berkomentar di media sosial memang tidak masalah. Selama komentar itu dirasa positif dan malahan terkadang jatuhnya kaya curhat colongan juga. Bahkan ada juga yang seolah terkesan kaya lagi PDKT, padahal sih komentar kaya gitu normally banget dan nggak ada spesialnya sama sekali 😁.

Lagian, hanya sebatas di dunia maya yang tak kita ketahui apa dan bagaimana mereka sebenarnya di dunia nyata. Namun, di sini semua seolah terasa asyik layaknya udah kenal banget.

Memang saking seringnya kita saling berkomentar, terkadang hal ini secara tidak langsung membuat kita merasa terhubung satu sama lain. Namun, hanya sebatas "terhubung" atau "terkoneksi" saja loh ya bisa dibilang komunikasi dua arah saja gitu wkkwkw. Atau kata lainnya saat kita mengobrol itu kok nyambung yee 😁. Padahal sih nggak tahu juga kalau semisal kita berjumpa di dunia nyata apakah hal ini bakalan sama terjadi atau justru sebaliknya. Ini cuma perumpamaan saja loh ya, karena ane nggak ada atau mungkin belum ada niatan untuk saling bertemu. Apalagi jarak membuat hal yang mustahil makin terlihat nihil wkwkkw. Sorry, I have to say it biar lebih realistis saja lah Gansist.

Lalu dari uraian di atas tadi, apakah hal ini wajar bagi kalian, kalau tetiba merasakan kehilangan apabila ada salah satu orang yang sering berkomentar kemudian meninggalkan jejak tanpa kabar?
Haruskah kalian menjadi baper dan terbawa oleh suasana hati atas kehilangan jejak dari orang tersebut?

Memang, hal ini pasti ada saja yang mengalaminya. Dan menurut ane hal ini wajar saja sih. Namun, jika hal ini justru membuatmu jadi uring-uringan dan malas melakukan aktivitas karena si dia tak muncul. Itu tandanya hal ini udah jadi toxic dan nggak baik buat kesehatan mental kalian.

Kangen sesaat, rindu sesaat nggak masalah lah. Itu normal banget kok Gansist. Namun, jangan sampai hal ini berlarut-larut di pikiran dan hati kalian Gansist. I mean, hidup ini indah jangan habiskan waktumu hanya untuk memikirkan orang yang belum tentu memikirkanmu juga wkwkwk. So, jika merasa pernah kehilangan seseorang dalam hidup kalian. Biarkan hal ini perlahan memudar dengan sendirinya dari ingatan. Memori otak kita ini juga terbatas kok, jadi nggak usah memikirkan hal yang mungkin hanya menguras energi positif dalam hidupmu.

Kalau kata orang jatuh cinta boleh, tetapi bodoh jangan. Jangan bodoh untuk mencintai orang yang tak patut untuk diberi hati. But, cintai dia yang benar-benar tulus mencintaimu tanpa alasan.

Terima kasih atas waktunya sudah mampir di thread ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 63 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Richy211
64
Cinta ada karena terbiasa....... mon map ya.... tp emang dr yg pernah sy pantau di lapangan kenyataannya seperti itu...


emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lenitan dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
TS Richy211 
KASKUS Plus


Wkwkwk gtu ya om tapi nggak semua kek nyaaa
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di