CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Arsitektur /
All About KPR - Please Read Page 1 - Part 1
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5834dbff54c07a133b8b4569/all-about-kpr---please-read-page-1---part-1

All About KPR - Please Read Page 1

Tampilkan isi Thread
Halaman 156 dari 190


Quote:


Iya.. cim* belum nanya sih.. mw coba proses di bc* dl.. btw yg saldo 125% itu dalam bentuk tabungan? Atw total smua jd include depo, obligasi, asuransi?


Quote:


Ini bank apa yg bisa sampe 3 bulan? Punya temen di mandir* maks 1 bulan klw lewat nti harus ajuin ulang kata marketingnya emoticon-Turut Berduka

Spoiler for sppk:
Diubah oleh jemmygun
Quote:

ane pake bt*s gan, masa berlaku sp3k 3 bulan, bisa diperpanjang 3 bulan lagi, tapi update beberapa dokumen yg diminta bank
Quote:


Betul
Itu bisa gabungan 8 rekening kalo gak salah dlm 1 family ya.
P*rmata dan *CBC N*SP juga sama ada programnya cuman kalo p*rmata bisa 5 rekening, *CBC 1 rekening.
Rajin tanya2 aja ada promo apa aja ya.

Quote:


Buat surat pengajuannya aja dulu diatas materai, penerima siapa dll dicatat dan rajin follow up.
Penalti gak bisa seenaknya aja 5%
Gak urusan sama aturan baru atau apalah itu, coba dinego aja bahwa itu gak sesuai dealing apalagi PKnya notariil itu ya kan ?
Harus segera dan cepet follow upnya kalo gak mau rugi waktu, bilang aja slow "kalo gt saya mau take over ajalah blablabla" emoticon-Big Grin

Quote:


Betul
Itu bisa gabungan 8 rekening kalo gak salah dlm 1 family ya.
Make sure lagi aja sm pihak marketingnya (ada tuh salah satu agan diatas emoticon-Big Grin)

Cheers emoticon-kiss
gan emang klo beli sama developer, stepnya gini ya:

1. Booking fee
2. Dp ke rekening pt developer
3. Baru akad

Bukannya akad baru bayar dp ya gan?
Quote:


Salah satu syaratnya memang telah minimal 2th. Tapi biasanya bisa kok.
Mendingan dicoba aja Gan.

Quote:


Rata-rata memang DP dulu baru akad Gan.

emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
strangekl memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


1. PPJB dan AJB, tapi terkadang sudah disubsidi oleh developer, jd konsumen tidak perlu bayar.

2. Umumnya bank meminta dana talangan mengendap di rekening sampai nanti cicilan lunas baru bisa kita ambil, biasanya nilainya setara dengan 1/2/3 bulan cicilan. Ada juga bank yang tidak menerepkan hal tsb.

Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Halo gan,
Singkatnya = tidak bisa.
Secara hukum, rumah indent hanya bisa diproses bank rekanan developer saja.

Jika bank belum rekanan, syarat kondisi rumah :
- Rumah sudah siap huni
- Sertifikat, IMB, dan PBB sudah pecah dari dokumen induk (jika beli dari developer) dan sudah atas nama penjual saat ini.

Jika rumah sudah siap huni / sudah ada bank rekanan, kami bisa bantu proses KPR ke bank (termasuk ke bank rekanan developer) dan agan bisa bandingkan terlebih dahulu suku bunganya supaya dapat paket termurah. Caranya :
a) Kunjungi Sikatabis.com
b) Pilih bank / klik tombol hijau “Masukkan Aplikasi (Gratis)”
c) Isi formulir di Sikatabis.com (jelaskan juga detil situasi, request, atau pertanyaan di box "Catatan”)
d) CS Sikatabis.com akan menghubungi agan, dan akan memberi nomor staff KPR bank yang dipilih.

Semoga membantu emoticon-Jempol

Hallo agan agan emoticon-Keep Posting Gan

Yang mau pengajuan KPR,MULTIGUNA

Kpr secondary
7,25% fix 3 Tahun

Take over
6,75% Fix 3 Tahun

Multiguna
8,88% Fix 3 tahun

Hub WA 08170148401
Halo gan mau minta saran,
utk bank yg proses acc nya lebih mudah utk pengajuan KPR rumah second, dengan plafond 80% better dimana yah?
boleh share disini masalah kpr btn?
saya mau pindah kota dari palembang ke pekanbaru, di palembang saya ada ambil rumah kpr btn sudah jalan 4 tahun. apakah saya bisa over kredit kan via bank btn??apakah saya bisa dapatkan kembali uang yg sdh saya setor??prosedurnya gmn ya??mohon infonya kalau ada udh pengalaman....
Quote:


Kemudahan proses KPR tidak bergantung dengan Bank nya Gan.
Tapi bergantung dengan AO yang prosesnya

emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:


Nice Info.

Quote:


Boleh, nama Bank mohon disamarkan menjadi B*TN

Quote:


Rumah yg di Palembang dijual saja.

Ilustrasi:
Rumah Palembang laku 100jt
Sisa Hutang Pokok KPR ke BTN 50jt.

Maka yang 50jt dari pembeli masuk ke Rekening Agan.

emoticon-I Love Indonesia (S)
jadi saya jual dgn asumsi sdh lunas, saya ambil sertifikat dll nya. kemudian dijual dgn harga pasar. selisihnya nya masuk rekening. bner bgt ya??
Halo gan, ikut nimbrung soal KPR dan kegalauan ane mau ambil rumah di bekasi.

Ane berusia 30th, menikah, dan punya anak 1. Pekerjaan karyawan swasta (permanen) THP 18jt/bln dan istri sbg ibu rumah tangga. Saat ini ane masih ada cicilan ruko scara cash bertahap ke developer sebesar 14jt/bln, masih 21 bln lagi, saat ini ane tgl di apartemen.
Kegalauan ane, sejak punya anak, ane ngerasa lingkungan apartemen ga memadai untuk tumbuh kembang anak. Ane kasian lihat anak bermain dgn space yang sempit di apartmen. Ane tertarik dengan penawaran salah satu developer besar di bekasi (Sumb*k) untuk rumah dgn harga 1.4M. Kondisi uang ane saat ini baru punya 220jt, dengan harga rumah yang sgitu mahal buat ukuran ane, ane ambil opsi ambil cicilan DP 10% selama 12 bulan lalu dilanjutkan KPR.

Pertanyaan ane,
1. Apakah BI checking ane masih dianggap kosong, walaupun saat ini ane punya cicilan cash bertahap ke developer yg lain?

2. Kira2 dengan kondisi finansial ane diatas, bisa memperoleh KPR 90% sisanya? berhubung ane masih harus memperhitungan biaya akad + sisa angsuran ruko 9 bulan lagi?

3. Dari developer diinfokan serah terima rumah 23 bulan dari PPJB, kira2 apakah BPHTB dibayarkan ketika akad atau tidak? Krn kl pas akad, sudah yakin ane ga mampu.

4. Di brosur developer ane, apabila KPR ditolak dan tidak bisa dilunasi, maka DP beserta angsuran yang sudah masuk dipotong 50%, cukup sadis buat ane pribadi. makanya sebaiknya ajukan KPR setelah DP lunas dicicilan ke 12 atau setengah tahun sebelum DP lunas sudah mulai cari2?

Ane sangat menghargai agan2 yang memberikan respon sekecil apapun.


Quote:


1. kurang tahu pasti, mungkin tidak masuk slik

2. KPR sih bisa2 saja, apalagi kalau orang KPR bank lagi kejar target, KPR dijamin dapat emoticon-Ngakak

cuma kondisi finansial agan yang akan keteteran nanti,
THP 18 jt/bulan, sudah dipake cicilan ruko 14 jt/bulan, dan asumsi sisa nya 4 jt untuk biaya hidup 1 bulan keluarga saya rasa benar2 minim banget, tidak ada yang bisa ditabung dari THP
akhir nya tabungan agan yang 220 juta dipake untuk bayar DP nya , dalam satu tahun akan berkurang 140 juta , sisa 80 juta saja nanti

cicilan rumah harga 1,4 M untuk 20 tahun kasar nya sekitar 8 jutaan/bulan

asumsi tidak ada biaya laen2 , dengan sisa tabungan 80 juta masih bisa dipake buat bertahan 9 bulan hingga cicilan ruko selesai
tapi sayang nya ada biaya laen2 waktu jual beli rumah (bphtp, asuransi, fee notaris, dll)

3. bphtb dibayar saat akad kredit

4. segera survey kpr bank semakin cepat semakin bagus, banding2 kan bunga, cari promo / deals / cashback


Apartemen yang ditinggali sekarang milik sendiri atau sewa ? bisa dijual kalau milik sendiri buat biaya KPR dll

Ruko yang di cicil sekarang untuk apa ? ada rencana buka bisnis ? ada kah kemungkinan untuk tinggal di ruko tersebut daripada beli rumah lagi ?

kalau memang terpaksa banget butuh rumah , bisa dipertimbangkan untuk kontrak rumah dulu saat ini sambil nabung buat KPR dll

cari tambahan penghasilan lagi, freelance atau apa , jadi driver grab/gojek , jualan online
profile-picture
aw4ever memberi reputasi
Diubah oleh VenTIi
Quote:


Thanks masukannya gan. Really appreciate.
Yg agan utarain memang benar, dilema ane memang blm ada dana cash lg buat backup biaya akad ditambah bphtb setelah DP lunas.
Ane sebenernya masih ada saham senilai 80jtan dlm kondisi floating loss, atau jual mobil yg mungkin cm dpt 70jtan. Tp ane masih ga berani sampe habis2an gt, tp kl ga modal nekat jg ga bakal bs beli rumah.

Ruko dl ane beli untuk invest alias disewain, skr posisinya msh kosong blm tersewa tp ada potensi dr situ. Utk apartemen, milik orang tua jd utk biaya sewa ga ada. Kl ane jd beli rmh, otomatis ane kembalikan apt tsb ke orang tua.

Untuk gaya hidup ane dan istri memang sederhana, hanya dgn semakin tumbuhnya anak blm lg biaya sekolah otomatis operational cost makin membesar.

Sory jd curhat OOT. Back to KPR, ane tanya dgn rekan kantor ane kl angsuran KPR bs lebih dr 50% bukan 30% selama itu pembelian rumah pertama dan THP>20jt. Apa benar bgtu?
Kata rekan jg kl punya kartu kredit dan konsisten tepat bayar jg bs bantu approvalnya. Sementara ane ga punya cc.
Kira2 dgn kondisi spt itu, apakah worthed utk "nekad" beli rumah?

Thanks masukannya.

Mohon Saran dan Masukannya Terkait KPR Rumah Bekas (Rumah Second)

Ane dan Istri berencana ingin mengajukan KPR Rumah Bekas (Second) dengan Harga Deal dengan Pemilik maksimal 450 juta.
Saat ini tabungan ane, hanya sekitar Rp. 80juta.
Penghasilan per bulan (Join Income); Rp. 13.000.000, sudah bekerja lebih dari 2 tahun.

Yang jadi permasalahan:
1. Nama dan data ane sudah digunakan oleh Om ane utk ambil KPR rumah subsidi daerah Bogor seharga 150jutaan, dan cicilan per bulan sekitar 1,5jutaan selama 15 tahun.
Mohon maaf, untuk case ini sebenarnya ane awalnya ane ga bersedia, tp karna faktor dan pertimbangan lain, akhirnya ane bantuin om ane.. Intinya, untuk Rumah pertama ini, bank pasti mencatat ane sebagai Kreditur, walopun bukan ane yg mengangsur. emoticon-Frown

2. Rumah yang bakalan ane beli buat ane pribadi ini, bakalan jadi rumah KPR rumah kedua dengan resiko ane harus siapkan DP atleast 30%. Krn dulu wktu KPR rumah pertama ane cm siapin data dan tanda tangan mengingat peuntukan rumah dan cicilan bukan ane yg tanggung, jadi ane ga gitu ngurusin.

Nah dari dua permasalahan ini, ane udh sempat baca² dari beberapa page, dan juga beberapa artikel mengenai KPR Rumah Second.

Saat ini, ane dan istri mempunyai 4 Rekening (1 Rek trf Gaji ane BC*, 1rek trf gaji istri ane M***i, 1 rek tabugan BC*, 1 rek BT* dipegang om ane)

Yang mau ane tanyakan,
1. Apakah semua rekening tsb, harus disiapkan rekening korannya?

2. Kalo diliat dr syarat pengajuan KPR, ada biaya administrasi, provisi, appraisal, dan KPR. Apakah biaya tsb, langsung dibayarkan saat pertama kali datang?
Apakah ada bank yg bisa memperbolehkan biaya tsb, setelah data ane dinyatakan lolos untuk bisa KPR rumah kedua?
Termasuk kepengurusan biaya lain-lainnya seperti notaris, pajak, dll.

3.Mengenai appraisal rumah
Ada beberapa agent properti yang suka mengakali supaya plafon pinjaman yg diberikan bisa cukup besar, agar DP rumah menjadi kecil. Apakah hal tsb akan berdampak pengaruh kepada biaya pajak dsb?
Misalnya kasusnya seperti ini,
Harga deal saya dengan penjual sbenarnya adalah 450juta. Supaya dapat plafon pinjaman lebih.

Lalu, saya datang ke bank dengan bilang harga rumah senilai 600juta, setelah diappraisal harga rumah menjadi 500juta, sehingga ane dapet plafon pinjaman 80% X 500juta (harga appraisal)= 400 juta. Jd, ane bisa DP ke penjual hanya 50juta.

Yang menjadi pertanyaan ane kembali, berapa %biaya provisi, %biaya KPR, %biaya pajak? Yang 600 juta (saat pertama bilang) atau 400juta (plafon pinjaman)

4. Dengan penghasilan per bulan (Join Income) sebesar 13juta, apakah memungkinkan mendapatkan plafon pinjaman senilai 400juta?

Mhn dengan sgt informasi yg dberikan. Supaya ane ga salah langkahemoticon-Sorry
Dan mohon rekomendasi bank, yg sesuai dengan cerita ane, utk lebih mempermudah proses Kpr ane.
profile-picture
aw4ever memberi reputasi
Diubah oleh epoy.kupax
Quote:


kalau sekarang biasa nya angsuran KPR bisa lebih dari 50% , tapi dilihat juga kondisi keuangan kita, apakah kita sanggup angsuran KPR lebih dari 50% THP dengan segala pengeluaran bulanan dan cicilan yang kita punyai, ini silakan dihitung2 sendiri

dulu pengalaman waktu apply KPR karena punya banyak CC , orang KPR bank minta semua CC dibayar lunas dan minta bukti bayar nya, untung nya ga ada cicilan dalam cc dan biasa bayar lunas tiap bulan emoticon-Hammer
jadi kalau menurut saya, orang KPR semakin suka kalau tidak ada tanggungan hutang/cicilan disertai dengan income yang tinggi, ratio income dan pengeluaran bagus lah

saran saya, siapkan dana darurat dulu apalagi sudah punya anak minimal sekitar 6 x pengeluaran rutin bulanan
kalau sudah ada dan dihitung2 bisa silakan lanjut
profile-picture
aw4ever memberi reputasi
Quote:



1. lebih baik disiapkan semua untuk membuktikan gaji yang masuk dan jumlah uang yang dimiliki

2. appraisal biasa nya dibayar lebih dulu saat mau appraisal rumah, yang laen nya saat akad

3. biaya KPR berdasarkan plafon yang dipinjam, bphtb berdsarkan harga jual

4. coba dihitung sendiri, dari 13 jt berapa yang bisa disisihkan tiap bulan untuk KPR, apakah cukup untuk kpr 10 tahun / 15 tahun / 20 tahun
malam gan, saya share pengalaman saya ya :

Quote:


malam gan, saya share pengalaman saya ya :
1. Besar kemungkinan kosong, krn developer bukan lembaga finansial dan gk terdaftar di OJK.

2. Pengalaman saya ajukan kredit konsumen, selain dari THP bank akan cek cash flow dan aktivitas di rekening. Semakin aktif transaksi keluar apalagi dengan nominal besar dan sisa uang di akhir2 bulan 'tipis' akan tanya apakah ada rekenin lain sbg simpanan sbg backup dari rekening utama. Apalagi stlh di cek ada transaksi keluar 14jt/bulan dan rutin pasti jd pertanyaan.

3. BPHTB tergantung, saya waktu beli rmh dr developer dia mau BPHTB dibayarkan sblm akad atau langsung setelah DP beres. Tapi teman di developer lain baru ditagih setahun kemudian, bahkan bisa ditangguhkan dengan membayar sejumlah uang, ada lagi teman di developer lain bisa dicicil tiap 2 bulan (6x setahun). Harga rumah makin tinggi, bisa jadi developer punya kebijakan yang meringankan jadi sebaiknya cek ke developer langsung. Kalo harga rmh 1.4M, BPHTB bisa di kisaran kurleb 90jtaan.

4. Ada developer yang proses KPR boleh mulai di submit ke bank -1 atau -2 bulan sblm DP lunas, jadi selama itu kita bisa atur keuangan. Tapi ada developer yang dari awal masuk uang muka KPR udah disuruh proses dan nanti perpanjang SPPK per 3 bulan (tergantung bank) sampe final ke akad kredit, saran saya coba proyeksi dalam 1 tahun keuangan agan akan bagaimana, brp bisa saving tiap bulan, apakah ada pinjaman2 yg bs dilunasi.
Mengenai uang dipotong 50% emang sadis juga biasanya hanya pajak yang sudah dibayarkan yang gk bisa di kembalikan atau minimal ditolak 3 atau 4 bank uang balik kecuali pajak yang sudah dibayar. Tapi balik lagi ke waktu dan effort disisi developer, krn biasanya kalo agan ditolak bank/cancel, rumah balik lagi ke developer dan dijual lagi ke customer dengan skema DP cicilan lagi, artinya developer jadi makin lama balik dpt duitnya.


Quote:


1.Tidak harus, rekening payroll yang utama. Tapi spt jawaban saya di pertanyaan sblmnya, kalau rekening payroll cashflow nya terlalu aktif sampe 'tipis' sampai menjelang gajian lagi, baru diminta apakah ada sumber dana dari rekening lain.

3. Gk juga, tim appraisal gk cuma berpatok dgn harga deal antara pembeli dan penjual. Dia site survey ke lokasi, lihat kondisi bangunan, lingkungan sekitar, akses jalan, dll termasuk harga baru/second pasaran dilokasi. Pihak bank juga sudah punya data SPPT PBB untuk dilihat NJOP tanah dan bangunan dan akan dinilai tanahnya brp jt dan bangunan brp jt, pas agan submit KPR biasaya akan diminta fotokopi SPPT PBB tahun berjalan.
Jadi agan harus siap2 dari angka deal 450 juta, bisa jadi appraisal bank hanya di kisaran kurleb 380-400jtan. Kalau mau bilang deal 600jtaan pun gpp, tapi tim appraisal tetap akan menilai dari paramter2 diatas, wajar gk harga rmh ini 600jt scr kasarnya spt itu.
Biaya KPR dll dikenakan dari plafond di setujui, BPHTB itu dikenakan dari harga jual beli.

4. Bisa coba cek di simulasi kpr di website bbrp bank di indo, brp maksimal plafond yg bisa didapat dgn penghasilan tsb dan dikurang 1.5jt cicilan om agan, krn bank taunya KPR berjalan atas nama agan. Nilai plafond jg dipengaruhi berapa lama masa kredit yang diingikan.

Rekomendasi bank, selain program bunga fix, atau fix n cap terlama, cari bank yang kalau mau pelunasan dipercepat atau pelunasan sebagian gk pake ribet banyak aturan. Saya pake bank m*nd*ri 2x cukup mudah untuk proses pelunasan dipercepat.
profile-picture
profile-picture
strangekl dan aw4ever memberi reputasi
Diubah oleh hilmania
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 156 dari 190


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di