CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
TNI vs Avanza , sudut pandang yang berbeda
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52e12161bfcb17681b8b4615/tni-vs-avanza--sudut-pandang-yang-berbeda

TNI vs Avanza , sudut pandang yang berbeda

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 146 dari 199

Semoga menginspirasi kita semua untuk lebih bijak dalam menyikapi sesuatu

Kata kata Presiden John F. Kennedy memang dashyat menggelegar "Jangan tanyakan apa yg Negara berikan kepadamu, tapi apa yg sudah kamu berikan kepada negara". Negara yg hebat, kuat & maju. Karena warga negaranya sendiri yg bergotong royong memajukan negara itu, bukan karena Negara yg sudah membuat warganya hebat . Logikanya Negara hanyalah sebuah organisasi, mana bisa mengurus semua penduduk Indonesia yg berjumlah ± 238 juta jiwa dengan hasil maksimal tanpa ada kerjasama & kesadaran diri dari penduduknya sendiri #IMHO

Eh kok awalnya ngomongin itu ye heheemoticon-Ngakak
Oke lanjut ke bawah y mas & mbak2 emoticon-Smilie



Kenyataanya banyak masyarakat saat ini yg kadang juga keterlaluan mentang mentang bayar pajak, tapi kelakukan sikap kayak orang gak berpendidikan g tahu sopan santun, ga heran kalau kejadian TNI kemarin yg sama mobil xenia sampai seperti itu. Ditambah ternyata memang kelakukan & sikap korban ternyata jauh dari kata orang yg bependidikan, terlihat korban suka mencemooh pihak berwajib dari status statusnya di twitter. Ironinya saya ngeliat si korban sampai famili korban membuat info yg terkesan provokasi, sampai sepertinya sukses membuat banyak orang kepancing untuk emosi sampai menyalahkan & mengutuk semua anggota TNI.
Berikut linknya silahkan dinilai sendiri...
Spoiler for Pengguna Facebook yg sepertinya masih famili korban, telah sukses memprovokasi masyarakat :



Pertanyaanku apakah semua anggota para TNI itu buruk, tidak juga kan ? Banyak orang orang terutama di medsos suka berkomentar & mengutuk sesuatu kejadian tanpa tahu penyebabnya yg jls, asal ngomong tanpa tahu sumber & fakta yg ada dalam menyikapi sesuatu, seolah sudah menjadi orang yg paling merasa benar & tahu . Kalau ada yg bilang TNI sudah dibayar negara & seharusnya mereka mengayomi masyarakat. Mereka slalu siap sedia lo , ketika ada bencana mereka orang orang pertama yg biasanya ditugaskan di suatu wilayah untuk menolong & evakuasi di tempat kejadian, tak peduli seberapa sulit kondisi medan yg harus ditempuh. Sekarang coba berfikir... kira kira seandainya saja yg seperti itu kita masyarakat biasa ini, yg belum terampil seperti mereka sanggup melakukan hal itu, ? Ngomong gampang lo tapi ngejalanin kenyataan realitanya tak semudah bibir berucap.

Lalu kenyataanya mereka para TNI juga banyak kok yg ditugaskan ke pelosok pedalaman dan pulau pulau kecil hanya untuk menjaga keamanan Indonesia, bayangin mereka makan dengan logistik yg terbatas, salah satunya, masih banyak anggota kopasus juga yg diterjunkan menjaga suatu wilayah dgn cumang berbekal 1 belati dengan logistik minim. Sekali lagi melihat suatu masalah, konflik jangan dari 1 sisi saja, kemudian main hakim sendiri seolah kita ini adalah Ratu Adil, orang yg paling pantas untuk menghakimi seseorang. Apa mungkin banyak teman2 yg tidak tahu bahwa banyak dari anggota TNI terpaksa ditugaskan jauh dari keluarganya berbulan-bulan bahkan bertahun tahun untuk bertugas membela negara, dikasih kesempatan pulang pun biasanya cumang sebentar. Beban seorang yg berprofesi sebagai TNI itu lebih berat daripada masyarakat biasa yg bisa tinggal enak, bisa berkumpul dengan keluarganya. Satu hal yg masyarakat harus tahu bagi TNI asal negera ini aman bebas dari penjajah mereka sudah senang, mereka juga gak pernah kan ? minta belas kasihan dari masyarakat Indonesia, yg ada mereka yg biasanya berbelas kasih untuk membantu masyarakat Indonesia yg mengalami bencana atau musibah. Aku yakin bagi setiap org "Keluarga adalah segalanya juga kan ". Bersyukur saja yg sudah bisa hidup enak bersama keluarga tanpa harus slalu ikut latihan militer setiap hari, bisa sekolah tinggi, dan menikmati apa yg ada sekarang. Kalau seandainya setiap warga negara Indonesia wajib militer mungkin mereka akan lebih mengerti arti solidaritas, dan rasa nasionalis.. #imhoemoticon-Matabelo

Lalu mengenai opiniku, seharusnya yg harus tetap dijaga dari Indonesia yaitu rasa saling menghormati, sikap mengayomi serta toleransi. Selama di Indonesia masih ada orang orang yg merasa, rasnya paling tinggi, suka mendiskriminasi suku dan kulit tertentu, bisa jadi mungkin ga bakal lama Indonesia Perang saudara. Kalau pribuminya sendiri saling perang, yg suka & tertawa adalah Negara-Negara maju yg mengincar Indonesia.

Pesan buat teman-temanku yuk banyak banyak baca buku sejarah, belajar menganalisa masalah, mencari info & membuka wawasan lebih luas, biar kita gak dibodohin & diadu domba dengan saudara sendiri . Pribumi itu menurutku ya semua masyarakat yg sudah jadi WNI, dan itulah Indonesia, Sadar gak seh Negara kita namanya bukan Negara Suku atau Negara Kepulauan tapi Negara INDONESIA. Kita lahir, kemudian makan dari hasil apa yg ada di Negara ini, kita hidup dari air yg ada di Negara ini, dan itu kita orang INDONESIA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! yuk kita belajar untuk rasa saling menghormati, terutama sikap mengayomi serta toleransi antar sesama, insyallah semua pasti akan menjadi aman, nyaman emoticon-Malu (S)emoticon-I Love Indonesia (S)


emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Diubah oleh dezxa
Quote:


tank, dengan kata lain leopard 2A4 TNI AD emoticon-Ngakak

sebenernya itu jadi gak nabrak, tapi "melintasi" emoticon-Ngakak



maklum gan dah terlalu panjang, omongan gw juga jadi makin beler emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh TamanBinatang
Quote:


Setubuh gan , ane di pgl padang bengkok juga biasa aja
Quote:


emoticon-Ngakak "melintasi" garis miring melindas emoticon-Ngakak
Quote:


udah ngata ngatain tag gw, malah analisanya lebih lucu lagi

situ mantan pelawak yak ? emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

pilih mati konyol atau membunuh? itu si bani kerempeng loe kata bisa ngebunuh 5 truk isi tentara semua?

sorry, gw gak bisa nganggep postingan loe serius lagi emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


Quote:


ya maka itu, saya juga ndak bilang si bani alay ini bener, sepertinya dia juga salah. tapi...ya kembali...masak tentara NKRI mau di-downgrade kualitasnya hingga tidak beda dengan si bani yang alay, ya jangan sampai kan.

apalagi rasis...nah itu kalau memang benar membuat (kalau saya) ndak simpatik. salahya salah...tapi apa perlu dibawa2 ras, nanti sebentar lagi agama pulak dibawa2, kan berabe.
Quote:


tetep aja gans, mau masalah dijalan kek, berantem sama tetangga kek, digamparin polisi TNI kek, sampe digebukin dirumah sakit, kalo udah rasis, udah keliwat batas. urusannya sampe bhineka tunggal ika itumah.
Quote:


let it be lah...

wow cari pasukan bantuan utk eropah eropah......xixixizizmalu ama pampers

Quote:


Quote:


tuh kan gan bener apa kata ane, TNI dah salah ke lokasi banjir pake truk, mestinya ntu leopard dikeluarin aja, bani terlindas, no sara, TNI bilang "oh sori gak sengaja" atau "keknya gak ngelindes apa2 dah", semua senang












sori cman becanda jangan dibawa serius komen ane
emoticon-Ngacir
Quote:


nah kalo diskusi kek gini khan enak masphutuu emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

saya tetap berpendapat bahwa saya lebih suka bahwa langkah "kekerasan" TNI itu lebih mengarah keluar (dalam artian hubungan dengan negara lain ato tentara pihak lain), dibandingan dengan rakyat sipilnya sendiri.

makanya saya ambil contoh yang paling gampang, ya itu tni penjaga perbatasan. kalo anda merasa tersinggung dengan ucapan saya, tentunya hal itu bukan tanggung jawab saya lagi.

mengenai masalah persepsi, itu terserah orang yang membaca post saya, karena saya tidak akan memaksakan kehendak saya kepada orang lain. kalo ada yang bilang, bahwa saya pukul rata, silahkan saja. kalo ada yang bilang hanya oknum, juga silahkan saja.

bagi saya, tni ya tni, dan beni adalah rakyat sipil seperti lainnya yang terkadang melakukan kebodohan, tapi tentu tidak perlu kebodohan macam itu dijadikan alasan untuk melakukan teror terhadap dia.

Diubah oleh komandan gegana
Quote:

konotasi lah ya gan, selama ini kata itu dihubungkan sama apa aja sih kira"? kebanyakan yang bagus" gak? apa malah banyak jeleknya?
sama halnya kayak kata JANC*K (maap) yang khas surabaya, ada yang menganggap panggilan pertemanan, tapi juga ada yang ngerasa diajak berantem kan? knp? karena yang satu dari kecil udh ketemu tmn" yang mengucapkan kata itu sebagai sapaan akrab (Gus Dur misalnya) yang satu merasa kalo kata" itu kasar, cuma buat melecehkan atau ngehina orang aja. sama deh kayak "cina". tinggal banyakan mana? yang ngerasa dilecehkan apa ngerasa itu panggilan pertemanan. IMHO lagi ya

Quote:

kayaknya sih ini banyak BLOW UPnya ya, entah media apa si bani-nya. ya persis kata bro mahesamesh: mungkin aja buat tutupin kegoblokannya si bani, sama biar dapet coverage/ekspos dan dukungan yang lebih besar lagi, makanya unsur 'sensitif' ini dimasukkan
g ada yang punya fotonya bani kan? sapa tau dia malah keturunan arab (misal), kan udah ketauan boongnya kan

Quote:


kaga ada bukti nyata rekaman tni blg rasis kok bro, jangan dibawa" dulu deh topiknya emoticon-No Sara Please iya kan bro emoticon-Malu (S)
menurut saya sih masih sama, ini ada unsur bumbu MSG buat beritanya/kejadiannya
Ini kok ane baca sampe akhir, leader regional sama Beberapa kaskuser sama sama debat terus, jatohnya nggak lagi diskusi menurut ane.

Menurut ane, kesimpulan sudah ada di pejwan oleh TS, permasalahan prinsip pribadi mengenai apa seharusnya TNI bertindak kasar atau tidak, tinggal kita menunggu keputusan polisi militer. Berdiskusi sah saja, misalkan mengenai hukuman apa yang akan diberikan pada tersangka bani oleh kepolisian atau hukuman apa yang akan diberikan kepada oknum anggota TNI oleh polisi militer.

Aneh aja menurut ane, hal kaya gini bikin kita debat kusir kesana kemari sampe mungkin bikin permusuhan baru. Daripada berdebat gini, apa nggak sebaiknya kita melakukan sesuatu untuk orang orang di sekitar kita, misalkan, memberi tahu kepada anggota keluarga, rekan kerja, dsb supaya kita nggak melakukan kesalahan yang dilakukan oknum TNI dan si bani tersebut?
Quote:


untuk yang 1 : sudah jelas

untuk yang 2 : coba agan dibalik pemikirannnya. seandainya agan (didalam mobil agan dengan keluarga agan ) dibelakang mobil papanza dengan pengemudinya si bani, membahayakan diri keluarga agan ? apa yang agan lakukan?

untuk yang ke 3 : intinya ane quote dari agan mahesamesh

Quote:


itu yang ane bold. ane juga mau tau sih gan, ini dia memang sengaja atau apa,bawa2 ras segala?? hal ini memang cuma dia dan para tentara itu yang tau. tentara2 itu memang salah, tapi, mohon maaf gan, mereka berbuat seperti itu karena, ya bisa dibilang jengkel.

dalam keadaan ingin bertugas, dihalang2i seperti itu, ane juga marah lah gan. kalau hanya disenggol mobilnya, terus jalan begitu aja, pasti dibilang tabrak lari lah, nggak bertanggung jawab lah, atau apalah seperti yang dibilang agan ini
Quote:


Tetapi, apakah dengan turun dan merusak mobil menjadi pembenaran. sekali lagi, menurut pendapat ane, itu salah.

ane hanya ingin berpendapat, hal ini tidak perlu terjadi kalau pengemudi papanza bisa kooperatif

tapi dari capture dari twitter pengemudi papanza, dia orangnya labil. liat aja
Quote:


Quote:


mobil pemadam kebakaran, gan (sepengetahuan ane) CMIIW
Diubah oleh buldogband
Emangnya ngapa malu dibilang cina? Emangnya bukan? Emangnya juga ngerasa numpang makan? Cina dikatain monyet baru deh marah....daripada ngadu domba si dani meending weeh suruh ngadu ayam...
wooooi TNI yang tegas pliiiiis....
Quote:


tapi gak dengan bikin ID 15 menit yang lalu juga lah komennya emoticon-Cape d... (S)
Quote:


gw juga heran, ngasih pandangan yang berbeda bisa ampe diancam mo disamperin segala, terus katanya ID gw mau dicatet lah emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

Quote:


iya bener kata om, itu soal konotasi, apa yang dipikir saat denger kata cina. buat org cina macam gua yg lahir besar di semarang, dibilang cina (cino) mah biasa, dan no hurt feeling ya. kita nyebut org cina di medan, internally ya cino medan, ndak ada yg tersunging. sama mungkin saya kasi analogi macam ngomong "matamu!" nah di lingkungan saya dibilangin matamu ya becanda, paling ditimpali dengan ketawa, tapi ada daerah di jawa tengah yang menilai ituw kurang ajar.
atau contoh lain...di kupang org bisa dilaporin polisi ngomong pukimai...padahal buat kita (at least saya) itu mah becandaan. nah kurang lebih begitulah...

yah saya juga to be honest mah berharap ini hanya blow-up si bani alay ituw, jangan sampai tentara NKRI sudah terjangkiti virus rasisme, isa pecah2 dalam konflik sektarian NKRI kita ini.

Quote:


hehehe...gini gan... ngerti arti model bani yang ane maksud ga?

dari cerita agan viko..udah keliatan model2 begini ane asumsikan model provokator semi2 psikopat gt..udah salah malah ngamuk...jadi bukan si bani yang sebenarnya dalam kasus ini

belom ngerti?... ini misal ada tokoh yang dianggap psikopat misalnya si iceman (richard kuklinski--> googling aja kalo ga kenal) contoh : ane cerita model kayak si iceman ini kalo di sakiti sedikit saja pasti ga segan segan membunuh pelaku yg menyakitinya.. model disini artinya tipe seperti si iceman..bukan si iceman yg asli

misal ada orang dongok seperti mr bean... trus ane cerita model kayak mr bean gini ga akan berpikir panjang kalo ada masalah ..model disini artinya tipe seperti si mr bean..bukan si mr bean yg asli


nah ngerti kan?

.berpendapat begini berpendapat begitu sah sah saja...beda gan ini indonesia..mungkin agan udah kelamaan di luar negri,... makanya bahasa indonesia nya juga agak agak lupa ..ane juga sering ke luar negri... disana luar biasa..pengakan hukum dll..melanggar lalu lintas berat aja bisa dicabut sim seumur hidup.dll..penegakan hukum dah ok lah

btw ente di jerman di mananya? setau ane tuh jerman paling memperlakukan beda dan ga ramah serta curiga berlebihan ke warga kulit putih selain jerman apalagi asia dll...kerasa ga?


jangan melebar gan ga usah bawa2 ras.. mau ras apapun kalo kelakuan provokatif gt ..pasti sulit untuk dibenarkan... misal keluarga gw kelakuannya kayak bani gt.. trus misalnya ada proses lanjut dimintai keterangan atau apa .. pasti gw anterin tuh keluarga gw, buat mempertanggungjawabkan nya...
Diubah oleh bayanganhitam11
Quote:


Haha Itu kenapa saya bilang Dia pengen minta bantuan, gan. Misal nih gan ane yang jadi Korban, Terus ane dikatain "Dasar Palembang Sialan Lu!!" Jujur Ane menganggap Kata "Palembang" itu gak perlu ane cantumin andai kata ane mau nyeritain kejadian tersebut ke-Medsos atau Kesiapapun. Karena Efeknya bakalan Panjang, gan. Menurut ane memang (Maaf) orang-orang Cina diIndonesia terlalu Sensitif sehingga setiap Perkataan yang berhubungan dengan kata (Maaf) "Cina" dianggap Rasis. IMHO aja gan emoticon-Angkat Beer
Halaman 146 dari 199
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di