CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000000880105/diskusi-masalah-umum-xenology

[Reborn] Xenology....

Tampilkan isi Thread
Halaman 137 dari 238
Quote:


Kenaikan suhu berpengaruh terhadap melelehnya es di kutub utara dan selatan. Klo di pikir-pikir kenapa hanya di kedua kutub bumi yg terdapat es?? trus kenapa juga di puncak gunung yg tinggi?? bukankah itu hubungannya dengan atsmosfer dan cahaya matahari??

Melehnya es = tenggelamnya daratan = banjir besar???


Hayo hayo.......... emoticon-Ngakak
Quote:


Hahaha, iya, masuk akal juga yah O_O.. Saintis ngitungnya berdasarkan karbon yang terperangkap dalam lapisan es itu loh gan.. Lalu dengan jumlah karbon segitu, dia memperkirakan suhu permukaan bumi pada saat itu.. Jadi kayaknya emang ada hubungannya dengan kadar karbon di atmosfir pada saat itu.. Mungkin bener yang bro bilang ttg gunung meletus, tapi bukan tambah dingin malah tambah panas O_O, apa ada sebab lain yah? Gw sih gak merujuk ke peradaban apa2 loh emoticon-Embarrassment.. Kalo mereka dulu bener2 ada, apa mereka juga membuat polusi udara kayak kita sekarang? Hahaha.. Tapi nggak begitu sih, karena kenaikan 5 derajatnya dalam waktu sangat singkat.. Jadi paling mungkin itu ada bencana alam ato yang mirip2 gitu.. Coba aja bro nonton filmnya emoticon-Smilie, judulnya "Climate Wars" emoticon-Smilie. Para saintis tuh takut, ada faktor tertentu yang sampe sekarang kita gak ngerti, dimana faktor itu bisa mempengaruhi temperatur bumi secara tiba2.. Saintis takut hal tsb bisa terjadi ke peradaban kita juga.. Gitu gan.. emoticon-Smilie.
Quote:


telat ente gan, kek gitu sih dah ku bahas di tret [Tentang] Peradaban Prasejarah Yang Musnah.

Cuman klo ane cerita dari beberapa sumber sejarah, banyak yang mengatakan itu dongeng emoticon-Malu

Dah di Indonesia blom gan, pengen ngopi koleksi filmnya tuh, klo donlot dari awal bikin gempor juga. Disini internetnya lemot emoticon-Nohope
Quote:


Itu ane semua download juga pas di Indonesia kok gan.. Tapi emang butuh dedikasi tingkat tinggi sih emoticon-Embarrassment.. Itu juga bukan sehari kelar gan.. Ane koleksi udah dari 1 1/2 tahun yang lalu.. Download aja yang buat bro menarik.. Ya gak usah semuanya juga gan.. Satu2, hehehe.. Kalo mau ngopy sekarang dari sis Andromeda aja gan, udah tak kirim beberapa ke dia emoticon-Smilie.. Di Jerman koneksinya emang mangstab sih gan, hahaha, ane bayar listrik + internet 30 Euro bisa dapet internet speednya sampe 800 kB/s emoticon-Belo..

Gw juga bukannya gak setuju dengan klaim bahwa ada peradaban yang udah musnah juga sih gan.. Cuma skeptis, tapi ane gak pernah menutup mata ada kemungkinan bahwa peradaban itu emang ada dulu emoticon-Smilie. Emang banyak yang manusia blom tau di dunia ini, makanya harus belajar trus emoticon-Big Grin.
Quote:


dari pembahasan itu ane berhipotesis tentang kehidupan yang bersiklus gan...... dan dasar dari hipotesis itu ada teori-teorinya dan pembahasannya....
jadi ane agak paham. emang sih agak filosofis emoticon-Big Grin
Quote:


Boleh tuh sekali2 diomongin emoticon-Smilie, ane weekend disini ngendep di kos seharian, hahaha.. Jadi banyak waktu untuk beberapa bulan ini emoticon-Smilie. Ini aja sekarang di kantor, malah ngaskusan, hahaha! emoticon-I Love Kaskus

intermezzo dulu...

Quote:


Ini versi neraka menurut kebudayaan orang2 (gila) dari Rusia:


Brezhnev dibawa keliling neraka. "Well," ujar malaikat. "Pilih sendiri hukuman Anda."
Mereka melintasi sejumlah pendosa yang sedang digoreng di dalam wajan raksasa. "Bagaimana kalau ini?" tanya malaikat.
"Jangan, jangan," kata Brezhnev, gemetar. "Jangan yang ini."
Mereka berjalan, dan melintasi sejumlah pendosa yang sedang dipukuli dengan gada berapi. "Yang ini, barangkali?" tanya malaikat.
"Tolong, jangan yang ini," Brezhnev memohon beriba-iba.
Mereka meneruskan perjalanan. Tiba-tiba tampak Krushcev sedang meniduri Brigitte Bardot.
"Nah, yang ini saya mau," seru Brezhnev, lega dan gembira.

"Ha.ha.," malaikat tertawa. "Ini hukuman untuk Brigitte Bardot."


diambil dari buku Mati Ketawa Cara Rusia.
emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Kalo dipikir2 Kruschev masuk surga donk???
Quote:


Hahaha, bisa aja si agan emoticon-Embarrassment..
setelah baca thread ini
saya tertarik dengan cerita suku yang mendewakan pilot yang kesasar terus ngerokok dan dianngap dewa

apakah mungkin kalau kita diposisikan sebagai suku itu, misalnya bumi ini hanyalah bagian terpencil di alam semesta dan ada kehidupan yang lebih maju di planet lain...

konsep agama di dunia selalu begini kan : ada orang yang dianggap utusan Tuhan atau nabi yang datang ke dunia dengan membawa "keajaiban,mukjizat " lalu orang itu menulis kitab suci dan orang orang percaya dia utusan Tuhan dan mengikuti kepercayaan yang ditulis orang tersebut dalam kitab suci ...

bagaimana pendapatnya , No sara ya
maaf kalo post saya agak membingungkan ( gak pinter nulis emoticon-Big Grin )
Quote:



Tahu nggak ada yang namannya cargo cult? rasanya mirip2 sama yg dewa ngerokok itu. Asalnya dari kebiasaan pesawat yg bawa supply dan terus disambut sama penduduk setempat dengan menyiapkan landasan. terus lama kelamaan pesawat nggak datang lagi tp upacara menyiapkan landasan tetep ada. Aneh tapi nyata..


Mungkin sifat manusia ya yg condong tuk percaya pd org yg "lebih" dari dirinya. Tuk meyakinkan orang banyak satu mukjizat lebih meyakinkan daripada 1000 pidato. Aku mau nambahin juga kalau biasanya para penyelamat tersebut biasanya juga mengaku keturunan orang yg melegenda. spt Yesus keturunan Daud, Daud keturunan Abraham dll, Muhammad juga kalau nggak salah keturunan dari Abraham. Para pemimpin jaman modern jg banyak yg cari2 leluhur yg melegenda jg biar dihubung2kan. Contohnya Gus Dur keturunan Wali Songo dan lain2. Pendapatmu gimana ttg ini?
Quote:



Tampaknya kamu baca postingan saya mengenai itu.

Seperti yang pernah saya tuliskan juga di Forum ini (atau mungkin di thread ini).

Clarke's 3rd law :

3. Any sufficiently advanced technology is indistinguishable from magic.

Pada dasarnya jika menemukan / melihat sesuatu yg sangat canggih yang kita tidak memiliki referensi tekhnologinya maka kita tidak akan dapat membedakan hal itu dengan "magic" atau sihir.

Inti dari kata ini adalah "Referensi Tekhnologi". Handphone kita jika dibawa ke masa 200 thn yang lalu jg pasti sudah akan membuat orang takjub, karena tidak ada referensi tekhnologinya dimasa itu. Mereka sudah tahu mengenai "telefon" tetapi masih sangat dasar dan itu menggunakan kabel, mereka belom mengerti mengenai gelombang radio apalgi gelombang mikro.

Atau kita bikin pedang Baja lalu bawa kejaman perunggu, saya yakin pedang itu akan jadi pedang paling sakti di jamannya.

Atau senter lampu biasa, bahkan obat2xan dan sebagainya. Di jaman Genetic Pool masih lebih "bersih" daripada sekarang dan banyak bakteri belom bermutasi maka kekuatan Antibiotik / Penisilin pasti sangat efektif.

Tp dijaman itu orang belom tentu bsia jelasin apa itu penisilin/antibiotik, dan orang akan dng cepat menganggapnya sebagai Mukjizat.
Quote:


Kalo menurut saya,
bisa diperluas lagi tuh:
"Any sufficiently advanced phenomena is indistinguishable from magic."

Kalo dulu, orang melihat petir sebagai kemarahan dewa, sekarang kita tahu itu loncatan elektron. Begitu juga dengan gerhana matahari, gunung meletus, gempa bumi, cacat gara2 kelainan genetik, halusinasi gara2 mengkonsumsi halusinogen, schizophrenia, dll. Karena belum ada referensi teknologi, orang2 menganggap itu sebagai sesuatu yang supranatural atau 'magic', entah itu magic dari manusia atau magic dari entitas lain.

Jadi,
apabila kita menemukan suatu fenomena yang 'wah',
sebenarnya kita tidak bisa menyimpulkan itu fenomena supranatural, mukjizat, atau apalah,
karena sejarah mengajarkan pada kita bahwa bisa jadi fenomena tersebut disebabkan oleh natural causes, artinya tidak jadi 'wah' ketika referensi teknologi sudah ada.
Sayangnya, pengetahuan manusia (kemungkinan) tidak akan pernah komplit untuk me-reveal semua fenomena di alam semesta ini.

(saya pernah baca scientific american soal big bang, semakin lama evidence terjadinya big bang akan hilang. Jadi astronom di masa depan bakal tidak bisa mengetahui bahwa big bang pernah terjadi. Mereka akan mengira bahwa alam semesta itu statis dengan galaksi sebagai pulau di tengah2 void.

Siapa tahu ada alam semesta pre-big bang (memang secara teoritis sudah dikemukakan melalui teori big bounce memanfaatkan teori loop quantum gravity) tapi evidence (empiris) untuk itu sudah hilang. Who knows...
)
Quote:



Soal Big Bang....

Dari jaman dahulu juga belom ada yg pernah mastiin memang bahwa awalnya ada Big Bang.

Big Bang dipilih sebagai kemungkinan terbaik karena berdasarkan pengamatan/Observasi langsung terhadap keadaap Alam Semesta.

Yg plg penting adalah Alam Semesta ini masih mengembang (Berekspansi) dan galaksi2x dan planet2x masih saling menjauhi.

Einstein awalnya jg "keukeh" bahwa Alam semesta ini Statis, karena implikasi alam semesta yang Dinamis (mengembang) artinya besar buat dunia fisika.

Tetapi setelah Hubble berhasil membuktikan bahwa alam semesta memang masih ber ekspansi maka Einstein akhirnya menerima kenyataan itu dan menghapuskan Konstanta Kosmologi dari rumus2x fisikan.

Implikasi dari Alam Semesta yang ber ekspansi adalah.

1. Alam semesta memiliki awal.
2. Karena memiliki awal maka akan memiliki akhir.
3. Waktu memiliki arah.
4. Entropi tidak stabil (kekacauan adalah sebuat keteraturan dalam orde yang lebih tinggi. "Chaos is a high state order.")

Saya tidak bawa buku yg bahas masalah ini, saya tinggal di Jakarta. Semoga belom di Loakin sama ortu. Ada beberapa penjelasan yg saya lupa mengenai hal ini.

Tp intinya, Alam semesta yang statis tidak sesuai dengan pengamatan/observasi saat ini.
Quote:


Yup, berdasarkan observasi sekarang. Tapi di masa depan?

Dari Scientific American, entah edisi kapan lupa, disebutkan bahwa:

Dengan semakin mengembangnya alam semesta, galaksi2 semakin yang berjauhan saling menjauh. Bimasakti ama Andromeda ntar membentuk super-galaksi.
Dan ingat juga bahwa cahaya kecepatan itu finite, artinya akan ada batas observasi ---> makanya ada istilah observable universe.
Dan lama kelamaan, akibat implikasi galaksi saling menjauh, observable universe hanya tinggal 1 galaksi dikelilingi void. Dikatakan di sana (Scientific American maksudnya) bahwa observasi macam yang dilakukan Hubble, soal redshift dan blueshift, tidak akan teramati lagi. Begitu juga remnant Big Bang yang menjadi bukti adanya Big Bang juga lama2 sirna....
(tapi gak tau ya apakah pas era itu alam semesta masih hospitable ato nggak, soalnya gak dijelasin soal itu)
Quote:


Teorinya disebut big freeze... Setau gw, karena semakin lama kecepatan berkembang universe kita semakin tinggi, suatu saat atom2 penyusun materi di universe kita bakal terlepas satu sama laen, planet2, bintang2, galaksi2, pada bubar semua, yang tersisa cuma void doang.. Setau gw ada skenario lengkapnya, dulu pernah nonton, tapi lupa dimana.. Sebelom sampe keadaan dimana atom2 itu pada terlepas, universe kita udah gak bisa ditinggalin, karena sebagian besar bintang udah pada padem semua.. Yang tersisa cuma black holes dan neutron stars yang cenderung redup.. Pada akhirnya black holes pun bakal hilang semua.. Udah harus pindah universe kalo sampe ini terjadi, hahaha..

Gw pernah denger, katanya kecepatan universe kita berkembang dibeberapa tempat (yang diujung2)diduga udah melebihi kecepatan cahaya.. Jadi seolah2, emang kita gak diperbolehkan untuk melihat apa yang ada diujung sono emoticon-Belo.. Kecuali kalo pada akhirnya manusia bisa nyiptain worm hole emoticon-Smilie.
Quote:


Skenario "evidence big bang itu lenyap" itu sebelum bener2 freeze, masih ada galaksi, masih ada bintang, kemungkinan ya masih bisa hospitable (tulisan di artikelnya sih gak bahas itu).

(cuplikan) artikel bisa diliat di sini:
http://www.scientificamerican.com/ar...d-of-cosmology

untuk lebih jelasnya liat aja gambar di bawah ini:
Spoiler for agak gede:

jadi pada masa itu,
3 evidence pilar untuk men-deduce big bang udah lenyap.
Kalo tidak ada pengetahuan dari masa sebelumnya, ilmuwan di masa itu tidak bakal menyimpulkan big bang terjadi,
tapi bakal menyimpulkan kalo universe kita itu adalah sebuah galaksi dikelilingi void / "island universe" = pemikiran ilmuwan pada tahun 1908.

Jadi berpikir2,
mungkin aja ada banyak evidence ttg sesuatu yang telah hilang untuk kita...
Kira2 apa ya?
Sesuatu 'sebelum' big bang mungkin,,,, atau evidence mengenai multiverse,,,, who knows...
Quote:


Wuogh, gambarnya gede amat bang emoticon-Belo, hahaha..

Iya, gw emang gak ngomongin ttg masa dimana bukti2 big bang mulai melenyap di postingan sebelumnya emoticon-Smilie, yang gw omongin itu jauh lebih kedepan lagi, sampe bener2 udah gak ada apa2 yang tersisa.. Skenario berakhirnya universe kita menurut teori Big Freeze..

Seperti satelite alam kita satu2nya "Bulan", suatu saat juga akan lenyap dari langit malam kita emoticon-Frown.. Tapi sebelom semua galaksi ilang dari padangan kita, mungkin manusia udah gak ada di galaksi ini lagi (itu juga kalo masih idup emoticon-Embarrassment), keburu galaksi tetangga Andromeda nabrak galaksi kita emoticon-Smilie. Lagipula big bang sekarang udah mulai diragukan kok kebenarannya oleh Astrophysicists generasi baru gara2 fenomena "Dark Flow" yang ditemukan akhir2 ini.. Bukan hanya karena fenomena ini sih, tapi lebih tepatnya saintis muda2 jaman sekarang lebih berani melawan mainstream saintis.. Malah ada yang berani ngomong kita membutuhkan teori pengganti big bang, hahaha emoticon-Smilie.

Mengenai evidence yang ilang ya mungkin aja ada.. Kita aja sekarang udah gak bisa ngeliat keluar dari observable universe.. Entah diluar itu ada apaan, kita udah gak bisa tau lagi.. Apalagi kalo bener bahwa kecepatan expanding space sendiri udah melewati kecepatan cahaya.. Hahaha.. Yang keliatan sekarang aja kita blom sepenuhnya mengerti.. emoticon-Hammer
Quote:

sya yg belum paham dan akan terus mencari kepahaman ini mencoba bertanya :
andaikata polaritas itu berubah.... (dan memnag polaritas ini berubah sekian juta tahun sekali secara periodik) apa yang terjadi pada sabuk van allen ?

a. melemah

b. tidak terpengaruh

jika point a. yg terjawab (pasti) , bagaimana probablitas tumbukan meteor terhadap bumi:
c. meningkat
d. tidak terpengaruh

yakin pasti jawabannya c., jika c ini terjadi sekian juta tahun lalu,apakah peristiwa yukatan yg menjadi titik akhir dinosaurus menjadi mungkin terjadi... sebuah meteor bisa dikatakan sangat kecil (seukuran yukatan) dapat menghancurkan suatu peradaban kala itu.. (dengan melemahnya perlindungan itu kecepatan si meteor tidak tereduksi secara maksimal)? mohon analisisnya... terima kasih, maaf dah nambah lagi pertanyaannya....

maksut agan,
kenaikan 5 derajat celcius pertahun itu kapan ya?
(sekarang, dulu)
agan mencoba mencari hubungan kenaikan suhu dengan perubahan polaritas , tapi belum nemu? emoticon-Embarrassment
Quote:

agan bisa mengaitkan ga antara kurva lekukan akibat suatu massa yg besar (dikenal sbg gelombang gravitasi *relativitas umumnya einstein* ) dengan menjauhnya posisi bulan terhadap bumi? *bingung* , hmm kalau jawaban pastinya karena alam semesta expanding, mengapa bisa si massa (bumi) masih bisa men"stabilkan " geraknya jika salah yg terpengaruh lekukan si bumi yaitu bulan... keluar dari garis edar bum?, logika butanya kan andaikata si bulan menjauh mustinya lekukan itu tidak lagi berbentuk kurva.. tapi memflat...., kalau memflat otomatis si massa ga memberi efek lekukan lagi kan?, jadi bagaimana dengan nasip gravitasi? *bingung* mohon dijawab para sesepuh....
Quote:

Yup, memang ada kaitannya gravitasi,
tapi gak usah sampai mikir pake kurva lekukan segala,,,,


Quote:

Nope, sebenarnya bukan.
Dari postingan saya sebelumnya soal evidence big bang yang bakal sirna, coba perhatikan gambar yang atas,
Galaksi2 berdekatan bukannya makin menjauh malah menjadi semakin dekat, padahal kalo menurut logic anda seharusnya semuanya bakal saling menjauh.
Hal ini bisa juga bisa dijelaskan dengan gravitasi,
Bisa digambarkan dengan cukup mudah juga pake konsep curvature-nya einstein,

misal,
anda punya selembar karet direntangkan,
anda punya 3 buah bola A, B, C, semuanya diletakkan di lembaran karet tersebut A diletakkan berjauhan dengan C sedangkan B diletakkan di antara A dan C dengan posisi lebih dekat ke A, namun lengkungan yang dihasilkan masing2 bola berpengaruh pada semua bola tersebut.
Ketika lembaran karet itu meluas, lengkungan yang dihasilkan C range-nya lebih dulu meninggalkan B,
artinya B tidak lagi tertarik ke arah C,
sementara itu slope yang dihasilkan lengkungan A kepada B akan lebih tajam, karena pengaruh C sudah hilang.
Artinya bola B akan menggelinding ke arah A alias B akan mendekat ke A.

Jadi, expanding bukan berarti bahwa semuanya bakal saling menjauh,,,



Quote:

Sistem bumi-bulan tidak hanya dipengaruhi gravitasi,
ingat bahwa bumi dan bulan saling mengorbit. Ada energi ama momentum di sono.

Jadi, penjelasan mengapa bulan menjauh kira2 secara singkat adalah sebagai berikut:

Fenomena tersebut dipengaruhi oleh tidal force, inget kan soal pasang surut air laut? Itu dipengaruhi gravitasi bulan.
Gampangnya begini:
http://csep10.phys.utk.edu/astr161/l...ime/tides.html
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
Bagian bumi yang lebih dekat dengan bulan akan mengalami gaya tarik yang lebih besar, yang lebih jauh akan mengalami gaya tarik yang lebih kecil ----> yang lebih dekat akan lebih terdistorsi.
Hal itu membuat efek "mbelendung" di sisi yang paling dekat dan paling jauh dengan bulan.

Masalahnya bumi berotasi, dengan kata lain "mbelendungnya" bagian bumi tidak pas dengan seharusnya yaitu sisi yang paling dekat dengan bulan. Ilustrasinya:
http://en.wikipedia.org/wiki/Tidal_acceleration
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
Hal tersebut membuat torque antara bumi dan bulan yang membuat kecepatan rotasi bumi turun.

Nah, kalo kecepatan rotasi bumi turun apa akibatnya?
kalo yang ini copas aja langsung,, emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
[url]http://www.astro.uu.nl/~strous/AA/en/antwoorden/getijden.html[/url]
---------------------------------
If the spin rate of the Earth decreases, then the angular momentum and kinetic energy due to the spin of the Earth also decrease. The differences must have gone somewhere else, because the conservation laws say that energy and angular momentum can't just disappear. A part of the "lost" energy is converted into heat by friction, and part (all?) of that heat disappears into space as infrared radiation.

Heat radiation carries energy but no angular momentum, so energy can but angular momentum cannot disappear into space that way. The angular momentum that disappears from the spinning of the Earth can only go into the spin of the Moon or to the orbital motion of the Earth and Moon.

Tidal forces have caused the spin period and orbital period of the Moon to be equal (the Moon always shows us the same side), so they can keep them equal, too. The orbital period follows from the distance between the Earth and the Moon, so then there are only two free parameters left: the spin period of the Earth and the distance between the Earth and the Moon.

If the spin period of the Earth increases, then its angular momentum decreases, which means that the orbital angular momentum of the Moon (which is far greater than the spin angular momentum of the Moon) must increase, which means that the distance of the Moon must increase.

-------------------------------

Jadi intinya kira2 begini:
Tidal force ----> rotasi bumi melambat ----> sesuai hukum kekekalan momentum angular: jarak bumi-bulan menjauh.
Jadi makin lama, lama rotasi bumi akan mendekati lama revolusi bulan sehingga suatu saat apabila sistem ini masih tidak terganggu sehingga akhirnya lama rotasi bumi = lama rotasi bulan dan astronot di bulan bakal selalu melihat sisi bumi yang sama sepanjang waktu, seperti orang di bumi yang selalu melihat bulan pada sisi yang sama juga.

Soal bulan menjauh --> lengkungan menjadi flat ---> tidak ada efek gravitasi,
ingat lagi, kalo kita bicara sistem bumi-bulan, bukan hanya gravitasi yang bekerja. Dan memang dengan bulan menjauh efek gravitasinya pun makin kecil, tapi bukan gravitasi doank yang bekerja. Dan bulan menjauh pun ada batasnya yakni sampai rotasi bumi = revolusi bulan.


Kira2 begitu,
Saya aja baru nyadar kalo bulan menjauh,
mungkin bisa dibikin lagunya tuh...

Bulanku menjauh,
berputar-putar mengitari aku.
Padahal aku,
mencoba menyamakan putaran kita,
agar hati kita selalu pada sisi yang sama,
tapi engkau menjauh,
untuk menjaga momentum angular... emoticon-Hammer
Halaman 137 dari 238


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di