CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000000880105/diskusi-masalah-umum-xenology

[Reborn] Xenology....

Tampilkan isi Thread
Halaman 75 dari 238
@ brentie

oalah... dari torrent toh.. tp gw gak bisa soalnye gw limited speedy 1G.emoticon-Frown

pikiran yg mana maksud lu?
kalo tentang einstein teori flawness, gw emang baru sadar baru saja ini(kok ngga dari sma aja ya pas gw diajarin, emoticon-Hammer jadinya kan gw bisa menanyakan ke guru gw, siapa tahu guru gw jadi bingung juga emoticon-Big Grin). dari internet ada yang bilang begini tentang einstein, pertanyaannya sama kayak gw:"kecepatan kan relative, kenapa kok nggak yang A, kok yang B? ". gw langsung emoticon-Roll Eyes (Sarcastic): baru sadar deh....

tapi kalo contoh2nya itu ya ngarang sendiri. tapi bukan ngayal loh, tetep ilmiah.

rumitkah contoh2 itu? yang gw rasa paling mudah dibayangkan yang gw post terakir itu. yg galaksi A dan B, dan pesawat einstein manusia.

Quote:


memang akan susah dibayangkan, karena, u msh berpatokan pada si B, yang "dianggap" diam. padahal si B sendiri tinggal di galaksi yg bergerak. dan kec galaksi itu berbeda jika diamati dari galaksi lain yang berbedabeda pula.
makanya gw pake contoh pengamat di galaksi lain, biar gampang dibayangin.

coba jangan membayangkan pesawat yang segede roket doank, tapi segalaksi. dan jangan membayangkan kec mendekati cahaya(karena akan menganggap semuanya diam, karena sekitarnya tidak ada yang secepat si A), tapi hanya 0.0000x c. dan itu tetap mempengaruhi walau mungkin dalam mikro second. tapi yang penting yang mana lebih lambat waktunya.


kurasa contoh gw tentang galaksi dan pesawat einstein manusia udah cukup menjelaskan maksud gw.
@ libram

Kalo kita ambil patokan galaksi yang bergerak kayaknya bakal rumit banget deh. Galaksi sendiri bergerak, tata surya kita sendiri bergerak mengitari pusat galaksi, bumi kita sendiri mengitari matahari, buminya sendiri melakukan rotasi, trus apa semua itu harus dijumlah kecepatannya?? Gw juga kurang ngerti sih konsepnya bagaimana... Apakah kecepatan waktu yang kita alami sekarang ini adalah hasil resultan dari semua kecepatan yang gw sebut di atas + semua efek gravitasi bla3, wkwkw, puyeng dah ~_~.
Am i missing sumthin'? emoticon-Big Grin

Wah, lg ngebahas time machine yah? Well, gw krg bgt mengerti sih, tp seru jg nih nyimak, nice artikel jg bro brentie

Klo mslh dunia yg paralel, itu ada tuh kesaksian nya si John Titor, yg ngaku2 dari masa depan, udah pernah di bahas di sini, tp halaman belakang emoticon-Big Grin Jadi, menurut dia, emang bener dunia tuh paralel, jadi klo kita balik ke masa lalu and bikin ulah, ga bakal berpengaruh pada dunia kita yg skrg. Klo mau coba googling and buka web John Titor yang offisialnya, disitu dijelasin krg lbh scr detail rangka mesin waktu and ada apa aja dimasa depan.

Pas gw baca tentang kecepatan cahaya yang selalu sama dimana pun, gw jadi ingat sebuah artikel yg isinya jenis2 kiamat yang mgkn terjadi. Salah satunya, bagaimana jika segala sesuatu yg constant mjd tidak constant?

Kita tahu alam semesta dan semua isinya tuh based on certain fixed numbers. Contohnya yah itu tadi, kecepatan cahaya, dimana lu berada, tetap segitu. Lalu ada fixed numbers lainnya, seperti massa proton, kekuatan dari gaya elektromagnetis, kekuatan dari gaya gravitasi, The strong nuclear force, dll. Semua mempunyai nilai yang selalu konstan dimana saja yang memungkinkan alam semesta kita 'ada'.

Seandainya salah satu nilai berubah sedikit saja, molekul jadi ga stabil, bintang ga mgkn terbentuk, alam semesta ga ada mgkn. emoticon-Big Grin

Lalu, di artikel jg bilang di tahun 2001, para ilmuwan menemukan penemuan yang tidak diharapkan di galaxy jauh, yaitu salah satu nilai yang selalu konstan, ‘fine structure constant’, ternyata sedikit2 berubah nilainya, semakin lama semakin besar.

Constants should be, well, constant. But in the meantime, there’s more and more evidence they’re not!!


Lalu ditemukan juga massa proton is on the move. Dan jika ‘fine structure constant’ tsb bertambah besar hanya 3% saja dari bentuk semula, maka kandungan karbon bakal tidak stabil. Segala sesuatu yg hidup terbuat dari karbon. Tidak ada karbon, yah badan kita cuma tinggal sisa air emoticon-Hammer

Penasaran sih sama penelitian tsb, tp di tuh artikel ga disebutin nama project penelitiannya emoticon-Big Grin Sorry klo menyimpang nih
Quote:


Wah, makasih bro emoticon-Big Grin

Tp entah kenapa feeling gw lbh berat klo makhluk yang hidup di kedaleman bumi (seandainya ada), mempunyai teknologi yang jauh lbh tinggi. Soalnye, di dalam bumi bersuhu tinggi, tidak ada oksigen, no sun, dll.

Kondisi di dasar samudra masih mempunyai chance yg lbh besar makhluk hidup utk hidup, contohnya memang byk ditemukan ikan2 purba di perairan yang sangat dalam.

Bayangin, di dalem perut bumi no oksigen dan no sun, yang berarti ga ada tumbuhan utk fotosintesis. Kecuali tuh makhluk pake zat lain sbg penopang hidup selain oksigen emoticon-Big Grin. Lalu dengan teknologi yang tinggi, makhluk tsb bisa memanfaatkan panas bumi yang kemudian diubah menjadi energy. Jadi science-fiction d emoticon-Hammer

@ALL

Udah ntn The Day the Earth Stood Still lom?

Gw bilang mayan bagus, tp sayang kurang berbobot aja, isi nya cuma pesan2 moral. Gw yakin para Ufology pgn lbh dari itu. emoticon-Big Grin
@ Exorion

Wah film apa itu The Day The Earth Stood Still?? Science Fiction yah?? emoticon-Big Grin. Mungkin kalo ada sinopsisnya lumayan tuh :P.

Gw juga baru nonton film dokumenter baru nih, judulnya 'What Time It Is Now?'. Inti filmnya, gak ada orang yang bisa menjawab pertanyaan itu dengan benar. Ada hubungannya sama waktu dan gravitasi lagi :P.

@ semua

Ayo dong bikin artikel2 lagi yang laen ~_~. Biar tambah seru ^_^.
@ Exorion

John Titor yang sekarang mana? emoticon-Confused:
@ swaziland

Gw juga jarang denger ttg John Titor ini. Coba aja lu liat2 di websitenya kalo mau ttg si Titor :P.

Btw, ada gak ya film dokumenternya ttg John Titor...
kesalahan2 einstein:

- universe selalu tetap dan pada tempatnya. dan ini dijadikan einstein sebagai patokan dalam kecepatan cahaya, eintein menganggap universe itu "diam". mll teori bigbang, hal itu terbantahkan.

- galaksi2 tetap pada tempatnya, juga dijadikan patokan dalam kecepatan cahaya dan pengamat. menurut einstein, contoh gw tentang galaksi dan pesawat einstein manusia, tidak mungkin karena galaksi tidak bergerak satu sama lain.
melalui teknologi luar angkasa sekarang, diketahui bahwa galaksi2 bergerak, ada yang menjauhi, ada yang mendekati galaksi lain.


- universe, bumi dan segala isinya selalu "konstan". maksudnya einstein menganggap apapun sudah ditentukan dan konstan(takdir). tidak ada yang namanya dunia paralel bagi einstein.

- setelah dalam konsep antariksa teori relativitas kecepatan menjadi terlalu "relative".

einstein menganggap tidak ada yang dapat mendekati kec. cahaya, karena dibutuhkan infinite energy dan mengakibatkan infinite mass. tapi dalam konsep subatomic, hal itu tidak berlaku. einstein sendiri bingung hingga akhir hayatnya mengenai subatomic, seperti elektron ini. "something must be missing"

jadi, utk membuktikan teori einstein, tidak bisa dalam konsep galaksi, dan tidak bisa juga dalam konsep subatom. artinya, kita harus membuktikannya di konsep bumi, seukuran kita dan dalam pandangan kita. padahal, hal itu hampir mustahil.

- Einstein tidak memperhitungkan sesuatu yang mungkin bisa menggugurkan teori nya: GRAVITASI.


dari kesalahan2 diatas, tidaklah aneh kalo menganggap teori twin paradox tidak berlaku, karena dasar2nya sudah salah.

M-theory sendiri berlawanan dgn einstein.
tapi, M-theory still "theory" dan theory einstein sendiri still "theory".

LHC lah yang "mungkin" bisa membuktikan.
"the day the earth stood still". gw nonton tuh.
pemainnya keanu reeves dan jennifer connely.

gw sendiri dari awal bingung, ini cerita jalannya mau kemana sih?
ternyata tentang kiamat yang diatur oleh alien, dan di kiamat itu specimen2 species bumi diselamatkan satu2 seperti Noah ark.
bagus di awal2 karena, tidak mengerti apa ini apa itu.
tapi akhir ceritanya sendiri kurang menegangkan, bisa ditebak.
kurang dari harapan gw.
utk yg pertama kali nonton bagus, tapi kalo udah nonton, tidak terlalu.
IMHO
@ libram

Masalahnya selama gw nonton film ttg Time Machine ato ttg dimensi ke-4, dsb, gw gak pernah denger mengenai Twin Paradox ini. Mungkin udah pernah ditemuin solusinya, ato pembenarannya, jadi Twin Paradox ini gak dianggap berlaku lagi. Makanya gw juga gak bisa ngasih komentar soalnya gw sendiri kurang gitu paham maksud Twin Paradox ini.

Gw liat di wikipedia, dan penjelasannya demikian:

In physics, the twin paradox is a thought experiment in Special Relativity, in which a person who makes a journey into space in a high-speed rocket will return home to find he or she has aged less than an identical twin who stayed on Earth. This result appears puzzling, since the situation seems symmetrical, as the latter twin can be considered to have done the travelling with respect to the former. Hence it is called a "paradox". In fact, there is no contradiction and the apparent paradox is explained within the framework of relativity theory, that only one twin has undergone acceleration and deceleration, thus differentiating the two cases. The effect has been verified experimentally using precise measurements of clocks flown in airplanes.

Kalo diliat dari kalimat yang di bold, berpendapat sama kaya gw, yang mengalami percepatan dan perlambatan itu ya yang bergerak doang, jadi yang terkena efek ya yang bergerak itu, walaupun yang bergerak itu melihat yang diam-lah yang bergerak mendekati kecepatan cahaya. Contoh gampangnya kan gini, satu orang naek mobil dan satu orang lagi diem di pinggir jalan. Ketika mobil lewat, orang yang naek mobil akan melihat si orang yang diem berkecepatan tinggi, sedangkan orang yang diam akan melihat sebaliknya. Tapi yang terkena efek perlambatan waktu oleh kecepatan kan tetap yang bergerak (yang naek mobil). Ya kan??

Kayaknya gak ada hubungannya dengan kalo bumi kita itu bergerak ato engga deh. Dari galaksi kita bergerak, tata surya bergerak, bumi bergerak, itu semua menghasilkan kecepatan waktu yang seperti kita alami sekarang ini. Jadi kita anggep situasinya itu berada dalam kondisi 0 ketika seseorang diam, karena semua orang mengalami hal yang serupa. Jadi ketika seseorang bergerak, barulah kondisinya dirubah oleh orang itu sendiri dan waktu akan berjalan dengan kecepatan yang berbeda. Bener gak?
Quote:


di websitenya stw gw cuman ceritain kalo dia orang masa depan.. dan dia tulis di forum kalo dia balik cuman mw ngambil komputer IBM PC 1500.. karena disitu ada sistem unix yang ada cuman disitu doank, jadi mw di debug.. tw buat apaan...

nah yang jadi masalah dia ngakunya lahir tahun 1998 sekrang tahun 2008... berarti udah 10 tahun donk.... udah lumayan gede... kok ga keliatan john titor yang sekarang?

cmiiw... emoticon-Malu
@ Swaziland

Iya juga yah, hmm... Aneh yah kalo dipikir2 wkwkw, pantes gak ada yang nanggepin... Gw udah coba cari video dokumenternya, gak ketemu tuh, mungkin para saintis juga udah pada skeptis kali ~_~.
@brentie
karena itu gw bilang , einstein tidak berlaku kalo itu dalam konteks galaksi dan universe.
"mungkin" berlaku dalam keadaan patokan bumi.
dan juga tidak berlaku dalam konteks subatomik.
pikiran gw, kalo dalam konteks galaksi dan subatomik tidak berlaku, mengapa kalo dalam konteks galaksi milky way,solar, dan bumi berlaku?
tidak lain tidak bukan adalah, patokannya adalah pikiran kita yang menganggap kita "diam", dan kita sebagai satu2nya pengamat,
bersamaan dgn kesalahan einstein yang menganggap universe "diam".

lain soal, kalo yang menyebabkan time dilation bukanlah kecepatan tapi percepatan. jika memang seperti itu, dalam konsep galaksipun tidak akan ada "paradox", walau tetap teknologi manusia tidak bisa membuktikan.

jika memang seperti itu, rumus2 einstein tentang kecepatan dan waktu salah. karena einstein tidak menyinggung percepatan dalam konteks time dilation.


Btw, scientist sekarang masih beberapa belum mengakui kalo einstein salah, karena, bukti2 seperti bigbang dan M-theory masih sekedar teori, gravity pun masih jadi misteri. teknologi manusia tidak bisa mencapai seperti itu. makanya teori relativitas masih dibilang teori.

Buku Urantia

Buku Urantia bagi penganutnya dipercaya bukan dibuat oleh manusia. Penulisnya
adalah sebuah tim gabungan terdiri dari beberapa puluh pribadi roh dan malaikat.
Tim ini dipimpin seorang Konselor Ilahi dari ibukota alam semesta super
manusia.


Tebal buku ini 2097 halaman dalam bahasa Inggris. Terdiri dari 196 paper atau
makalah. Ada pribadi roh yang menulis satu, dua, atau lebih paper.
Sepertiga buku ini, sekitar 770 halaman ditulis oleh satu tim makhluk-tengah (midwayers).
Di bahasa Indonesia sulit dicari padanan katanya.
Ketika menyebut midwayers sebagai jin, banyak yang protes, jadi digunakanistilah
makhluk-tengah (antara manusia dan malaikat). Tulisan para makhluk tengah ini
adalah catatan riwayat hidup Yesus ketika hidup di dunia, yang konon dianggap
jauh lebih lengkap dan urut daripada kitab Injil.
Sumber data utamanya adalah ingatan manusia yang menyaksikan, kemudian makhluk-tengah
yang juga menyaksikan, dan terakhir sebagian kecil adalah dari alam roh. Mereka
percaya bahwa pemerintahan alam semesta merekam setiap peristiwa, bahkan setiap
pikiran manusia bernilai kekekalan.
Urantia Book diwahyukan pada tahun 1934-1939 di Chicago, 533 Diversey Parkway,
USA. Penerimanyaadalah sebuah forum, sekelompok orang sekitar 30 orang
terpelajar, dan disampaikan dengan bantuan seorang makhluk-tengah. Paper demi
paper disampaikan sebagai jawaban atas pertanyaan Forum itu.
Teks aslinya masih disimpan, dan setelah diedit dan diketik, diterbitkan tahun
1955. Penulisan ini tidak lepas dari keberadaan seorang dokter ahli bedah dan
psikiatri yang bernama Dr. William S. Sadler (1875-1969) serta istrinya Dr. Lena
Sadler.
Mereka percaya bahwa Buku Urantia bukan ditulis oleh manusia, walaupun kemudian
diketik dan diterbitkan manusia.
Teks aslinya adalah tulisan tangan, masih utuh tersimpan di kantor pusat Urantia
Foundation di Diversey Parkway 533, Chicago.
Istilah atau nama Urantia adalah cara mereka menyebut nama planet bumi kita ini.
Menurut apa yang tertulis di dalam buku Urantia tersebut, ada banyak galaksi dan
planet yang didiami. Jumlah total planet didiami tidak kurang dari 7 Trilyun
planet.
Bahkan ada satu ras makhluk yang tidak bernafas (non breathers) yang tinggal
dekat sekali dengan Bumi (inhabits a sphere in close proximity to Urantia).
Diduga mereka berada di Bulan atau planet lain yang berdekatan dengan Bumi -
Mars atau Venus.
Selain itu, informasi teknologi yang disampaikan oleh makhluk roh lewat buku
Urantia itu menyebutkan bahwa ada partikel yang lebih kecil dari elektron, yaitu
ultimaton. Alam semesta berasal dari ledakan besar pertama yang dilakukan oleh
Master Force Organizers yang diutus Tuhan.
Mengenai asal usul Tata Surya, planet-planet terbentuk karena lewatnya sistem
dark-matter Angona dekat Matahari, yang menyebabkan tersedotnya sebagian massa
Matahari membentuk planet-planet yang jumlahnya 12.
Planet nomor 5 antara Mars dan Jupiter hancur akibat mengorbit terlalu dekat ke
Jupiter. Sementara bulan sebenarnya adalah sebuah planet yang ‘ditangkap’ oleh
Bumi.
Pada mulanya, Bumi setelah terbentuk dan memadat, diselimuti air, setelah itu
barulah muncul daratan tunggal, yang kemudian terpecah menjadi beberapa benua.
Manusia berevolusi dari tumbuhan primitif, hewan, dinosaurus, mammalia, monyet,
manusia purba. Tumbuhan pertama itu adalah rekayasa genetik buatan para Life
Carrier yang diutus dari pemerintah Local System.
Manusia hasil evolusi terdiri dari ras merah (indian), kuning (cina), biru (eropa),
indigo (negro), hijau, dan orange.
Belakangan ditambah oleh ras ungu (Adam) yang bukan asli Bumi. Ras ungu paling
banyak bercampur di Timur Tengah dan dengan ras biru (Eropa-Amerika) serta Cina
Utara.
Keturunan mereka paling unggul dari genetik : ketahanan fisik, keberanian,
kepandaian dan spiritual.
Lebih jauh lagi, diungkapkan bahwa manusia bisa menempuh perjalanan luar angkasa,
dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya, menggunakan kendaraan malaikat
serafim (enseraphimed).
Dalam pelaksanaannya, manusia ‘dibungkus’ dan dibawa dalam kondisi tidur.
Paper 23, halaman 260 menyebutkan bahwa batas maksimum metode serafim ini adalah
558.840 mil per detik dan kecepatan rata-ratanya adalah 550.000 mil per detik.
Selain ituSolitary Messenger dan Gravity Messenger bisa melesat jauh lebih cepat
lagi.

maap,,,,lupa dpt dr mana...
Quote:


Yg pernah gw baca sih, diganti identitas nya or bersembunyi, soalnya pernah disinggung john titor sebelum balik ke masa depan, dia bertemu dulu sama diri dia skrg beserta keluarganya. Mgkn mo dikasih wangsit emoticon-Hammer

@brentie
FIlem bioskop bro, oke lah, utk memuaskan dahaga akan alien emoticon-Big Grin

@libram
Bener, ending nya krg bagus, and krg dibahas aja ttg misteri alien nya

@albertcool
Entah kenapa, gw susah banget percaya sama cerita sejenis itu, apalagi bukti2 nya berupa tulisan manusia, kaya nya ga manteb aja, rasa nya gmn gituh, terlalu besar kesempatan manusia untuk memodifikasi or ngarang emoticon-Big Grin

Misalnya buktinya berupa tv laser yang merekam alien bicara, kan gitu lbh manteb. Masa high technology civilization ga bisa buat tv laser buat ngerekam emoticon-Hammer Bikin kendaraan superduper cepet 500.000 mil/detik aja bisa, masa buat tv laser besar nda bisa, hehehe

Klo alien nya mempunyai super power galatica, berikan bukti yg maha hebat dunk. Kalau pake alasan supaya agar mudah dimengerti, kaya nya terlalu dibuat2.

Kite2 manusia cepet tangkap kok klo liat lsgs di tv laser besar emoticon-Big Grin
jangan2 bro swaziland itu john titor yang sedang nyamar di kaskus....emoticon-Wink
Quote:


ketawan deh... emoticon-Malu
bro.. book of urantia bisa di dapet dimana yah?
semua ada di google kecuali Tuhan

Flying Rods

Flying Rods atau biasa disebut SkyFish, merupakan hal yang lumayan baru di dalam cryptozoology, bentuknya berupa tongkat yang berombak2 berwana putih. dan pertama kali ditemukan oleh sutradara dari Mexico José Escamilla pada tahun 1994.

[Diskusi] Masalah Umum Xenology

Dan Flying Rods pun ga bisa di liat pake mata telanjang, karena gerakannya yang saking cepat, dan biasanya terlihat pada kamera atau vidio yang telah di perlambat gerakannya. Fenomena Rods pun membuat para ufologist tertarik karena banyak yang yakin itu bukan makluk dari bumi

namun ada juga yang skeptic bilang kalo itu hanya optical illusion atau serangga lewat, karena kebanyakan kamera menggunakan format ntsc, yang katanya format ntsc menggabungkan 2 gambar yang sama untuk buat 1 gambar. Dan karena biasanya film itu 30frame/detik dan formatnya ntsc jadi ada 60miniframe/s, jadi lah bentuk serangganya kayak rods dengan gerakan yang cepat padahal aslinya serangganya ga secepet itu.

Namun ga semua fenomena rods dapat dijelasin dengan semudah itu. Karena banyak fenomena rods yang diambil dari kamera infra merah / ultraviolet sehingga ga semudah itu bilang kalo itu cuman optical illusion ato serangga lewat.

[Diskusi] Masalah Umum Xenology
[Diskusi] Masalah Umum Xenology




Sori kalo bahasanya kacau... susah nyusun kata2nya... emoticon-Hammer
dan juga sorry kalo ada yang salah.. mohon di perbaiki.. emoticon-Malu

btw, postingan pertama di trit xeno pas taon 2009 neh.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

sumber:
http://en.epochtimes.com/n2/science-...fish-2725.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Flying_rod
http://ada-1.blogspot.com/2007/06/my...tery-rods.html
Halaman 75 dari 238


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di