amrik kan mau hidup dari tarif. jadi selama yang lain kena tarif minimal sama, nggak masalah. yang jadi masalah buat tiongkok soal tarif ini mereka kena sangat tinggi dibanding kompetitor, jadi nggak bisa bersaing.
orang yang punya watak jahat itu pasti berpikir kalau dia susah/celaka, maka semua orang nggak boleh ada yang senang, harus sama2 susah/celaka. terus kalau orang yang urusi bencana jadi harus sepanjang kerja hidupnya terkena bencana terus begitu? itu logika orang berwatak jahat. ini bukan bela si...
air sumur itu air mineral. di negara2 barat, air kran bisa langsung diminum, dipakai mandi juga. jadi, apa hebatnya?
yang bisa mencari kesalahan itu cuma guru yang memberi nilai. guru pasti lebih pintar dari murid. kalau nggak, muridnya yang jadi guru. jadi, wajar yang pintar menilai yang kalah pintar tapi dipilih rakyat :D
kita butuhnya transportasi publik, bukan kendaraan pribadi. lagi mobil besar2 begitu buat apa di jalanan kita yang mayoritas sempit? ditambah masih pakai bbm, subsidinya tambah lagi dong...saya kayaknya out deh dari kaskus, masa cuma bisa posting tiap 15 menit sekali? ngapain buat forum? dijamin ...
yg gratis cuma anak sekolah 1x makan, yang menderita seluruh rakyat karena harus membayar harga bahan pangan lebih mahal. rakyat dipaksa kurangi konsumsi protein, boro2 mau bisa kerja bagus, sakit diabetes makin meroket. ini akibat buat program tanpa pernah memikirkan rantai pasok lebih dulu, ama...
pasti pemikirannya: silakan kirim bantuan tapi nggak boleh salurkan langsung. padahal pengen nyatut bantuan. karena nggak bisa nyatut, ditolak aja dari pada ngerepotin. kalau asing langsung salurkan bantuan, langsung terbongkar semua tuh di media internasional borok2nya daerah yang kena bencana.
skala ekonomi di kita nggak masuk, jadi harga nggak mungkin bersaing. mau manufaktur juga rantai pasok nggak lengkap. tapi kalau soal standar, itu memang pedang bermata 2. di kita karena aturan soal standar lumayan ketat, perlindungan masyarakat relatif lebih baik, sangat jarang kasus2 yang berba...
menteri rasa pleciden. terlalu 'hebat' jadi urusan orang lain pun diurusi. urusan menteri esdm, bea cukai, imigrasi diborong semua...
bupati/walikota tetap harus dipilih langsung oleh rakyat karena kekuasaannya besar. yang sebaiknya diusulkan oleh presiden & dipilih DPR itu gubernur, kecuali gubernur jkt. bubarkan juga DPRD provinsi.
ada yang dumping, ada yang memang strategi penetrasi pasarnya begitu, disubsidi biaya pemasaran. banyak perusahaan di kita itu masih sangat konvensional dalam soal bisnis sementara di tiongkok mereka sangat kreatif karena persaingan ketat.
dibantu perahu naga, jetski, kano, peralatan diving, baju renang, bola2 untuk jadi pelampung. nanti dari menteri kominfo disediakan hape & perangkat internet satelit untuk laporan sekaligus merekam aura farming juga.
terencana vs nggak pernah ada yang merencanakan. sense of crisis-nya aja nggak ada, tapi kalau secara kenyataan sih malah bagus, berkurang beberapa orang yang harus diberi makan di tengah pasokan bahan pangan yang terbatas. toh wakil & para kepala dinas terkait juga masih ada.
nggak ada menteri yang salah atau nggak kompeten, yang salah itu cuma orang yang memilih & mengangkatnya, berikut para pemilih orang itu.
buat hutan tanaman pangan & energi, isinya pohon sukun, walnut, jarak dst yang bisa jadi bahan pangan atau minyak/energi.