ini sindiran keras sebetulnya. kalau alasan kemanusiaan, di dalam negeri aja kita punya segudang masalah kemanusiaan. kenyataan, ini 100% isu agama. di barat coba gandeng ekstrim kiri, di sini ekstrim kiri nggak berani karena takut kena cap komunis.
pertama, ini makan gratis, hapus kata 'bergizi' karena status gizi-nya dipertanyakan, malah buat keracunan. apa ada pedoman berapa proteinnya per sajian? nggak usah omong mikronutrien. kedua, karena gratis, ekspektasi jadi rendah, enak buat dikorupsi. nggak bayar, nggak bisa protes. telan
ada izin bangunan itu tujuannya untuk keamanan pengguna. tapi biasanya pegawasnya sudah takut duluan kalau urusan dengan gedung punya keagamaan (mayoritas).
ngapain tentara aktif banyak2? yang harus diperbanyak itu tentara reservis yang nanti ditugaskan di bidang keamanan, entah jadi polisi, pol pp, atau satuan keamanan swasta. tentara aktif cukup pasukan khusus aja.
wajar dong, yang menang siapa... masak anak gabah penipu yang nggak dukung ngarep dapat posisi. soal kompetensi, itu tanggung jawab yang mengangkat, salahkan aja dia.
orba jilid 2. bilang memfasilitasi, tapi pasti terpaksa diambil biar izin nggak dicabut. sama aja kayak patriot bond, pengusaha besar dipaksa beli...
syarat minimal jadi pejabat non teknis itu harusnya sama dengan syarat pendidikan wajib minimal. kalau wajibnya cuma sampai SMP, ya cuma itu minimalnya. buat aturan sekalian, SMA cuma boleh dimasuki oleh orang yang berencana ambil kuliah S1/diploma vokasi. yang berencana nggak kuliah, wajib SMK. ...
kasus affan aja nggak ada tersangka sampai sekarang, apalagi kasus bunga. siapa yang salah? yang usulkan program makan gratis.
tofu dreg building. kalau nggak ditempati, masih bisa berdiri. begitu orang & barang masuk, langsung ambrol. itulah pentingnya SLF yang benar untuk bangunan bertingkat.
pasti jadi bancakan. semakin besar anggaran, semakin besar korupsi. hapus aja semua program2 sosialis. kementerian cukup belasan aja, nggak usah pakai wakil.
mayoritas pasti tewas karena tabrakan akibat nggak sabar harus berada di belakang truk yang jalannya pelan. bereskan dulu jalanannya kalau mau ada tambang. dari penerangan, pembatas jalan, besar lajur, sampai lobang2 di jalanan. ini nggak bisa terjadi karena duit hasil tambang masuk ke kantong para