KOMUNITAS
Informasi! Kaskus Update Fitur Baru! Intip di Sini!
Home / FORUM / All / Games / Games /
[Review] Sherlock Holmes: Chapter One, Game Open-World Bertema Detektif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a0c17003ccae06c927bee1/review-sherlock-holmes-chapter-one-game-open-world-bertema-detektif

[Review] Sherlock Holmes: Chapter One, Game Open-World Bertema Detektif

[Review] Sherlock Holmes: Chapter One, Game Open-World Bertema Detektif
Cerita dalam serial detektif selalu menarik untuk diikuti pada media apapun ia diaplikasikan, seperti komik, novel, film hingga video game. Media terakhir yang kami sebutkan merupakan hal paling sulit untuk diterapkan karena selain harus membuat cerita yang masuk akal, tidak mudah untuk membuat pemain bertahan lama memainkannya karena ia butuh mekanisme permainan yang mendalam sekaligus menyenangkan.
Dari semua karakter detektif fiksi yang ada, Sherlock Holmes adalah salah satu yang paling terkenal di dunia. Tokoh ini adalah hasil rekaan Sir Arthur Conan Doyle yang merupakan seorang pengarang berkebangsaan Skotlandia. Sebagai pemegang lisensi dari franchise Sherlock Holmes, publisher sekaligus developer, Frogwares, mencoba mengadaptasi kisah awal karir sang detektif ke dalam video game. Dengan judul Chapter One yang menunjukkan permulaan, apakah game ini bisa menjadi solusi dari kebutuhan Anda soal game detektif?

1. CERITA
Cerita dalam game ini akan membawa Anda menuju petualangan Holmes di awal karirnya saat ia berusia 21 tahun. Setelah kematian sang ibunda, detektif muda itu kembali ke rumah masa kecilnya di pulau Mediterania, Cordona. Di sana, Holmes mengungkap konspirasi jahat yang bersembunyi di bawah permukaan kota yang sangat indah. Korupsi dan kejahatan merajalela membuat penduduk setempat menghindari orang luar.
Di dalam game ini, Holmes akan bertemu dengan Jonathan yang biasa dipanggil Jon dan ia bukanlah John Watson seperti yang kita kenal.
Apakah Holmes mampu mengungkap kebenaran dari kasus-kasus kejahatan tersebut
Temukan jawabannya dengan memainkan Sherlock Holmes: Chapter One!

2. GAMEPLAY
Masih dikembangkan oleh developer Frogwares yang menangani game Sherlock Holmes sebelumnya, kini mereka mencoba menggali kisah sang detektif di awal karirnya pada tahun 1880-an. Game ini mengambil latar tempat di pulau Mediterania, Cordona, yang berada di bawah protektorat Inggris. Desain kotanya sendiri menunjukkan sejumlah pengaruh sejarah, termasuk Yunani Kuno, Ottoman, Venesia dan Inggris. Dengan konsep open-world yang diusung, game ini mengingatkan kami dengan L.A. Noire yang pernah dirilis oleh Rockstar Games sedekade lalu.

3. PETUALANGAN
Gameplay dalam game ini akan berpusat pada pengumpulan petunjuk dari setiap kasus yang dihadapi Holmes dengan cara melakukan interogasi, investigasi dan eksplorasi. Petunjuk-petunjuk ini nantinya dapat Anda hubungkan dalam pikiran Holmes untuk membuat deduksi yang menghasilkan sebuah kesimpulan sebagai pemecahan masalah.
Tidak seperti game Sherlock Holmes sebelumnya, Chapter One ini menghadirkan pola permainan dunia terbuka yang mirip dengan game garapan Frogwares sebelumnya, The Sinking City. Kota Cordona hadir dalam konsep Open-world yang mana Anda jelajahi. Kota ini terbagi menjadi lima distrik, namun di awal permainan Anda hanya bisa mengunjungi beberapa area tertentu saja, bahkan ada beberapa area tertentu yang hanya bisa diakses menggunakan penyamaran. Walaupun mengusung konsep open-world, pada dasarnya tidak banyak aktivitas sampingan yang bisa Anda lakukan di luar penyelesaian kasus karena minimnya interaksi karakter dengan objek sekitar.

4. SISTEM PERTEMPURAN
Pada beberapa kasus tertentu, ada momen yang memaksa Anda harus bertempur melawan penjahat. Namun, kami merasa bahwa dari semua aspek yang ada, bagian pertempuran ini justru menjadi aspek yang paling inferior di dalam game. Holmes harus menggunakan lingkungan sekitar sambil mencari kelemahan musuh dengan menyorotinya. Sistem pertarungan ini sebenarnya cukup sederhana dan bekerja dengan baik, namun karena sistemnya yang terlalu dangkal, ia menjadi repetitif dan tidak menyenangkan.
Developer pun menyadari bahwa sistem pertempuran dalam game ini terasa dangkal, sehingga mereka menyediakan opsi untuk Skip Combat dan Anda pun bisa melewatkan bagian yang membosankan ini. Tambahan ini tentu menjadi pilihan yang bagus untuk pemain yang hanya ingin bermain sebagai detektif.

5. VISUAL
Sherlock Holmes: Chapter One datang dengan Unreal Engine dan tampil cukup mengesankan dari sisi visual. Model karakternya terlihat cukup detail, walaupun masih ada beberapa animasinya yang tampak kikuk. Kendati demikian, tentu saja ia tidak bisa dibandingkan dengan game AAA yang biaya produksinya fenomenal karena pada dasarnya Frogwares bukanlah publisher/developer raksasa seperti halnya Rockstar Games, Sony atau Ubisoft.
Kota Cordona sendiri terasa hidup berkat banyaknya NPC yang berkeliaran. Hal ini mengingatkan kami pada Assassin’s Creed Syndicate yang dirilis tahun 2015 silam. Siklus siang dan malamnya pun begitu terasa berkat sistem pencahayaan yang baik. Sayangnya, kami sempat mengalami beberapa penurunan performa saat memainkannya. Meskipun masih dalam tahap bisa dimaklumi, namun hal ini sedikit mencederai pengalaman bermain kami, terutama saat eksplorasi di dunia terbuka.

6. MUSIK
Musik dan efek suara dalam game ini memainkan perannya dengan sangat baik. Developer begitu piawai menempatkannya di momen-momen penting, sehingga perubahan alur permainan kian terasa di saat-saat yang tepat. Sulih suara karakter dalam game ini tentu saja didominasi oleh logat British karena kota Cordona sendiri berada di bawah protektorat Inggris.

7. KESIMPULAN
Meskipun game ini mengusung konsep open-world sebagai inti permainannya, namun Anda tidak bisa berharap bahwa game ini akan berakhir seperti Grand Theft Auto yang punya kebebasan untuk melakukan segalanya karena pada hakekatnya Sherlock Holmes: Chapter One tetaplah game yang membutuhkan penalaran pemain untuk memecahkan suatu kasus. Untuk Anda yang tidak suka membaca teks atau mendengarkan percakapan yang terlalu lama, game ini tidak akan memenuhi ekspektasi Anda. Namun, apabila Anda adalah penggemar serial detektif, game ini bisa memuaskan hasrat Anda yang haus akan misteri.
Terlepas dari beberapa kekurangan yang ada, Frogwares cukup berhasil mengadaptasi kisah awal karir Holmes sebagai detektif. Mekanisme investigasi dalam game ini benar-benar digarap dengan sangat baik sehingga membuat Anda serasa menjadi detektif sungguhan. Jika Anda mengaku sebagai penggemar game detektif, maka Sherlock Holmes: Chapter One adalah pilihan terbaik yang bisa kami rekomendasikan sebagai pengisi waktu libur akhir tahun Anda.

TANGGAL RILIS: 16 November 2021
TERSEDIA UNTUK: Xbox One, Xbox Series X & S, PlayStation 4 & 5 dan PC
SPESIFIKASI MINIMUM UNTUK PC:
OS: Windows 10 64bit
Processor: Intel Core i5-6600 or AMD Ryzen 5 2600
Memory: 12 GB RAM
Graphics: Nvidia GeForce GTX 960, 4 GB or AMD Radeon R9 380, 4 GB
DirectX: Version 11
Storage: 28 GB available space

GAMEPLAY SINGKAT


Spoiler for SCREENSHOT GAME:

Play-Verse

Diubah oleh akuanakgembala9
Game asik buat para pecinta cerita detektif


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di