CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a070394458d83b056d5b01/taylor-mitchell-penyanyi-yang-konsernya-berakhir-tragis

Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis

Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
Pada 27 Oktober 2009, seorang penyanyi bernama Taylor Mitchell tengah berada di tur konser solonya di Kanada. Selama waktu senggang di antara dua konsernya, dia memutuskan untuk berjalan-jalan di Taman Nasional Cape Breton Highland.

Misteri Batu Melayang Shivapur

Perjalanan tersebut berakhir dengan ditemukannya Taylor Mitchell yang sudah tak bernyawa. Orang terakhir yang melihat Taylor masih hidup adalah sepasang turis Amerika yang kebetulan lewat di dekat kawasan tersebut sekitar pukul 14:45. Pasangan itu berpapasan ke arah yang berlawanan dengan Taylor, menuju kembali ke arah tempat parkir.
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
Ketika berada di jalan setapak, mereka melihat anjing-anjing liar Amerika yang dikenal dengan Coyote berjalan ke arah mereka. Karena ketakutan. pasangan turis Amerika itu berhenti sejenak, menunggu hingga kawanan anjing berlalu. Anjing-anjing liar tersebut akhirnya berjalan menjauhi jalur jalan setapak.


Hanya selang enam menit kemudian pasangan itu mendengar suara raungan binatang, bercampur dengan jeritan manusia. Suara-suara tersebut datang dari jalur yang mereka lintasi sebelumnya, arah di mana kawanan anjing liar menghilang dan arah di mana Taylor terakhir terlihat.
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
Pasangan itu segera kembali ke tempat parkir dan menggunakan telepon di sana untuk meminta bantuan. Saat mereka menggunakan telepon, ada sekelompok wisawatan baru yang terdiri dari empat pejalan kaki tiba di tempat parkir. Pasangan itu memberi tahu mereka tentang apa yang telah mereka dengar dan keempat wisawatan itu segera berangkat ke jalan akses masuk menuju jalan setapak.


Hal pertama yang mereka temukan adalah barang milik Taylor yang berserakan. Kemudian mereka menemukan jejak darah dan pakaian yang robek. Akhirnya mereka sampai di kamar mandi dengan ditemukannya banyak genangan darah di pintu masuk. Taylor terbaring di tempat terbuka di dekatnya ada seekor anjing hutan yang masih berdiri dan nampak agresif karena ketakutan.
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
Keempat wisatawan itu berusaha mencoba untuk mengusir anjing hutan hingga akhirnya mereka bisa mendekati tubuh Taylor. Anjing hutan itu tetap berada di tempat sampai seorang anggota Polisi berkuda tiba dan menembakkan senapan ke arahnya, kemudian anjing hutan itu berlari ke arah semak-semak.


Taylor segera dilarikan ke pusat kesehatan setempat untuk mendapatkan pertolongan pertaman dan kemudian diterbangkan ke rumah sakit. Dia kehilangan banyak darah dan hampir tidak sadarkan diri. Ada banyak gigitan yang ditemukan di sekujur tubuhnya, termasuk luka serius di kaki dan kepalanya. Meskipun dia berhasil selamat dan masih sadar ketika dia pertama kali ditemukan, namun dia tidak selamat dari luka-lukanya.
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
Taylor Mitchell menjadi korban satu-satunya serangan fatal dari anjing hutan terhadap manusia yang pernah terjadi di Kanada. Ibu Taylor, yang mengetahui kecintaan putrinya terhadap alam dan hal-hal liar, dia mengeluarkan pernyataan yang bijak dan memutuskan untuk menahan diri. Taylor, kemungkinan tidak ingin ada coyote yang terbunuh sebagai akibat dari apa yang terjadi padanya.


Meskipun beberapa coyote dibunuh pada bulan berikutnya, termasuk salah satu coyote betina yang terlihat sangat agresif. Tiga dari lima coyote yang dibunuh terkait dengan serangan terhadap Taylor yang berdasarkan jejak darah di bulu mereka dan bukti forensik lainnya.


Dipastikan oleh petugas taman bahwa coyote yang dibunuh adalah yang bersikap agresif. Sejak kematian Taylor Mitchell, serangan coyote pada manusia jarang terjadi, tetapi mereka masih muncul sebagai pengingat bahwa sifat hewan liar tidak dapat diprediksi.


KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tokek.terbang dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ashibnu
Halaman 1 dari 2
tragis ogh,turut berduka emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
tragis bgt gan emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngeri ya
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan ashibnu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
aduh linu banget pasti, dicubit sambil dipelintir aja sakit
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan nowbitool memberi reputasi
duuh tragis amatt, mana cakep lagi tu cewe

emoticon-Matabelo
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Kasian bingits, GanTS...
emoticon-Mewek
Taylor Mitchell, Penyanyi Yang Konsernya Berakhir Tragis
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
wew 2009 emoticon-Bingung
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Kirain kejadian tragisnya berlangsung selama konser gan
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Serem juga 😮😮
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
waduh
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Turut berduka cita emoticon-norose
Btw, nama depan dan belakangnya sama dgn merk gitar akustik...pas dgn profesinya emoticon-heart
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Ngeri gan, coyote itu lebih kecil dari serigala kan?
profile-picture
profile-picture
Okutet dan pakisal212 memberi reputasi
Kisah yg tragis gan bagi seorang penyanyi muda berbakat.😥😥
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Kok ane jadi sedih dan takut yak
Quote:


emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Kasih yaa
Ya TUHAN... Cantik begini tapi mengapa?.....
coyote frustasi gak kunjung berhasil memangsa roadrunner. akhirnya menyerang manusia
Post ini telah dihapus
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di