CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Sejarah Propaganda PKI Versi NU (Part 8), Sebelum dan Sesudah Pemilu 1955
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edfb5a482d4955ce22e781b/sejarah-propaganda-pki-versi-nu-part-8-sebelum-dan-sesudah-pemilu-1955

Sejarah Propaganda PKI Versi NU (Part 8), Sebelum dan Sesudah Pemilu 1955

Sejarah Propaganda PKI Versi NU (Part 8), Sebelum dan Sesudah Pemilu 1955
Logo Partai Komunis Indonesia (PKI). sumber: kompas.com

PEMILU PERTAMA 1955

Setelah mendeklarasikan diri sebagai Parpol, NU pun kemudian melakukan koordinasi hingga ke pelosok negeri untuk mengumpulkan kekuatan guna berlaga di Pemilu 1955. Saat itu ada 2 Partai yang mempunyai Organisasi Sayap cukup banyak, Yakni PKI & Partai NU. Meski baru lahir 1954 namun organisasi Sayap Partai NU begitu kuat hingga akar rumput, hal ini karena Partai NU mendapat dukungan dari Ormas-Ormas milik NU yang ikut mengekor dan mendukung pergerakan Partai NU besutan KH. Wahab Chasbullah ini.

Suatau ketika terjadi benturan langsung antara NU dengan PKI, bermula saat PKI mendaftarkan tanda gambarnya pada Kemendagri yang menyebutkan PKI sebagai partai orang Komunis dan orang-orang tidak berpartai. Gambar dari PKI itu ditentang keras oleh NU karena berusaha mengklaim kelompok lain yang belum tentu PKI. Saat itu KH Idham Chalid yang menjadi Ketua Umum Partai NU berdebat keras dengan DN Aidit dari PKI dan dimoderatori oleh Mendagri R Soenarjo yang berasal dari NU, akhirnya PKI bisa dikalahkan.

Spoiler for spoiler:

Bahkan tema kampanye pemilu 1955 yang dirumuskan oleh Lajnah Pemilihan Umum NU (LAPUNU) pada Juli 1955 dengan tegas menempatkan PKI sebagai lawan politik yang harus dibendung perkembangannya.

Quote:

Dari tema kampanye tersebut bahwa NU masih sangat curiga terhadap munculnya negara Indonesai versi lain baik versi Negara Indonesia serikat nya Van Mook, Negara Front Nasional ala FDR-PKI, atau negara Islam versi Darul Islam versi DI-TII. Prinsip itu juga yang digunakan NU dalam menghadapi pemberontakan dewan banteng maupun PRRI Permesta serta RMS. Yang lebih tegas lagi dalam poin ketiga yakni menentang paham komunisme dan segala bentuk atheisme. NU tidak ingin PKI diberi hak hidup di republik ini sebab kalau dibiarkan akan merepotkan negara meresahkan masyarakat karena akan selalu melakukan sabotase dan akan selalu memberontak dan melakukan berbagai kekejaman.

Bagi NU Komunisme bertentangan dengan tujuan syariah untuk menegakkan hal dasar, karena itu komunisme merupakan bagian dari madlaorot, dalam hukum fikih ditegaskan bahwa ad dloraru yuzalu(bencana harus disingkirkan) maka Komunisme sebagai sumber bencana harus disingkirkan. Bagi NU Penyingkiran Komunisme tak cuma keharusan politik tetapi juga merupakan kewajiban sya’ri, karena itu NU menolak segala macam bentuk komunisme dan atheisme.

KAMPANYE PEMILU 1955 DIMULAI

Spoiler for spoiler:

Dalam Kampanye pemilu 1955, Beragam Program pun disuarakan oleh masing-masing partai. Trik Kampanye pun beragam dan saling sindir partai pun juga terjadi. Dalam pelaksanaan kampanye terbuka PKI tidak lupa selalu mengejek lawan Politiknya. PKI juga melakukan berbagai monuver untuk menunjukan bahwa dirinya partai paling peduli dengan rakyat.
Dalam suatu Kampanye Pemilu di Jawa Tengah, Masyumi mengundang KH Isa Anshory sebagai juru kampanye dan disambut dengan iring-ringan mobil. Pawai yang dimaksud untuk unjuk kekuatan itu justru dijadikan bahan oleh PKI untuk menyebut bahwa Masyumi partainya orang burjuis antek kapitalis yang suka pamer kemewahan di tengah rakyat yang sengsara.

Spoiler for spoiler:

Sebagai tandingannya PKI menyelenggarakan Kampanye di lapangan yang sama dengan menyelenggarakan pawai kerakyatan. Untuk menyambut kedatangan DN Aidit sebagai Juru Kampanye maka dibuat arak-arakan mobil oplet yang lusuh, untuk mengesankan bahwa PKI anti kemewahan, anti kapitalis dan paling peduli terhadap nasib rakyat. Merespon pertarungan citra itu NU juga menyelenggarakan Kampanye di lapangan yang sama, Sedangkan untuk menyambut datangnya Jurkam dari PBNU tidak disambut dengan iringan mobil bagus maupun opelet, tetapi KH Idham Chalid cukup naik ojek sepeda motor ke lokasi acara.
Untuk meramaikan kampanaye itu masing-masing memiliki slogan dan terjadi saling perang perjuangan. Kalau PKI menciptakan lagu Genjer-Genjer sebagai lagu resminya, maka NU menciptakan Shalawat Badar. Shalawat ciptaan KH Ali Manshur Banyuwangi itu menjadi lagu resmi yang dikumandangkan setiap Pengajian dan kampanye NU. Lagu itu mampu menyihir dan menggerakakan militansi pendukung NU, sekaligus menyemarakkan kampanye.

Spoiler for spoiler:


Bentrok Pendukung PKI & Masyumi sempat Terjadi di Malang tepatnya saat kampanye yang digelar di Alun-Alun Malang pada 28 April 1954. Situasi hampir saja tak terkendali serta hampir saja memakan korban seorang orator kampanye yang kala itu menjadi elite PKI, yakni DN Aidit. Wakil Partai Komunis Australia Eric Aarons juga didaulat berpidato.

Saat itu adalah Kampanye PKI, namun Massa dari Masyumi juga ikut hadir dalam acara itu. Tak jauh dari Podium ada spanduk yang dibuat PKI bertuliskan ''Kutuk teror perampok Masjumi-BKOI". 
Pidato Aidit diatas Podium juga menjadi pemicu bentrok, “Nabi Muhammad SAW bukanlah milik Masyumi sendiri, iman Islamnya jauh lebih baik daripada Masyumi. Memilih Masyumi sama dengan mendoakan agar seluruh dunia masuk neraka. Masuk Masyumi itu haram, sedangkan masuk PKI itu halal,” kata Aidit.
Mendengar hal itu, para massa Masyumi pun merangsek ke panggung, mereka mencoba menemui Aidit. Atribut PKI juga diturunkan oleh Massa Masyumi kala itu.

Spoiler for spoiler:


HASIL PEMILU 1955, NU CEMAS, PKI MENANG DI BEBERAPA MARKAS TENTARA

Setelah dilaksanakan Pemilu pada 29 September 1955, hasilnya sangat mengejutkan NU sebagai partai baru lahir telah mendapatkan 45 kursi di DPR. PNI 57 kursi, Masyumi 57, sementara PKI juga memperoleh hasil yang sangat meyakinkan yakni 39 kursi. Sebagai pemenang urutan ketiga NU didukung oleh 6.955.141 orang pemilih. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dibandingkan dengan PSI yang katanya dipimpin oleh kelompok intelektual pendidikan Barat, ternyata tidak mampu membangun jaringan politik sehingga hanya memperoleh 5 kursi.

Spoiler for spoiler:

PKI mendapat 39 kursi dan 6.176.914 suara. Meskipun NU Menang dari PKI secara Nasional, namun NU mulai cemas karena banyak juga daerah yang dimenangkan oleh PKI. Ada daerah-daerah yang dimenangkan NU, tapi ada pula daerah yang dimenangkan oleh PKI. Bahkan dibeberapa tempat kalangan militer juga di menangkan oleh PKI. Sebagai contoh di Jawa Timur, Batalyon 513 di Blitar dan batalyon 511 dan Batalyon 512 Malang sebagian anggota mereka adalah simpatisan PKI, pada pemilu 1955 perolehan suara PKI di Balatyon tersebut mncapai angka 80 persen. Di Yogyakarta Batalyon L atau Batalyon Kentungan juga didominasi unsur PKI, Divisi Diponegoro di Semarang, kelompok PKI cukup mendominasi, sehingga Markas Kodam sempat diungsikan ke Wisma Puri Wedari, ini sebuah petunjuk bahwa PKI telah menguasai berbagai lini strategis.

Hasil itu sangat mencemaskan bagi NU, karena meskipun PKI sempat di buru di 1948 namun 7 tahun berselang di pemilu 1965 mereka justru memperoleh suara yang cukup signifikan. Posisi PKI ini maka ketenteraman dalam beragama dan bernegara akan mengalami ancaman. Namun demikian NU juga memperoleh optimisme baru sebab selama bergabung dengan Masyumi dengan kontribusi yang sangat besar hanya diberi 8 kursi parlemen dan paling banyak dikasi satu kabinet. Namun saat berdiri sediri malah meperoleh 45 kursi serta mendapatkan kursi kabinet antara 5 hingga 8 kementerian serta 91 kursi di Majelis Konstituate.


Berdasarkan porsi kemenangan yang diperoleh partai maka kesemuanya berhak mendapatkan posisi yang layak duduk di kabinet, baik PNI, Masyumi, NU mapun PKI. Tetapi partai-partai besar dan beberapa partai kecil enggan menerima duduknya wakil PKI di kabinet. Melihat kenyataan itu Bung Karno sebagai Presiden mencoba menjembatani dengan mengundang seluruh pimpinan partai pada 21/2/1957 tentang perlunya membentuk kabinet yang lengkap terdiri dari partai besar yang ada dengan mengeluarkan Konsepsi Presiden tentang Kabinet Kaki Empat. NU beserta partai politik lainnya seperti Masyumi, PSII, Partai Katolik dan lain-lain menolak terbentuknya Kabinet Kaki empat. Sementara PNI, Murba dan PKI sendiri setuju dengan Konsepsi presiden tentang kabinet Kaki empat tersebut.


Penolakan NU terhadap masuknya PKI ke Kabinet merupakan tindak lanjut tentang kewaspadaan NU terhadap bahaya komunisme. Sikap keras NU tersebut membuat Bung Karno Marah dan mengudang tokoh NU KH Wahab Hasbullah, KH. Zainul Arifin dan KH. Idham Chalid. Kepada mereka Bung Karno mengatakan;


Quote:

NU tetap bergeming dan menolak PKI masuk Kabinet.

TREAD LAINNYA KLIK: (Part 1)(Part 2), (Tread 4), (Part 6), (Part 7)

Quote:


Baca Juga HotTread Ane Yang Lain Gan




profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 26 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
politik oh politik
profile-picture
profile-picture
black_robo dan kakekane.cell memberi reputasi
Sejarah yg jarang dapet framing.
Suka sama poster posternya, punya khasnya (jadoel)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
sorry ,, saya nggk demen sama PKI..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Zhendong.Wanmei dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
to be continued dong gan..
mayan balik buku sejarah kurikulum 94 emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Zhendong.Wanmei memberi reputasi
Nggak bs komeng klo politik deh gan, takut ada salah salah emoticon-Hammer2
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
musuh pki dalam pemilu 55 itu masyumi pni dan nu. tp musuh terbesarnya jelas nu karena di akar rumput ini kader 2 partai selalu head to head.
makanya jangan heran begitu peristiwa 65-66 terjadi, nu menjadi pemburu dan pembantai terbesar kader2 dan simpatisan pki. abri aka tni cuman melihat dan mengawasi saat santri2 nu menyembelih orang2 pki. peristiwa yg muram bener saat nurani manusia sudah hilang. cerita kakek ane, itu sungai brantas di jatim sampe berwarna merah saking banyaknya mayat orang pki dibuang disitu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dolobkairun
Kata mbah2 ku, banyak kyai dan ustadz di desa dl hilang ga balik diculik PKI, makanya sampe skrg orang NU msh benci krn mmg anggota keluarga mereka beneran hilang/terbunuh. Mungkin jg sebaliknya, keturunan PKI jg punya dendam krn mbah2/ortu mrk dihabisi jaman orba.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 8 lainnya memberi reputasi
jas merah gaes
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
malesss gua bahasnya hahah
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Diubah oleh antost
wahhhh suka nih bahas ginian...








Sejarah Propaganda PKI Versi NU (Part 8), Sebelum dan Sesudah Pemilu 1955
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Diubah oleh risky.jahat
Quote:


Aksi balasan dari pki yg memburu warga & mayatnya di buang di situ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
Wah jejak dulu nihh

emoticon-Traveller
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Wah dpat pngetahuan mngenai sjrah.trnyata pki sbuah prtai yg kala itu partai trbsar no 3.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lantas kelanjutannya gimana tuh, pki tetep masuk kabinet soekarno dan NU tidak ada yg masuk kabinet?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
Selalu menarik membahas sejarah NU - PKI.
Dalam dunia Politik selalu terjadi perseteruan baik dengan cara kasar maupun cara halus.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 4 lainnya memberi reputasi
Sjrah dlam politik.pki partai yg dprhitungkan wktu itu.tpi trjdi kkerasan yg mngkibatkan krsuhan.pki adlh msa kelam dinegara kita.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 4 lainnya memberi reputasi
selesai baca, menarik ini daripada baca status orang bucin emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
Sekarang juga masih ada ya
profile-picture
profile-picture
fitriasarina dan kakekane.cell memberi reputasi
ane baca sambil amanin pejwan emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 3 lainnya memberi reputasi
wah jadi ada ya gan kaya gini dan kita ga bakal tahu sejarah yg benar yg mana ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusuf2210 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di