CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pakar Hukum Internasional Sebut Eks Tentara ISIS Bukan Lagi WNI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4526f428c9917d6355f630/pakar-hukum-internasional-sebut-eks-tentara-isis-bukan-lagi-wni

Pakar Hukum Internasional Sebut Eks Tentara ISIS Bukan Lagi WNI

Pakar Hukum Internasional Sebut Eks Tentara ISIS Bukan Lagi WNI

TEMPO.CO, Jakarta - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan warga negara Indonesia pendukung Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS telah kehilangan kewarganegaraannya. Terlepas dari pengakuan internasional ISIS sebagai negara, menurut dia, Undang-Undang mengatur mencabut kewarganegaraan bagi WNI yang terlibat dalam dinas tentara asing.

Bila mencermati Pasal 23 ayat (d) UU Kewarganegaraan, kata Hikmahanto, pembentuk UU sangat cermat menangkap kekisruhan apa yang dimaksud dengan negara. Oleh karenanya pembentuk UU tidak menggunakan istilah negara dalam rumusan Pasal 23 huruf (d). “Yang digunakan adalah istilah dinas tentara asing,” kata Hikmahanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Februari 2020.

Hikmahanto memperkuat argumennya dengan undang-undang lain yakni Pasal 31 ayat (1) Peraturan Pemerintah 2 Tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan dan Pembatalan Kewarganegaraan. Ia menyebut pendukung ISIS kehilangan status WNI karena ISIS adalah pemberontak dari pemerintahan yang sah.


Hikmahanto mengatakan salah satu tujuan ISIS adalah menggulingkan pemerintahan yang sah di Suriah dan Irak. Maka menurutnya para WNI yang tergabung dalam ISIS sebenarnya masuk dalam kelompok pemberontak di suatu negara. “Oleh karenanya secara otomatis WNI yang tergabung dalam tentara ISIS akan kehilangan kewarganegaraannya.”

Soal kewarganegaraan pendukung ISIS hilang karena bergabung dengan ISIS atau tidak, menjadi perdebatan publik. Perdebatan ini bermuara pada konsep negara yang diakui. Karena ISIS tak dianggap sebagai sebuah negara oleh masyarakat internasional maka banyak yang menganggap kewarganegaraannya tidak gugur.

Menurut Hikmahanto soal pengakuan negara ini memang bisa diperdebatkan. Seperti Israel yang diakui Amerika Serikat namun tidak diakui Indonesia. Begitu pula dengan yang terjadi di Taiwan. “Menjadi pertanyaan bila ada WNI yang bergabung dengan tentara Israel apakah ia akan kehilangan kewarganegaraannya? Ini mengingat Israel bukanlah negara menurut Indonesia.”

https://nasional.tempo.co/read/13069...i/full?view=ok

Termasuk OPM dan Rekrutan Blue Army di mari.

emoticon-Shakehand2

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
onedes dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh LordFaries
Quote:


nah ini ...
perbandingan yang mantab.... emoticon-thumbsup
Oh jadi gitu.

Quote:
subannalloh, selain itu tentu kita tidak boleh lupa juga dengan list ex WNI dibawah ini ya akhi emoticon-Request

Al Qaeda eks WNI
Boko Haram eks WNI
Al Shabab eks WNI
Al Nusra eks WNI
Taliban eks WNI
Abu Sayaf eks WNI
JAD eks WNI
Dl/TII eks WNI
Ikhwanul Muslimin ex WNI

Dan kawan2nya emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
LordFaries dan kelazcorro memberi reputasi
Diubah oleh MahoImperator
Quote:


Drun..., gimana drun....?
Ane harap jangan cuma kewaeganegaraan yang guguremoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Yaa betul

Mau mulangin benalu? Dah gila luh benalu dipulangin emoticon-Ngakak
spertinya sdh jelas
jdi kata2nya yg dipakai bkn negara tapi keikutsertaan dalam dinas militer asing

jadi isis eks wni ini posisinya skrg stateless kah emoticon-Bingung
bknnya pbb melarang negara membuat seseorang menjadi stateless

yg pasti mereka isis eks wni hrs didata dan dicekal agar ga masuk indo
Balasan post kelazcorro
Quote:


Kalau bisa nyawanya juga gugur.
emoticon-Shakehand2
btr lagi dipancung sm assad...
Israel menurut indo bukan negara, ehm.

Iyain aja deh ntar ada yg kepanasan..
Kadrun sampe sekarang masih giring opini isis!


emoticon-fuck
Biarkan onta tetap di habitatnyaemoticon-Smilie
Udah jelas negara melarang mereka balik dimari dan menolak kewarganegaraan mereka. Sekarang tugas pemerintah gmn memperketat siapapun yg masuk ke negri ini, mulai dr airport dan pelabuhan besar maupun kecil


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di