CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Games / Can You Solve This Game? /
Story Game Compilation Bag 2
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e40e09db840883e1876a113/story-game-compilation-bag-2

Story Game Compilation Bag 2

WELCOME



Sama seperti cerita sebelumnya. Yang belum baca bisa liat Story Game Compilation.ini cerita H-1 sebelum outbreak terjadi.



Cerita ini dimulai ketika aku duduk di depan tv, mengganti channel dengan malas nya padahal ini musim semi,di tv disiarkan acara tentang sebuah taman bunga yang mulai bermekaran. Seorang reporter tv mewawancarai seorang narasumber yang bertanggung jawab di taman tersebut.

"Semenjak bunga bunga bermekaran tempat ini makin rame mirip di jepang"

Bunga yang dimaksud adalah sejenis pohon trompet/tabebuya afrika .

"ya, langsung didatangkan dari sana" kata narasumber itu.

Lalu kamera menyorot scene puncak pohon dan bunga bunga yang berjatuhan, banyak anak anak berlarian, di sebuah scene barisan pohon seperti membentuk sebuah lorong.

Teleponku berdering, Pacarku ngajak ketemu, ia ingin pergi ke taman yang dimaksud.kebetulan taman itu tidak begitu jauh dari rumahku.



A. Maaf aku lagi males, lain kali saja
B. Ok, aku kesana segera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pinggirankali dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ekliptika
A.
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Quote:


Pacarku namanya Helen.

Minggu sebelumnya ia agak jengkel karena aku menolak menemaninya pergi ke taman.

Walau begitu ia cukup pengertian. Pekerjaanku adalah seorang driver online, sementara Helen, ia kerja sebagai karyawan sebuah perusahan finance.

Dulunya helen dan aku adalah rekan kerja. Dikarenakan peraturan perusahaan yang tidak membolehkan adanya affair antara pegawai. Aku mengajukan resign.

---

Jadi sebagai ganti yang waktu itu, aku menemaninya pergi berbelanja di mall, ia sedang mencari kado ulang tahun untuk temannya.

Tapi sebelum itu kami pergi ke supermarket. Banyak barang yang kami beli.

Setibanya di kasir, ketika mengantri, seseorang yang didepanku, ia batuk batuk cukup keras, sampai menjatuhkan beberapa koin receh dan beberapa kartu dari dompetnya.

Aku mencoba membantu.

Tapi ditolaknya.

"tidak apa apa katanya"

Orang tersebut lalu membayar dengan koin koin yang ia jatuhkan tadi.

Giliranku tiba, aku menyerahkan kartuku. Tapi setelah digesek, kasir bilang kartu ditolak.

Ada kartu lain pak? "kata kasir.

Karena tidak ada, aku mencoba mengeluarkan uang tunai.
Helen yang melihat itu mencoba menyodorkan kartu kreditnya.

A. Tidak perlu sepertinya uang tunaiku cukup.

B." dalam hati bilang, terpaksa pake duit helen dulu"

profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Diubah oleh ekliptika
B dongemoticon-Wkwkwk
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Quote:


Hari ini senin, waktunya bekerja.begitu aku menyiapkan mobilku, aku langsung dapat pesanan.

Aku bergegas, jalanan lumayan padat, banyak anak anak pergi ke sekolah.

10 menit kemudian, aku sampai ditempat tujuan, namanya Alexander pria paruh baya minta diantar di komplek pertokoan.

Aku biasanya tidak terbiasa berbasa basi.bapak itu duduk dibelakang, dari spion tengah aku melihat wajahnya agak sedikit pucat.

Aku menyetel lagu untuk mencairkan suasana, perjalanan diperkirakan memakan waktu 15 menit.

Ketika tiba dipersimpangan lampu merah, bapak itu berkata untuk mengecilkan AC nya, akupun menurutinya.

"Apa bapak baik baik saja" tanyaku

"agak sedikit demam" katanya

"Apa bapak pergi untuk bekerja" tanyaku

Ia mau menjawab tapi malah ia batuk keras. Lagipula lampu sudah hijau. Aku memperhatikan bapak itu lewat spion tengah, dan ia bersandar terkulai.aku segera meminggirkan mobil, melihat kondisi bapak itu.ketika kusentuh tubuhnya panas .

"hei pak, apa mau kuantar ke rumah sakit" tanyaku"

Mulutnya mau berbicara tidak, tapi kondisinya mengkhawatirkan. Tujuan sudah dekat. Apa mungkin ada kerabatnya yang bisa menolong.

A. Putar balik ke rumah sakit
B. Antarkan ke tujuan.
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
b. antarkan ke tujuan
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
B. Antarkan ke tujuan
#sesuaikontrak
Quote:


Quote:


Akhirnya kuputuskan untuk mengantarnya saja, begitu tiba didepan gedung rupanya itu sebuah restoran, pria itu bekerja disana, restoran itu belum buka, jadi aku mengetuk pintunya beberapa kali sampai seorang maid yang menggunakan celemek membukakan pintu. Dan ia terkejut, segera membawakan kursi dan mendudukkan alexander.

"apa kau baik baik saja" tanya maid.
Ia mengecek kening pria itu, dan ternyata panas.

"kau deman, kau harus ke dokter, pak bisakah kau antarkan kami ke dokter"

Tidak usah "kata pria tua itu, ia hanya meminta obat demam dan sedikit istirahat, mungkin akan sedikit reda, ini demam biasa" katanya.

Karena sudah ada yang menjaganya, akupun pamit, melanjutkan aktifitasku.

Di dalam mobil aku menuju pusat kota, sambil menunggu orderan masuk. Aku juga ingin membeli sandwich karena aku agak sedikit lapar.

Mobil didepanku tiba tiba berhenti, macetkah, aku melihat keluar jendela, sepertinya memang begitu. Terdengar sirinne ambulans, sepertinya baru saja terjadi kecelakaan.

Polisi lalu lintas pun berusaha mengatur lalu lintas, semakin banyak ambulans yang berdatangan, akupun penasaran,aku matikan mobil dan keluar. Banyak yang melakukan hal yang sama. Lokasi kecelakaan ada diperempatan, sekitar 300 meter dari mobilku.

Ada reporter yang haus berita mulai berkumpulan, sebuah bus menabrak bus lainnya, korbannya banyak anak anak.

Ditengah kerumunan akupun mencoba mendekat. Beberapa polisi sibuk mengamankan TkP, beberapa warga sibuk mengambil foto foto. "hei jangan lakukan itu, mam" kata polisi itu.

"Hei hei, hardik seorang polisi, ia kemudian memasang pembatas, dan barikade.

Terdengar jeritan dari tengah kerumunan, yang membuat perhatian beberapa orang terpecah, polisi segera memeriksa , tidak jauh dariku, sesorang terjatuh kejang kejang, lalu mati, disusul beberapa orang lain.

Polisi itu memanggil bantuan.

Semakin banyak saja yang jatuh dan terkapar. Dan tiba tiba orang yang disampingku pun juga, awalnya jatuh kejang kejang lalu terjatuh. Orang orang yang tadinya berada dibelakang kemudian merangsek maju karena penasaran. Yang berada didalam mobil pun penasaran dan ikut keluar.

Bahkan makin banyk saja reporter TV dan youtuber dadakan.

A. Penasaran dengan apa yang terjadi dan mencari tahu dengan menanyakannya ke petugas. Sambil nge vlog mungkin.

B. Segera lari dari sana
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Diubah oleh ekliptika
b aja lah gak usah norak
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Quote:


Aku berlari ke arah mobil, memasukkan gigi mundur, menabrak bemper mobil dibelakangku, "sial" pikirku, tapi siapa yang peduli situasi lagi seperti ini.

Kugas, naik ke trotoar dan masuk ke gang kecil yang tembus ke jalan lain.

Sesampai di apartemenmu, aku terus terusan terbayang kejadian tadi, aku memeriksa tubuhku, baju ku lepas dan langsung kubuang ke tong sampah, aku pun mandi.

Lalu kuambil remote dan kunyalakan TV.

Di tv ramai pemberitaan kejadian tadi. Hampir di semua channel menyiarkan berita yang sama.


"Sebuah strain baru dari virus menyerang.

Virus ini belum terindetifikasi dan belum ada obatnya.

Dugaan sementara vektor pembawa adalah serangga ke manusia

Virus ini mempunyai gejala batuk dan flu jika menyerang saluran pernafasan, kejang kejang dan lumpuh jika menyerang otak. Gejala lain jika menyerang otak adalah sifat agresif seperti penderita rabies.

Ada himbauan untuk tidak bepergian, menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, dan hindari gigitan serangga"

Tiba tiba telepon berdering. Itu dari Helen. Aku mengangkatnya.

"hei, aku lihat kamu di yutub, apa kau baik baik saja sekarang"

Mungkin itu rekaman kejadian tadi, aku belum mengecek yutub

"ya aku baik baik saja, tadi itu gila sekali, aku sekarang sudah ada di rumah, ada himbauan untuk tidak bepergian"

Terdengar suara kaca pecah dari ujung telepon.

Helen panik.. Ia berkata..

"Seseorang baru saja terjun dari jendela, ia lalu berkata, ia akan menelpon lagi.

Telpon dimatikan.

Suara ambulan dimana mana, bunyi helikopter dan suara himbauan dari atas helikopter untuk tidak bepergian. Lalu para warga wajib mengecek kesehatannya ditempat yang disediakan.

Aku melihat ke arah jendela, dibawah dua APV besar berhenti, dan keluar beberapa orang dengan pakaian lab dan masker berbicara kepada petugas keamanan apartemen.

Lalu tidak lama kemudian dilorong suara langkah kaki mereka,lalu mengetuk pintu tetangga sebelah.

Lalu pintuku.

Aku membukanya, seolah terkejut ada apa gerangan.

Mereka memperkenalkan diri sebagai satuan anti bioterorism.tadinya kupikir petugas kesehatan biasa.

Salah seorang menginterogasiku.

Menyakan aktifitasku hari ini.

(btw, distrik tempat dimana aku tinggal merupakan distrik dengan tingkat kriminal yang cukup tinggi, kebanyakan warga pendatang dan imigran gelap, mungkin karena itu mereka langsung mencurigai wilayah ini,aku sama sekali tidak terlibat, aku memilih apartemen itu karena cukup murah. Dan untungnya sampai saat ini aku tidak pernah berurusan dengan para berandalan).

Seorang nigga tetanggaku, protes, kenapa mereka mendapat perlakuan yang buruk, pamannya hidungnya patah dan berdarah. Tapi malah dipukul lagi dilorong tepat ketika pintu apartemenku kubuka.

Aku mempersilahkan petugas itu masuk.mereka langsung menscan kepalaku.

"mr Rey, apa kau bepergian tadi pagi,"

"Iya, aku driver online" jawabku

"boleh kulihat ktp mu" tanya nya.

Aku mengangguk.

Mereka memeriksa kamarku dan barang barangku kubilang kalau aku keberatan. Tapi salah seorang dari mereka menemukan pistol yang kutaruh di laci.

"itu untuk jaga jaga, kataku, kalau aku ngojol malam hari biar ga dibegal".

Mereka mengerti dan menaruhnya kembali.

Diluar sana terdengar suara keributan. Anak anak berandalan komplek menembaki petugas.

Seseorang berbisik ke salah seorang rekannya. Agak terdengar seperti.

"Dia adalah suspect".

Maaf pak kami akan membawamu, mohon kerjasamanya. Akan kami jelaskan disana"katanya.

A. Hmmmm Baiklah, ayo.
B. Baiklah tapi biarkan aku ke WC dulu.
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
Diubah oleh ekliptika
Quote:


emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk gw suka nih kepribadian si rey

B. Kita ke kamar mandi dulu
profile-picture
pinggirankali memberi reputasi
B. ke WC dulu

Ambigu soalnya, kalo suspect kepapar virus ok lah. Kalo suspect bioterorist ya... salah tangkap pasti
profile-picture
MeliasMagnor memberi reputasi
Quote:


Quote:


Cepatlah "kata salah seorang petugas itu.

Rey pun pergi ke kamar mandi, bukan karena ia kebelet tapi ia takut, sampe sampe perutnya mules.

Tapi begitu didalam, tiba tiba malah ga bisa keluar(eeknya) . Orang orang diluar sudah ga sabar.dan meminta Rey untuk lebih cepat.

Diluar sana suara tembakan makin sering terdengar, dan ada panggilan untuk meminta bantuan.

Dua orang petugas turun kebawah sementara yang satu menjaga Rey.

Terdengar lagi suara molotov.

Dari HT petugas yang menjaga, mereka diminta untuk mundur karena situasi yang tidak terkontrol.

Petugas yang menjaga Rey tadi mendengar suara gaduh dilantai bawah, ia berniat memeriksa.

Ia melihat anggota geng berandalan melakukan sweeping di lantai bawah. Dua temannya sudah terkapar bersimbah darah.

---

Rey sudah selesai dari WC, ia heran karena tidak ada suara gedoran lagi, mungkin ia menyerah.

Ia mengintip ke jendela, puluhan mobil polisi NYC,bersiap menyerbu. Sementara leader Gang mereka menyandera beberapa petugas, sambil berorasi.

Mereka bilang tidak tahu apa apa soal bioteroris. Tapi tindakan aparat menurut mereka sudah keterlaluan. Kuharap itu juga menjangkiti kalian. Ia juga menyebutkan persoalan persoalan relevan.

Polisi mengarahkan senjata, berusaha menahan diri.

Tapi entah dari pihak mana, mungkin karena ada yang gugup, melepaskan tembakan, dan merekapun saling balas.

Aku harus pergi "pikirku

Aku mengambil jaket, lalu pistolku.
Aku turun lewat tangga darurat yang menuju gang sempit. Tempat ini cukup sepi karena semua orang berkumpul di depan.

Sambil berjalan aku mencoba menghubungi helen, tapi telponnya sudah tidak aktif lagi.


Terdengar pengumunan bahwa kota akan dikarantina. Orang orang yang tidak punya kepentingan sebaiknya berada dirumah, jika tidak petugas akan mengambil tindakan.

Keluar dari gang, aku melihat hiruk pikuk kota yang sedang kebingungan, orang orang hilir mudik tanpa tujuan, mereka cemas. Umumnya mereka tidak menetap disini, kebanyakan dari brooklyn, turis luar negeri dsb. Jadi ada beberapa dari mereka yang memilih check in di hotel, hotel pun langsung penuh. Mereka berjubelan. Merasa frustasi karena tidak dapat tempat untuk tidur.

Beberapa orang yang protes ini turun ke jalan, meminta kejelasan.

Akhirnya mereka diminta untuk menuju ke shelter yang dibuat di Central Park.

Karena aku tidak ada urusan, kurasa aku akan pergi ke kantornya Helen dan mencari tahu.

Tapi tak ada satupun taksi yang beroperasi, jalanan sudah macet total.

Ketika berjalan Entah kenapa toko toko swalayan menjadi sangat ramai dan banyak orang yang berbelanja.

Tapi ini bukan acara belanja biasa, ini penjarahan.

A. Ikut menjarah
B. Nope, aku bukan orang seperti itu.
Diubah oleh ekliptika
meskipun si rey ini rasis (nama lengkapnya rey cism) tapi kalo menjarah sih engga kayanya jadi B, langsung cepet cepet ke kantor helen
A. Ikut menjarah

Cari makan bakalan susah sehabis ini mengingat karantina sekota dan krisis sosial (yang tembak2an tadi)


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di