CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Penawaran Kerjasama & Investasi /
Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57c94fc496bde6d2738b4567/sharing-investasi-pt-cakrabuana-sukses-indonesia-csi

Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI) - IMB Extra 5% / bulan

Maaf buat agan-aganwati, Mohon sharing-nya mengenai Investasi di PT. CSI, menganai isu-isu yang berkembang, apakah demikian adanya. Karena dengan Imbal Hasil 5% perbulan dirasa cukup besar untuk investasi semacam ini, sampai sampai OJK sendiri mencari tahu dan masih dalam penyelidikan OJK. Dan ada juga anak perusahaan PT. CSI yang sudah dinyatakan ilegal dalam list OJK baru-baru ini.

PT. Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) ,

JL. Pilang Raya G-31 BTN Pilang Sari Endah,
Kedawung Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Indonesia
Telp. : (0231) 8300675, (0231) 8825000
Fax : (0231) 237392
Email : info@csicenter.co.id
Call Center: 1500 931

PT.CAKRABUANA SUKSES INDONESIA GROUP

Legalitas :

Kep.Menkumham RI No.AHU-034384.AH.01.01 TH 2012
Notaris : Solichin, SH., M.Ini.
SIUP : 0027/10-23/PM/II/2012
NPWP / NPWPD : 31.449.261.2.426.000
Izin TDP : 102214701218

Dan ini adalah Koperasi yang menopang kegiatan PT. CSI Group,
KSPPS BMT Cakrabuana Sukses Indonesia Syariah Sejahtera
http://nik.depkop.go.id/Detail?Koper...=3209300020001

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT CSI Madani Nusantara
http://nik.depkop.go.id/Detail?Koper...=3274040020001

Sebenarnya ada beberapa lagi anak perusahaan PT. CSI Group, tinggal cari saja di google ya .

Sebetulnya Bisnis CSI biasa-biasa saja, dan perkembangan koperasi-nya sangat cepat dengan banyak-nya kantor cabang hampir di seluruh Indonesia.

Tapi sebetulnya yang menarik itu adalah adanya

Program IMB EXTRA setara 5%/bulan
Spoiler for Program IMB EXTRA setara 5%/bulan:


Manipulasi Sertifikat MUI
Spoiler for Manipulasi Sertifikat MUI:


Fatwa Haram MUI Cirebon
Spoiler for Fatwa Haam MUI Cirebon:


Fatwa Haram dari DSN-MUI Pusat
Spoiler for Fatwa Haram dari DSN-MUI Pusat:


Bareskrim Polri telah menangkap dua orang Direksi atau Pengurus PT CSI pada 25 November 2016
Spoiler for Bareskrim Polri telah menangkap dua orang Direksi atau Pengurus PT CSI pada 25 November 2016:

bareskrim sita puluhan komputer dan 1 unit Pajero CSI
Spoiler for bareskrim sita puluhan komputer dan 1 unit Pajero CSI:


4 kasus Hukum yang sedang berjalan


Spoiler for 4 kasus Hukum yang sedang berjalan :

Diubah oleh buff.persie
Halaman 1 dari 28

Sidang Gugatan Perdata Aset CSI
Spoiler for Sidang Gugatan Perdata Aset CSI:
Diubah oleh buff.persie
Thanks partisipasinya
maaf bila ada yg belum ke catet ..

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:


Diubah oleh buff.persie
CSI bidang usahanya apa ya gan?
Ngumpulin duit kok ijinnya BAPPEBTI? knp bukan OJK?
Gile jg nih sebln 5%....setaon 60% sodara2....
ini sih udah pasti ponzi ini mah. izinnya bappebti tp malah ngumpulin duit.
Diubah oleh indra_its
ada lagi yg 25%

Sertifikat MUI palsu

Tapi di sayangkan dalam mempromosikan Investasi para marketing ini memakai cara kotor dan menjadi viral di Dunia maya,
salah satunya dengan memakai Sertifikat MUI palsu tentang PT. CSI, yang seolah oleh sudah mendapat Sertifikat MUI, tapi mereka menjiplak dan mengedit setifikat punya Perusahaan lain, dan mereka mengeditnya dengan ceroboh sekali.

http://telemarketingcsitentangcsi.bl...indonesia.html
https://www.facebook.com/photo.php?f...type=3&theater
https://www.facebook.com/groups/1375...1198497508206/
https://www.facebook.com/photo.php?f...type=3&theater
https://www.facebook.com/wildan.siha...54622351425914
https://www.facebook.com/groups/BMTC...1745503399913/
https://www.facebook.com/jebe.thedut...06313846127887
https://www.facebook.com/search/top/...krabuana%20mui
https://www.facebook.com/wiewien.sug...00173567015885
https://www.facebook.com/kharis.alai...81841975171272
http://konsultankeuangancsi.blogspot.co.id/
http://www.kaskus.co.id/show_post/57...5198b4567/30/-

Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI)

Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI)
Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI)
Sharing INVESTASI PT. CAKRABUANA SUKSES INDONESIA (CSI)


Yang Kiri Sertifikat MUI abal-Abal PT. CSI, yang kanan Sertifikat MUI punya PT. ARMINAREKA PERDANA

1. Mereka Mengedit Sertifikat MUI punya PT. ARMINAREKA PERDANA
2. Lihat yang di Kotak Merah adalah sama persis identik
3. Lingkaran Merah seharusnya ada putihnya, itu jelas sekali di edit
4. Panah Hijau, Nama PT. Harusnya ada di bawah-nya, bukan pada bagian atas
5. Lihat Kotak biru.
Pada bagian kanan punya PT. Arminareka P, tertulis, 5 November 2010M / 26 Djulhijjah 1431H
dan itu COCOK tahun 2010 Masehi sesuai dengan Tahun 1431 Hijriah.

Pada bagian Kiri punya PT. CSI, tertulis, 5 November 2014M / 26 Djulhijjah 1431H
dan itu TIDAK COCOK tahun 2014 Masehi sesuai dengan Tahun 1431 Hijriah. Karena tahun 2014 Masehi itu jatuh pada 1436 Hijriah.

FATAL SEKALI
Jangan membodohi orang dalam menggaet calon Investor, seolah olah PT. CSI sudah HALAL, dan mendapat sertifikat MUI


edit ..
emoticon-Traveller
Diubah oleh buff.persie
Quote:


Katanya duitnya investasi kan di bursa berjangka lewat PT. Premier Equity Futures, jadi ijin BAPPETI itu untuk PT. PEF, bukan ijin CSI, .. biasalah .. biar kelihatan waaah


Quote:

ponzi bisaaa

Quote:


apa tuh yang 25 % ??


Masih ada yang lainnya .. sabar ya .. emoticon-Traveller
Diubah oleh buff.persie
Quote:



Premier Equity Futures bukannya bermasalah juga ya gan? banyak kasus tuh terkait Premier Equity Futures di google
Quote:


Memang bermasalah, tapi secara administratif perijinan PT. PEF masih legal,
Sebetulnya yang bermasalah itu di CSI-nya, pasar mana yang lewat PT. PEF itu. Ke JFX atau ke bursa luarnegri, atau memang nggak ke mana-mana.
Penggalangan dana itu ijinnya OJK kan bukan bappebti..parah ini. Hyip offline
Quote:


Yang pake Ijin BAPPETI itu untuk PT. PREMIER EQUITY FUTURES (PEF),

PT. CSI nggak punya ijin BAPPETI, Cuman PT. CSI dalam menggaet investor suka memakai ijin punya PT. PEF, seolah oleh itu ijin punya CSI, karena mereka (CSI) beranggapan, karena mereka sebagai Client PT. PEF maka mereka memakai Ijin itu supanya mereka di anggap legal Meng-investasi-kan dana Nasabah-nya di Bursa Berjangka lewat PT. PEF.
Tapi kita tidak tahu Apakah mereka benar-benar menyalurkan investasi-nya di bursa Berjangka lewat PT. PEF atau bukan.
Quote:


oia bulan juli kemaren PBNU nyatakan CSI Haram
cek dimaridimari

setelah itu MUI Kab.Cirebon juga nyatakan CSI haram....
Tekapehtekapeh
Quote:


trims gan,
mereka menafsirkan sendiri fatwa MUI, dan menafsirkan kaidah hukum ekonomi syariah sendiri disesuaikan dengan kebutuhan mereka
Diubah oleh buff.persie
Quote:


Kalau mereka memalsukan sertifikat MUI, berarti bisa kena tindak pidana dong mas agan?
Quote:


kalo secara institusi Perusahaan nya susah di pidana, karena ini di sebarkarkan secara pribadi, tapi sepertinya perusahaan membiarkan dan tidak pernah mengklarifikasi tentang ini. malahan di untungkan jadi promosi gratis.
saya sudah kirim email ke MUI untuk klarifikasi, tapi belum ada jawaban. mungkin harus banyakan yg kirim email nya ke DSN-MUI nya
Boleh minta alamat email DSN-MUI mas agan? Ini media-media di Cirebon juga pada diem aja. Jangan-jangan ...........emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)
Quote:



email DSN-MUI : dsn_mui@mui-online.org
email MUI : mui-online@mui.or.id

MUI Keluarkan Fatwa Haram Bisnis CSI, Nomor 41/MUI/Kab.Cirebon/IX/2016

http://www.jawapos.com/read/2016/10/...m-bisnis-csi/1

JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon mengeluarkan fatwa haram tentang bisnis PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) Group. fatwa tersebut dikeluarkan sesuai dengan keputusan Nomor 41/MUI/Kab.Cirebon/IX/2016.

“Dikeluarkan fatwa haram bisnis CSI ini, setelah munculnya hasil baitsul masail PBNU di Ponpes Kempek. Kemudian kami lakukan kajian dan penelitian yang cukup panjang,” ujar Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH Bahrudin Yusuf, saat konferensi pers, di kantor MUI, Kamis (29/9).

Menurutnya, fatwa itu berdasarkan hasil kajian dan penelitan yang cukup lama. Kajian ini dilakukan juga karena ada permintaan dari pihak PT CSI Group pertanggal 8 Agustus 2016 perihal Permohonan Fatwa. “Alhasil, keputusan itu haram,” jelasnya.

Dari keputusan hasil fatwa tersebut, pihaknya sudah melayangkan ke pihak PT CSI Group, MUI Provinsi Jawa Barat, MUI pusat, serta instansi terkait lainnya.

Sementara itu, Ketua Sidang yang juga Ketua Badan Hukum dan Perundang-undangan MUI Kabupaten Cirebon, KH Mukhlisin Muzarie menerangkan, untuk mengeluarkan fatwa haram bagi bisnis PT CSI Group, pihaknya melakukan informasi terkait baik dari keterangan Tim Menegemen PT CSI, para nasabah, pihak kepolisian, serta mengkaji perihal akad yang terdapat di brosur CSI.

Dengan memperhatikan pendapat-pendapat yang berkembang dalam sidang komisi fatwa dan komisi hukum dan perundang-undangan serta komisi ekonomi MUI Kabupaten Cirebon pada 8 September 2016 yang bertempat di Ponpes Al-Ma’unah Dukupuntang, yang membahas perjanjian akad mudharabah atau mudharabah mutlaqah tanpa menyebutkan jenis-jenis usaha dan keuntungan.
“Selain itu, kami juga membahas pemberian keuntungan 5 persen dari modal dan memberikan tambahan keuntungan sebagai sanksi atau denda apabila pembayaran keuntungan tersebut terlambat yang dihubungkan dengan waktu, serta membahas mekanisme penyaluran dana antara BMT CSI Syariah Sejahtera dengan PT CSI dengan perusahaan pialang, atau anata PT CSI dengan bank-bank penyimpan margin,” terangnya.

Selanjutnya, kata Mukhlisin, pihaknya juga membahas macam-macam trading online yang dilakukan sebagai usaha pengembangan dana investasi atau dana tabungan nasabah atau dana simpanan anggota.

“Maka kami menetapkan, pertama bahwa usaha PT CSI atau BMT CSI Syariah Sejahtera berdasarkan perjanjian akad mudarabah atau mudarabah mutlaqah yang tidak mencantumkan jenis-jenis usaha riil atau trading online dan hasilnya," katanya.

"Serta menyebutkan keuntungan atau nisbah sebesar atau setara 5 persen dari modal secara permanen setiap bulan dan memberikan keuntungan sebagai sanksi yang dihubungkan dengan waktu apabila terlambat memberikan keuntungan atau nisbah tersebut kepada investor atau anggota, hukumnya haram karena termasuk riba,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, usaha penghimpunan dana investasi atau tabungan simpanan menggunakan akad mudharabah atau mudharabah tanpa menjelaskan produk-produk sebagai usaha untuk mengembangkan dana tersebut sesuai fatwa DSN-MUI No. 2 Tahun 2000 tentang Tabungan dan Fatwa DSN-MUI No. 3 Tahun 2000 tentang Deposito, hukumnya haram karena termasuk Gharar.

“Artinya, bahwa penyaluran dana investasi atau tabungan atau simpanan dari BMT CSI Syariah Sejahtera ke PT CSI, dan dari PT CSI ke perusahaan pialang. Serta penyimpanan dana melalui bank-bank konvensional, hukunya haram karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” tandasnya.

Menurutnya, dari hasil fatwa MUI, pihaknya merekomendasikan kepada PT CSI Group agar meninggalkan usaha yang berbau riba dan gharar. Dalam kesempatan itu juga, pihaknya meminta kepada pemerintah dan instansi terkait, diminta untuk membina dan mengawasi kegiatan usaha PT CSI atau BMT CSI Syariah, termasuk lembaga keuangan serupa lainnya secara porposional dan professional sesuai kewenangan masing-masing, agar masyarakat tidak dirugikan secara material dan moral secara kondusif.
“Dalam kesempatan ini, kami hanya mengingatkan kepada para investor, nasabah, maupun anggota BMT CSI Syariah Sejahtera agar berhati-hati dalam berinvestasi,” pungkasnya.(sam/yuz/JPG)

Fatwa MUI Cirebon no. 41/MUI/KAB.CBN/IX/2016 : Fatwa Haram Bisnis PT. CSI

SUNDUL UP......http://m.detik.com/finance/moneter/d-3334243/3-perusahaan-investasi-bodong-ini-himpun-uang-rp-58-triliun
CSI salah satunya.....
Bakal ada lage nih barisan korban CSI emoticon-Toast
Halaman 1 dari 28


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di