Andis369
TS
Andis369
Nya' Abbas Akup - Bapak Film Komedi Indonesia [MUST SEE !!!]




Spoiler for no REPSOL gan !!!:


Nya' Abbas Akup - Bapak Film Komedi Indonesia


Bagi agan-agan penggemar film komedi Indonesia tentunya tidak asing lagi dengan karya beliau seperti "Jendral Kancil", "Bing Slamet Koboi Cengeng", "Ateng Minta kimpoi" dan "Inem Pelayan Seksi"
Tapi taukah agan-agan sekalian siapa sutradara dibalik film-film tersebut dan dijuluki "BAPAK FILM KOMEDI INDONESIA"

Perkenalkan nama beliau "Nya' Abbas Akup"



Nya Abbas Akup (lahir di Malang, Jawa Timur, 22 April 1932 – meninggal 14 Februari 1991 pada umur 58 tahun) adalah seorang sutradara senior Indonesia yang terkenal akan karya-karyanya yang bernada komedi dan fenomenal.

Pendidikan : SMA, Fakultas Hukum UI Jakarta dan UNPAD Bandung (tak selesai). Dia lulus ujian "masuk" sebagai asisten sutradara (1952), yang diselenggarakan PERFINI pimpinan Usmar Ismail (1921-1971). Ditugasi langsung mendampingi D. Djajakusuma (1918-1987) dalam pembikinan film Harimau Tjampa (1953). Setahun kemudian dipercaya menyutradarai Heboh (1954). Film yang ditulis sendiri skenarionya itu cukup sukses di pasaran. Tapi, baru dengan Tiga Buronan (1957) namanya dikenal secara luas.

Dalam perfilman nasional nama Nya Abbas Akup tak bisa dilupakan walaupun sineas kelahiran Malang, berdarah Aceh ini tak pernah mendapatkan Piala Citra. Satu-satunya penghargaan yang pernah diraihnya adalah Piala Antemas untuk film terlaris 1978, Inem Pelayan Sexy dan Piala Bing Slamet untuk film komedi terbaik 1991, Boneka dari Indiana.

Meski piala untuk Akup adalah penghargaan khusus--mirip sineas Alfred Hitchcock yang sepanjang kariernya juga tak pernah mendapat Piala Oscar--anak didik Usmar Ismail yang mengawali kariernya sebagai asisten sutradara dalam film Kafedo (1953) ini seperti kurang diakui juri Piala Citra lantaran penghargaan ini kebanyakan diraih oleh film-film drama. Walau filmnya berbobot dan sukses menghasilkan laba, sosok pendiam yang jauh dari kesan lucu ini seperti tenggelam dibandingkan nama besar Usmar Ismail, Syuman Djaya, Teguh Karya, Wim Umboh, Arifin C. Noer dan Asrul Sani.

Salim Said, pengamat politik yang juga kritikus film, menjulukinya "tukang ejek nomor wahid" atas kiprahnya "menampilkan sesuatu yang baru di tengah sejumlah komedi konyol gaya sandiwara" (Pantulan Layar Putih, Pustaka Sinar Harapan, 1991). Bila untuk "Bapak Film Nasional" kita dapat menyebut Usmar Ismail, maka Nya Abbas Akup, pria berdarah Aceh kelahiran Malang, 1932, dan wafat pada 1991 ini menyandang julukan "Bapak Film Komedi Indonesia".

Ia memang pantas menyandangnya, lantaran generasi film komedi yang dipelopori pelawak kondang Bing Slamet, Benyamin S., Jalal, Ateng, sampai duet Kadir-Doyok--yang pertama kali dipertemukan dalam film Cintaku di Rumah Susun (1987)--lahir dari tangannya. Akup juga dinilai menyegarkan aspek bertutur film komedi di tengah komedi konyol slapstick.

Hampir semua sub genre film komedi juga disentuh Akup. Sebutlah Drakula Mantu (1974, a.ka. Benyamin Kontra Drakula) yang menyajikan horor komedi. Dalam Tiga Buronan (1957) ada black comedy dan komedi aksi. Sedangkan di Bing Slamet Koboi Cengeng (1974) ada parodi ketika di masa itu Indonesia sedang tergila-gila pada popularitas film koboi Django, Lone Ranger dan Bonanza. Lalu ada komedi musikal Dunia Belum Kiamat (1971) sampai kritik sosial dalam Inem Pelayan Sexy (1976) yang menjadi masterpiece-nya.

Beliau adalah bapak film komedi Indonesia yang karyanya masih terus dipakai dalam film-film komedi saat ini

Spoiler for FILMOGRAFI:


Spoiler for POSTER FILMnya GAN..!!!:


SEKIAN TRIT GEJE DARI ANE GAN SEMOGA BISA BERMANFAAT UNTUK AGAN SEMUA



CEK SUMSUM GAN..!!!


Spoiler for TAMBAHAN FOTO BELIAU..:







Diubah oleh Andis369 05-03-2014 17:45
tien212700
tien212700 memberi reputasi
1
6.1K
24
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan