lae ini kayaknya baru pegang komputer pas kuliah di jogja, saat windows 3.1 lagi di puncak kejayaannya. padahal sebelum era windows, sudah ada word perfect dos & pagemaker mac. kalau mau font aneh2 sudah ada chiwriter. sebelum itu juga ada mesin typesetter dari yang manual & digital.
kebijakan bodoh. kalau yang WNI, cukup uji kompetensi seperti yang lokal, bisa langsung praktik. adaptasi itu cara perpeloncoan & nakes WNI lulusan asing yang lulus dari kampus2 terkenal di barat mana mau? wong ke singapore atau malaysia aja bisa langsung praktik walau bukan WN negara tersebut.
yang nyuruh masak harus makan paling dulu ya. belajar lagi komunikasi, jurusan ilmu komunikasi sefakultas sama jurusanmu.
dosen abal2, malu2in aja lae yang satu ini. googling aja sudah tau times new roman itu sudah ada sejak 1931. di era komputer, sudah ada dipakai di chiwriter & word perfect dos. kayaknya lae ini nggak mengalami. saya pakai komputer dari zaman apple IIe atau pc-xt yang memorinya 64-128kb masih paka...
harusnya pilpres & pilkada digabung, pileg itu jaraknya 2,5 tahun dari pilpres pilkada. yang buat kacau itu jarak pileg ke pilkada yang cuma beberapa bulan.
boro2 mau pertahankan negara dari musuh, melawan musuh dari dalam macam ormas pemeras & preman macam ini aja nggak sanggup. ini beneran presidennya dari tentara?
https://news.detik.com/berita/d-7835149/prabowo-pemimpin-dunia-ingin-belajar-makan-bergizi-gratis-dari-kita Prabowo: Pemimpin Dunia Ingin Belajar Makan Bergizi Gratis dari Kita Firda Cynthia Anggrainy Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah surat pimpinan dunia terkait program makan bergizi gra
yang dikejar & diperas itu cuma 'low hanging fruits' terus. ini yang buat orang2 yang sudah coba patuh bayar pajak jadi pelan2 bangkang. ini buat pendapatan pajak kita turun. coba cek tuh yang doyan ke LN, terutama buat ibadah, pada bayar PPh 21 nggak? jangan2 NPWP aja nggak punya. 10
ini seharusnya jadi contoh penerapan 'fakir miskin & anak terlantar dipelihara oleh negara'. tapi model panti asuhan sudah nggak pas untuk zaman sekarang. lebih bagus pakai sistem adopsi.
yang tejadi adalah orang2 yang 'sok suci' itu ingin memaksakan agenda agama pada masyarakat. lalu hal ini ditunggangi oleh mereka yang bisa dapat keuntungan dari situasi ini. melarang total itu 100% biaya, 0% keuntungan finansial, 100% penyimpangan. itu sebab di barat mereka sudah berubah
judi dibuat ilegal, yang nikmati itu oknum aparat, ormas, preman doang. legalkan dengan bea tinggi & lokalisasi aja, masuk kas negara.