- Beranda
- Komunitas
- News
- SINDOnews.com
Rutan Majene Tegaskan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
TS
rutanemajene
Rutan Majene Tegaskan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Rutane News – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIIB Majene melaksanakan kegiatan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Lapangan Rutan Majene, Jumat (8/5). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan satuan kerja pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan terbebas dari praktik-praktik penyimpangan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan serta integritas layanan pemasyarakatan.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam memberantas peredaran handphone ilegal, penyalahgunaan narkoba, dan segala bentuk penipuan yang berpotensi terjadi di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang Rutan Majene, serta melibatkan unsur TNI, POLRI, BNNK, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Pemerintah Daerah, akademisi, LSM, organisasi kemasyarakatan, dan awak media sebagai bentuk sinergi pengawasan bersama.
Pelaksanaan kegiatan dirangkaikan dengan razia gabungan pada blok hunian yang didampingi personel Brimob, Polres Majene, dan Kodim 1401/Majene, tes urine menyeluruh bagi petugas dan warga binaan, serta penyuluhan bahaya narkotika, serta konferensi pers terkait hasil pelaksanaan kegiatan.
Kepala Rutan Kelas IIIB Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat integritas jajaran pemasyarakatan sekaligus memastikan terciptanya lingkungan rutan yang steril dari gangguan keamanan.
"Ikrar ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata seluruh jajaran Rutan Majene untuk terus menjaga marwah pemasyarakatan dengan menolak segala bentuk peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan. Kami ingin memastikan bahwa Rutan Majene menjadi tempat pembinaan yang aman dan bersih," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan internal akan terus diperkuat melalui peningkatan kontrol, deteksi dini, serta kolaborasi aktif dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan.
"Pencegahan hanya bisa berhasil jika dilakukan secara konsisten dan melibatkan semua pihak. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berintegritas," tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ramdani Boy, menuturkan bahwa pelaksanaan ikrar ini merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan Sulawesi Barat dalam mengimplementasikan arahan pusat terkait pemberantasan narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas maupun rutan.
"Seluruh satuan kerja pemasyarakatan harus memiliki komitmen yang sama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari gangguan keamanan. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan maupun pelanggaran yang mencederai integritas institusi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui langkah preventif dan represif yang terukur.
"Pengawasan yang kuat bukan hanya tentang penindakan, tetapi juga membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas," jelasnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Majene, Iptu Japaruddin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkoba dan penipuan di lingkungan pemasyarakatan membutuhkan kerja sama yang solid. Polres Majene siap mendukung penuh langkah-langkah pengawasan yang dilakukan Rutan Majene," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan aparat penegak hukum dalam razia gabungan merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih bersih dan profesional.
"Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini," jelasnya.
Dari hasil razia gabungan dan tes urine yang dilaksanakan, tidak ditemukan handphone ilegal maupun indikasi penyalahgunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga Rutan Majene tetap kondusif serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
IMIPAS PRIMA(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)
0
13
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan