- Beranda
- Komunitas
- Berita Terkini
Belajar Tajwid, Warga Binaan Perbaiki Bacaan AL-QUR’AN
TS
rutanpasangkayu
Belajar Tajwid, Warga Binaan Perbaiki Bacaan AL-QUR’AN
Pasangkayu, 6 Mei 2026 — Suasana berbeda terasa di Rutan Pasangkayu. Bukan hanya rutinitas harian, tetapi lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lebih terarah dan penuh makna. Rutan Pasangkayu bersama Wahdah Islamiyah Kabupaten Pasangkayu menggelar kegiatan pemantapan ilmu tajwid bagi warga binaan. Kegiatan ini bertujuan membantu mereka memahami cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sekaligus menanamkan nilai-nilai ketenangan dan perbaikan diri.
Program ini diikuti oleh sejumlah warga binaan yang mengikuti pembelajaran dengan penuh kesungguhan. Mereka belajar mengenali panjang pendek bacaan, makhraj huruf, hingga memperbaiki kesalahan yang selama ini belum disadari. Interaksi antara pengajar dan peserta terasa dekat dan penuh perhatian, membuat suasana belajar menjadi nyaman. Bagi sebagian warga binaan, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang membuka pemahaman mereka terhadap Al-Qur’an sekaligus menghadirkan rasa tenang dalam menjalani hari-hari di dalam rutan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pasangkayu ingin menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang membangun harapan. Ilmu tajwid yang dipelajari diharapkan menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat. Perlahan, dari balik jeruji, tumbuh perubahan nyata—dari hati yang gelisah menuju hati yang lebih damai dan penuh harapan.

Program ini diikuti oleh sejumlah warga binaan yang mengikuti pembelajaran dengan penuh kesungguhan. Mereka belajar mengenali panjang pendek bacaan, makhraj huruf, hingga memperbaiki kesalahan yang selama ini belum disadari. Interaksi antara pengajar dan peserta terasa dekat dan penuh perhatian, membuat suasana belajar menjadi nyaman. Bagi sebagian warga binaan, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang membuka pemahaman mereka terhadap Al-Qur’an sekaligus menghadirkan rasa tenang dalam menjalani hari-hari di dalam rutan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pasangkayu ingin menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang membangun harapan. Ilmu tajwid yang dipelajari diharapkan menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat. Perlahan, dari balik jeruji, tumbuh perubahan nyata—dari hati yang gelisah menuju hati yang lebih damai dan penuh harapan.

0
10
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan