- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Fakta
Nasib Ade Ratnasari, Tertipu Rp250 Juta, Kini Disomasi Cici Nugrama Lagi
TS
dumismedianew
Nasib Ade Ratnasari, Tertipu Rp250 Juta, Kini Disomasi Cici Nugrama Lagi

Jakarta, Dumismedianews - Selebgram Ade Ratnasari angkat bicara usai menerima somasi dari Cici Nugrama. Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Ade mengaku terkejut atas tudingan yang dialamatkan kepadanya, terutama terkait dugaan pencemaran nama baik.
Ade menegaskan, dirinya baru mengetahui adanya somasi tersebut dan merasa kebingungan atas dasar tuntutan yang diajukan.
“Saya juga kaget tiba-tiba dapat somasi. Setelah saya pelajari, tidak ada satu pun pemberitaan media yang menyebut nama Mbak Cici secara langsung,” ujar Ade di hadapan awak media.
Ia merujuk pada sejumlah pemberitaan yang beredar pada 21 April 2026, yang mengangkat kasus dugaan penipuan terhadap dirinya. Menurut Ade, seluruh berita tersebut hanya menyebut dirinya sebagai korban, tanpa mencantumkan nama pihak yang merasa dirugikan.
“Kalau memang saya dianggap merugikan, saya ingin tahu dirugikan dalam hal apa. Nama pun tidak disebut, jadi saya bingung di mana letak pencemaran nama baiknya,” tegasnya.
Meski diminta untuk menyampaikan permintaan maaf, Ade mengaku tidak bisa melakukannya tanpa kejelasan. “Saya tidak keberatan meminta maaf jika memang salah. Tapi harus jelas dulu kesalahannya di mana,” tambahnya.
Di sisi lain, Ade juga mengungkap latar belakang persoalan yang menyeret namanya, yakni dugaan penipuan yang dialaminya bersama rekan bisnisnya. Ia menyebut kerugian yang dialami mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Menurut Ade, kasus bermula dari perkenalannya dengan seorang oknum berinisial AMR yang mengaku memiliki kedekatan dengan sejumlah pejabat. Dengan dalih mempercepat pengurusan administrasi, oknum tersebut meminta sejumlah uang.
“Saya sempat mentransfer Rp200 juta, lalu Rp50 juta lagi. Rekan saya bahkan sampai Rp800 juta. Total kerugian kami sekitar Rp1,05 miliar,” ungkapnya.

Ade mengaku percaya karena oknum tersebut kerap membawa nama pejabat tinggi. Namun setelah dikonfirmasi, pihak-pihak yang disebut justru membantah keterlibatan mereka.
“Setelah saya cek langsung, ternyata nama-nama itu hanya dicatut. Mereka tidak pernah menerima uang sepeser pun,” jelasnya.
Dalam kasus ini, Ade menyebut Cici Nugrama sempat hadir sebagai pihak yang menawarkan diri menjadi penengah untuk penyelesaian. Namun, Ade menilai tidak ada penyelesaian konkret, bahkan uang yang dijanjikan untuk dikembalikan tidak terealisasi sepenuhnya.
“Dijanjikan Rp250 juta kembali, tapi yang ada hanya sebagian kecil dan itu pun bukan uang saya,” katanya.
Ade memastikan dirinya telah melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut ke Bareskrim Polri. Ia berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.
“Saya sudah melapor dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Ini bukan utang-piutang, tapi dugaan penipuan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Ade juga mengaku telah melayangkan somasi balik kepada pihak yang lebih dulu menyomasi dirinya. Ia merasa reputasinya justru dirugikan oleh tudingan yang dinilai tidak berdasar.
“Kalau saya disomasi tanpa dasar yang jelas, tentu ini merugikan nama baik saya juga,” ujarnya.
Ke depan, Ade bersama pihak keluarga dan korban lainnya berencana menggelar aksi damai untuk menuntut kejelasan serta pertanggungjawaban dari pihak terkait.
“Kami hanya ingin keadilan. Uang kami bukan sedikit, dan kami berharap ada itikad baik dari pihak-pihak yang terlibat,” pungkasnya.
(Red/Dumis)
0
9
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan