Kaskus

Entertainment

hansaputraAvatar border
TS
hansaputra
Padel vs Tenis, Apa Bedanya dan Mana yang Cocok Buat Kamu?
Padel vs Tenis, Apa Bedanya dan Mana yang Cocok Buat Kamu?
Belakangan ini padel makin sering muncul di media sosial. Banyak yang penasaran, sebenarnya padel itu sama dengan tenis atau berbeda? Sekilas memang mirip karena sama-sama pakai raket dan net. Tapi kalau dilihat lebih jauh, keduanya punya banyak perbedaan yang cukup mendasar.

Sejarah Singkat Keduanya
Tenis sudah dimainkan sejak abad ke-19 dan berkembang menjadi olahraga internasional dengan turnamen bergengsi seperti Wimbledon dan US Open. Olahraga ini diatur oleh ITF (International Tennis Federation) dan sudah masuk cabang olahraga Olimpiade sejak 1988.

Padel sendiri lahir di Meksiko pada tahun 1969, diciptakan oleh Enrique Corcuera. Olahraga ini kemudian berkembang pesat di Spanyol dan Amerika Latin sebelum akhirnya mulai masuk ke Asia, termasuk Indonesia. Saat ini padel diatur oleh FIP (Federación Internacional de Pádel).

Perbedaan Lapangan
Padel vs Tenis, Apa Bedanya dan Mana yang Cocok Buat Kamu?
Ini perbedaan paling mencolok antara padel dan tenis.
Lapangan tenis berukuran 23,77 x 10,97 meter untuk double dan tidak memiliki dinding. Pemain harus menjaga bola tetap di dalam garis lapangan. Lapangan tenis bisa menggunakan berbagai jenis permukaan seperti Hard Court, Clay Court, dan Grass Court.

Lapangan padel jauh lebih kecil, yaitu 20 x 10 meter, dan dikelilingi dinding kaca atau beton di semua sisi. Dinding ini bagian dari permainan karena bola boleh memantul dari dinding sebelum dikembalikan lawan. Lapangan padel selalu tertutup pagar dan dinding, sehingga desain konstruksinya lebih spesifik.

Nah, kalau kamu atau komunitas kamu berencana membangun salah satu dari kedua lapangan ini, pastikan pilih kontraktor yang paham spesifikasinya. Sentono Sport adalah salah satu kontraktor lapangan olahraga yang sudah berpengalaman sejak 2014. Mereka sudah menyelesaikan lebih dari 350 proyek di seluruh Indonesia, termasuk lapangan tenis berstandar ITF.

Perbedaan Raket
Padel vs Tenis, Apa Bedanya dan Mana yang Cocok Buat Kamu?
Raket tenis terbuat dari bahan ringan seperti graphite atau carbon fiber dengan kepala raket berbentuk oval dan berwajah senar. Panjangnya sekitar 68-73 cm dan bobotnya antara 270-340 gram.

Raket padel bentuknya berbeda jauh. Raket padel lebih pendek, padat, dan tidak bersenar karena permukaannya terbuat dari bahan solid dengan lubang-lubang kecil. Panjangnya maksimal 45,5 cm dan bobotnya antara 340-390 gram. Karena bentuknya yang pendek dan padat, raket padel terasa lebih mudah dikontrol oleh pemula.

Perbedaan Bola
Padel vs Tenis, Apa Bedanya dan Mana yang Cocok Buat Kamu?
Bola tenis dan bola padel sekilas terlihat sama karena warnanya mirip. Tapi sebenarnya bola padel sedikit lebih kecil dan tekanan udaranya lebih rendah dibanding bola tenis. Hal ini membuat bola padel memantul lebih lambat, yang memang disesuaikan dengan ukuran lapangan yang lebih kecil.

Perbedaan Aturan Main
Sistem penilaian tenis dan padel hampir sama, yaitu menggunakan sistem 15, 30, 40, game, set, dan match. Tapi ada beberapa perbedaan aturan yang cukup signifikan.
Di tenis, bola hanya boleh memantul satu kali di lantai sebelum dipukul kembali. Di padel, bola juga hanya boleh memantul satu kali di lantai, tapi pemain boleh membiarkan bola memantul dari dinding setelah itu sebelum memukulnya. Aturan dinding inilah yang membuat padel terasa lebih dinamis dan mudah dipelajari oleh pemula.

Satu lagi, servis di tenis dilakukan dari atas dengan ayunan penuh. Sedangkan di padel, servis dilakukan dari bawah pinggang dengan cara memantulkan bola ke lantai terlebih dahulu.

Mana yang Lebih Mudah Dipelajari?
Banyak yang bilang padel lebih ramah untuk pemula. Lapangannya lebih kecil, raketnya lebih mudah dikontrol, dan adanya dinding membuat reli lebih panjang sehingga permainan terasa lebih menyenangkan sejak awal.

Tenis membutuhkan waktu lebih lama untuk dikuasai karena lapangannya lebih besar dan teknik servis serta pukulan dasarnya lebih kompleks. Tapi justru karena itulah banyak orang yang merasa tenis lebih menantang dan memuaskan ketika sudah mahir.

Mana yang Lebih Populer di Indonesia?
Tenis sudah punya basis penggemar yang kuat di Indonesia sejak lama. Lapangan tenis sudah tersebar di banyak tempat mulai dari kompleks perumahan, sekolah, hingga pusat olahraga pemerintah.

Padel masih tergolong baru di Indonesia tapi pertumbuhannya cukup cepat. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali sudah mulai bermunculan klub padel baru. Tren ini kemungkinan besar akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Kalau kamu tertarik membangun lapangan tenis untuk komunitas atau fasilitas pribadi, pastikan menggunakan jasa pembuatan lapangan tenis yang sudah berpengalaman dan paham standar internasional. Sentono Sport bisa jadi pilihan karena mereka sudah menangani proyek dari skala kecil hingga fasilitas olahraga besar seperti GBK Sport Center dan Sentul City.

realmehpjtbn170Avatar border
realmehpjtbn170 memberi reputasi
1
57
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan