Kaskus

News

ikurniawan75Avatar border
TS
ikurniawan75
Tokoh dan Ulama Minang Silaturahim di Kota Bekasi Dukung Pusat Peradaban Islam ICDI
Tokoh dan Ulama Minang Silaturahim di Kota Bekasi Dukung Pusat Peradaban Islam ICDI

KOTA BEKASI-Sejumlah tokoh masyarakat dan ulama dari Sumatera Barat-yang tergabung Dai Rantau Minang (Daram), silaturahim di Kota Bekasi, dukung pendirian pusat peradaban Islam, yang bernama Islamic Center Daram International (ICDI).

Peryataan bersama ini dikemukakan, dalam acara bertajuk: "Silaturahim Akbar Daram
Peresmian Kantor DPP Daram
dan Pencanangan Islamic Center Daram International (ICDI)", di kantor baru DPP Daram di Jalan Hankam, Jatiwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Sabtu (18/4/2026).

Sejumlah tokoh dan pendakwah ranah minang hadir, antara lain, Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Dr. Amirsyah Tambunan, Buya Dr. Alfian Tanjung, Ulama Kota Bekasi Kh. Asep Syaifudin, Buya Refrizal-mantan anggota DPR Fraksi PKS dan Ketua Umum (Ketum) Daram Buya Dr. Elfa Hendri Mukhlis.

Tokoh dan Ulama Minang Silaturahim di Kota Bekasi Dukung Pusat Peradaban Islam ICDI

Ketum DPP Daram, Dr. Elfa Hendri Mukhlis, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Dia juga sekaligus memaparkan visi besar organisasi DPP Daram ke depan.

“Alhamdulillah, hari ini kita tidak hanya meresmikan kantor, benar-benar milik kita sendiri. Bukan menyewa atau kontrak. Maka dengan ini jadi langkah besar untuk membangun pusat peradaban umat melalui ICDI. Ini adalah wujud syukur dan ikhtiar kita bersama,” ujarnya.

ICDI direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 75 hektar jadi kawasan terpadu, mencakup fasilitas ibadah, pendidikan, bisnis, perumahan, dan wisata edukasi.

Dari total lahan itu, sekitar 5 hektar akan difokuskan untuk pusat kegiatan Islamic Center, sementara 10 hektar dialokasikan untuk area bisnis. Nanti akan menopang operasional kawasan.

Sementara itu, Sekjen MUI Buya Dr. Amirsyah Tambunan, mengatakan, ke depan ICDI diharapkan bisa sebagai pusat peradaban Islam dalam mengembangkan ekonomi dan bisnis berbasis syariah. "Dimana dalam pegembangan dan penggalangan dana tidak ada unsur riba," ungkapnya.

Menurutnya, dalam pemgalangan dana banyak yang bisa dioptimalkan. Seperti instrumen ekonomi syariah yakni zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta didukung pengelolaan bisnis berbasis prinsip syariah.

Sementara itu Buya Chairat memaparkan, dalam perencanaannya, proyek ini ditargetkan berjalan selama lima tahun dengan tahapan:
Tahun pertama: Sosialisasi dan pematangan konsep. Tahun kedua: Penggalangan investor
Tahun ketiga: Pembebasan lahan dan awal pembangunan. Tahun keempat: Pembangunan lanjutan. Tahun kelima: Operasional awal sebagian fasilitas.

Selain menjadi pusat dakwah, Islamic Center ini juga dirancang memiliki fasilitas rumah singgah, lembaga pendidikan, kawasan perumahan, hingga pusat kegiatan ekonomi umat.

Para tokoh yang hadir menekankan pentingnya sinergi, transparansi, serta profesionalisme dalam menjalankan proyek ini.

”Ini bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi gerakan bersama untuk membangun umat. Dengan niat yang kuat, ikhtiar maksimal, dan tawakal kepada Allah, kita optimis proyek ini akan terwujud,” tambahnya.

Ketua DPP Daram menegaskan komitmennya, untuk menjalankan seluruh proses secara amanah, menghindari praktik yang tidak sesuai syariah, serta melibatkan tenaga profesional di berbagai bidang guna memastikan keberhasilan proyek.

Dengan peresmian kantor baru dan pencanangan ICDI ini, ungkap Ketua DPP Daram berharap, dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dakwah, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia maupun secara global.(*)
Sumber: https://koransatu.id/para-ulama-rana...an-islam-icdi/
0
121
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan