TS
umjoshen
Reli CPI Hanya Sesaat, Lonjakan Yield dan Harga Minyak Tekan Pasar
Pasar global mengalami pergerakan yang cukup volatil pada hari Rabu. Laporan CPI Amerika Serikat yang dirilis sesuai ekspektasi sempat memberikan sedikit kelegaan bagi pasar dari kekhawatiran stagflasi. Namun sentimen positif tersebut tidak bertahan lama.
Lonjakan kembali harga minyak serta hasil lelang obligasi pemerintah AS yang lemah membuat imbal hasil Treasury melonjak tajam. Kondisi ini memicu perubahan arus modal yang cukup signifikan di pasar.

Kenaikan yield mendorong dolar AS kembali menguat. Indeks dolar yang sebelumnya melemah langsung berbalik arah setelah muncul permintaan kuat di area support 98.60 – 98.80 dan kembali naik di atas level 99.00.

Di sisi lain, pasar saham AS justru menghadapi tekanan. Nasdaq 100 gagal mempertahankan momentum kenaikannya dan kembali turun mendekati area 24,750 – 25,000. Jika level ini ditembus, tekanan bearish berpotensi berlanjut menuju area 24,000.

Harga minyak juga kembali melonjak karena meningkatnya premi risiko geopolitik terkait konflik di Timur Tengah. Selama harga Brent mampu bertahan di atas support $95, prospek teknikal masih cenderung bullish dengan target berikutnya di area $108.
Disclaimer
Komentar, berita, riset, analisis, harga, dan seluruh informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bersifat informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran apa pun. Ultima Markets telah mengambil langkah yang wajar untuk menyediakan informasi terkini, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan dapat melakukan perubahan tanpa pemberitahuan. Ultima Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi yang disediakan.
Lonjakan kembali harga minyak serta hasil lelang obligasi pemerintah AS yang lemah membuat imbal hasil Treasury melonjak tajam. Kondisi ini memicu perubahan arus modal yang cukup signifikan di pasar.

USDX, H4 Chart | Ultima Markets MT5
Kenaikan yield mendorong dolar AS kembali menguat. Indeks dolar yang sebelumnya melemah langsung berbalik arah setelah muncul permintaan kuat di area support 98.60 – 98.80 dan kembali naik di atas level 99.00.

NAS100, H4 Chart | Ultima Markets MT5
Di sisi lain, pasar saham AS justru menghadapi tekanan. Nasdaq 100 gagal mempertahankan momentum kenaikannya dan kembali turun mendekati area 24,750 – 25,000. Jika level ini ditembus, tekanan bearish berpotensi berlanjut menuju area 24,000.

UKOUSD, H4 Chart | Ultima Markets MT5
Harga minyak juga kembali melonjak karena meningkatnya premi risiko geopolitik terkait konflik di Timur Tengah. Selama harga Brent mampu bertahan di atas support $95, prospek teknikal masih cenderung bullish dengan target berikutnya di area $108.
Disclaimer
Komentar, berita, riset, analisis, harga, dan seluruh informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bersifat informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran apa pun. Ultima Markets telah mengambil langkah yang wajar untuk menyediakan informasi terkini, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan dapat melakukan perubahan tanpa pemberitahuan. Ultima Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi yang disediakan.
0
5
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan