- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Andai Tak Bersama Prabowo, Gibran Lebih Baik Jadi Cawapres Anies
TS
seher.kena
Andai Tak Bersama Prabowo, Gibran Lebih Baik Jadi Cawapres Anies

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menyebut Wapres RI Gibran Rakabuming Raka lebih realistis tetap maju sebagai cawapres ketimbang sebagai capres, andai tak berdampingan dengan Prabowo Subianto saat Pilpres 2029.
"Saya membaca, pilihan dari Mas Gibran sebagai cawapres masih realitistis dibandingan maju sebagai capres," kata Arifki melalui layanan pesan, Selasa (17/2).
Pengamat politik itu mengatakan sejarah kontestasi politik di Indonesia mengungkap bahwa sosok Wapres RI tak pernah bisa menjadi Presiden RI.
"Kita tentu masih ingat dengan Pak Jusuf Kalla tahun 2009 kalah dengan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, red)," kata Arifki.
Dia mengatakan Gibran bisa menjadi cawapres dari Anies Baswedan pada 2029 ketika tak dipilih Prabowo.
Arifki mengatakan pasangan Anies-Gibran bisa terjadi pada 2029, mengingat kedua pihak diuntungkan secara elektabilitas ketika berduet.
"Ya, paling tidak Anies punya tabunga elektoral 2024, jika Anies punya wakil yang kuat tentu Gibran," lanjut dia.
Murutnya, perpolitikan di Indonesia bersifat dinamis. Semisal, ketika Prabowo dan Joko Widodo (Jokowi) dalam kubu yang sama meski sempat berkompetisi pada 2014 dan 2019.
Dalam politik mungkin-mungkin saja, kalau secara kalkulasi politik dan dampak elektoralnya sama-sama menguntungkan," kata Arifki.
Baca Juga:
Dia mengatakan PSI menjadi partai yang dipastikan mendukung duet Anies-Gibran pada 2029, karena partai itu dipimpin putra Jokowi, Kaesang Pangarep.
Selain PSI, kata Arifki, Golkar sangat mungkin mendukung duet Anies-Gibran andai partai berkelir kuning itu tetap dipimpin Bahlil Lahadalia sampai 2029.
"Ya, yang jelas, kalau ketumnya masih Bahlil, Golkar bakal dukung Nas Gibran, tetapi, namanya Golkar tentu bisa berubah," ujarnya.
Arifki melanjutkan partai lain yang mungkin mendukung duet Anies-Gibran ialah NasDem dan PKS.
Terlebih lagi, kata dia, NasDem dan PKS menjadi partai yang berada di lingkaran pemerintah dan belum mendukung Prabowo menjabat dua periode sebagai Presiden RI.
"Ada ruang NasDem dan PKS yang sejauh ini belum dukung Prabowo dua periode," lanjut Arifki.
Dia mengatakan NasDem dan PKS akan menerima efek ekor jas atau mengalami penguatan angka keterpilihan apabila mendukung Anies pada Pilpres 2029.
https://jpnn.com/news/andai-tak-bers...cawapres-anies
Prabowo - ahy vs anies - gibran mungkin saja.. Karena tak ada yg tak mungkin dalam politik...
Contohnya psi dulu anti pks terakhir malah ketumnya sowan ke markas pks
tepsuzot dan 2 lainnya memberi reputasi
3
360
15
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan