Kaskus

News

rizkync108Avatar border
TS
rizkync108
Prabowo Tak Ingin Kasus Bocah SD Bunuh Diri Terulang Kembali, Ini Langkah yang Diambi
Presiden Prabowo memberikan atensi khusus kepada jajarannya untuk melakukan berbagai upaya, agar kasus bocah SD bunuh diri di NTT tidak terulang kembali.

Lizsa Egeham
Diterbitkan:
04 Februari 2026, 22:34 WIB

Prabowo Tak Ingin Kasus Bocah SD Bunuh Diri Terulang Kembali, Ini Langkah yang Diambi
Mensesneg Prasetyo Hadi

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden bocah SD di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri karena diduga masalah ekonomi. Presiden Prabowo Subianto juga memberikan atensi khusus terkait kasus tersebut.

Prabowo meminta jajarannya untuk melakukan berbagai upaya agar insiden serupa tidak terjadi kembali.

"Berkenaan dengan terjadinya kejadian yang menimpa adik kita di NTT, tepatnya di Kabupaten Ngada, kami tentunya mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2026).

"Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami, meminta kami untuk berkoordinasi supaya ke depan hal-hal yang semacam ini dapat kita antisipasi," sambungnya.


Dia mengatakan, insiden anak bunuh diri di NTT menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan semua pihak untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Di sisi lain, Prasetyo telah berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait untuk melakukan penanganan kepada keluarga korban.

"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Sosial untuk melakukan penanganan-penanganan terhadap keluarga dan terutama memikirkan supaya kejadian ini tidak terulang kembali," tutur dia.

Tak Mau Berspekulasi Penyebab Bunuh Diri

Prabowo Tak Ingin Kasus Bocah SD Bunuh Diri Terulang Kembali, Ini Langkah yang Diambi
Seorang bocah berinisial YBS (10), siswa kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri. (Liputan6.com/ Ola Keda)

Prasetyo tidak mau berbicara soal dugaan penyebab anak di NTT tersebut bunuh diri. Pemerintah, kata dia, menyerahkan dan menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisiaan.

"Kalau berkenaan dengan masalah penyebab terjadinya tragedi tersebut, kami menyebutnya seperti itu, biarlah kita tunggu dari pihak berwajib, pihak kepolisian, untuk melakukan pendalaman," ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko mengaku sudah memerintahkan Kapolres Ngada, AKBP Andrey Valentino untuk menemui keluarga korban. Dia mengatakan, kasus ini memang harus menjadi perhatian serius semua pihak.

"Saya sudah perintahkan Kapolres Ngada ke kediaman orang tua korban," katanya di sela-sela syukuran peresmian Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT di Kupang, Rabu (4/2/2026).

Hasil penyelidikan sementara, sejauh ini dugaan masalah ekonomi jadi pemicu korban melakukan bunuh diri.

"Motif utama karena hal itu namun masih didalami. Untuk sementara, sesuai dari hasil penyelidikan awal dan olah TKP karena kekecewaan tapi masih didalami lagi," ujar Kapolda NTT.

sumber

Ini serius ga ada yang bikon trit pagi ini???

aldonisticAvatar border
waknanAvatar border
ojol.jayaAvatar border
ojol.jaya dan 6 lainnya memberi reputasi
7
613
20
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan