Kaskus

Story

rizkync108Avatar border
TS
rizkync108
Waspada Modus Penipuan Scam Mengatasnamakan Perbankan Atau Sebuah Lembaga
Quote:



Beberapa hari ini marak penipuan secara online ataupun secara offline, apalagi sindikat tersebut mulai beraksi kembali disini setelah sebelumnya kaskus diserang scam bertubi-tubi dan membuat kita harus menunggu 180 detik untuk berkomentar lagi atau membuat trit.

Mungkin juga ditempat lain seperti X atau FB ada modus serupa dan mirip, sebisa mungkin hindari hal tersebut sehingga kita bisa terhindar dari kerugian juga.

Wajib baca ini, biar tau dan paham modus operasi nya emoticon-Bata (S)

Berikut tips yang harus diwaspadai versi ane:

1. Nomor Telepon
Nomor telepon costumer service (CS) dari sebuah perbankan atau perusahaan besar lain itu tidak pernah memakai nomor pribadi, nomor luar negeri apalagi nomor yang berbeda dengan wilayah domisi.

Kalau ada telepon/WA dari nomor pribadi mengatasnamakan sebuah bank/lembaga sewajibnya waspada, terlebih jika mengirim sebuah tautan. JANGAN DIKLIK!!! BISA JADI ITU BACKUP LINK yang mengarahkan tautan ke sebuah situs yang otomatis mengirim sebuh virus ke ponsel kita!

Berikut contoh nya
Quote:


Dan kalau ada telepon lansung (bukan via WA atau aplikasi lain, telepon yang pakai pulsa itu loh), jangan pernah terburu-buru lansung diangkat!!!

Hal pertama yang harus dilakukan adalah lihat dulu nomor tersebut, apakah nomor pribadi atau telepon kantor.

*Kalau memakai nomor pribadi dan tidak ada namanya di kontak, sebaiknya dihindari, periksa nomor tersebut terlebih dahulu di aplikasi "getcontact atau truecaller". Bisa didownload di playstore (kalo di IOS ane ga tau ada apa ngga karena ga pernah pake iphone emoticon-Ngakak (S))

Guna kedua aplikasi tersebut untuk mengidentifikasi hampir semua nomor pribadi, kalo nomor yang ga diketahui tadi ada tag mencurigakan sebaiknya abaikan dan lansung blokir kalau perlu!

*Kalau memakai nomor telepon kantor juga kita juga harus waspada, pertama lihat kode wilayah atau awalnya seperti 021-xxxxx.

Semisalnya ane tinggal di jakarta terus dapet telepon dari nomor 031-xxxx (kode surabaya), jelas mencurigakan dong karena domisi nya udah beda. Sebisa mungkin abaikan atau blokir karena bisa jadi itu modus penipuan. Untuk kode wilayah masing2 daerah bisa searching google

Kalau memakai kode wilayah yang sama dengan kita hal yang harus pertama dilakukan adalah menanyakan identitas si penelepon, yang wajib ditanyakan sebagai berikut:

1. Dari pihak mana

2. Dapat no telepon kita darimana

2A. (Ini jika si penelpon mengatasnamakan aparat) Minta no KTA nya (biasa nya mulai jiper nih kalo bukan aparat), jika tidak ada lansung matikan.

2B. (Berlaku jika si penelepon mengaku dari sebuah lembaga) Minta nama dan jabatan nya apa, lalu tanya sekali lagi untuk memastikan (kalau berbeda dengan yang pertama dia bilang segera matikan) dan kalau bisa sih personalisasi percakapan dengan cara mancing dengan nama palsu yang kita buat. (Biasa nya pelaku scam tuh asal iya2 aja dengan nama yang kita buat biar cepet selesai identifikasinya)

3. Mempertanyakan maksud dari si penelepon

3B. Jika yang menelepon mengaku meminta uang untuk (yang katanya) keluarga kita kecelakaan terus ada di RS lansung iya2in aja biar dia tutup telepon nya, tapi tetap jangan panik!.

Kalo dia maksa ga mau tutup telepon ya mending matiin aja, penipuan itu biar korban nya ga lolos aja.

Pastikan dulu kalau memang benar yang kecelakaan keluarga/kerabat kita dengan cara menghubungi yang bersangkutan, jika yang bersangkutan tidak ada jawaban atau tidak aktif baru menghubungi RS yang dimaksud dan menanyakan apakah ada korban atas nama xxx dengan kasus xxx gitu.

Kalau ga ada data nya udah fix PENIPUAN (karena alasan yang telpon itu buat bayar adm RS tersebut, seharusnya udah masuk datanya kalau memang bener sih).

(Hal ini juga sama dengan modus lain yaitu berupa temen/keluarga kena tilang, biasanya minta dikirimin duit biar ga ketilang).

Kuncinya jangan lansung PANIK, harus tenang dulu sebelum informasinya jelas!

Cari tau informasi nya sebelum bertindak!!

Quote:


4. (Poin penting) Jika udah melewati tahap 1 - 3, pastikan yang didapat itu sebuah info dari lembaga/perbankan tersebut, bukan halnya seperti penagihan atau permintaan OTP (ga pernah ada CS minta OTP sama pelanggan).

Jika ada tagihan atau denda pun itu berupa rincian dan disuruh datang ke kantor atau pembayaran resmi, bukan melalui no rekening pribadi ataupun menyerahkan secara lansung (ga bener itu)

Bukan juga menanyakan OTP ataupun password tertentu, jika sampai itu terjadi percayalah itu sedang dimulainya aksi PENIPUAN!.

Segera matikan dan blokir kalo perlu jika hal tersebut terjadi, Jangan takut juga karena melakukan itu! SOP perusahaan juga ga ada CS yang boleh minta OTP atau password ke pelanggan nya

2. Alamat & Email

Alamat kantor mungkin bisa sama dibuat dengan yang asli oleh scammer, tapi email tidak bisa dipalsukan kecuali dibajak lansung oleh mereka.

Pastikan untuk melihat perbedaan email resmi dan palsu/fake yang didapat dari sumber lain, poin no 3 (dibawah)

Biasa nya email fake itu bisa terlihat sama dengan yang asli, ntah perbedaan nya letak kata atau simbol atau nama domain yang berupa com atau id.

Quote:


Pastikan jangan mengirim informasi sensitif didalam email, seperti password, PIN, atau hal yang tidak perlu diketahui orang lain.

Dan sebelum mengirim pastikan kembali alamat email tersebut, apakah sudah benar dan resmi dari sebuah lembaga atau tidak.


3. Sumber Informasi Yang Diperoleh

Seperti yang kita tau apapun ada di dunia maya, tapi harus bijak dan selektif juga menilai apa yang kita lihat dan percayai itu kredibel atau ngga. Hal tersebut juga berlaku ke sebuah informasi (apalagi berita).

Sebagai contoh kartu bank kita ga mau keluar dari ATM, sebisa mungkin jangan panik!

Jangan juga utak atik mesin apalagi sampe masukin PIN ketika ada orang yang mau bantuin, bisa aja itu modus GANJEL ATM (beda pembahasan dari ini).

Pokoknya mah jangan lakuin hal tersebut, jangan juga ninggalin ATM tersebut kalo emang dirasa cukup penting


Sebisa mungkin cari informasi CS melalui mesin atau pamflet disekitar mesin tersebut, kalau ngga ada ya cari secara online. Disini kuncinya...

Ketika searching melalui internet jangan asal lansung klik link suatu web, periksa dulu apakah web tersebut resmi dengan cara melihat nama domain nya. Pastikan itu domain yang resmi dari suatu perusahaan/lembaga tersebut

Jika dirasa kurang yakin bisa membandingkan dengan hasil pencarian kedua, apakah nomor CS dan emailnya sama atau beda dadi sebelumnya.

Kalo beda berarti ada yang palsu, perlu perbandingan dengan cara mencari di web lain.

Disini kalau bisa cari dari web terpercaya macem web portal berita besar, web pemerintah, sosial media resmi centang biru, atau dengan cara menelepon ke CS resmi.

Jika sudah bandingkan, biasa nya email scammer itu pakai yang gratisan. Kalo pun hampir mirip dengan yang asli pasti ada perbedaan huruf dengan yang asli


Hal ini juga berlaku buat nomor CS sebuah perusahaan dan lembaga, jangan asal lansung percaya jika itu nomor dari CS tersebut.

Quote:


Intinya jangan lansung percaya dengan informasi yang didapet gitu aja, apalagi sampe ditelen mentah².

Sebisa mungkin cari tau lebih lanjut, jangan dari 1 jalur aja gitu.

Dengan begitu kita bisa meminimalisir penipuan...

---

Udah itu aja tips dari ane buat basmi dan meminimalisir SCAM, semoga kedepan nya ga ada lagi yang jadi korban beginian.

Gedek dan kesel kalo sampe ada yang kena tipu, gedek karena bilang nya kena hipnotis dan kesel duitnya dikasih orang gitu aja. Mending juga buat ane emoticon-Hammer (S)emoticon-Ngakak (S)

Next mau ane bahas soal penipuan loker di ruko2, wilayah jakarta banyak kek gituan dan banyak juga yang kena tipu. emoticon-Bata (S)

Ga tau kapan mau ane bahas dan bikin trit, yang jelas ini lagi gabut aja maka nya jadi nih trit emoticon-Stick Out Tongue

CMIIW

Source :
Tulisan : Pengalaman sendiri
Gambar : Tertera

bnbabaAvatar border
spaghettimiAvatar border
alifshorifAvatar border
alifshorif dan 20 lainnya memberi reputasi
21
1.2K
7
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan