Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Tangis Haru Kades di Aceh Tengah, Lihat Mobil Pertama Setelah 30 Tahun, Bawa Bantuan
Tangis Haru Kades di Aceh Tengah, Lihat Mobil Pertama Setelah 30 Tahun, Bawa Bantuan Banjir
[img]https://asset.kompas.com/crops/3TH0qUBnX-48nqNi4vqlPLWFBnA=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/01/16/696940e00c86f.jpeg[/img[
Kompas.com, 17 Januari 2026, 05:00 WIB 9 9 Kontributor Takengon, Iwan Bahagia , Novita Rahmawati Tim Redaksi Lihat Foto Mobil Landrover yang berhasil masuk ke Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (15/1/2025).(KOMPAS.COM/ Iwan Bahagia)

TAKENGON, KOMPAS.com - Kendaraan roda empat tersebut merupakan bagian dari rombongan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang masuk ke kampung Reje Payung dengan membawa bantuan bagi warga. Tiga mobil itu meluncur membawa bantuan dari para relawan. Kepala Desa Reje Payung Sejahtera bahkan menitikkan air mata saat kendaraan-kendaraan tersebut melewati jalan di kampungnya.

Kehadiran Land Rover bersama dua mobil lainnya itu diinisiasi oleh Land Rover Club Palembang (LRCP) dan Deep Forest Challenge (DFC), bekerja sama dengan BNPB, Camping Holic ID, Komunitas Siaga Bencana (KOGANA), Ranita UIN Jakarta, BIVAC, Forum Komunikasi Keluarga Besar Pecinta Alam Bandung Raya (FK-KBPABR), Mahasiswa Gajah Putih Pecinta Alam (Mahagapa), serta Posko Kolaborasi Relawan Gayo.

Mobil itu menerobos sungai Kala Ili untuk membantu warga terdampak banjir dan longsor. Selama ini, mobil yang menuju ke wilayah itu hanya sampai di Sungai Kala Ili saat menyalurkan bantuan.

Baru kemudian dilanjutkan dengan melakukan pengangkutan paket bantuan secara estafet melalui jembatan yang hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua.

"Sudah 30 tahun saya tidak melihat satu mobil pun masuk kemari. Dan tiga mobil ini datang ke desa ini saat bencana, itu yang bikin saya terharu, teringat 30 tahun lalu," kata Sejahtera saat ditemui di rumahnya, Kamis (15/1/2026).

Ingatannya kemudian bergulir ke 30 tahun lalu, saat dirinya masih berusia 6 tahun. Saat ini Sejahtera melihat mobil pick up milik Kertas Kraft Aceh (KKA) melintas dari sebuah jembatan kayu yang menghubungkan kampungnya dengan Kampung Jamat. Saat itu KKA merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki izin untuk mengolah kayu gelondongan menjadi kertas.

Kayu-kayu gelondongan ini dibawa dari kampungnya ke Lhokseumawe dengan menaiki mobil pick up tersebut.

“Semula ada jembatan kayu gelondongan yang disusun di atas sungai, melalui itulah mobil-mobil besar itu melintas mengangkut orang maupun gelondongan kayu,” sebut Sejahtera.

Namun pengangkutan kayu-kayu ini terhenti dan mobil tidak digunakan lagi. Warga kampung pun tidak memiliki mobil pribadi untuk melintasi jalan. Sehingga dari hari ke hari akses menuju Reje Payung makin sulit untuk ditempuh.

"Sejak saat itu tidak pernah ada lagi mobil masuk kampung kami. Tapi hari ini kami melihat mobil Landrover bersama dua petugas tadi, mengantar bantuan untuk kami," ujarnya.

Ia memohon agar pemerintah mau membuatkan Jembatan Bailey menuju ke kampungnya. Sehingga kendaraan roda empat bisa masuk lagi ke kampung ini. Baca juga: Jumlah Pengungsi di Aceh Utara Turun Drastis, 33.546 Jiwa Masih Bertahan di Pengungsian

"Selama ini kami hanya menggunakan jembatan gantung, ada warga yang punya mobil, tapi semua dititipkan di gudang di Kampung Jamat. Jadi kami mohon ke pemerintah agar dibangunkan jembatan," ucapnya.

Sumber: https://regional.kompas.com/read/202...30-tahun-bawa.

saking terisolasinya Kawasan tersebut puluhan tahun



inspiringgoo369Avatar border
MemoryExpressAvatar border
MemoryExpress dan inspiringgoo369 memberi reputasi
2
424
10
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan