Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Orang Tua Kewalahan, Minta Damkar Kejar Remaja yang Kabur Ketakutan Disunat
Orang Tua Kewalahan, Minta Bantuan Damkar Kejar Remaja yang Kabur Ketakutan Disunat: Kebingungan
Orang Tua Kewalahan, Minta Damkar Kejar Remaja yang Kabur Ketakutan Disunat
Tayang: Selasa, 6 Januari 2026 17:43 WIB
Penulis: Alga | Editor: Alga W


zoom-inlihat fotoOrang Tua Kewalahan, Minta Bantuan Damkar Kejar Remaja yang Kabur Ketakutan Disunat: Kebingungan
Instagram/infobekasi.coo
SUNAT - Disdamkarmat Kabupaten Bekasi melakukan pengejaran terhadap F (15) remaja di Kecamatan Tambun Selatan yang kabur karena takut disunat. Orang tua sampai kewalahan.
A-
A+
TRIBUNJATIM.COM - Alih-alih memadamkan api atau melakukan penyelamatan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi justru mendapat tugas tak biasa.

Dari panggilan pada Senin (5/1/2026), petugas justru diminta membantu membujuk F (15), seorang remaja yang menolak disunat.

Bahkan, remaja tersebut sempat kabur dari rumah.

"Pas kami datang ke rumahnya, anaknya kabur," ujar Komandan Regu 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (6/1/2026).

"Kami tunggu sampai dia datang lagi, akhirnya datang kembali, dan dibujuk oleh tim. Jadi usia sudah 15 tahun tapi takut disunat," imbuh dia.

Musa mengatakan, proses pendekatan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran lantaran F menangis histeris dan berusaha menghindar.

"Iya, betul (kejar-kejaran). Di video kelihatan kan anaknya nangis. Jadi si anak ini takut disunat," kata Musa.

Berdasarkan video yang diterima Kompas.com, sejumlah petugas damkar tampak kejar-kejaran dengan remaja yang sempat kabur karena takut disunat.

Remaja berusia 15 tahun tersebut terlihat berlari menghindari petugas sambil menangis dan terus menolak saat didekati.

Beberapa petugas damkar berusaha mengejarnya dengan langkah cepat.

Sesekali berhenti untuk membujuk agar remaja tersebut mau berhenti dan diajak berbicara.

Suasana tampak ramai dengan kehadiran warga sekitar yang turut menyaksikan kejadian tersebut.

Usai melakukan pendekatan beberapa waktu, F berhasil untuk dibujuk.

Ia bersedia disunat di Kampung Bulak Temu, Kabupaten Bekasi.

Permintaan bantuan tersebut, kata Musa, datang langsung dari orang tua F yang mengaku kewalahan menghadapi penolakan sang anak.

"Jadi anak itu tadinya mogok sekolah. Si orang tuanya kebingungan karena anak itu nakal, belum sunat," ujarnya.

"Jadi minta bantuan sama tim saya, Damkar Penyelamatan, untuk membujuk supaya anak itu mau disunat," beber Musa.

Musa menjelaskan, F merupakan warga Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Setelah sekitar satu jam melakukan pendekatan, Musa dan tim akhirnya berhasil meyakinkan F untuk menjalani sunat.

Remaja tersebut kemudian dibawa menggunakan armada Disdamkarmat menuju lokasi sunat di wilayah Desa Sukabumi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

"Akhirnya dia mau kami bawa dengan armada yang sudah disiapkan ke lokasi di Kampung Bulak Temu, tempat Haji Amung."

"Alhamdulillah sekarang sudah selesai disunat," kata Musa.

Kejadian lainnya
Momen unik juga terjadi di Kantor Pemadam Kebakaran (Gulkarmat) Sektor Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026) dini hari.

Seorang ibu hamil meminta izin untuk naik mobil pemadam kebakaran dan berkeliling, hingga videonya viral di media sosial.

Petugas Damkar Sektor Koja yang tengah piket, Japril mengatakan, pasangan suami istri tersebut datang ke kantor sekitar pukul 00.30 WIB.

"Iya itu jadi tiba-tiba ada suami istri datang ke kantor. Si suami turun dan bilang mau minta izin boleh enggak kalau istrinya naik mobil damkar," kata Japril saat ditemui, Senin (5/1/2026).

Menurut Japril, sang suami menjelaskan bahwa istrinya sedang hamil muda dan memiliki keinginan untuk naik mobil berukuran besar.

"Kalau kata suaminya memang si istri ini pengen naik mobil yang besar. Opsi pertamanya mobil damkar dan kalau enggak diperbolehkan mau naik truk kontainer," ujarnya.

Orang Tua Kewalahan, Minta Damkar Kejar Remaja yang Kabur Ketakutan Disunat
Seorang ibu hamil diperbolehkan untuk keliling menggunakan mobil damkar di Koja, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026). (Instagram/humasjakfire)

Menanggapi permintaan tersebut, petugas Damkar Koja langsung mengizinkan dan menugaskan personel untuk mendampingi.

"Ya kita terbuka aja dan langsung saya suruh itu ada petugas untuk nemenin si ibunya keliling," kata Japril.

Mobil pemadam kebakaran tersebut kemudian membawa pasangan tersebut berkeliling Jalan Yos Sudarso hingga memutar di kawasan Mal Artha Gading sebelum kembali ke pos Damkar Koja.

Japril menyebutkan, pasangan tersebut berdomisili di Bekasi, tepatnya di Bintara 17.

Namun, sang suami mengaku pernah tinggal di kawasan Warakas sehingga mengetahui lokasi kantor Damkar Koja.

"Sempat ngobrol lama anggota yang bawa (mobil). Enggak sempat nanya detil juga sebatas basa basi obrolan anggota," ucap Japril.

Ia menambahkan, perekaman video dilakukan setelah meminta izin kepada yang bersangkutan.

Setelah berkeliling, sang ibu hamil mengaku senang karena keinginannya terpenuhi.

Japril menegaskan, kejadian tersebut berlangsung spontan tanpa perencanaan.

"Jadi memang kejadian kemaren itu pure natural aja. Ada ibu-ibu hamil muda mau naik mobil damkar dan ya kita terbuka dan menerima saja," tambahny


https://jatim.tribunnews.com/news/52...ngan?page=all.


Sunat kok 15 tahun
pas masih SD harusnya


itkgidAvatar border
ojol.jayaAvatar border
ojol.jaya dan itkgid memberi reputasi
2
387
11
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan