- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Sebulan Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Patungan Sewa Alat Berat Bersihkan Lumpur
TS
mabdulkarim
Sebulan Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Patungan Sewa Alat Berat Bersihkan Lumpur
Sebulan Lebih Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Patungan Sewa Alat Berat Bersihkan Lumpur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-Perumahan-BTN-Satelit-Graha-sebulan-lebih-terkena-banjir-bandang.jpg)
Tayang: Minggu, 4 Januari 2026 10:55 WIB | Diperbarui: Minggu, 4 Januari 2026 11:24 WIB
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Faisal Zamzami
zoom-inlihat fotoSebulan Lebih Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Patungan Sewa Alat Berat Bersihkan Lumpur
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
LUMPUR BANJIR - Kondisi Perumahan BTN Satelit Graha sebulan lebih terkena banjir bandang masih digenangi lumpur tebal. Minimnya bantuan mengharuskan warga patungan menyewa alat berat dengan biaya mahal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa patungan menyewa alat berat untuk membersihkan lumpur yang masih menimbun kawasan permukiman mereka.
Langkah ini diambil karena hingga lebih dari sebulan pascabanjir, tidak satu pun alat berat pemerintah diarahkan ke lingkungan tempat tinggal warga.[/b
Salah seorang warga Perumahan BTN Satelit Graha, Kecamatan Karangbaru, Zahlul, mengatakan warga sudah berupaya membersihkan lumpur secara gotong royong.
[b]Namun, tenaga manusia dinilai tidak mampu mengimbangi volume lumpur yang sangat besar.
“Kami bersihkan sendiri, gotong royong. Tapi tenaga manusia tidak sebanding dengan tumpukan lumpur yang sangat banyak,” kata Zahlul, Minggu (4/1/2026).
Ia mengungkapkan, sebagian warga mulai putus asa karena tumpukan lumpur seolah tidak pernah berkurang meski dibersihkan setiap hari.
Kondisi tersebut membuat akses jalan di lingkungan permukiman tetap berlumpur dan menyulitkan warga untuk kembali ke rumah.
“Setiap habis dibersihkan, ada lagi warga yang membersihkan lumpur di dalam rumah. Akhirnya jalanan tetap berlumpur,” ujarnya.
Sebelumnya, warga berharap adanya bantuan alat berat dari pemerintah, mengingat di sejumlah wilayah lain alat berat telah dikerahkan.
Bahkan, beberapa warga yang memiliki akses ke instansi pemerintah telah menyampaikan langsung kondisi permukiman mereka agar segera mendapat penanganan.
Namun, hingga lebih dari sebulan berlalu, bantuan tersebut belum juga tiba.
Sementara itu, warga dituntut untuk kembali menjalani aktivitas normal, termasuk para pelajar yang harus kembali masuk sekolah pada 5 Desember lalu.
Di tengah ketidakpastian tersebut, warga akhirnya berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya untuk menyewa alat berat.
Ironisnya, biaya sewa yang ditawarkan pemilik alat berat tergolong mahal.
“Kalau paket bersih satu lorong harganya bisa mencapai 40 juta rupiah,” kata Zahlul dengan nada lesu.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan alat berat agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat dan beban masyarakat tidak semakin berat.
https://aceh.tribunnews.com/nanggroe...mpur?page=all.
Bantuan alat berat nggak masuk ke daerah tersebut...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-Perumahan-BTN-Satelit-Graha-sebulan-lebih-terkena-banjir-bandang.jpg)
Tayang: Minggu, 4 Januari 2026 10:55 WIB | Diperbarui: Minggu, 4 Januari 2026 11:24 WIB
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Faisal Zamzami
zoom-inlihat fotoSebulan Lebih Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Patungan Sewa Alat Berat Bersihkan Lumpur
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
LUMPUR BANJIR - Kondisi Perumahan BTN Satelit Graha sebulan lebih terkena banjir bandang masih digenangi lumpur tebal. Minimnya bantuan mengharuskan warga patungan menyewa alat berat dengan biaya mahal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa patungan menyewa alat berat untuk membersihkan lumpur yang masih menimbun kawasan permukiman mereka.
Langkah ini diambil karena hingga lebih dari sebulan pascabanjir, tidak satu pun alat berat pemerintah diarahkan ke lingkungan tempat tinggal warga.[/b
Salah seorang warga Perumahan BTN Satelit Graha, Kecamatan Karangbaru, Zahlul, mengatakan warga sudah berupaya membersihkan lumpur secara gotong royong.
[b]Namun, tenaga manusia dinilai tidak mampu mengimbangi volume lumpur yang sangat besar.
“Kami bersihkan sendiri, gotong royong. Tapi tenaga manusia tidak sebanding dengan tumpukan lumpur yang sangat banyak,” kata Zahlul, Minggu (4/1/2026).
Ia mengungkapkan, sebagian warga mulai putus asa karena tumpukan lumpur seolah tidak pernah berkurang meski dibersihkan setiap hari.
Kondisi tersebut membuat akses jalan di lingkungan permukiman tetap berlumpur dan menyulitkan warga untuk kembali ke rumah.
“Setiap habis dibersihkan, ada lagi warga yang membersihkan lumpur di dalam rumah. Akhirnya jalanan tetap berlumpur,” ujarnya.
Sebelumnya, warga berharap adanya bantuan alat berat dari pemerintah, mengingat di sejumlah wilayah lain alat berat telah dikerahkan.
Bahkan, beberapa warga yang memiliki akses ke instansi pemerintah telah menyampaikan langsung kondisi permukiman mereka agar segera mendapat penanganan.
Namun, hingga lebih dari sebulan berlalu, bantuan tersebut belum juga tiba.
Sementara itu, warga dituntut untuk kembali menjalani aktivitas normal, termasuk para pelajar yang harus kembali masuk sekolah pada 5 Desember lalu.
Di tengah ketidakpastian tersebut, warga akhirnya berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya untuk menyewa alat berat.
Ironisnya, biaya sewa yang ditawarkan pemilik alat berat tergolong mahal.
“Kalau paket bersih satu lorong harganya bisa mencapai 40 juta rupiah,” kata Zahlul dengan nada lesu.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan alat berat agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat dan beban masyarakat tidak semakin berat.
https://aceh.tribunnews.com/nanggroe...mpur?page=all.
Bantuan alat berat nggak masuk ke daerah tersebut...
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
5
541
20
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan