Kaskus

News

jpnn.comAvatar border
TS
jpnn.com
Setelah Menjelaskan Kasus Bandara IMIP, Luhut Membantah Terkait PT Toba Pulp Lestari
Setelah Menjelaskan Kasus Bandara IMIP, Luhut Membantah Terkait PT Toba Pulp Lestari
Luhut Pandjaitan. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi, membantah isu keterlibatan atau kepemilikan dirinya di PT Toba Pulp Lestari (TPL).

“Sehubungan dengan beredarnya berbagai informasi yang simpang siur di media sosial maupun ruang publik, kami sampaikan informasi tersebut adalah tidak benar,” kata Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/12).

Baca Juga:
Anies Sebut Banjir-Longsor di Sumatra Bencana Buatan Manusia, Netizen: Cari Panggung?

Jodi menyatakan Luhut Pandjaitan tidak memiliki, terafiliasi, maupun terlibat dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan Toba Pulp Lestari.

“Setiap klaim yang beredar terkait kepemilikan atau keterlibatan beliau merupakan informasi yang keliru dan tidak berdasar,” ujar Jodi.

Dia menyampaikan, Luhut sebagai pejabat negara konsisten mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang mengatur transparansi, etika pemerintahan, dan pengelolaan potensi konflik kepentingan.

Baca Juga:
Bos Persib Bandung Buka Suara Soal Nasib Wiliam Marcilio, Ternyata!

Luhut, kata dia lagi, juga selalu terbuka terhadap proses verifikasi fakta dan mendorong publik untuk merujuk pada sumber informasi yang kredibel.

Juru Bicara Luhut mengimbau seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengutamakan etika dalam ruang digital, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan disinformasi.

“Untuk memastikan akurasi dan mencegah penyebaran informasi palsu, kami mempersilakan media maupun publik untuk melakukan klarifikasi langsung kepada pihak kami apabila diperlukan,” katanya pula.

Baca Juga:
Menkeu Purbaya Berikan Syarat Khusus kepada Luhut soal Uang Titipan

Sebelumnya, Luhut juga buka suara terkait sejarah pembangunan bandar udara yang berada di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah.

“Salah satu tonggak awalnya adalah pembangunan kawasan industri Morowali yang dimulai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan diresmikan pada era Presiden Joko Widodo. Dari situlah lahir pemikiran bahwa Indonesia tidak boleh terus mengekspor bahan mentah,” ujar dia.

Namun, Luhut mengakui bahwa mendatangkan investor asing bukanlah hal yang mudah.

Baca Juga:
Muncikari Ditangkap di Jakarta Utara, Jual PSK Rp 1,5 Juta, Untung Rp 900 Ribu

Setelah mempelajari kesiapan negara-negara dari segi investasi, pasar, dan teknologi, hanya Tiongkok yang saat itu siap dan mampu memenuhi kebutuhan Indonesia.

“Tentu dalam perjalanannya terdapat banyak tantangan. Tetapi setiap keputusan kami buat melalui proses yang terpadu, transparan, dengan perhitungan untung-rugi yang jelas, dan yang menjadi titik pijak utama saya adalah kepentingan nasional,” ujar Luhut.

Dalam setiap kerja sama investasi strategis, terdapat sejumlah ketentuan yang kami tetapkan dan sampaikan kepada Tiongkok untuk memastikan bahwa investasi tersebut membawa manfaat maksimal bagi Indonesia.

Baca Juga:
Pembelaan Luhut soal Polemik Bandara IMIP Morowali, Sttt Ada Peran Jokowi

Ketentuan-ketentuan ini berlaku bagi seluruh mitra internasional, termasuk China, dan menjadi landasan dalam setiap proses negosiasi, seperti penggunaan teknologi terbaik, pemanfaatan tenaga kerja lokal, pembangunan industri terintegrasi dari hulu ke hilir, dan transfer teknologi serta capacity building. (antara/jpnn)

Sumber:
Setelah Menjelaskan Kasus Bandara IMIP, Luhut Membantah Terkait PT Toba Pulp Lestari
Diubah oleh jpnn.com 04-12-2025 15:27
0
235
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan