Kaskus

News

lumpretAvatar border
TS
lumpret
Tol Semarang-Demak Solusi Penanganan Banjir Rob Kaligawe-Sayung-Terboyo, Begini
Tol Semarang-Demak Solusi Penanganan Banjir Rob Kaligawe-Sayung-Terboyo, Begini Progres Konstruksinya!

Tol Semarang-Demak Solusi Penanganan Banjir Rob Kaligawe-Sayung-Terboyo, Begini

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan percepatan penanganan banjir rob yang selama ini mengganggu konektivitas dan aktivitas masyarakat serta industri di koridor Kaligawe–Terboyo–Sayung, Kamis (27/11). Tol Semarang-Demak Seksi 1 sepanjang 10,64 kilo meter (km) dirancang terintegrasi dengan Tanggul Laut dan sistem polder, sehingga selain memperkuat konektivitas wilayah, juga menjadi solusi penanganan banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut.

Menteri Dody saat meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung), Jumat (28/11) mengatakan, upaya pengendalian banjir rob Kaligawe-Terboyo-Sayung telah dilakukan Kementerian PU secara paralel dengan penyelesaian konstruksi tol, kolam retensi, termasuk rumah pompa, sodetan Sayung. "Pengendalian rob Kaligawe terus kita kerjakan, memang sekarang masih belum selesai, dan ini saya lihat langsung progresnya,"kata Dody.

Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi Kaligawe–Sayung sepanjang 10,64 km terus dipercepat untuk mendukung pengendalian banjir rob di kawasan Kaligawe dan sekitarnya. Berdasarkan data per 24 November 2025, progres konstruksi secara keseluruhan mencapai 58,31% yang dibagi dalam tiga paket pekerjaan. Paket 1A mencatat progres realisasi 81,18%, Paket 1B telah mencapai 55,39%, dan Paket 1C mencapai 45,82%.


Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung), Jumat (28/11). Tol sepanjang 10,64 kilo meter (km) ini dirancang terintegrasi dengan Tanggul Laut dan sistem polder sehingga menjadi solusi penanganan banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut

Seluruh paket menunjukkan percepatan pada pekerjaan struktur, tanggul laut, dan fasilitas utama untuk mendukung fungsi polder. Infrastruktur pendukung berupa tanggul laut yang terintegrasi dengan jalur tol telah tersambung seluruhnya.

Mobile Pump

Selain tol terintegrasi tanggul laut, Kementerian PU juga melakukan penanganan banjir rob melalui penyiapan mobile pump pada sejumlah titik rawan genangan di Kaligawe dan Sayung. Kemudian membangun sistem pengendali banjir Tenggang–Sringin Tahap 1 yang terdiri dari pembangunan enam rumah pompa berkapasitas total 81 meter kubik per detik dan tanggul sungai sepanjang 10,53 km, yang akan menjadi penguat utama sistem polder Tanggul Laut Semarang–Demak.

Sebaiknya Anda baca juga:
Lima RT di Kepulauan Seribu Terendam Banjir Rob

Infrastruktur ini akan mereduksi banjir pada area seluas 4.429 hektare, melindungi 254.546 jiwa di Kecamatan Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk. Dengan progres berjalan sesuai rencana percepatan, Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 ditargetkan beroperasi pada April 2027, dan diharapkan menjadi solusi permanen terhadap genangan rob sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik di jalur Pantura.

"Kita ingin pastikan progres di lapangan berjalan baik. Tol ini bukan hanya infrastruktur transportasi, tetapi tameng utama kita terhadap rob di Semarang,”tutup Dody.

https://koran-jakarta.com/2025-11-30...-konstruksinya


lagi2 wilayah ini mulu yg di bangun infra

kasian pulau lain cuma di keruk SDA

giliran kena banjir cuek
0
127
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan