Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Cerita Korban Selamat Dari Rentetan Tembakan KKB di Kali Semen Nabire
Cerita Korban Selamat Dari Rentetan Tembakan KKB di Kali Semen Nabire
Cerita Korban Selamat Dari Rentetan Tembakan KKB di Kali Semen Nabire
Tayang: Minggu, 19 Oktober 2025 10:20 WIT
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
zoom-inlihat fotoCerita Korban Selamat Dari Rentetan Tembakan KKB di Kali Semen Nabire
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
PENYERANGAN KKB - Proses evakuasi korban penembakan di Kali semen, Nabaire, Provinsi Papua Tengah pada Jumat, (17/10/2025). Satu orang dikabarkan meninggal dunia dan separuhnya mengalami luka-luka terkena peluru anggota KKB atau OPM.
A-
A+
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Aibon Kogoya, membuat aksi brutal dan menyerang warga sipil di Kilo 20, Kalisemen, Wadio atas, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat, (17/10/2025), pukul 10.00 WIT.

Dalam penyerangan itu, satu orang warga dikabarkan meninggal dunia, empat orang yang juga terkena tembakan namun masih hidup dan satu terkena serpihan kaca.

Korban terkena tembakan telah dievakuasi ke RSUD Nabire Jalan R.E. Martadinata, Siriwini, Distrik Nabire.

Namun dibalik kejadian ini, ada cerita tragis yang dialami oleh Braen bersama dua rekannya.

Mereka merupakan korban yang selamat dari sejumlah korban yang tertembak dari KKB di Kali Semen.

Braen bercerita, sebelumnya mereka semua dari Siriwo menggunakan satu mobil untuk turun ke Nabire kota.

Namun dalam perjalanan, tepat di tanjakan kali semen, tiba-tiba kendaraan mereka dihadang oleh sekelompok orang, dan akhirnya mobil berhenti.

Saat dihadang, Braen bilang, terlihat ada tiga orang yang menenteng senjata laras panjang, sementara yang lainnya pegang parang.

Lanjut Braen, saat dihadang, mobil yang ditumpangi mereka ini stop.

"Nah, mobil belum berhenti baik, sekelompok orang itu langsung tembak kami, tapi puji tuhan, tidak kena," kata Braen kepada awak media, Sabtu, (18/10/2025).

Karena sudah diserang dari kelompok ini, mereka akhirnya semua turun dari mobil.

"Pas kami turun, sayalah yang berhadapan langsung dengan kelompok ini, dan di situ saya di tembak lagi dari bagian depan, tapi tidak kena, tapi saya tidak panik, dan tetap berdiri," katanya.

Namun, secara tiba-tiba menurut Braen, dia mendengar lagi bunyi tembakan dari belakang.

"Tapi tidak tau tembakan itu ditujukan ke siapa," ujarnya.

Karena demikian lanjut Braen, pas tembakan ke tiga, dia bersama adiknya, dan satu rekannya lompat ke jurang di bawah jalan kali semen untuk menyelamatkan.

Menurut dia, selama di jurang yang ditutupi hutan lebat, mereka berjalan kaki ikut aliran kali semen, sambil sembunyi-sembunyi.

"Di situ, kelompok bersenjata ini sempat lewat depan kami, tapi kita sembunyi dan diam saja," katanya.

Setelah kelompok itu jauh, Bren mereka keluar cari pertolongan.

"Jadi kita kembali naik ke lokasi kejadian, dan pas di lokasi, kita ketemu dengan aparat keamanan, dan langsung kami dievakuasi ke rumah sakit," tandasnya.

Sementara Brando adik dari Braen menambahkan, saat kejadian, kakaknya yang lompat duluan.

"Nah karena begitu, saya dan teman kami juga ikut lompat ke jurang, dan kami berlari baku ikut sampai ke kali di bawah," jelasnya.

Dia bilang, sangat bersyukur kepada Tuhan, karena mereka selamat dari ancaman yang terjadi. (*)


https://papua.tribunnews.com/news/12...&s=paging_new.
pengalaman menghadapi KKB


SunDaimondAvatar border
SunDaimond memberi reputasi
1
193
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan