Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

ih.sulAvatar border
TS
ih.sul
Short Story #70 : Sebentar Lagi Sampai
Short Story #70 : Sebentar Lagi Sampai


RING*RING*RING!!! Telepon berbunyi. Mina tersenyum melihat nama putranya di layar. Putranya sudah dalam perjalanan pulang, dia pasti menelpon untuk memberitahu kalau dia sudah dekat.

“Udah di mana kau Pa? Masih jauh?”

“Udah dekat kok Ma. Sebentar lagi sam—”

Suara benturan yang amat keras itu tak akan bisa Mina lupakan. Itulah terakhir kali dia mendengar suara putranya.

Kecelakaan itu terjadi hanya dua kelokan dari rumah. Tampaknya ada pengemudi mobil yang mengantuk menabrak bus yang putranya tumpangi. Putranya tewas seketika, cuma seratus meter dari ibunya.
Kematian memang selalu mendadak. Terkadang itu terjadi begitu dekat seolah kita punya kuasa untuk mencegahnya, tapi kenyataannya tidak.

Mina menghabiskan hari-harinya mengingat kembali percakapan terakhir dengan putranya. Anaknya bahkan tak diberi kesempatan menyelesaikan kalimatnya. Kematian memang tak mengenal apa pun, bahkan tidak selamat tinggal.

Namun hidup terus berlanjut bagi mereka yang tidak mati. Mina mengira dia sudah bisa melepas kesedihan, tapi panggilan di petang membuat jantungnya membeku.

Dia yakin sekali ponsel putranya ikut hancur saat kecelakaan, jadi bagaimana bisa dia mendapat panggilan masuk dari putranya?
Dengan tangan gemetar Mina pun mengangkat panggilan itu.

“Halo? Pa?”

“Udah dekat kok Ma. Sebentar lagi sam—”

Suara benturan yang amat keras sekali lagi terdengar begitu mengejutkan sampai-sampai Mina menjatuhkan ponselnya ke lantai. Dia kenal suara itu. Tak mungkin dia salah mengenali.

Namun, bagaimana bisa? Kenapa yang seperti itu mungkin?

Pikiran itu melayang tak mau jauh dari kepalanya. Bahkan saat Mina meyakinkan diri semua itu cuma mimpi dia terus saja gemetar dan ingin menangis.

Anaknya, putra satu-satunya, betapa hancur hatinya jika anaknya benar-benar menjadi hantu.

Dan kemudian sore hari kembali tiba. Mina sudah lebih tenang saat panggilan masuk datang dengan nama putranya terpampang di layar. Apakah ini mimpi? Tidak. Ini benar-benar nyata.

“Nak?”

“Udah dekat kok Ma. Sebentar lagi sam—"

Suara benturan logam keras yang sama. Mina merasa hatinya ikut remuk bersama bagian depan bus. Namun itu semua hanyalah awal. Keesokan harinya dia mendapat panggilan yang sama lagi. Dan esok harinya lagi. Dan esok harinya lagi. Semua berakhir sama. Mina seolah dikutuk terus menderita mendengarkan kematian putranya lagi dan lagi. Namun setiap harinya dia terus mengangkat panggilan itu. Mungkin ada sedikit bagian dalam dirinya yang ingin percaya bahwa anaknya masih hidup.

Namun anaknya sudah mati. Kuburannya ada. Suara yang dia dengar bukanlah manusia. Itu sama sekali tidak nyata. Cuma itu kenyataan di tengah semua kegilaan ini.
Ini semua harus diakhiri. Mina tahu itu. Karena itulah saat panggilan itu datang lagi dia langsung mengangkatnya dan berteriak, “AWAS DI DEPAN!”

Suara logam kembali terdengar, tapi kali ini suaranya lebih mirip besi yang bergesekan. Setelah hening lama suara putranya pun kembali terdengar.

“Ya Tuhan! Hampir aja! Kalau Mama nggak teriak bisa celaka kami.”

Dan Mina mulai menangis. Entah itu hantu atau panggilan dari dunia lain, Mina bersyukur bisa menyelamatkan putranya.

“Jalan lagi kami … Udah bisa kulihat rumah … Ma, buka pintu dong.”

Mina menatap pintu rumahnya yang tertutup. Perlahan dia berjalan dan berdiri diam dengan satu tangan terus memegang ponsel dengan panggilan masih terhubung.

Apa yang sebenarnya dia harapkan? Entahlah. Yang jelas Mina sudah memutar kunci dan membuka pintu rumah.

Namun tak ada apa pun di sana. Tak mungkin ada.

“Ma, aku udah sampai!”

Dan panggilan itu pun terputus. Mina tahu panggilan itu tak akan pernah datang lagi. Putranya sudah pulang. Pulang ke rumah tempat dia harusnya berada.

***TAMAT***
Diubah oleh ih.sul 12-06-2024 04:01
indosniperAvatar border
chococizAvatar border
viensiAvatar border
viensi dan 13 lainnya memberi reputasi
12
1.2K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan