Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

4574587568Avatar border
TS
4574587568
Sempat Disetop, AS Kirim Lagi Bantuan ke Gaza Lewat Udara
Sempat Disetop, AS Kirim Lagi Bantuan ke Gaza Lewat Udara

Gaza City -

Militer Amerika Serikat (AS) melanjutkan kembali misi penyaluran bantuan kemanusiaan lewat udara, atau dengan metode air drop, di wilayah Jalur Gaza bagian utara pada Minggu (9/6) waktu setempat. Misi ini kembali dilanjutkan setelah sempat ditangguhkan karena operasi militer Israel di wilayah tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (10/6/2024), penduduk Gaza sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah perang yang berkecamuk selama nyaris sembilan bulan terakhir, dan AS beralih menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui udara dan laut ketika Israel menunda masuknya bantuan melalui jalur darat.

Komando Pusat AS atau CENTCOM dalam pernyataannya menyebut misi air drop itu memberikan "bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa di Gaza bagian utara".

"Sampai saat ini, AS telah mengirimkan lebih dari 1.050 metrik ton bantuan kemanusiaan," sebut CENTCOM dalam pernyataannya.

Selain via air drop, AS juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui dermaga sementara yang dibangun di lepas pantai Gaza.

"Penerjunan melalui udara ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan, dan kami terus merencanakan pengiriman lanjutan melalui udara," imbuh pernyataan CENTCOM tersebut.

Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, pada akhir Mei lalu, mengatakan bahwa beberapa faktor termasuk operasi militer Israel dan kondisi cuaca mempengaruhi misi air drop tersebut.

Sementara wakil komandan CENTCOM, Laksamana Madya Brad Cooper, mengatakan pada Jumat (7/6) lalu bahwa misi air drop itu "ditangguhkan karena operasi kinetik yang terjadi di wilayah utara" namun diperkirakan akan dilanjutkan kembali segera.

Misi air drop dilanjutkan kembali sehari setelah penyaluran bantuan via dermaga sementara di lepas pantai Gaza dimulai kembali. Dermaga itu sempat mengalami kerusakan akibat cuaca buruk bulan lalu, namun tetap diperbaiki di pelabuhan terdekat sebelum kembali disambungkan ke pantai Gaza.

Jalur Gaza menderita akibat perang paling berdarah yang pernah terjadi, yang berkecamuk setelah serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu terhadap wilayah Israel bagian selatan hingga menewaskan sekitar 1.200 orang.

Serangan balasan oleh Israel terhadap Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, sejauh ini menewaskan sedikitnya 37.084 orang.

sumber
0
92
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan