Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

4574587568Avatar border
TS
4574587568
Dicoret Dewan Wali Iran, Ahmadinejad 3 Kali Gagal Ikut Pilpres
Dicoret Dewan Wali Iran, Ahmadinejad 3 Kali Gagal Ikut Pilpres

Jakarta -

Otoritas Iran mengumumkan daftar kandidat yang disetujui untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden yang dijadwalkan digelar pada 28 Juni mendatang. Yang mencolok adalah kandidat paling terkenal, mantan presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad tidak masuk dalam daftar tersebut karena didiskualifikasi.

Dilansir Al Arabiya, Senin (10/6/2024), Ahmadinejad telah didiskualifikasi untuk ketiga kalinya, menyusul kegagalannya dalam pencalonan pada tahun 2017 dan pemilihan presiden 2021.

Pilpres mendatang, yang semula dijadwalkan pada tahun 2025, dipercepat karena kematian mendadak Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter pada bulan Mei. Di Iran, Dewan Wali, sebuah badan ulama dan ahli hukum yang berada di bawah pengawasan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, diberi kewenangan untuk menyetujui dan menolak para kandidat calon presiden.


Ahmadinejad yang kini berusia 67 tahun, pernah menjabat presiden selama dua periode berturut-turut dari tahun 2005 hingga 2013.

Di bawah pemerintahannya, Iran berselisih hebat dengan negara-negara Barat, terutama buntut program nuklir dan pernyataannya yang menghasut mengenai Israel.

Pada 2013, Ahmadinejad akhirnya meninggalkan jabatan setelah membuat negara tersebut terbelah dan terisolasi secara internasional.

Pada 2005, Ahmadinejad sempat menyedot perhatian publik karena mengatakan bahwa Israel ditakdirkan untuk "dihapus dari peta" serta menegaskan bahwa Holocaust merupakan sebuah mitos.

Ahmadinejad sempat diprotes masyarakat Iran setelah hasil pemilu pada 2009 kembali memenangkan dia sebagai presiden. Ribuan orang pun ditangkap dan puluhan lainnya tewas imbas protes itu.

Ahmadinejad, yang pernah menjadi sekutu favorit Pemimpin Tertinggi Khamenei, tidak lagi disukai pemimpin tertinggi Iran tersebut selama masa jabatan keduanya dan sejak itu dikesampingkan.

Pada Minggu (9/6) waktu setempat, Dewan Wali mengumumkan enam kandidat yang akan maju ke pilpres Iran pada 28 Juni mendatang adalah sebagai berikut:

1. Ketua Parlemen saat ini Mohammad-Bagher Ghalibaf
2. Mantan perunding nuklir Saeed Jalili
3. Anggota parlemen Masoud Pezeshkian
4. Wali Kota Teheran Alireza Zakani
5. Mantan Menteri Dalam Negeri Mostafa Pourmohammadi
6. Wakil Presiden petahana Amirhossein Ghazizadeh-Hashemi

Di Iran, pemimpin tertinggi, bukan presiden, yang memegang otoritas tertinggi atas semua urusan negara, termasuk kebijakan luar negeri dan program nuklir. Khamenei, 85 tahun, telah menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak tahun 1989.

sumber
0
93
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan