Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

4574587568Avatar border
TS
4574587568
Israel Selamatkan 4 Sandera dari Gaza, Termasuk Noa Argamani
Israel Selamatkan 4 Sandera dari Gaza, Termasuk Noa Argamani

YERUSALEM, KOMPAS.com - Empat sandera Israel yang ditahan oleh Hamas setelah serangan 7 Oktober berhasil diselamatkan dalam sebuah operasi di kamp Nuseirat, Gaza tengah, pada Sabtu (8/6/2024). Informasi ini diumumkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dinas keamanan Shin Bet, dan polisi Israel dalam sebuah pernyataan bersama. Noa Argamani (25), Almog Meir Jan (21), Andrey Kozlov (27), dan Shlomi Ziv (40) semuanya diculik dari festival musik Nova saat serangan tersebut.

Dilansir dari CBS News, mereka ditemukan setelah IDF melaporkan serangan terhadap infrastruktur Hamas di Gaza tengah. Pernyataan bersama itu menyebutkan bahwa para sandera diselamatkan dari dua lokasi berbeda selama operasi. Semuanya berada dalam kondisi medis normal. Keluarga sandera bergegas menuju rumah sakit di Ramat Gan untuk bertemu dengan orang-orang tercinta mereka yang telah dibebaskan. Warga yang dibebaskan dikirim ke Pusat Medis Tel Hashomer Sheba untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. “Saya mengikuti operasi kompleks ini dari pusat komando dan kendali. IDF, ISA, dan Pasukan Khusus beroperasi dengan keberanian luar biasa di bawah tembakan keras dan berhasil menyelesaikan misi mereka,” kata Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. 


“Tim pertahanan Israel akan terus berperang sampai 120 sandera kembali ke rumah," tambahnya. Forum Keluarga Sandera menyebut pembebasan Noa Argamani, Shlomi Ziv, Andrey Kozlov, dan Almog Meir Jan sebagai kemenangan dan menekankan pentingnya mengembalikan 120 sandera yang masih ditahan Hamas.

Juru bicara IDF Daniel Hagari mengatakan bahwa para sandera diselamatkan dari dua bangunan terpisah dalam misi berisiko tinggi yang dilakukan berdasarkan intelijen tepat di siang hari. Hagari menjelaskan bahwa pasukan Israel telah mempersiapkan misi ini selama berminggu-minggu dengan pelatihan intensif dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan sandera.

Saksi mata di Gaza melaporkan bahwa pasukan Israel menyamar dengan pakaian sipil sebelum penggerebekan, yang kemudian memicu bentrokan sengit.

Pasukan Israel melakukan intervensi melalui darat, udara, dan laut, mengebom daerah tersebut dan mengakibatkan kematian serta luka-luka pada sejumlah besar warga sipil. Pejabat dari Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas melaporkan bahwa setidaknya 55 warga Palestina tewas dalam operasi ini.

sumber
0
192
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan