iskrimAvatar border
TS
iskrim
Terjawab Logis, Kenapa Melakukan Perjalanan Di Malam Hari Terasa Lebih Lama


Apakah ada yang merasakan kalau perjalanan malam hari itu terkadang terasa lebih lama dibandingkan dengan perjalanan di siang hari, padahal kalau difikir jarak yang ditempuh sama..

Mumpung lagi santuy ini, saya coba fikirkan secara logis demi menjawab pertanyaan saya sendiri atau teman-teman yang merasakan hal yang sama. Akhirnya bisa saya tuliskan jawabannya seperti dibawah ini.

Pertama, saat malam hari, cahaya alami dari matahari ternyata bisa mempengaruhi persepsi waktu tidak ada. Matahari memberikan gambaran waktu dan memberikan kejelasan tentang keadaan sekitar seperti pagi menjelang siang dan suang menjelang malam. Tanpa cahaya matahari, kita cenderung kehilangan referensi visual tentang waktu yang berlalu, membuat perjalanan terasa lebih monoton dan kurang dinamis.



Kedua, cuaca saat malam hari pastinya berbeda dengan siang hari. Meskipun di beberapa tempat cuaca di malam hari lebih sejuk dan kondusif, namun di tempat lain, kabut atau hujan bisa menyebabkan visibilitas menurun. Kondisi cuaca buruk dapat mempengaruhi kecepatan dan kenyamanan mengemudi, sehingga perjalanan terasa lebih lambat dan melelahkan. Berdasarkan pengalaman berjalan malam seringkali menemukan cuaca hujan akibatnya melambatkan laju kendaraan itu sudah pasti.

Ketiga, karena siang hari kita tetap beraktifitas maka malam harinya tubuh cenderung merasa lebih lelah. Ritme biologis tubuh kita secara alami mengatur waktu tidur dan bangun, dengan tidur malam sebagai bagian dari siklus ini. Meskipun seseorang merasa sudah cukup istirahat, karena pandangan terbatas mengemudi di malam hari bisa menyebabkan kelelahan lebih cepat, bahkan dengan tidur siang yang cukup sekalipun.



Keempat, kurangnya aktivitas dan kebisingan di malam hari bisa membuat seseorang lebih mudah merasa bosan, kehilangan sesuatu bahkan tertekan. Jika kita berada di jalan yang sepi tanpa banyak kendaraan atau pemandangan yang menarik, ini bisa meningkatkan perasaan bahwa waktu berjalan lebih lambat.

Kelima, jika mengemudi di jalan yang kurang dikenal atau tanpa petunjuk jalan yang jelas, navigasi malam hari bisa menjadi lebih sulit. Meskipun dengan teknologi GPS, tetapi visibilitas yang berkurang dan penanda jalan yang kurang jelas, rambu rusak, jalan rusak bisa menyebabkan perasaan bahwa perjalanan berlangsung lebih lama.



Terakhir, ada aspek psikologis dari mengemudi di malam hari. Ada perasaan lebih waspada dan hati-hati karena ada kesadaran tentang risiko potensial seperti kelelahan atau mengantuk. Kesadaran ini bisa membuat seseorang lebih memperhatikan waktu dan jarak yang telah ditempuh, membuat perjalanan terasa lebih lama.









Original Thread © 2016 - 2024 iskrim
Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS
Opini | img : Ai  



Diubah oleh iskrim 14-04-2024 06:13
krukovAvatar border
gasmalAvatar border
pakdejossAvatar border
pakdejoss dan 11 lainnya memberi reputasi
12
973
40
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan