- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Polisi Tangkap 4 Perusuh Saat Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe
TS
mabdulkarim
Polisi Tangkap 4 Perusuh Saat Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe

Raymond Latumahina - detikNews
Senin, 22 Jan 2024 14:02 WIB
Empat pelaku pembakaran saat kericuhan ketika massa mengantar jenazah Lukas Enembe, di Jayapura, Papua. (Raymond Latumahina/detikcom)
Jakarta - Empat terduga pelaku pembakaran saat kerusuhan yang terjadi ketika pengantaran jenazah Lukas Eneme di Kota Jayapura, Papua, ditangkap polisi. Keempat pelaku adalah AH (23), EW (18), GD (20), dan CW (43).
"Ini kami jelaskan terkait dengan pelaku sebanyak 4 orang yang kita bisa amankan," ujar Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D Mackbon kepada wartawan, seperti dilansir detikSulsel, Senin (22/1/2024).
Victor mengungkapkan, keempat pelaku diciduk aparat di lokasi dan waktu yang berbeda. Victor menyebutkan keempat pelaku ini ditangkap berdasarkan keterangan dari 17 orang saksi yang diperiksa. Keterangan itu juga dikuatkan oleh alat bukti yang didapat oleh polisi.
"Barang bukti ada hasil rekaman CCTV, rekaman video, kemudian pakaian daripada pelaku, dan barang-barang yang bekas terbakar," bebernya.
Akibat perbuatannya ini, para pelaku dikenai Pasal 187 ayat 1 KUHP, kemudian Pasal 170 KUHP juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 huruf E KUHP. Pelaku terancam kurungan pidana selama 12 tahun.
"Keempatnya diancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan hukuman penjara paling sedikit 5 tahun 6 bulan," pungkasnya
https://news.detik.com/berita/d-7154...-lukas-enembe.
Aksi Pembakaran Ruko di Waena Sudah Direncanakan, Kapolresta: Para Pelaku Saling Kenal

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Aksi pengerusakan dan pembakaran ruko dan rumah dinas Korem 172/PWY di Waena, yang dilakukan empat pelaku yakni HH (23), EW (18), GD (20) dan CW (43) rupanya sudah direncanakan, dan keempat pelaku itu juga saling mengenal.
Menurut Kapolresta Jayapura Kombes Polisi Victor Mackbon, dari hasil pemeriksaan, keempat pelaku mengaku saling kenal dan merencanakan membuat kegaduhan saat rombongan iring-iringan jenazah Lukas Enembe ke pemakaman di Koya.
"Jadi, mereka ini standby di Waena, nah ketika iring-iringan jenazah (Lukas Enembe) melintas, mereka lalu menyusup di tengah-tengah pengantar jenazah," kata Victor di Jayapura, Senin (22/1/20024).
"Sempat ada upaya pembakaran terhadap plafon Toko Jaya Pratama, di mana salah satu pelaku membakar karton dan melemparnya ke plafon toko tersebut, kemudian dilanjutkan dengan aksi pelemparan ketika di traffic light (lampu merah)," imbuh dia.
Kata Victor, masyarakat setempat sempat berhamburan ketika terjadi pelemparan, dan situasi itu lantas dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan aksi pembakarannya di deretan ruko seputaran lampu merah Jalan SPG Waena.
"Yang jelas proses hukum kini sedang dilakukan oleh Kasat Reskrim Kompol Agus Pombos bersama tim, dan masih ada pelaku-pelaku lainnya termasuk aktor utamanya yang harus diungkap,"tandas dia.
Diketahui empat pelaku yang sudah berstatus tersangka ini berhasil dibekuk dari hasil penyelidikan melalui beberapa petunjuk di lokasi kejadian, terutama rekaman CCTV.
"Mereka terlihat dan anggota berhasil melakukan identifikasi lalu dillakukan penyelidikan hingga upaya paksa berupa penangkapan,"jelas Victor. (*)
https://papua.tribunnews.com/2024/01...-saling-kenal.
sudah direncanakan...
koploplondo972 dan servesiwi memberi reputasi
2
108
5
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan