- Beranda
- Komunitas
- News
- Forex, Option, Saham, & Derivatifnya
5 Tips Mudah untuk Trader


TS
patrickl99
5 Tips Mudah untuk Trader
Sumber edukasi: WikiFx Indonesia

Dalam dunia trading, tak sedikit trader masih merasa kesulitan dalam menerapkan pengelolaan manajemen risiko dan modal. Mulai metode yang rumit hingga cakupan pembahasan yang terlalu luas disebut sebagai alasannya.
Padahal, manajemen risiko merupakan hal penting yang perlu dilakukan agar aktivitas trading berjalan sukses.
Berikut adalah tips mudah mengaplikasikan manajemen risiko trading, baik itu dalam trading forex, komoditas, maupun indeks.
1. Tentukan risiko maksimum dan modal awal.
Banyak kasus seorang trader yang memiliki strategi trading yang baik, tetapi transaksi yang dilakukannya justru merugi. Biasanya, hal ini terjadi apabila seorang trader memiliki pengelolaan uang yang buruk.
Ketika trading, penting untuk menentukan jumlah besaran modal yang akan dikeluarkan dalam setiap kesempatan. Dalam pengelolaan risiko, trader pemula disarankan untuk menerapkan batas risiko maksimum, yaitu tidak melebihi 2 persen dari total modal.
Misalnya, seorang trader pemula memulai trading dengan modal awal sebesar 10.000 dollar Amerika Serikat. Kerugian maksimum rata-rata per transaksi yang bisa ditoleransi sebesar dua persen dari modalnya, yakni 200 dollar AS.
Dengan hitungan 1 lot per transaksi, itu berarti 20 poin pada instrumen foreign exchange (forex), 2 dollar AS dalam produk emas (XAU) atau sekitar 40 poin pada indeks Nikkei.
Seorang traderdapat mengevaluasi sistem dan instrumen yang ingin diperdagangkan. Jika ia menemukan bahwa pasar atau sistem trading hanya akan bekerja baik dengan jumlah risiko atau stop loss yang lebih besar, sebaiknya tingkatkan modal awal yang didepositkan. Lanjut baca selengkapnya klik disini.

Dalam dunia trading, tak sedikit trader masih merasa kesulitan dalam menerapkan pengelolaan manajemen risiko dan modal. Mulai metode yang rumit hingga cakupan pembahasan yang terlalu luas disebut sebagai alasannya.
Padahal, manajemen risiko merupakan hal penting yang perlu dilakukan agar aktivitas trading berjalan sukses.
Berikut adalah tips mudah mengaplikasikan manajemen risiko trading, baik itu dalam trading forex, komoditas, maupun indeks.
1. Tentukan risiko maksimum dan modal awal.
Banyak kasus seorang trader yang memiliki strategi trading yang baik, tetapi transaksi yang dilakukannya justru merugi. Biasanya, hal ini terjadi apabila seorang trader memiliki pengelolaan uang yang buruk.
Ketika trading, penting untuk menentukan jumlah besaran modal yang akan dikeluarkan dalam setiap kesempatan. Dalam pengelolaan risiko, trader pemula disarankan untuk menerapkan batas risiko maksimum, yaitu tidak melebihi 2 persen dari total modal.
Misalnya, seorang trader pemula memulai trading dengan modal awal sebesar 10.000 dollar Amerika Serikat. Kerugian maksimum rata-rata per transaksi yang bisa ditoleransi sebesar dua persen dari modalnya, yakni 200 dollar AS.
Dengan hitungan 1 lot per transaksi, itu berarti 20 poin pada instrumen foreign exchange (forex), 2 dollar AS dalam produk emas (XAU) atau sekitar 40 poin pada indeks Nikkei.
Seorang traderdapat mengevaluasi sistem dan instrumen yang ingin diperdagangkan. Jika ia menemukan bahwa pasar atau sistem trading hanya akan bekerja baik dengan jumlah risiko atau stop loss yang lebih besar, sebaiknya tingkatkan modal awal yang didepositkan. Lanjut baca selengkapnya klik disini.
0
7
1


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan