masnukho
TS
masnukho 
Heboh Cuitan Twitter Sarjana UI Kalah Saing dengan Anak STM, Kenapa Itu Bisa Terjadi?
Heboh curhatan Sarjana Universitas Indonesia merasa kalah saing dengan anak STM, ternyata ini dia penyebabnya


Warganet di media sosial tengah dihebohkan dengan curhatan seorang pengguna akun media sosial Twitter yang mengaku dirinya sebagai Sarjana Universitas Indonesia (UI) yang merasa kalah saing terhadap seseorang yang hanya lulusan Sekolah Teknik Mesin (STM).

Di dalam cuitan yang dibagikan oleh akun Twitter @GerryS, dibagikan sebuah keluhan dari seseorang yang tidak diketahui identitasnya menjelaskan bahwa dirinya bersama dengan 15 temannya yang berstatus sarjana tidak diterima bekerja di sebuah perusahaan PT PAL karena telah terpilih seorang bapak-bapak usia 30 tahun yang hanya lulusan STM.

Adapun bapak-bapak usia 30 tahun lulusan STM tersebut dipilih untuk mengisi lowongan tanpa training dan langsung kesepakatan gaji karena memiliki pengalaman bekerja di Italia Eropa di Fincantieri.

Netizen yang curhat tentang pengalaman pribadinya tersebut mempertanyakan apakah perusahaan tidak lagi mementingkan ijazah kelulusan pelamar kerja, karena yang lulusan STM bisa mengalahkan sarjana dari universitas ternama.


Quote:


Membahas terkait keluh kesah Sarjana Teknik Mesin UI merasa kalah dengan seorang lulusan STM, tentu dibalik terpilihnya lulusan STM ini ada pertimbangan dari pihak perusahaan GanSis.

Tidak sedikit netizen yang memberikan pendapat dan tanggapan terkait kekecewaan dari seorang Sarjana Teknik Mesin UI yang merasa kalah dengan lulusan STM tersebut.

Adapun netizen memiliki pendapat berdasarkan pengalaman pribadi mencari pekerjaan di perusahaan, diketahui saat ini memang telah banyak perusahaan yang memilih calon pegawai dari orang-orang yang memang memiliki pengalaman kerja pada bidang yang dibutuhkan, paham dengan jobdesk profesi, serta mempertimbangkan sikap calon pegawai.

Pemilik perusahaan akan lebih menghargai orang yang memiliki pengalaman kerja, bisa bekerja, dan bersifat baik ketimbang memiliki gelar sarjana tetapi kurang paham dan tidak bisa bekerja. Itulah sebabnya ada sarjana yang merasa kalah dengan lulusan STM yang mungkin jika dilihat dari tingkatan pendidikan lebih rendah dibandingkan sarjana.




Berkaca dari adanya kondisi yang seperti ini di era sulit pekerjaan seperti sekarang, tentu tidak boleh menjadikan Agan Sista lemah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak GanSis.

Adapun yang menjadi sangat penting saat ini adalah meningkatkan kemampuan dan mencari pengalaman, kalaupun nantinya Agan Sista berniat mendaftarkan diri di sebuah perusahaan maka akan lebih mudah untuk diterima, dan jika ingin membuka bisnis atau usaha sendiri tentu kalian juga sudah memiliki pengalaman.

Bagaimana, apakah Agan Sista memiliki pendapat lain terkait nerasa terkalahkannya seorang sarjana dengan lulusan STM tetapi memiliki pengalaman diluar negeri?
Tentu setiap orang sendiri memiliki takdir kesuksesan masing-masing GanSis, dan cara tersebut tidak bisa untuk diirikan karena memang tidak semua orang cocok dengan satu jalan kesuksesan yang sama.




Penulis: @masnukho©2023
Narasi: Ulasan pribadi
Sumber gambar
1, 2, 3, 4
nopel.megalodonrumput14utdavianjustice
davianjustice dan 31 lainnya memberi reputasi
32
13.6K
511
Berikan Komentar
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Komunitas Pilihan