KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Misteri patok 4 warna (Spiritual journey, based on true story)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/63e457b8ca47ee351465b9e1/misteri-patok-4-warna-spiritual-journey--based-on-true-story

Misteri patok 4 warna (Spiritual journey, based on true story)

Misteri Patok 4 warna

Tak ada cara terbaik menikmati perjalanan selain membiarkan dirimu tersesat. Ketika berhadapan dengan jalan yang tampak tak berujung dan jembatan serupa yang membingungkan.

Terus saja berjalan. Setiap belokan, setiap sudut, menghadirkan misteri tersendiri. Tersesat adalah anugerah, karena dirimu tak tahu apa yang menanti di tiap kelokan. Bukankah begitu dengan kehidupan, bahkan kematian sekalipun?

Aku seorang perantauan yg terdampar di jakarta. Mencoba mencari peruntungan di kota yg panas dan keras ini.

Meski sebenernya aku datang pertama kali ke jakarta tahun 1994, tapi aku bawakan cerita di tahun 2000 an saja.

Aku saat itu bekerja disebuah perusahaan minyak milik Norwegia yang berkantor di kawasan Pondok Indah Jakarta. Kantor kami memproses data seismic hasil survey crew kami di laut, untuk nantinya diteliti apakah area yg di survey itu ada potensi kandungan minyaknya atau ngga.

Sebagai orang yg berasal dari Bandung, untuk mengenal karakter orang di jakarta aku perlu adaptasi dengan masyarakat baru seperti di jakarta ini agar bisa menyesuaikan diri.

Cara yg praktis untuk nyari temen disekitar jakarta, aku coba dengan nyari temen lewat aplikasi chat seperti YM (yahoo messenger) yg lagi trend saat itu. atau juga ikut komunitas gitu deh, maklum sibuk kerja jd jarang punya waktu buat sosialisasi.

Nah sekian lama chat di YM, akhirnya kenal lah aku dengan seorang cewek, janda sih, Namanya Permata. sementara aku saat itu berstatus jomblo ngeres, eh ngenes.

Beberapa lama kenal sering berkomunikasi akhirya jadi deket.

Berawal dari sini perjalanan spiritual ku dimulai, bertemu orang2 aneh dan pengalaman2 spiritual.

Sebelum ngebahas cerita si Permata, ada kejadian aneh dimana aku mendapat telpon nyasar di kantor dari seorang wanita tak dikenal dari Brazil, yang ingin menemuiku.

* Namanya Mariana Camelo*

November 2000

Pukul 17:20 ketika para staff dilantai atas udah pada pulang dan Karin resepsionis kantor mengalihkan telpon kantor ke mejaku, karna aku bekerja di bagian computer operation yang selalu beroprasi siang dan malam.

Oh ya asal tau aja, kalo perusahaan oil company itu beroperasi selama 24 jam 7 hari seminggu 12 bulan setahun, mengolah data untuk mencari minyak, pokoknya nonstop, so sistem kerjanya shift gitu deh,. Makanya harus ada yg standby terus dikantor juga kalo2 ada telpon penting dari luar negeri.. Skip....

Jam 17:20 itu Telpon berdering

"Haloo good evening could I speak to Mister John?" ujar wanita di sebrang sana

Karna ga ada yg namanya john di kantor maka kubilang

John wasn't here, who's speaking please?

"I'm Mariana from Sao Paulo Brazil, I want to talk to Mr John", saut wanita itu

"Wrong number mem, there's no someone, named john here" kata ku

Tapi tuh orang msh bicara terus dgn bhs inggris yg kurang jelas, maka ku sarankan ke dia untuk nge email aku dan tulis apa yg dia ingin katakan, kuberilah alamat email ku.

A few moments later...

Datanglah email dari Mariana yg isinya dia adalah sekertaris executive di perusahaan minyak yg bercabang di Brazil dan dia ingin bicara dgn john karna dia akan ke jakarta kemudian ku balas emailnya kalo orang yg namanya john ga ada disini, lalu dia bertanya namaku, setelah ku beritahu, dia bilang akulah yg dia maksud.

Ada apa inih teh pikirku heran

*

Yang jadi pertanyaanku adalah

Siapakah sebenarnya Mariana?

Dari mana dia tau aku?

Kenapa dia mau ketemu aku?

Siapa yg menyuruh dia ke jkt?

Kapan dia akan ke jkt?

Ada urusan apa dengan ku?

Semua pertanyaanku itu aku tanyakan lewat email dan di balas dgn jawaban yg makin buat aku jd tambah heran.

Dia bilang aku akan ke jkt menemuimu atas perintah seseorang

Seseorang itu siapa?

Mariana menjawab "aku ga bisa menyebut dia sbg seseorang tp aku akan jelaskan nanti saat ketemu kamu di sebuah kedai kopi"

Wew?????

Kenapa harus ketemu aku?

Mariana bilang ada hal besar yg akan terjadi

Maksud loh??? Sumpah aku ga paham

Lo kan bilang mar, mo tinggal di jkt trs brp lama lo stay di jkt nanti

Dia bilang "aku ga bisa mutusin untuk berapa lama tinggal di jkt, aku hanya menurut apa kata seseorang itu"

Seseorang itu sapa seh?

Dijawab, dia bukan orang, kata si Mariana dalam sebuah email nya

Lah trs siape Mar? Kuntilanak?? ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Mariana coba jelaskan sedikit, dia tuh a spritual entity

What??? Semacam entitas ghoib??
Jibril, mbah jambrong, ratu kidul atau siapa, aku masih ga ngerti

Dia juga katakan saat Natal nanti dia akan datang ke jkt

Dan Natal tidak lama lagi....

Bersambung...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simounlebon dan 30 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Cerita menarik..
Semoga lancar update nyaemoticon-Nyepi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Ikut antri dsini ya gan. Ini cerita kira2 berapa part? Dan sampai selesai gk ya?
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan

Mariana dan kantor baru ku

Aku lanjutin ceritanya nih gan mumpung lagi agak santai

Hari2 selanjutnya Mariana makin sering hubungi aku lewat email dengan sapaan *Bom Dia* artinya selamat pagi dlm bahasa portugis.

Oh ya dia sempat ngirim kamus bahasa portugis ke kantorku, agar aku belajar bhs itu sedikit2.

jam 6 pagi dan jam 6 sore adalah waktu biasa dia telpon, sekedar ngobrol hal lumrah sehari hari.

Cerita soal masa kecilnya, ortunya yg cerai, dan bokapnya yg kimpoi lg dgn wanita seusia dia, soal kakaknya Bianca, soal Tuhan, harapan dia dan mimpi2, dan isue2 di perusahaan minyak, saat itu mariana umur 24 thn.

Mariana pernah cerita kalo dia tuh tipe cewek penyendiri dan kurang suka gaul sebagaimana cewek seusianya.

Disaat jam istirahat dia lebih sering ngobrol dengan office girl di kantornya ketimbang dengan sesama karyawan disana. Atau sering juga ngadem di halaman gereja dekat kantornya.

Dia pernah bilang dalam emailnya kalo dia ingin suatu saat duduk berdua denganku ditepi kali kecil sambil melempar lempar kerikil ke air hadeuuuhhh tipe cewek romatis banget.

Selain itu dia juga bbrp kali mengirimi paket buatku menjelang kedatangannya, entah itu buku, baju, souvenir dll dan yg aku agak heran kenapa paket2 itu beralamat dari Houston , bukan dari Brazil tempat dia domisili

Dia hanya jelasin kalo dia menyuruh temennya, Angela, untuk mengirim paket itu dr Houston ke jkt.

Oh ok no problem aku ga terlalu permasalahin


Dan hari natal pun sudah dekat....
Misteri patok 4 warna (Spiritual journey, based on true story)


*New Office*

Di awal Desember 2000 ada berita yg menggembirakan tapi juga bikin agak sedih

Kantor kami baru saja memenangkan tender Gulf oil company untuk masa kontrak 2 thn, hanya saja pihak client ingin datanya diproses di office mereka bukan dikantor kami.

Ini artinya kantor kami hrs bikin dedicated center di kantor client dan sebagian karyawan kami harus kerja disana. Untungnya masih wilayah jakarta.

Dan supervisor memilih aku untuk kerja dikantor client,

Dan kantor pun hrs merekrut bbrp karyawan baru, untuk memback up karyawan di kantor pusat karna sebagian kan pindah kerja di tempat client.

Dua cewek chines lulusan ITB, Nova dan ketty, lalu dua bule ostrali Antony dan Andrew dr inggris menjadi karyawan baru yg dipekerjakan di kantor dedicated center itu.

Yang bikin sedih adalah aku jd ga bs lagi email2an lg dengan Mariana, karna selama ini aku ngimel pake internal email perusahaan bukan pake yahoo atau hotmail, gmail blom ada jaman itu dan dikantor client tidak disediakan internet๐Ÿ˜ hamsyong dah, maklum jaman itu internet masih barang langka.

Solusinya paling kalo aku pulang dr kantor client aku mampir ke kantor pusat buat cek email doang.

Komunikasi dengan Mariana jadi agak terganggu.

Aktivitas baru di kantor baru adalah aku jadi guide buat karyawan2 baru yg ingin tau kehidupan jkt dan tempat2 nongkrong nya selepas jam kerja.

Misalnye si Antony, bule ostrali pernah tanya "hey bro disini dmn tempat buat mabok ama maen cewek tanya dia" ya udah sekali waktu aku bawa dia ke blok M dan sekitar melawai.

Disitu dia lepasin deh hasrat dia buat mabok dan main cewek.

"Sono puas puasin dah lo, aids.. Aids dah lo" ujar gw dalem hati๐Ÿ˜

Aku sih nunggu sambil main bilyard

eh selang 15 menit an gitu tuh cewek yg aku kenalin ke si Antony menghampiriku dgn muka pucet.

aku tanya lha kok ada apa mbak?
Cewek itu menyeretku ke sudut ruangan dekat situ lalu berbisik pelan:

"Nganu mas, baik mas Antony kepanjangan wedhi aku"
๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Ternyata dia baru pertama dapet client bule hihi

Gitu lah sekelumit cerita mesum saat itu.

Atau karyawan baru yg bernama ketty yg pengen tau galeria, ya udah aku anter dia jln2 liat jkt kadang nonton bioskop jg, ketty mulus sih hobi pake rok mini cuma kalo ngomong cempreng ga enak didenger๐Ÿ˜€

Aku kabari kondisi baru aku ke Mariana jd ga bs intens email an lg dan dia mengerti.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tekyongz dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh soonmay

Misa berdarah

Malam itu langit tak berbintang, dari lantai 23 gedung BNI 46 yg berlantai 46, kantor client, aku termenung memandangi lampu2 kota di bawah, sepiiii banget gan, hatikupun sesunyii angkasa.

Ini sepi terus ada dan menanti.

Aku baik, tapi bukan malaikat, aku jg kadang bikin dosa tp aku bukan setan. Aku hanya seorang perantauan di jakarta yg luas yg mencoba menemukan seseorang untuk di cintai dan segepok rupiah

Aku butuh belaian seorang wanita

Mo telpon gebetan di bdg tp dia nya ga punya tlp

Andai saja dia hadir malam ini disini menemaniku

Halaaahh terus ngalamuunnn, kerja.. Kerja... Skip

Di kantor itu tuh aku kerja 12 jam, kalo males pulang aku sering nginep disitu, lha wong fasilitas lengkap bak hotel berbintang, mo ngopi ada mesin kopi, mo mandi ada air panas di toilet eksekutip.
Mo makan, dugem dan lain2 ada di lantai bawah.

Lamunanku buyar oleh suara dentuman berkali kali di kejauhan

Aku pandangi penjuru kota mencari sumber ledakan yg ku dengar, tapi tak nampak ada yg ganjil, mungkin itu petasan aku pikir, tapi suara sekeras itu belom pernah aku dengar.

Aku putuskan untuk turun ke lantai 22. Dimana disitu jd pos buat security gedung dan ada tv disana, jadi aku bisa liat berita disitu harapku.

Setiba dilantai 22, aku melihat para security lagi melototin tv dengan khidmat dah kek lg nonton bokep aje,

Ada berita apa pri? Aku tanya ke si supri satpam disitu

Ada bom di gereja catedral kata supri singkat, sambil tetep khusyu menyimak siaran live peristiwa pengeboman itu.

Aku terhenyak lemes dan cemas.
Yang ada di pikiranku adalah
Mariana. Mariana dan Mariana

Aku tonton breaking news sebentar buat mastiin beritanya.

Lalu aku bergegas kembali ke lantai 23, aku harus segera tlp Mariana, karna dia udah priper buat ke jkt.

Tapi sial tlp di kantor cllient ga bisa dipake buat panggilan international,
Diprotek kali.

Jadi pada malam itu ada sekitar sepuluh gereja yg di bom serentak tepat pada jam Misa natal, di berbagai kota di tanah air, di jkt ada tiga gereja yang di bom.

Teroris Bangsaaaaaad


Esok paginya aku ke kantor pusat, untuk kirim email ke Mariana, untuk memberi tahu situasi jakarta.


Berjam jam email tak dibalas.

Aku baru inget oh iya ya hari natal dia ga mungkin di kantor.

Aku tlp hp nya aja deh, mumpung di kantor pusat jadi bisa telpon bebas ke luar negri sekalipun.

Mariana langsung nyerocos, sesaat ku berkata " halo! "

"Horrible.... Horrible I've seen on tv
Many Churches under attack
My Government released a travel warning to jakarta"

Intinya dia tidak bisa ke jakarta karna situasi jakarta yg tidak kondusif

Kecewa?
Iyalah tapi mo gimana lagi kita ga pernah tau akan bertemu apa di setiap kelokan kehidupan ini.

Aku bertanya tanya apakah ini yg hendak disampaikan Mariana tentang akan ada hal besar yg akan
Terjadi? Entahlah

Dalam beberapa obrolan sebelumnya dia jg pernah bilang kalau aku akan melalui sebuah terowongan yg gelap namun kamuh harus tetap yakin adanya kuasa Tuhan, karna diujung lorong itu kamu akan liat cahaya.

Setelah kejadian bom malam natal itu, kondisi tanah air kita tercinta dalam keadaan genting.

Operasi anti terorisme terus di intensifkan.

Efek dari rentetan pengeboman di jkt akhirnya berdampak juga pada perusahaan kami, beberapa bulan kemudian.

Jakarta dinilai tidak aman lagi, dan juga situasi politik dunia saat itu menyebabkan harga minyak anjlok, begitupun perusahaan dimana Mariana kerja terimbas oleh situasi ekonomi dan politik dunia saat itu.

maka keputusan pahit hrs di buat, kantor kami memutuskan untuk hengkang dari jakarta ๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข dan akupun segera mengcopy semua email2 dari Mariana yg ada di computer kantor, buat kenangan.

Sebagian besar karyawan di PHK hanya sebagian kecil aja yg dipertahankan, untuk selesein job yg tersisa.

Bagaimana dengan Mariana? Dia pun down banget karna perusahaannya akan melakukan PHK juga.

Niat Mariana untuk datang ke jakarta musnah sudah.

Sejak peristiwa itu aku lost kontak dengan Mariana. Karna kami sama2 pake telpon kantor buat telponan dan email internal perusahaan buat email2an.

So ketika perusahaan tutup, komunikasi pun ambyar

Mariana cewek misterius dari Brazil itu pun lenyap bak hilang ditelan bumi untuk sementara waktu.

Kemunculan Mariana camelo dari Brazil yg masih misterius itu disusul nanti dengan kehadiran laki2 berusia 48th dari bogor dan seorang kakek yg entah dr mana yg jg ingin bertemu, menambah kepingan teka teki dalam benak ku

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 20 lainnya memberi reputasi

PHK

Setelah putus kontak dengan Mariana, aku jadi banyak ngelamun, mana perusahaan lagi proses mau nge lay off in karyawan. Rapat ini itu untuk menentukan jumlah pesangon karyawan. Oh ya barang-barang dikantor pun mulai dilelang seperti komputer, mesin2, genset dll, untuk meja dan kursi kerja dipersilahkan buat siapa saja yang mau boleh ambil.

Sambil bantu-bantu mengemas dan mengurus barang dan peralatan di kantor pikiranku melayang memikirkan nasib ku yang sebentar lagi jadi pengangguran " Oh tidaak! Bagaimana dengan sekolah adik2 ku yg masih harus aku biayai, kalo aku nganggur, sementara bokap udah pensiun. "

Apa ini yg dimaksud dengan aku akan memasuki lorong yg gelap, seperti yg pernah Mariana tulis di email?

Sebenernya dipertengahan tahun 2000 sebelum Mariana muncul, aku baru aja patah hati.

Sepucuk surat bersampul hijau muda aku terima saat aku ke Bandung. Surat dari pacar aku, Sisca, seorang mahasiswi kedokteran tingkat akhir, temen SMP dulu, CLBK ceritanya.

Isi suratnya dia minta maaf tidak bisa lagi lanjutin hubungan karna, dia di jodohin sama ortunya dan akan menikah dalam waktu dekat.

Bangsaaaaaaadddd hahahaha

Aku ngedrop mimisan dan jatuh sakit beberapa waktu saat itu.

Jatuh cinta tidak pernah bisa memilih. Tuhan yang memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus.

Skiipppp

Setelah perusahaan resmi me lay off semua karyawan. Dan masalah pesangon selesai dibayarkan, aku memutuskan untuk balik ke Bandung.

Dengan langkah gontai aku menaiki bus yang membawaku ke Bandung. Disepanjang jalan aku memikirkan bagaimana aku harus mengatakan pada ibuku kalo aku kena PHK. Ibu ku pasti sedih mendengarnya.

Ortu ku bukan orang kaya, setelah bokap pensiun dari tentara, otomatis biaya hidup sehari-hari hanya mengandalkan gaji pensiunan yang tak seberapa.

Aku yang kebetulan bekerja di perusahaan asing yang cukup bonafide, dengan gaji lumayan menjadi tulang punggung keluarga, membantu biaya belanja dan sekolah adik-adik ku.

Tak tega rasanya kalo aku harus bilang ke ibu kalo aku sudah tidak bekerja lagi, meski aku dapat uang pesangon yang cukup besar saat itu, tapi ibu pasti sedih sekali terutama memikirkan nasib sekolah adik2 ku nanti.

Aku putuskan untuk tidak akan mengatakan hal ini pada ibu, aku berharap aku akan segera memperoleh kerjaan lagi, maka dari itu aku pun belum memutuskan untuk mengakhiri sewa rumah kontrakan di jakarta, supaya kalo ada panggilan kerja lagi aku ga repot lagi cari2 rumah kontrakan.

Setibanya di Bandung, aku bilang ke ibuku kalo aku lg ngambil cuti tahunan so akan stay di Bandung agak lama. Biasanya aku rutin tiap dua minggu sekali ke Bandung pas libur kerja.

Setelah ngobrol ngalor ngidul, ibu cerita kalo minggu kemaren Mas Ju, Adik kakak ipar yg di jawa kesini sama temannya, banyak ngobrol soal agama sampe dini hari, seru orangnya lucu, terus nanyain kamu.

"Siapa yang nanyai aku bu?"

"itu temannya mas Ju, pak Arief namanya"

"Pak Arief? Hmmm siapa ya?

"Kalo kamu ada waktu kamu disuruh main ke rumahnya di bogor, ingin ngobrol-ngobrol sama kamu katanya." sahut ibu

Siapa lagi ini, pikirku dalam hati, kemunculan Mariana yg blom jelas misi visinya apa masih jadi misteri, ini ada lagi orang yg mencariku hadeuuh bikin penasaran.


Bersambung..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 21 lainnya memberi reputasi
lanjut bos
profile-picture
indrag057 memberi reputasi

Beli mobil

Hidup kadang penuh misteri namun dari semua itu kita mendapat banyak pelajaran berharga.

Hari terus berganti, aku habiskan waktu di Bandung dengan merenov rumah ibu yang ku lihat ada beberapa bagian yang sudah rusak, dan membuat ruangan di lantai atas macam gazebo buat kumpul2 ngobrol sama teman2 ku yang kadang sampe nginep kalo udah asyik ngobrol.Dan ngerombak teras depan jadi garasi mobil.

Ibu tanya "Bikin garasi buat apa, emang kamu mau beli mobil?"

"Ya kali aja kalo ada rejekinya, bisa kebeli mobil" jawabku sambil senyum

Aku emang udah lama ingin punya mobil, bukan buat gaya2an tapi aku kasihan liat ibu yang punya penyakit jantung mesti kontrol rutin ke rumah sakit naik turun angkot, yang namanya angkot jaman itu masih rebutan untuk naik, mana sering ngetem lama mana jauh pula tuh RS nya dari rumah ibu, ibu sering ngeluh soal ini gimana lelahnya perjalanan bolak balik ke RS pake angkot.

Jadi emang aku udah niatin untuk beli mobil, jadi pas dapet duit pesangon, wah kesempatan nih, kapan lagi ngebahagiain orang tua, mumpung masih hidup.

Garasi pun sudah jadi, aku kontak Mas wid di jakarta, temen sekantor dulu yg juga punya usaha jual beli mobil bekas di Cipinang. Aku ga bilang2 sama orang rumah kalo aku mau beli mobil, pingin bikin surprise aja nanti, niatnya.
Aku minta dicarikan mobil second yang masih cukup layak kepada mas Wid.

Setelah dapat kabar dari mas wid mobil yang aku mau, aku cus ke jakarta buat ngecek kondisi mobilnya dan nego harga tentunya.
Aku bilang sama orang rumah pergi ke jakarta karna ada urusan.

Setiba di jakarta aku janjian ketemu dengan mas wid, didepan kantor kami dulu. Tujuannya supaya kalo nego harga deal dan mobil jadi, aku bisa parkir tuh mobil di halaman kantor karna udah kenal dengan satpam nya jadi gampang. Karna rencana aku ga langsung balik ke Bandung bila mobil jadi ke beli, di rumah kontrakan ga ada space buat taro mobil.

Mas Wid pun datang dengan sebuah mobil sedan yang masih mulus, aku memilih mobil sedan dengan pertimbangan supaya ibu bisa lebih nyaman nanti kalo kemana-mana, maklum ibu udah tua.

Aku suka dengan mobilnya dan akhirnya deal dengan harga Rp.70 jt. Setelah test drive keliling2, aku parkir mobil dihalaman bekas kantor ku dan aku pulang ke rumah kontrakan buat sekalian bayar perpanjangan sewa kontrakan.

Setelah sampai di kontrakan, aku rebahkan tubuhku ke atas tempat tidur. Lamunanku membawaku ke sosok cewek Brazil itu, Mariana. Aku baca2 kembali email2 darinya dan memandangi fotonya yg sempat aku print, sebelum kantor bubar.

"Siapa sebenarnya kamu Mar, untuk apa kamuh mampir tiba2 dalam hidupku, kemudian menghilang, pesan apa yang ingin kamu sampaikan sebenarnya? " gumamku dalam hati.
Dan aku pun terlelap tidur...

Ternyata aku ketiduran cukup lama, dari magrib sampai pukul 20:00. Aku bergegas mandi untuk sholat isya.

Malam itu aku sholat isya di kamar sekitar jam 20:15, baru aja rokaat pertama, kok dari arah kiri aku mendengar seperti gemuruh derap kaki2 kuda yang berlari kearah ku,

Derap kaki kuda2 itu menginjak daun2 kering ditaman belakang kamar kontrakanku, jendela kamarku menghadap ke taman itu, sedang aku sholat di samping jendela.

Makin lama makin jelas dan dekat suara itu, aku pun meloncat dari sajadah, aku ngerasa kuda2 itu akan menubruk aku.

Tapi setelah meloncat, aku tak mendengar suara derap kaki kuda itu lagi, ga ada apa2 yg ada aku cuma bengong lah tadi apaan ya tanyaku dlm hati. Jantungku berdegup kencang.

Aku pun mengulang sholat dari awal lagi dan tidak terjadi apa2.

Esoknya aku putuskan untuk pulang kembali ke Bandung dengan mobil yang baru aku beli, sore itu aku meluncur ke Bandung, sebuah perjalanan penuh dengan doa, karna aku belum lancar bawa mobil sebenernya, baru lulus sekolah nyetir mobil dan bikin sim A waktu di Bandung beberapa waktu lalu.

Akhirnya alhamdulillah aku tiba di Bandung dengan selamat pukul 19:00 malam gitu deh.

Dari depan pintu pagar garasi yang terlihat tertutup aku pencet2 klakson "Tin.. Tiin... ". Tiba2 muncul adik perempuanku membuka pintu rumah, sambil menyidik-nyidik siapa gerangan orang didalam mobil yg aku tumpangi.

Perlahan aku turunkan kaca jendela mobil dan taulah adikku kalo aku yang datang, adikku langsung berteriak memanggil ibu, dan membuka pintu garasi, segera aku masukan mobil.

"Wih gaya bawa mobil, mobil siapa mas? " Tanya adikku

"Mobil aku lah jawabku" sambil senyum. Ibu yang mendengar itu mobil ku, terlihat kaget bercampur senang, teharu dan berkaca-kaca matanya saat aku bilang ini nanti mobil disimpan di Bandung aja buat anter ibu dan bapak kalo mau chek up ke rumah sakit jadi ga perlu naik angkot lagi biar nanti kakak ku yg anter2 ibu nanti.

Nampak raut kebahagian diwajah ibu dan raut wajah bangga dari wajah bapak melihat mobil yg aku beli.

Malam itu rumah diliputi kebahagiaan dan kamipun makan malam bersama semua anggota keluarga. I'm so happy.

Esok nya saat aku sedang mengelap-elap mobil baruku, hp ku berdering, mantan supervisor ku di kantor dulu menelpon dari jakarta.

"Kamu lagi dimana? " tanya supervisorku

"Lagi di Bandung Pak"

"Kamu diminta segera ke jakarta oleh Mister Mike"

Mike adalah manager dikantorku dulu

"Ada apa Pak? " tanyaku heran

"Mister Mike mereferensikan kamu ke perusahan minyak Prancis, Schlumberger (slambersi, bacanya) so kamu diminta menemui dia, di mulia tower kuningan jakarta segera"

"Baik pak saya segera ke jakarta nanti, terima kasih Pak"

Singkat cerita aku pun ke jakarta menemui mister Mike dan bertemu dengan manager perusahaan perancis itu mister Graham Wood di kuningan jakarta.

singkat cerita setelah nego gaji dan bla.. Bla aku pun diterima jika ingin kerja disitu.

Selanjutnya aku diminta melakukan medical check up sebelum menanda tangani kontrak kerja nanti, sebagai syarat kelengkapan formalitas aja.

Aku berliang air mata, bahagia aku segera dapat kerja lagi. Ternyata benar kata orang, kalo kita tulus membahagiakan orang tua, balasannya berlipat ganda ya gan.

Bersambung.....


profile-picture
profile-picture
profile-picture
miftah9898 dan 28 lainnya memberi reputasi
ijin nenda
profile-picture
tekyongz memberi reputasi

Permata

Thanks a lot buat cendol2 nya gan๐Ÿ˜

Lanjut....


Karna perusahaan Prancis itu memberi waktu 5 hari kepada saya buat menyerahkan dokumen2 seperti curiculum vitae ijazah serta hasil medical check up. Maka aku punya banyak cukup waktu luang.
Setelah aku lakukan medical check up di RS Pondok indah, sambil nunggu hasilnya yg sekitar 3 hari an gitu, aku putuskan untuk pulang dulu deh ke Bandung.

Nah kocaknya setelah aku di Bandung dan lagi ngisi formulir data pribadi buat perusahaan prancis itu.Tiba-tiba salah seorang teman lamaku yg juga kerja diperusahaan minyak tapi beda perusahaan nelpon dari jakarta.

"lo dimana bro? "

"Gw lg dibandung nih baru kemaren dari jakarta"

"Gimana udah dapet kerja lagi?"

"Udah sih, ini gw lagi ngisi formulir kerja"

"Oh dimana? "

"Di Slumberger bro"

" Wah keren tuh, gini bro, lo ingetkan Mr Edward?"

" iya bro kenapa?"

"Dia Skrg jadi manager di perusahaan minyak Norwegia, lagi butuh karyawan, lo di cari dia tuh, Gw juga dah kerja disini 6 bulan lalu, gaji memuaskan bro"

"Wah gimana nih bro gw baru aja diterima kerja di Slumberger"

"Lo udah tanda tangan kontrak kerja?"

"Belom sih"

"Ya lo pikir2 aja dulu, gw cuma nyampein amanat buat ngehubugin lo, kasih kabar kalo lo berminat ya"

"Oke deh bro gw pikirin dulu, thanks ya"

Aku pun terdiam setelah telpon ditutup. Bimbang mana yang harus aku pilih.

Singkat cerita akhirnya aku memilih kerja di perusahaan norwegia dengan pertimbangan lebih dekat dengan rumah kontrakan dan gaji lebih besar. Sementara lowongan di perusahaan prancis itu aku berikan kepada temenku yg lain yang belom dapet kerja untuk kerja di perusahaan itu.

Pergantian Tahun yang baru ke 2001, kantor baru, gaji baru dan suasana baru membuat aku sangat bersyukur.

Aku bekerja di lantai 16 di gedung wisma pondok indah. Oh ya pernah di satu kesempatan aku ajak ibu ku ke kantorku yg mentereng itu.

Belum banyak pekerjaan yg bisa dikerjakan saat awal aku kerja disana, industri dunia perminyakan baru mulai menggeliat lagi, kami masih nunggu data survey dari crew kami dilaut yg sedang mensurvey area-area yg diduga memiliki kandungan minyak. So waktu lebih banyak nyantai.

Disaat itulah aku mengusir kesuntukan dengan chat di yahoo messenger, ngobrol ngalor ngidul, buat cari temen juga, terutama temen cewek hehehe

Akhirnya aku berkenalan dengan seorang cewek yg asyik buat diajak ngobrol dan tinggal ga terlalu jauh dari tempat ku bekerja, Namanya Permata janda cantik beranak satu.

Dari seringnya ngobrol dengannya akhirnya menjadi dekat, dan banyak tau tentang kehidupannya ternyata dia adalah mantan pemakai drugs gitu dan sedang menjalani rehabilitasi dan bekerja di sebuah kantor kedutaan asing.

Waktu terus bergulir....

Aku pun rajin mendengarkan segala keluh kesahnya dari kehidupan rumah tangganya dulu, kekerasan rumah tangga yg ia alami yg menyebabkan perceraiannya, penyakit yg dia derita dan kebiasaan buruknya, pokoknya saat kenal aku, dia dalam kondisi penuh masalah, drop dan butuh teman curhat.

Sebuah kejutan kecil datang dari Permata, dia dateng ke kantorku saat hampir magrib gitu deh, membawa se slop rokok Virginiaslim, rokok kegemarannya juga yg dia beli di Singapore.

Oh ya saat itu tuh dia abis pulang dr spore untuk menjalani rehabilitasi rutin untuk pembersihan darah dr efek unsur2 setan dr obat2an terlarang itu, td nya dia pengen ngajak aku menemani ke sungapur, tp mana mungkin kalo hrs ambil cuti dadakan dikantorku.

Kami pun berjalan dari loby gedung kantor ke taman kecil disekitar situ. Perkantoran udah agak sepi karna udah jam pulang kerja.

Kami duduk dibangku taman itu sambil ngobrol2 ringan bbrp saat, dia masih keliatan lelah gitu.

Tiba tiba dia bilang, "kamu tau ga apa yg sebenernya dibutuhin oleh jiwa, kalo tubuh kita kan butuh vitamin dan nutrisi nah kalo jiwa butuh apa? " katanya

Aku terdiam menelan pertanyaannya yg ga biasa dan tiba2

Hmmm apa ya, butuh pengakuan? Jawabku ngasal

Dia senyum, ya semacam itulah katanya, jiwa kita butuh merasa berharga, saat kita dikhianati di curangi atau dibatalin janjji di last minutes saat itu kita ngerasa orang itu ga menghargai kita dan harga diri kita seakan di lecehin katanya serius

Disaat kita merasa ga berharga lg, mau kita plesiran keliling dunia, makan di tempat mewah sekalipun kita akan terus ngerasa hampa

Aku tertegun denger perkataannya yg dalem banget dan ga heran dia bs bilang gt karna dia lg banyak ngadepin masalah rumit hidupnya so dia dpt pelajaran berharga.

Adzan magrib pun berkumandang memecah obrolan kami, dan kita pun saling pamit pulang

Bersambung...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 17 lainnya memberi reputasi

Merah Delima

Pagi itu aku bergegas berangkat ke kantor, aku harus berjalan lumayan cepat menuju tempat bis ngetem. Pagi2 biasanya berebut, takut penuh jd aku berjalan agak cepat.

Saat berjalan aku berpapasan dgn seorang gelandangan tua yg membawa karung masih kosong, dengan tiba2 dia menyodorkan sebuah cincin kearahku tanpa mengatakan sepatah kata pun, karna aku buru2 aku kasih isyarat menolak. Dan aku abaikan orang itu.

Aku sempet mikir jg, ngapain juga tuh bapak mau ngasih2 cincin. Aku pun terus berlalu mengejar waktu.

Dan beruntung dapat kursi di bis dan segera meluncur menuju kantor. Sesampai dikantor aku pun kerja seperti biasa.

Saat itu bulan puasa, jadi pas jam istirahat, aku istirahat ke mesjid sebrang kantor untuk sholat lohor.

Saat selesai sholat dan rehat di mesjid itu, aku berjalan balik ke kantor.

Saat berjalan aku berpapasan dgn seorang anak muda, dia menyodorkan cincin bermata batu akik merah dellima

Aku jadi teringet lagi si bapak tua yg tadi pagi.

Aku pandangi si pemuda itu dari ujung kaki sampai ujung rambut. Lalu aku bertanya:

"ini cincin buat apa?" Kataku pada pemuda itu.

"ini buat mas" kata dia

"Buat saya?"

"iya mas"

"Gratis nih? "

"iya mas, kali aja cocok"

"yang bener nih?"

"Bener mas"

"kenapa kamu kasih ini ke saya?"

"Gpp saya ingin kasih aja", katanya.

Aku ambil cincin itu dari tangannya

"Rumah kamu dimana?"
"Di jatinegara mas", katanya
Jauh juga, aku kasih dia uang 50rb

"Ga usah mas", dia menolak

Tapi aku memaksa dan dia terima akhirnya.

Sesampai di kantor aku jd termenung mikirin dua orang yg aku temui hr itu dan nenyodorkan cincin. Sambil memandangi cincin itu lekat2 ,diruanganku.

Tiba-tiba..

Apaan tuh Jack? Lamunan aku terpecah oleh sapaan si Merry

Gitulah merry nyapa tiap orang di kantor dengan sebutan jack

Dia sekertaris baru di kantor kami, orang batak. Alumni tarakanita

"Ini cincin td ada orang kasih"

"Ah lo nyolong kali"

"Sembarangan!"

"Coba liat," ku berikan cincin itu ke Merry

"Ih bagus jg, buat gw ya" sambil nyengir

"Gw takut tuh cincin ada khodamnya ntar lo kesurupan mau?" Aku takut2in merry

"Hiiiiiiii serem ah" trs dia balikin tuh cincin.

"Yah lo puasa ya jack? " Tanya si merry yg tomboy itu

"Iyalaahh puasa"

"Laper gw td istirahat blm sempet makan selesaiin dokumen tender"

"Ya udah makanlah!" sahut aku

"Temenin gw kesebrang yuk, gw takut nyebrang, pengen beli dunkin aja gw ah, mumpung Mister Bill blom dateng."

Ya udah akhirnya aku anterin dia beli donut ke sebrang trs dia liat ada abang2 jual kerang ijo dia beli juga, sampai di kantor dia pun nikmatin kerang ijo di mejanya dan aku pun ke ruangan kerja aku.

Tiba tiba tlp berdering di mejaku

"Eh jack sini deh, bentar, " kata Merry

"Ada apa sih? "

"Udaaah sini bentar jack"

Akupun hampiri mejanya

"Apaan mer?"

Sini liat, Merry ambil kerang ijo dan membuka cangkang nya dan memperlihatkan isi kerang sambil di korek2

"Ini mirip apa coba?" Sambil senyum2 nakal

"Ih Mirip mekki lo ya!" kata aku spontan.

Dan Merry ngakak keras sekerasnya.

"Sialan lo ah kirain ada apa"

Dikantor, hanya aku dan merry yg seumuran yg lainnya udah pada bapak2 jd merry sering banget becanda dan ngobrol denganku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 19 lainnya memberi reputasi

Ke Bogor

Hari lebaran tiba, aku mudik ke Bandung, kakak perempuanku yg di jawa pun datang beserta suami dan anak2 nya. Semua kumpul di rumah ibu membuat lebaran jadi semarak.

Aku berhubungan baik dengan kakak iparku itu ya nyambung aja kalo ngobrol.

Suasana rumah penuh dengan tamu dari saudara2 ibu beserta anak2 nya. Selain itu aku pun sibuk dengan teman2ku yang datang.

Saat lagi ngobrol dengan teman2, mantan pacarku telpon ngucapin selamat lebaran dan bertanya kabar, hanya ngobrol singkat saja karna masih banyak teman-teman.

Hari lebaran ke tiga saat aku lagi duduk santai sambil sms an sama Permata, kakak iparku menghampiri ku.

"Ga ada acara nih?" tanya kk ipar

"Belom ada acara nih mas"

"Oh ya tempo hari lalu mas Ju (adik dr kk iparku) dan pak Arief pernah ke sini tapi belom sempat ketemu kamu ya? "

"Oh iya mas, aku lagi di jkt"

"Kalo hari ini kamu ga ada acara mau ndak kalo kita ke bogor silahturahmi ke rumah pak arief. Mumpung nyantai dan ada mobil ngnggur juga"

Tanpa pikir panjang aku pun meng iya kan dan memberi tahu ibu kalo kami akan ke Bogor.

Berangkatlah kami berdua ke bogor.
Disepanjang perjalanan aku pun tanya2 tentang pak Arief ke kk ipar ku.

"Pak Arief tuh siapa ya mas kok bisa kenal sama mas Ju?" tanya ku


"Jadi gini, kamu tahu kan mas Ju, dari muda hobi banget ngelmu, tirakat ditempat2 keramat, atau belajar ke paranormal untuk cari kesaktian atau pegangan gitu deh."

"Orang2 pinter udah banyak yg dia temuin di seantero pulau jawa ini"

"Nah dari perjalanannya mencari elmu itu, dia bertemu dgn seorang guru kebatinan di Banten
Yang bilang padanya"

Kalo kamu mau cari guru yg paling sakti, kamu temui aja orang yg bernama pak arief. Dan akhirnya mas ju bertemulah dgn pak arief.

Begitulah kk iparku menceritakan dengan singkat awal petemuan itu.


Singkat cerita

Sampailah kami di rumah Pak Arief,
Hari sudah sore suasana gerimis kecil dan dingin.

Setelah parkir mobil kami pun berjalan ke teras rumah itu. Sebuah rumah mewah yg asri. dibagian samping rumah ada kolam ikan dan berbagai macam bunga, di atas kolam ikan dibuat pendopo yg cukup luas dan ada air terjun kecil di samping pendopo yg berlantai kayu, beratap ijuk, adem banget.

Nah disetiap sisi pendopo berjejer puluhan botol berisi coca cola hihihi aneh jg ku pikir.

Kk ipar bilang kalo pak arief tuh orang coca cola dia yg mensuplai botol ke pabrik coca cola, dan juga pembudi daya ikan konsumsi yg kadang dikirim hingga sumatra

Oh pantesan

Di ruang tengah ada meja bilyard ukuran standard, kursi kursi mewah. Mini bar dan tangga menuju lantai atas.

Saat kami datang pak Arief sedang ada tamu, jd kami menunggu di teras, aku perhatiin beliau dari teras itu eh kok aku liat di sekeliling wajahnya berpendar cahaya kuning, ape aku lg laper ya jd pandangan rada blurr๐Ÿ˜

Di rumah itu tinggal dua anak laki2 nya, istri dan ibunya pak arief yg udah sepuh.

"Tapi kok tadi ada dua anak cewek yg keliatannya udah kuliah" tanyaku ke kk ipar. (dasar bakat lendir gesit banget kalo liat yg bening๐Ÿ˜Š )

"Oh itu anak angkatnya yg di kuliahin oleh pak arief", saut kk ipar.

Akhirnya si tamu pun pulang. Dan pak arief menghampiri kami di teras, lalu ngobrol2 ringan bertanya hal2 umum padaku, juga sedikit mendengarkan masa kuliah dan pengalaman2 pak arief.

Dalam hati aku ngomong, orang ini ga ada tampang2nya amat kalo disebut ustadz.

Eh baru aja berpikir begitu, pak arief langsung bilang, sayah ini bukan ustadz cuma pesuruh sambil ketawa.

Et dah pak arief bisa baca pikiranku, aku jd malu.

Adzan magrib pun berkumandang.
Kami pun bersiap2 sholat berjamaah, saat semua orang dirumah itu udah siap buat sholat jamaah, tiba2 pak arief berkata padaku "kamu yg jd imam! "

Waduh aku kaget dan grogi ๐Ÿ˜ฌ

"Maaf pak saya belum bisa", kataku

"Sudah kamuh saja gpp, kamu bisa"

Akhirnya akupun mengimami sholat dengan gemeteran๐Ÿ˜


*BEDAH KITAB*

Selesai sholat magrib, kami pun disediakan makan malam dgn berbagai macam hidangan.

Kami bertiga makan lesehan di pendopo, selesai makan, anak angkat pak arief yg mahasiswi IPB itu datang menyuguhkan kopi buat kami

Perempuan berhidung mancung berkulit kuning langsat, dengan rambut kuncir kuda, bernama Nirmala, sambil menunduk sopan mempersilahkan kami minum kopi.

Aku jd mikir, ape aku di minta kebogor ke rumahnye pak arief buat di jodohin sama ni anak ye ๐Ÿ˜ halaaaah halu jomblo ngenes sok iye aje

Kami pun ngobrol santai, mengisap rokok dan seruput kopi.
Kopi buatan Nirmala enak juga apalagi saat itu gerimis. T. O. P

Selesai ngopi

Pak arief pun membuka topik bahasan dgn ngebahas surat yg aku baca saat mengimami sholat magrib. Surat Al Ma'un

Sholat kamu sia sia kalau kamu ga mau memberi makan anak2 yatim atau mendorong orang lain buat nyantuni mereka, kata pak arief membuka bahasan.

Sebuah pernyataan to the point tanpa tendeng aling-aling

Lalu pak arief menyodorkan sebuah al quran dgn terjemahan pada ku

Waduh aku disuruh ngapain nih, disuruh ngaji kah? Suara ku kan fals

"Kamu tau cara baca kitab ini?"

Nah kan bener disuruh ngaji, mampus dah ah

"Ya baca arabnya sih bisa pak"

"Maksud saya tata caranya sesuai yg Alloh mau" ,kata pak Arief datar

"Oh hrs wudhu dulu dan bla bla itu kan pak". jawabku

Skrg gini coba kamu buka
Qs. 16:98 cb baca dgn keras, disuruh nya apa?

Akupun buka selembar demi selembar mencari ayat yg di maksud, dan akupun membacakan nya dgn keras.

Disuruh minta perlindungan pak

Lalu kamu cb buka Al Alaq disuruh apa lg?

Baca dengan menyebut nama Tuhan pak, jawabku

Tuhanmu yg mana?

Yg rohman rohim pak,

Ya sblm baca quran jd suruh baca Bismillahirrohmanirrohim

Atas nama Allah sang Pengasih penyayang

Semua yg ada dijagad ini milikNya jadi kamu harus minta ijin dulu sama yg punya kalo mau apa2.

Waduh aku dah kek orang lg di tatar ginih.

Malam itu pokoknya aku benar benar dicecar dgn banyak pertanyaan apa tujuan hidup manusia, apa visi dan misi Allah menurunkan para nabi dan rasul dan berbagai macam topik lain yang hebatnya pak Arief kasih jawabannya seluruh persoalan dengan memakai al quran yg beliau tunjukan ayat2nya.

Terbukalah mutiara2 hikmah al quran buatku mlm itu, cm mataku udah sepet hampir 5 jam bolak balik lembaran quran hampir sekian puluh ayat dan mendengar penjelasanya.

Waktu udah hampir pukul dua malam, pak arief pun mempersilakan kami istirahat.

Tapi aku ga bisa tidur dgn berbagai pertanyaan dikepala, Siapa orang ini? Kenapa dia mencariku buat ngajarin ini semua?

Paginya kami pamit pulang, beliau bilang kalo masih ingin belajar nanti kamu bisa datang ke cimanggu bogor, di rumahnya yg lain yg khusus buat pelatihan katanya.

Dan akupun menyanggupi, dan aku catat alamat rumah itu disecarik kertas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 22 lainnya memberi reputasi
ditunggu apdetnya gan

Yvone

Sesampai di Jakarta setelah libur lebaran, aku baca2 diktat yang sempat di beri oleh pak Arief, mengenai materi yang dibahas malam itu saat aku ke rumahnya.

Malam semakin larut, kopi digelas pun udah surut.

Hanya ada suara rintik hujan menemaniku malam itu.

Awalnya aku berpikir separuh diriku hilang berubah menjadi malam. Nyatanya adalah kesepian yg sedang bermalam dihati.

Karna bukan malam yang membawa sunyi, tapi hati yg terlanjur sepilah yg membuat kesepian.

Akhirnya hanya tidur yang bisa menjadi pembatas yg memisahkan aku dan kegundahanku untuk sementara, karna esok kegundahan itu akan datang kembali.

Tapi di segelap-gelapnya malam kadang ada sebuah cahaya bintang datang disudut malam.

Tiba tiba terdengar ketukan dipintu kamarku. Aku yg belum lelap tidur, bangun, kulihat jam pukul 02:27 pagi, siapa yg dateng dini hari gini.

Saat ku buka pintu, taunya Pak Deni dan cecep. Mereka kerja shift malam tp ngapain dateng ke kontrakanku?

"Ada apa?"

"Urang rek nitip euy" bisik Pak Deni

"Nitip naon?"

Ini... kata Pak Deni sambil menarik lengan seseorang dari belakang badan si cecep

Kaget aku saat liat ternyata mereka bawa cewek.

"Jadi gimana maksudnya?" tanyaku bingung

Pak Deni menjelaskan, cewek ini kemaleman, kepalanya pusing dan ngantuk juga, titip ya ntar pagi ta jemput lg, skrg kita mo balik ke kantor dulu

Ku lihat cewek itu emang rada teler gitu.

Ya udah deh, toh pagipun sebentar lagi tiba.

Pak Deni dan cecep pun bergegas pergi balik ke kantor meninggalkan aku dan cewek itu, di subuh yg dingin.

Cewek itu bernama Yvone, berambut pendek, memakai skinny T-shirt, berwajah oriental putih bersih, dengan rok pendek.

Dasar geblek temen2ku itu, umpat aku dalam hati, di jam kerja shift malam masih aja sempet hunting cewek malam.

Aku persilakan cewek itu tidur dikasur yg memang cm ada satu. Dia pun tanpa ragu rebah dikasur.

Aku bilang, sorry ya aku ga bs matiin lampunya.
Gpp dia bilang.

Aku yg bingung, udah mah ngantuk, ada cewek cantik ga ku kenal di kamar, dini hari pula.
Aku harus berbuat apa?

Aku pun memutuskan nyalain PC jangkrik ku dan bermain game pinball

Aku duduk depan pc membelakangi cewek itu.

Beberapa menit kemudian

Lo ga tidur? Tanya yvone

Mungkin nggak jawabku singkat.

Lha gimana mo tidur kasur cuma satu, apa hrs tidur bareng gituh?
Malah bisa ga akan tidur juntrungannya, gumam aku dlm hati.

kamu aja yg tidur bukannya lg pusing.

Ya sih cuma gw jd susah tidur karna gw ga enak jg sama lo

Nyantai aja, aku bilang

Lo kuliah dimana? Tanya yvone,
Ngeliat di kamarku begitu banyak buku jd dia ngira aku anak kuliahan.

Aku ga kuliah kok, aku sekantor kok sama mereka, cuma aku giliran shift pagi. Jawabku


Oh kamu temen sekantor toh.kata yvone sambil menguap

Kamu kuliah von? Tanyaku

"iya gw kuliah"
" gw dari kalimantan"
"enak ya udah kerja bisa punya penghasilan sendiri." sahut Ivone

Aku berpikir mungkin nih cewek mahasiswi yg "nyambi" cr penghasilan tambahan. Karna hal yg lumrah di jkt mah kek gitu teh

"Ntar jg kamu ngerasain gmn rasanya dunia kerja, bikin stres juga kok"

Sementara aku masih bertanya2 apa gerangan yg terjadi hingga si yvone ini bisa bersama temen2ku para penjahat kelamin itu๐Ÿ˜


Perintilan2 waktu terus bergulir, rasa kantuk pun seperti sirna, terkubur oleh obrolan yg tambah
Menggoda.

Ku akui ada seekor anjing atau mungkin setan dalam diriku yg mengarahkanku untuk menghela syahwat bersama wanita itu. Tapi akalku belum tunduk pada telunjuk setan dan nafsu pun lumpuh dibawah pijakan akal ku. Cieeeeeh

Ga pernah ada yg salah dengan nafsu, dia seperti hawa yg mengisi tiap ruang yg kosong, tapi yg terjadi disini adalah, aku membuka lebar jendela diruang kosong itu agar hasrat nafsu bisa mengalir keluar dan tidak menguasai ku walau mataku harus menatap bodynya yg aduhai.

Aku memutuskan untuk membuat dua cangkir kopi untuk menahan dua mata ini agar tidak tunduk oleh rasa kantuk.

Kami pun ngopi sambil duduk di tepi ranjang yg ga ada kolongnya.

Yvone mengakui kalau dia emang mahasiswi yg nyambi kerja di club malam karna dampak dari krisis moneter yg melanda saat itu. Tuntutan untuk bisa bertahan hidup dan tetap kuliah, terpaksa dia harus menjalani profesi yg dianggap miring oleh masyarakat itu.

Hidup di jakarta itu keras
Dan bukan tugasku untuk menghakimi profesinya karna setiap langkah yg dipilih seseorang itu berbanding lurus dengan keadaan yg sedang di alaminya.

Jerih perihnya menjadi seorang wanita penghibur itu mungkin hanya sementara. Bisa jadi dalam sehari, seminggu sebulan atau setahun.

Namun jika putus kuliah dan menyerah, dalam mengejar cita2, rasa sakit itu akan terasa selamanya nanti.

Jalan yang sulit sering kali mengarah ke tujuan yang indah.

Yvone mengatakan dia ketemu temen2ku itu di Jln Hayam wuruk, tempat club malam itu setelah menemani mereka minum.
Yvone diajak keliling2 dengan mobil hingga sampai pondok indah dekat kantor dan kontrakanku.

Mereka menyewa yvone untuk sex on the road ya sebatas sekwilda dan kocok2 gt deh kata yvone.

Berhubung pada setegah mabok dan lemes karna abis begituan maka ga memungkinkan untuk nganter yvone pulang, makanya yvone dititipin ke kontrakanku.Dasar geblek mereka.

Sekitar jam 6:30 Rasa kantuk itu seperti naga yg terus melilit, aku pun terkulai.. Juntai dan lunglai di tempat tidur

Saat aku terbangun pukul 7:30 an ku lihat yvone pun ternyata tertidur

Ku pandangi wajah orientalnya yg lelah dan bibir tipisnya yg menarik

Jembatan antara keputusasaan dan harapan adalah tidur yg nyenyak, aku ga mau membangunkannya.

Aku pun bergegas mandi karna harus kerja walau dgn kepala yg msh digelayuti rasa kantuk.

Saat aku selesai berpakaian, Yvone bangun dan kaget, karna baru menyadari dia pun tertidur rupanya.

"Eh lo mo kerja ya"

"Ho oh"

"Gw juga hrs pulang nih"

"Pulang kemana von?"

"Mangga dua"

"Jiaaahhh jauh amat"

"Ya udah lo naik taxi aja biar bisa tidur di taxi. Temen2 gw ga bakal bs anter lo, mereka pasti jg pd ngantuk"

Aku kasih dia 150 rb, buat tambahin ongkos taxi .

"Eh makasih ya, baek banget lo"

"Udeh buruan cuci muka".

Dipinggir jalan aku tungguin dia sampe dpt taxi. Tapi pada penuh

Sampe tiba-tiba ada yg nepuk pundak ku sambil bilang

"Nunggu taxi lo bro? "

yg ternyata si black tukang parkir yg merangkap preman di jln iskandar muda itu

Kalo malam sehabis cari makan malem aku sering ngobrol sama tukang parkir/preman pinggir jalan situ.

"iye black bukan buat gw sih, buat nih cewek, pada penuh taxi nih" kataku

Ivone tampak risih liat si black yg item, gendut, tatoan, maklum pernah dipenjara di cipinang, karna pernah bunuh orang dulu. Si black itu ๐Ÿ˜

Bentar gw cariin kata si black

sambil ngajak kita jln ke arah gedung TARZAN FOTO, disitu ada taxi yg parkir, ternyata ada supirnya di dalam lg molor.

Tuh supir dibangunin๐Ÿ˜ dasar preman.

Dia deketin tuh supir yg lagi molor, dengan nada rada membentak dia berkata

"Heh lo kalo mau molor jangan parkir disini"

Si sopir bangun dan kaget pula liat tampang si Black.

"lo mau narik kagak? Kalo kagak jangan parkir disini! " bentak si Black

" i.. Iya bang... Na.. Narik"

Udeh buruan tuh anterin temen gw

Akhirnya taxi pun ok, aku ikut numpang sampe kantor dan Yvone lanjut pulang.

Didalem taxi sempat ku bilang padanya

Jangan terbebani dengan penilaian orang lain terhadap diri lo, lo yang lebih mengenal diri lo sendiri. Perkara orang lain memandang lo sebagai apa itu terserah mereka.

Hidup, tuhan yg nentuin
Kita yg menjalani
Orang lain yg ngomentarin

So just follow your heart.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 24 lainnya memberi reputasi

Cimanggu, Bogor & Hati yang terluka

Hari sabtu pagi aku memutuskan untuk pergi ke cimanggu, tempat pelatihan seperti yg pak Arief bilang.

Dari lebak bulus aku naik bis jurusan jasinga bogor. Bis penuh sesak dan cuaca begitu panasnya, jalanan pun berdebu.

Tibalah aku di alamat yg dituju.
Sebuah rumah yg cukup luas di dalam sebuah komplek perumahan. Didalam penuhi kursi kursi dan sebuah white board besar, ruangan di penuhi buku buku dan ada proyektor serta dua buah pc dan printer.

Di dinding masuk teras depan menuju tempat pelatihan, mataku tertuju pada sebuah pigura kira2 berukuran 60 x 60 cm, dalam pigura itu di tempeli macem banyak benda pusaka.

Ada keris2 kecil, batu akik berbagai jenis, cincin ,gelang, isim, kujang kecil, rambut, akar bahar, dan lain lain.

"Ini apa ya" aku tanya ke salah seorang disitu yg aku liat dia sbg asisten pak arief disitu

Oh itu jimat2 dari para dukun yg udah tobat lalu nyerahin benda2 keramat itu ke pak arief, trs sama pak arif di kumpulin trs di pigurain.

Oh gitu๐Ÿ˜Š

Disitu udah banyak orang dari berbagai kalangan, ada alumni IAIN syarif hidayatullah, ada pengusaha, ada bapak2 udah sepuh , ada paranormal bergelar Ki Glundung dari banten, ada mantan dukun dr subang, ada dua orang beragama nasrani, bahkan ada yg dateng dari jawa juga, rata2 orang tua semua.
Walau ada juga beberapa yang muda2 kek aku.

Tempat pelatihan apa ini pikirku bertanya tanya.

Dan acarapun dimulai, kami duduk diruangan seperti anak kuliahan menghadap whiteboard besar.

Pak arif membuka acara setelah menyampaikan uluk salam kepada hadirin, pak arif bertubuh pendek, gendut, tapi suaranya menggelegar.

Dengan berpakaian ala suku badui, beliau menyampaikan bahasan misi dan visi al quran. Kami semua masing2 sudah membawa quran jd ketika pak arief suruh buka ayat ini itu kami langsung membukanya dan mencatat. Atau yg bawa injil juga pak arief suruh buka sesuai ayat yg berkaitan dgn tema. Atau bila ada ayat yg sesuai dengan kitab weda beliau sampaikan.

Kami kagum dgn kecerdasan pak arif, yg hafal letak2 ayat2 dikitab, bahkan dalam sesi tanya jawab pun beliau hafal diluar kepala merujuk ayat2 nya.

Bahasan dibawakan dengan santai dan dipenuhi humor, beda banget sama waktu aku ke rumah nya, serius amat.

Inti dari bahasan hari pertama itu adalah bagaimana kita bisa menjadi pribadi yg berdampak dalam kehidupan sosial, mengingat setelah kerusuhan Mei 98 banyak terjadi konflik antar suku dan agama. Keadaan ekonomi masyarakat yg sangat mengkhawatirkan.

Kita memiliki misi untuk bisa berpartisipasi meyelamatkan generasi muda yg banyak putus sekolah karna program dana bantuan buat pendidikan belum ada saat negri ini dilanda krisis. Dan banyaknya orang2 jompo yang terlantar.

Acara selesai ketika waktu lohor, kami makan siang bersama secara prasmanan yg udah disediain disana. Saling bertukar cerita dan cocok2an nasib sesama para peserta. Beberapa orang berkosultasi khusus dengan pak arief.

Saat lagi asyik ngudud selesai makan siang, hp ku berdering, dr nomer yg ga aku kenal.

Aku angkat, ternyata Siska yg tlp. Dia minta ingin ketemu di klinik tempat dia praktek di cikarang.

Waktu masih pacaran, aku pernah ke klinik itu, menunggu dia selesai praktek lalu habis itu hang out.

Bahkan pernah saat pasien penuh, dia tinggalin tuh pasien2nya ngebelain ngemol bareng aku cari makan, sampe dia ditelponin susternya, "ini gimana dok pasiennya"๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Dia mantan yg udah di jodohin sama ortunya itu. Dia minta tolong untuk nyervis HP nya yg error.

Selesai acara di pak arief aku pun langsung cus ke Cikarang.

Oh ya waktu pamit ke pak arief, beliau memberi saya amplop berisi uang, ini buat ganti ongkos kamu kesini katanya. Yg segera aku tolak.

Baik amat sih nih orang, udah dikasih Ilmu, dikasih makan, ini mau dikasih ongkos pula.๐Ÿ˜


Dari cimanggu aku ke terminal lebak bulus lalu ke blok M terus naik bis jurusan cikarang.

Sesampai di cikarang aku datangi klinik tempat Siska praktek.

Siska menyambut kedatangan ku,
Dengan mengenakan baju dokter dan stateskop menggantung di leher, hanya ada dia di klinik itu.

Belum ada pasien? Tanyaku
Belum
Aku pasien pertama dong ya?
Hihihihi dia ketawa, sini masuk katanya

Sini aku tensi kamu kata siska, lalu dia suruh aku rebahan di bangsal pasien dan mengukur tensi

Hmmm normal katanya

Lalu dia iseng arahkan stateskop ke dadaku dan menghitung detak jantungku.

Kamuh capek ya?
Begitulah
Sori ngerepotin kamuh
Gpp

Selesai itu lalu kami duduk ditempat dia biasa terima pasien konsultasi.

Kami duduk berhadapan.

Dan kami berdua membisu

Waktu seakan berhenti

Siska tertunduk diam, seperti sedang memikirkan kata2 yg mau dia sampaikan

Hening. Hanya detak jam dinding yg terdengar.

"Aku..
Hmm aku udah menikah", kata Siska pelan sambil menunduk.

Dia pun diam lagi

"Maaf ga kasih tau kamu" sambil menatapku dengan mata berkaca kaca

Kemudian terdiam sejenak, sekali menatapku kemudian tertunduk lagi

"Kami menikah di semarang" katanya sambil nunjukin cincin di jari manisnya. Dengan bibir bergetar dia berkata, "Aku minta maaf, aku tau perasaan kamu hancur, maaf", dia sedikit terisak.

"Ga rame2 kok, cuma keluarga dekat aja".

Aku mendengarkannya dgn tabah ๐Ÿ˜ sekejap terdengar lirik lagu ari lasso di kepalaku

Tuhan, mengapa kau anugrahkan
Cinta yg tak mungkin tuk bersatu
Dia yg lama kucintai
Ada yg memiliki

Selamat ya sis udah menikah, dan lulus jadi dokter, semoga langgeng dan sukses

"Makasih" katanya

"Oh ya suami kamu lg di mana skrg? "

"Ada dilantai atas lg tidur tadi.
Kami baru tiba dr jawa kemarin katanya"

"Ya ampun ga enak aku, aku pengen ketemu kalo kebetulan udah bangun dan ga ganggu"

"Sebentar ya", siska beranjak menuju ke lantai atas. Tapi kemudian dia berhenti dan berbalik badan, tiba tiba dia setengah berlari dan memeluk ku sangat erat.
Sambil berbisik "aku minta maaf sekali lagi"

"Sudah Sis, aku ikhlas kok, jangan rusak hari bahagia kamu dengan sedih gitu"

Singkat cerita

Aku pun berkenalan dgn suami siska dan mengucapkan selamat buat mereka.

"Oh ya mana hp yg mau diservice" kataku sebelum pamit pulang, lalu siska nyerahin hp nya sambil ksh tau keluhan di hp nya.

Saat itu counter service hp masih jarang kebetulan aku punya kenalan orang yg bisa perbaiki hp. Waktu masih pacaran hp nya pernah error juga dan aku perbaiki.

Dan akupun pamit pulang, hari hampir magrib dan agak mendung tak lupa kunyalakan sebatang marlboro putih kemudian melangkah meninggalkan klinik itu.

Senja tak pernah salah. Hanya kenanganlah yang kadang membuat mata basah. Dan pada senja, akhirnya aku mengaku kalah."

Karena senja tak pernah memintamu menunggu.

"Senja mengajarkan pada kita, bahwa kehidupan tak selalu berjalan dengan cemerlang dan bersinar.

Dan aku pun tiap sabtu masih ke tempat pak arief hingga beberapa bulan, buat belajar mengkaji ilmu hikmah dan isi kandungan Al quran.

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 24 lainnya memberi reputasi
Masih gw pantau emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
blckmmb7 dan indrag057 memberi reputasi
kasih ilustrasi agar ceritanya makin oke.
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Nemu trit seru.
Izin nenda yee gan, jan digusur.
profile-picture
cos44rm memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Quote:

Bentar lagi gue sledingemoticon-Big Grin

Quote:

Setujuuu...!!!
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan cos44rm memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan

After pelatihan

Akhir sesi pelatihan di tempat pak arief di tutup dengan pembentukan team yg bertugas untuk membuat aksi bakti sosial di daerah masing2

Aku di tunjuk untuk kawasan bandung selatan, kk ipar untuk daerah jawa tengah, mas ju untuk jakarta dan rekan2 lain di tempat mereka masing2

Tugasnya adalah untuk membantu anak2 yang ortunya tidak mampu agar bisa tetap sekolah, memberi bantuan nutrisi buat para balita dan para jompo dan ini bukan kegiatan sekali doang,

Tapi harus berkesinambungan, dan kita harus membuat laporan kegiatan ke pak arief. Selama setahun aku dan teman2 di bdg membantu iuran sekolah 45 anak para penambang pasir di bojong nangka dan kegiatan baksos memberi makan para gelandangan dan pengemis.

Aku tetap intens berhubungan dgn pak arief lewat tlp setelah pelatihan yang hampir empat bulan lamanya itu.

Kadang aku disuruh ke bogor atau ketika beliau di bdg kita sering ketemu atau juga sering diajak tour ke hal yg goib2 untuk membuktikan ayat2 mutasyabihat.

Diajak bertemu dengan para sepuh yg memiliki kemampuan lebih ya buat sekedar tau bahwa ilmuNya Allah itu sangat luas.

Misalnya dikenalkan dengan Abah sajam dari pandeglang banten dgn ilmu melipat jagadnya.

Jadi kemana2 tuh abah pergi hanya butuh waktu se jam tanpa harus naik kendaraan, ke tasikmalaya misalnya ya cuma dgn melipat jempol dan tutup mata, dzikir sejam kemudian tiba di tkp.
Begitu prosesnya

Atau kamipun pernah diajak ke karang bolong selama perjalanan malam itu pak arief nyetir sambil ngorok ๐Ÿ˜

saat sampe disana ada seekor monyet menghampiri pak arief, si monyet nampak sedih entah kenapa, lalu ditepuk2 pundak si monyet sama pak arief sambil bilang sabar.. sabar.....

Kita yg liat pada ketawa, tp pak arief bilang coba kalian buka quran surat ini ayat ini, dan kami pun jadi paham.

Kadang juga pak arief bertindak nyeleneh dengan mengencingi makam-makam keramat yang sering disalah gunakan oleh orang2 tertentu untuk nyari "ilmu" katanya.
Maksudnya dengan mengecingi makam itu biar orang2 itu ga tidur2an disitu seperti yg biasa mereka lakukan. Terang aja jadi bau pesing kan๐Ÿ˜

Pak arief pesan padaku waktu di bogor kalo nanti bertemu dgn orang tua yg mirip gelandangan, jangan pernah kamu hardik atau usir. Dan orang yang sakti itu bukan orang bisa jalan diatas air atau kebal senapan, tapi orang yg sakti adalah orang yang mampu membebaskan orang lain dari belenggu penderitaan.

Sementara aku di bandung rutin membuka forum diskusi tiap minggu untuk sekedar share kajian2 agama dan masalah sosial sama temen2.

Awalnya cuma 5 orang tapi dengan berjalannya waktu bertambah hingga 30 orang, ikatan remaja2 mesjid yg tadinya berkegiatan di mesjid, jd ikut gabung dirumah. Bahkan merasa lebih nyaman karna lebih hidup dan ga kudu formil. Dan yg biasa ngerokok bisa bebas ikut kajian.

Remaja pengangguran atau anak kuliahan, temen yg suka ngelem sama mabok, yg alim rajin ke mesjid kumpul jadi satu.

Dari situ dampaknya remaja di komplek terbawa kearah yg positip jadi kompak jarang lagi ada konflik.

Tiba2 hp ku berbunyi si Permata nge sms,

"ke senayan yuk besok"

"Ngapain? "

"Latihan nembak"

"What!, for real? "

"Sure, Udah kamu siap2 ya besok jam 7:30 aku dr bintaro ntar lewat kontrakan kamu kita cus ke senayan"

"oke deh"

"Kok pake deh kek ga rela gitu"

"Ok mama cantik"

"Ga mau dipanggil mama ah"

"Trus? "

"Sayang"
โ™ฅ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.wicaksono dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
lanjut bos
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


×
ยฉ 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di