KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/63927cb1011ad43851268e12/kereta-cepat-minta-konsesi-jadi-80-tahun-menhub-jonan-dulu-menolaknya

Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya

Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya


KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) sebagai pengelola Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) meminta masa konsesi kereta cepat diperpanjang dari 50 tahun menjadi 80 tahun.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan, permintaan perpanjangan masa konsesi tersebut disampaikan PT KCIC pada 15 Agustus 2022.

"Hal ini disampaikan melalui surat Dirut PT KCIC Nomor 0155/HF/HU/KCI/C08 2022 tanggal 15 Agustus 2022 disampaikan bahwa PT KCIC meminta kepada Kemenhub agar dilakukan penyesuaian terhadap masa konsesi KCJB," kata Risal dalam rapat kerja Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Risal mengatakan, urgensi dari perpanjangan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini adalah pembengkakan biaya yang sangat besar (cost overrun) akibat perhitungan pihak China yang tidak akurat.

Baca juga: Jonan Dulu Bilang, Jakarta-Bandung Terlalu Pendek untuk Kereta Cepat

Kemudian, untuk menjaga kesinambungan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sehingga dapat memaksimalkan dampak positif penyelenggaraannya di berbagai aspek.

"Baik itu sosial, ekonomi, politik, lingkungan, ekonomi, teknologi, dan pendidikan serta kontribusi pada pendapatan negarazm yang dapat menguntungkan stakeholder dan masyarakat," ujarnya.
Ditolak mentah-mentah Jonan

Saat menjabat sebagai Menteri Perhubungan 2014-2016, Ignasius Jonan, beberapa kali mengungkapkan keberatannya soal adanya proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Jonan bahkan sempat menolak menerbitkan izin trase pembangunan kereta cepat karena dinilai masih ada beberapa regulasi yang belum dipenuhi, terutama terkait masa konsesi.

Sebagai Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan yang seharusnya menjadi penanggung jawab utama sektor perkeretaapian di Indonesia saat itu, juga diketahui tidak hadir saat acara groundbreaking proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung di Walini.

Baca juga: Kilas Balik Kereta Cepat, Bolak-balik Ditolak Jonan saat Jadi Menhub

Padahal acara peletakan batu pertama pada Januari 2016 tersebut dihadiri langsung oleh atasannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jonan belakangan juga tak lagi menjabat Menhub sejak Juli 2016 karena terkena reshuffle kabinet.

Diberitakan Harian Kompas, 1 Februari 2016, izin trase dari Kementerian Perhubungan sempat terkatung-katung lantaran Jonan belum menerbitkan izinnya. Menurutnya, alasan belum keluarnya izin, karena dirinya tegas mengikuti koridor regulasi.

"Saya kira publik tidak pernah memahami UU No 23/2007 tentang Perkeretaapian dan peraturan menteri yang mengikutinya. Kalau mereka tahu, mereka akan mengerti saya hanya menjalankan undang-undang," kata Jonan saat itu.

"Mereka sebagai pengusaha tentu akan minta kemudahan sebanyak-banyaknya. Kementerian BUMN tentu minta sebanyak-banyaknya, kita yang harus mengaturnya," tambahnya.


Jonan pantang melabrak aturan

Dia menegaskan, pihaknya sama sekali tidak mempersulit perizinan kereta cepat. Asalkan, semua persyaratan bisa dipenuhi.

Baca juga: Dominasi Perusahaan China di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

"Baca dong Perpres No 107/2015. Di situ tercantum Kemenhub harus menegakkan perundangan yang berlaku. Saya dukung kereta cepat agar cepat terbangun. Jika semua dokumennya siap, dalam waktu satu minggu, izin akan keluar. Pokoknya Kemenhub tidak akan mempersulit, tetapi juga tidak akan mempermudah," ungkapnya.

Waktu itu, menurut Jonan, PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC belum sepakat dengan Kementerian Perhubungan dalam soal konsesi. 

Dalam Perpres Nomor 107 Tahun 2015 dan UU Nomor 23 Tahun 2007 disebutkan, konsesi perkeretaapian diberikan maksimal hanya 50 tahun dan mulai berlaku saat perjanjian ditandatangani. 

Sementara pihak KCIC ngotot menginginkan agar konsesi 50 tahun dimulai saat kereta cepat mulai beroperasi dan bisa diperpanjang. 

"Menurut laporan, belum ada kesepakatan. Prinsipnya memang harus ada konsesi. Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, kereta yang dibangun bukan oleh pemerintah harus melakukan perjanjian konsesi," ujar Jonan.

Menurut dia, pemerintah memberikan hak pengoperasian dan pembangunan kereta. Menteri Perhubungan mewakili negara. Konsesi diberikan maksimum 50 tahun sejak ditandatangani kontrak konsesi, bukan sejak pertama kali operasi.

Baca juga: Biaya Kereta Cepat Bengkak gara-gara Perhitungan China Salah

"Kami tidak mau mengulang kejadian di jalan tol, yakni pemegang konsesi tidak segera membangun jalan tol dan konsesi berlaku sejak pertama kali beroperasi. Akhirnya pemerintah tersandera. Kalau minta 50 tahun dan bisa diperpanjang, tidak saya berikan," kata Jonan,

"Alasannya, konsesi ini gratis. Mereka tidak bayar sepeser pun. Konsesi di kereta berbeda dengan konsesi di laut dan udara. Kalau di laut, pemegang konsesi harus bayar 2,5 persen, sedangkan di kereta tidak ada fee konsesi," katanya lagi.

Dikatakan Jonan, kesepakatan lainnya saat itu, tidak ada jaminan negara sama sekali. Apabila pembangunan dan pengoperasian berhenti di tengah jalan, pemerintah tidak akan ambil alih.

Saat masa konsesi selesai, semua infrastruktur yang dibangun harus diserahkan ke negara dalam kondisi fit and clear, artinya tidak dijaminkan ke pihak lain dan layak operasi.

"Kalau proyek berhenti di jalan, izin akan dicabut dan mereka wajib mengembalikan kondisi alam yang telah mereka pakai ke kondisi semula. Supaya tidak seperti monorel di Jakarta. Kalau prinsip ini sudah disepakati, konsesi bisa diberikan," tegas Jonan.

Baca juga: Plus Minus KA Argo Parahyangan Vs Kereta Cepat, Pilih Mana?

Jonan dengan tegas menyatakan, dirinya tidak akan memberikan tanda tangan karena hal itu melanggar regulasi yang ada.

Belakangan, pihak KCIC akhirnya mau melunak menuruti keinginan Jonan. Di mana dalam kesepakatan perjanjian disebutkan masa konsesi berlangsung selama 50 tahun sejak 31 Mei 2019 dan tidak dapat diperpanjang, kecuali dalam keadaan kahar, seperti ada bencana alam.

Perjanjian konsesi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung antara Kementerian Perhubungan dengan PT KCIC akhirnya ditandatangani pada Rabu, 16 Maret 2016.

Kini setelah Menhub tak lagi dijabat Jonan, KCIC belum menyerah dan kembali mengajukan konsesi menjadi 80 tahun. Alasannya, biaya kereta cepat membengkak sangat besar, bukan karena adanya bencana alam sebagaimana yang tertulis dalam perjanjian awal. 


kompas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh indoheadlines
Halaman 1 dari 3
China yg salah itu knp jd indo yg mesti kasih konsesi lbh panjang?
Jangan2 itungan aslinya cukup 20th tp disalah2in biar bs jd 50-80th
profile-picture
profile-picture
profile-picture
merseysidered dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Rini
Rini
Presiden juga gak ngerti kerjanya saya apa
Rini
Rini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya


Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh novembermann
I stand with jonan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harsontol dan 5 lainnya memberi reputasi
80 tahun baru bisa BEP atau gimana maksudnya emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Hanya jonan yg punya integritas. Hidup pak jonan. Mamam dah tu B to B. Udah kliatan dari awal china ngawur bikin perhitungan. Pembengkakan kok besar banget. Kayaknya emang sengaja biar kliatan murah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 11 balasan
Saya ingin tau seperti apa jawaban dari kakak pembina dan bagaimana ebong menyikapi berita ini emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Konsesi? emoticon-Malu
profile-picture
pilotugal2an541 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Dan akhirnya, Jonan digeser dari Menhub.

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
Wah.. Selamat menikmati deviden sampe 80 tahun pak luhut dan pak joko beserta kroni..
Konsesi tapi rugi banyak di pemerintah.. Jelas ini pada nyari tabungan pensiun
profile-picture
s.c.a. memberi reputasi
Tetep aja pake apbn
Biar para kadal dongo ikutan patungan bayarin utang
profile-picture
profile-picture
gomamon. dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Quote:


Ya itu berarti bukti klw junjungan lu gak menepati janji
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
ditekan cino kowi ga berdaya
profile-picture
s.c.a. memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
KCIC masih "BUMN" kan??.. emoticon-Malu (S)

Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya

Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Kereta Cepat Minta Konsesi Jadi 80 Tahun, Menhub Jonan Dulu Menolaknya
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 11 balasan
apa berani lawan kakak besar ? apa mau dipersulit ekspor impor ? emoticon-Ngacir
profile-picture
pilotugal2an541 memberi reputasi
kekhawatiran terbesar kowi dan banteng adalah pemerintah dipegang lawannya di 2024, bakal dihabisi semuanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kajianinternal dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 8 balasan
itu yg punya proyek siapa ya? overpower banget, sampe si jonan di kick gara2 gak setuju..
dan kayaknya belum ada "tidak ada visi misi mentri, yang ada hanya visi misi presiden"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
1 milenium sekalian..




emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan pilotugal2an541 memberi reputasi
anehnya dar sekarang koq belum ada capres sebut aja Anies yang berani bilang bakal stop Kereta Cepat sama Stop IKN kalo dia kepilih...

padahal kan ini banyak celahnya dan bisa menarik banyak dukungan...

jadi ramenya ini cuma di bawah aja kayaknya...

emoticon-Big Grin
Lihat 21 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 21 balasan
Halaman 1 dari 3


×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di