KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Wihara di Thailand Kosong Usai Para Biksunya Terjaring Tes Narkoba
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6386d069dadb9b106843a694/wihara-di-thailand-kosong-usai-para-biksunya-terjaring-tes-narkoba

Wihara di Thailand Kosong Usai Para Biksunya Terjaring Tes Narkoba

Wihara di Thailand Kosong Usai Para Biksunya Terjaring Tes Narkoba


Sebuah wihara kecil di Thailand saat ini kosong melompong tanpa keberadaan biksu di dalamnya, setelah mereka semua gagal menjalani tes narkotika, kata pejabat setempat.

Empat biksu, termasuk kepala biara, dinyatakan positif menggunakan metamfetamin - zat yang terkandung dalam narkotika jenis sabu, kata seorang pejabat setempat kepada kantor berita AFP. Kuil yang mereka tempati ini berada di Provinsi Phetchabun, bagian utara Thailand.

Pejabat bernama Boonlert Thintapthai mengatakan, para biksu kemudian dikirim ke fasilitas kesehatan untuk menjalani rehabilitasi narkoba.

Tes massal narkotika, termasuk kepada para biksu, dilakukan di tengah kampanye nasional untuk memberantas perdagangan narkotika.

Para biksu dilaporkan dikeluarkan dari wihara setelah kepolisian melakukan tes urine pada Senin (28/11). Pihak berwenang tidak menjelaskan rincian kenapa wihara tersebut menjadi sasaran polisi.

Baca juga:

Saksi mata ceritakan serangan di PAUD Thailand: 'Ada darah di mana-mana'
Perjuangan biksu perempuan Sri Lanka mendapatkan kartu identitas
Ketua Asosiasi Umat Buddha Cina dituduh paksa biksu perempuan berhubungan seks

Thintapthai mengatakan kepada AFP bahwa "kuil sekarang sudah kosong karena tak ada lagi biksunya dan penduduk desa terdekat khawatir tak bisa berderma".

Derma adalah praktik penting dalam ajaran Buddha. Dalam praktik ini, umat akan mendapatkan kekuatan perlindungan melalui perbuatan baik - termasuk memberikan makanan kepada para biksu.

Namun, Thintapthai mengatakan bahwa pemerintah daerah telah meminta bantuan kepada kepala biara di kawasan itu, yang berjanji untuk untuk menugaskan beberapa biksu baru ke wihara di distrik Bung Sam Phan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sabu menjadi masalah besar di Thailand. Penyitaan narkotika tersebut mencapai rekor tertinggi pada 2021, menurut lembaga PBB yang menangani narkotika dan kriminalitas (UNODC).

Negara ini merupakan titik transit utama untuk peredaran sabu. Narkotika ini membanjiri Thailand dari Myanmar - negara produsen terbesar sabu - melalui Laos.

Metamfetamin dalam bentuk pil tersebut kemudian dijual di jalan-jalan dengan harga sekitar 50 Baht atau setara Rp22.000.

Bulan lalu, PM Thailand, Prayuth Chan-ocha mendeklarasikan perang terhadap obat-obatan terlarang setelah kasus petugas kepolisian yang dipecat dari kesatuannya karena penggunaan metamfetamin.

Mantan anggota polisi ini juga yang melakukan pembantaian di sebuah PAUD yang menewaskan 37 anak.

Baca artikel detiknews, "Wihara di Thailand Kosong Usai Para Biksunya Terjaring Tes Narkoba" selengkapnya https://news.detik.com/bbc-world/d-6...g-tes-narkoba.



emoticon-Leh Uga

jalan pintas mencapai nirwana

profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
WADUH
Bahkan menuju nirvana butuh doping biar lbh cepet.
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Those monks probably knew the way to nirvana the easy wayemoticon-Ngakak
profile-picture
busiatitujorok memberi reputasi
Nah loh...
Kadang yang kita anggap suci dan baik tidak lah seperti apa yang kita kira.

Mereka manusia biasa ga luput dari kesalahan.
Yah namanya juga bihksu manusia biasa gak sempurna, pasti melakukan hal yg gak terpuji, tp koq bisa seluruhnya ya emoticon-Hammer
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
agamanya apa tuh?
Judul: Wihara di Thailand Kosong Usai Para Biksunya Terjaring Tes Narkoba
Isi:
Quote:

Bombastis banget judulnya, ternyata isinya...
emoticon-Ngakak
profile-picture
kajianinternal memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Baru kemarin nonton Ace Ventura ada adegan biksunya pada pesta eh kejadian beneran dongemoticon-Leh Uga

profile-picture
profile-picture
profile-picture
chanugi dan 2 lainnya memberi reputasi
Meditasi dicampur narkoba rasanya seperti apa ya? hahaha
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Biar lebih kyushuk saat beribadah..
holy shhhhhhemoticon-Cape d...
profile-picture
iskrim memberi reputasi

emoticon-Hammer (S) emoticon-Leh Uga emoticon-Hammer (S)
KOSONG ADALAH ISI
YANG ISI ADALAH KOSONG

emoticon-Traveller
profile-picture
iskrim memberi reputasi

Patut ditiru dimari, diadakan sidak tempat2 ibadah pemuka/pengurus,

karena selama ini cuma fenomena gunung es pencabulan anak didik & umat

biasanya kalau hiperseks & suka jajan, bawaanya satu paket dgn obat kuat maupun sabu dkk


profile-picture
profile-picture
wahyudi.88 dan jakenesse memberi reputasi
Kosong adalah isi...isi adalah kosong.. ternyata ngelantur gegara narkobaemoticon-Leh Uga
biar cepat menuju nirwana
Apakah narkoba itu dilarang dalam agama buddha? Kalo menurut negaranya ya pasti terlarang, daripada sabu lebih bagus ganja kalo mau cara capat ke nirwana emoticon-Big Grin
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
ane ga kebayang kalo ada yg positif eksrpesiny gmn emoticon-Hammer2 emoticon-Ngakak
Padahal bknna meditasi lbh enk pk ganja
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Quote:





Penggunaan benda benda yang membuat kesadaran hilang tercantum dalam pancasila buddhist silla ke 5

No killling
No stealing
No sexsual misconduct
No lying
No drowning in drug who make you lose the consciousness

Ini bersifat sukarela bagi umat awam

Untuk anggota sangha ini adalah dasar aturan yang wajib di laksanakan setiap hari nya
profile-picture
profile-picture
angopmaksimal dan novembermann memberi reputasi
Diubah oleh SunDaimond
Ayo drun.
Krsempayan baik nih buat nyerang aliran biksu botak. Kapan lagi ada momentum seperti ini...

Gaskan drun.. lumayan untuk mengcover botok uclim selama ini.
profile-picture
profile-picture
wahyudi.88 dan kajianinternal memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di