KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6379920120fe826f4a218887/kenapa-film-marvel-semakin-jelek-ternyata-bukan-karena-sjw-dan-lgbt-tapi-karena-ini

Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini

Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini

Semenjak phase 4 atau setelah perilisan Avengers: Endgame dan ditutup oleh Spider-Man: No Way Home, film-film MCU mendapatkan banyak kritikan kalau film-film dan seriesnya sekarang banyak yang jelek. Kenapa? Sebagian orang menganggap kalau jeleknya film-film Marvel sekarang adalah karena ulah SJW yang memaksakan unsur feminisme dan LGBT, tapi SJW bukanlah penyebab utama kenapa film-film Marvel setelah phase 3 jadi jelek, ada faktor lain.

Ini adalah pandangan atau opini ane yang sudah menonton MCU dari phase 1 sejak tahun 2010 (ane tidak langsung nonton di tahun 2008). Apa yang ane rasakan dengan phase 1,2,3 atau Infinity Saga, cukup berbeda dengan sekarang yang disebut dengan Multiverse Saga.

Tak Punya "Benang Merah yang Sama"
Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini

Ketika kita menonton Infinity Saga, ada satu benang merah utama yang saling terkait satu sama lain. Yaitu tentang Thanos. Dari awal kita diperkenalkan satu per satu hero jagoan kita dengan film masing-masing lalu bermuara di film yang sama yaitu Avengers. Begitu rapih dan smoothnya Infinity Saga dalam menghubungkan berbagai film sehingga puncaknya bermuara pada Avengers: Endgame. Kevin Feige saat itu memang telah merancang universe Marvel dengan sangat matang apalagi setelah Marvel Studios oleh Disney.

Kita bandingkan dengan Multiverse Saga yang terlalu banyak series, seakan setiap karakter hanya berdiri sendiri dan tidak terhubung satu sama lain. Tidak punya muara yang jelas. Ya, kita tahu kalau musuh di saga ini adalah Kang, tapi tetap saja setiap karakter dan alur cerita di phase 4 ini seakan berdiri masing-masing dan tak punya keterkaitan tersendiri. Membuat sebagian penonton merasa hambar.

Para karakter di phase 1 ini memang punya masalahnya sendiri-sendiri tapi mereka dipersatukan dengan satu muara yang sama, cara memepersatukan mereka inilah yang begitu epik. Bagaimana Captain America membeku dan bangun di masa depan, bagaimana Thor bisa ke Bumi, bagaimana Loki bisa kabur dan menyerang New York, dan lain-lain, semuanya disajikan dengan begitu smooth dan tidak dipaksakan. Berbeda dengan sekarang yang setiap karakternya memang sudah berpencar-pencar sendiri. Mungkin saja ini akan diperbaiki di phase 5?


Phase 4 Marvel Studios Hanya "Cari Duit"

Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini

Dulu, Marvel Studios adalah sebuah perusahaan yang hampir bangkrut dan mereka menjual beberapa IP milik mereka seperti X-Men dan Spider-Man ke 20th Century Fox. Mereka benar-benar menjaga idealisme mereka dan berhati-hati ketika membangun MCU, salah sedikit saja maka akan gagal. Ketika sudah sukses dan dibeli oleh Disney, Marvel jadi punya banyak uang. Bahkan sangat banyak uang ketika Infinity Saga ini sukses besar di seluruh dunia. Maka orientasinya bukan lagi idealisme melainkan mencetak uang sebanyak-banyaknya. Kini mereka bebas melakukan eksperimen apapun tanpa takut bangkrut karena sudah mempunyai banyak penggemar yang pasti akan setia menonton filmnya.


SJW dan LGBT?
Gambar Sensitif
Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini


Masalah SJW seperti feminisme dan LGBT kini bukan hanya dialami oleh film-film Marvel saja melainkan hampir semua film dan franchise di Hollywood sana. Ya, memang masalah SJW ini memang membuat sebagian orang kesal tapi bukan menjadi sebab utama kenapa film-film Marvel sekarang jadi jelek. Karena ada yang lebih penting dari itu yaitu kualitas alur cerita itu sendiri.

Nah, kalau menurut agan gimana nih? emoticon-Leh Uga

Referensi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mammoth46 dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
ditambah lagi dengan X-Men dan fantastic four yg terlalu lama munculnya..
Kalo menurut ane sih karena kehilangan jati diri.
Awal kemunculan mereka dengan keaslian, belakangan pengen nyenengin dan dekatin pemirsa dengan joke (yg garing) dan LGBT (biar dibilang ga pilih kasih kali?). Akhirnya malah kehilangan jati diri sendiri.
Iya sih bener juga, ga nymbung skrg mahemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Ikutin aja sih perkembangan nya , hehe
Quote:


Karena sekarang udah banyak duit..


Quote:


Iya kan.
Spiderman bukannya dibeli sama Sony bre?
Lihat 20 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 20 balasan
Apa itu SJW
profile-picture
profile-picture
jerom20 dan sitebo88 memberi reputasi
Ada rumor beredar Avengers mau dibikin film lagi
profile-picture
pay memberi reputasi
Kenapa Film Marvel Semakin Jelek? Ternyata Bukan Karena SJW dan LGBT, Tapi Karena Ini
Makanya kualitas film marvel jadi tambah ancur gegara ada sjw ama lgbt, so akar masalahnya si kaum ini
iye gan jadi geli nontonnya emoticon-Betty
Musim pandemi dirasa juga memberi dampak cukup signifikan di dunia film ya. semisal biaya produksi tentunya membengkak menyiasati prokes jaga jarak dan berbagai kebijakan terkait larangan bepergian waktu itu. lalu psikologi penonton dan sendiri tingkat stress tinggi membuat sementara orang juga enggan cari film yang butuh fokus ekstra untuk ditonton. alias tujuan utama kebanyakan pembuat film saat ini mungkin lebih pada upaya menghibur saja dulu. itu yang penting. sementara sesudah Avengers End Game sendiri ada kehilangan beberapa karakter yang menjadi pilar andalan selama ini. normalnya bikin film besar juga tidak bisa terus menerus. jadi kemungkinan pihak Marvel juga harus menahan dulu kartu truf untuk persaingan jangka panjang dengan pihak DC. adapun kartu yang dirasa masih disimpan dan potensial diantaranya terkait cerita X-Men dan Fantastic Four yang dirasa juga masih bisa berlanjut. dengan kemungkinan crossover macam dalam film Dr Strange terakhir. hanya saja para dalam film tersebut berasa lemah karena hanya tampil sesaat dan dominasi karakter Wanda sendiri terkesan kelewat superior. kalau tidak salah dalam komik ada juga saga antara Avengers dan X-Men. tentunya akan jadi konyol kalau buru buru dibikin untuk mengulang kesuksesan Avengers End Game. mereka bisa saja mengeksplore lebih lanjut kisah X-Men terlebih dahulu pasca X-Men The Dark Phoenix Saga. lalu tidak tertutup kemungkinan pula jika sama sama kehabisan nafas dalam persaingan dengan DC maka crossover Avengers vs JLA juga bakal dihadirkan. halmana dirasa masih jauh dan potensi complicated juga besar
profile-picture
ironflux04 memberi reputasi
beberapa tahun lalu ane nonton Avengers, tau gak ane nguap terus karena ngantuk?emoticon-Leh Uga
obrol mulu, hingga menjelang akhir baru seru

beda banget sama nonton john wick, dari awal udah gebuk2anemoticon-Ngakak
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Wakanda Forever jg krg oke sii menurut ane karena krg greget aja Shuri yg jd Panther padahal karakter Namor udh bagus banget jadi kaya kentang aja gt jagoan tapi krg dapet feelsnya buat ane pribadi jd rada2 males nntn, Thor apalagi garing anehh gt nntn bentar dan ga nafsu lanjutin.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Pharse setelah Wanda Vission dah mulai ngaco apalagi pas Spiderman No Way homefah ngaco2 deh tuh alir ceritanya nyasar kemana-mana emoticon-Nohope
Thor malah kebanyakan jokenya daripada serius2nya emoticon-Nohope
Diubah oleh wolfzmus
Quote:


SJW : Silit berJembut Wanita emoticon-Hammer2
Spiderman bukannya dibeli Sony?
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Yg penting cuan gan emoticon-Ngakak
sebenernya kyk ok ok aja tpi kurang ada sesuatu aja sih
profile-picture
haritz.zyah080 memberi reputasi
Intinya sih sekarang Marvel lebih mengutamakan kuantitas daripada kualitas
profile-picture
badbironk memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 3


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di